Kamis, 28 Mei 2015

Yen diwalik?


From: Suhardono 


Yen diwalik piye? Sing jajan nang PKL sing didenda... Tapi kawis mlebu pengunjunge wis diwenehi ngerti. Aja malah dijebak. 


Tidak Diizinkan Masuk, PKL Nekat Loncati Pagar Monas

Kamis, 28 Mei 2015 | 15:46 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat, nekat meloncati pagar kawasan tersebut, Kamis (28/5/2015). Mereka loncat karena tak diizinkan masuk melalui pintu utama.

Hal itu mereka lakukan agar tetap bisa berjualan di dalam pagar area Monas. Pantauan Kompas.com, sejumlah titik di area selatan Monas yang dulunya sering menjadi titik keluar masuk PKL saat ini memang telah ditutup. 

Untuk bisa keluar masuk, pengunjung harus melewati pintu yang ada di sisi barat daya, tepat di seberang Menara Indosat. Kondisi ini membuat PKL tak lagi leluasa memasukkan barang-barang dagangannya ke dalam pagar area Monas. 

Melompati pagar pun menjadi salah satu cara yang mereka lakukan. "Kita cuma mau cari makan. Kalau enggak kayak gini, kita mau makan apa," ujar salah satu PKL, Fuad. 

Kawasan area di dalam pagar Monas sampai dengan hari ini masih marak PKL, mulai dari yang berjualan makanan, aksesori, maupun minuman. Padahal, sudah hampir sepekan terakhir Lenggang Jakarta beroperasi. 

Lenggang Jakarta merupakan tempat yang menjadi lokasi binaan bagi para PKL Monas. Penertiban PKL melalui pembuatan Lenggang Jakarta bertujuan untuk meningkatkan kualitas dagangan, terutama makanan yang dijajakan di Monas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar