Jumat, 01 Mei 2015

bentuk ketidakpahaman pimpinan Polri atas arahan yang jelas dari Presiden RI yang memerintahkan tidak ada kriminalisasi.


From: A.Syauqi Yahya


Jumat, 01/05/2015 14:30 WIB

Ditulis Tangan, Ini 6 Alasan Novel Tolak Teken Berita Acara Penahanan

http://m.detik.com/news/read/2015/05/01/143041/2903405/10/
Idham Khalid - detikNews

FOKUS BERITA
Novel Baswedan Ditangkap

Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan menolak menandatangani berita acara penahanan yang disodorkan penyidik Mabes Polri. Novel punya enam alasan kuat untuk menolak berita acara penahanan tersebut.

Alasan Novel tersebut terpampang di berita acara penolakan penandatanganan berita acara penahanan di Mabes Polri, Jumat (1/5/2015). Antara lain Novel meengaskan tak ada alasan subjektif untuk menahannya.

Berikut enam alasan Novel Baswedan menolak menandatangani berita acara penahanan, selengkapnya:

1. Tidak terpenuhinya alasan subjektif selama ini saya kooperatif, tidak ada tindakan untuk mempersulit pemeriksaan dan bersedia kapanpun untuk memberikan keterangan.

2. Ketidakhandiran saya dalam dua panggilan sebagai tersangka terjadi karena adanya perintah pimpinan KPK untuk tidak hadir dadan hal tersebut diberitahukan secara formal tertulis kepada penyidik dan pimpinan Polri.

3. Tindakan penahanan ini saya pandang sebagai bentuk kemarahan atau kebencian karena saya mempertanyakan permintaan penyidik untuk memindahkan pemeriksaan ke Kelapa Dua. Saya mempertanyakan karena hal tersebut tidak lazim dan bukan untuk kepentingan penegakan hukum.

4. Saya protes atas tindakan tindakan penyidik untuk memindahkan tempat pemeriksaan hanya karena perintah atasan penyidik (Sebagaimana disampaikan penyidik secara lisan di hadapan saya dan penasihat hukum) bukan atas kepentingan penyidikan.

5. Secara formil penahanan terhadap saya melanggar pasal 45 (2) Peraturan Kapolri Perkap nomor 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan tindak pidana yang mengharuskan dilaluinya mekanisme gelar perkara sebelum dilakukan penahanan.

6. Penahanan ini adalah bentuk ketidakpahaman pimpinan Polri atas arahan yang jelas dari Presiden RI yang memerintahkan tidak ada kriminalisasi.

(van/ndr)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar