Kamis, 30 April 2015

Berita Menyedihkan


From: Suhardono 


Nggak tahu kenapa, membaca berita ini aku koq njur melu sediiih banget. Mungkin merga aku ya duwe anak sepantaran iku. Tak bayangke ibu-bapake pasti ora menyangka dan berduka banget.



Rabu, 29/04/2015 15:44 WIB

Mahasiswi Yogya Ditemukan Tewas usai Melahirkan di Kamar Kos

Bagus Kurniawan - detikNews

Sleman - Selvina Amelia Agustina (20), mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta ditemukan tewas dikamar kos. Korban meninggal bersama bayi yang dilahirkannya.

Korban mahasiswi jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi itu tinggal di rumah kos di daerah Seturan, Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Sleman. Korban diketahui meninggal oleh penjaga kos, Joko Purnomo, Rabu (29/4/2015).

Diduga korban meninggal sudah lebih dari dua hari tanpa diketahui penghuni kos lainnya. Penjaga kos curiga karena mencium bau busuk menyengat di kamar yang ditempati korban. Saat pintu dibuka, kondisi korban sudah telentang di lantai dengan darah berlumuran. Sedangkan bayi yang dilahirkan juga meninggal. Bayi tersebebut meninggal dengan posisi tergeletak di antara kedua kaki korban.

"Saat ini korban sudah dibawa ke RSU Dr Sardjito Yogyakarta menggunakan mobil ambulans Bidokkes Polda DIY," kata Kapolsek Depok Timur, Kompol Danang Kuntadi, di Mapolsek Depok Timur di Ringroad Utara, Depok, Sleman.

Dia mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari beberapa orang saksi. Sebab kondisi korban diketahui hamil dan baru saja melahirkan namun tidak diketahui orang lain. Kondisi tubuh korban saat ditemukan sudah membengkak dan kaku. Diperkirakan meninggal sudah sekitar 2-3 hari.

"Kami masih melakukan pennyelidikan, termasuk keterangan saksi-saksi," katanya.nya.



-- 

Ambisius


Suhardono <suhardono@gmail.com> wrote:

Target Bangun 1 Juta Rumah, Jokowi: Kalau Kerja Cara Normal Tak Akan Tercapai

Dana Aditiasari - detikfinance
Rabu, 29/04/2015 16:55 WIB

Semarang -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku banyak mendapat pertanyaan soal program membangun 1 juta rumah dalam satu tahun. Program ini dianggap terlalu ambisius, menurut Jokowi target yang tinggi tersebut memang tak akan terealisasi bila dikerjakan apa adanya tanpa terobosan.

"Saya sampaikan kalau dikerjakan dengan cara normal ya tidak akan tercapai. Tetapi kalau berani melakukan lompatan ya angka itu bisa tercapai," kata Jokowi saat groundbreaking rusunawa di Ungaran, Jawa Tengah, sebagai kick off program 1 juta rumah, Rabu (29/4/2015)

Menurut Jokowi, target yang dianggap ambisius tersebut bisa terealisasi bila memakai cara yang tak biasa alias pakai terobosan.

"3 minggu lalu saya mengumpulkan BUMN kita yang punya tabungan duit yang besar, bertahun-tahun ditaruh di bank dengan bunga kecil karena regulasi nggak mendukung," katanya.

Jokowi mencontohkan, dana menganggur di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial/BPJS (Jamsostek) Ketenagakerjaan yang mencapai Rp 180 triliun. Namun anggaran tersebut tak bisa digunakan maksimal untuk perumahan karena regulasi aturannya hanya bisa dimanfaatkan untuk bangun rumah hanya 5%. 

"Setelah saya kumpulkan saya suruh ubah semuanya. Sebesar-besarnya bisa berapa? Katakanlah 40% itu besar sekali. Dan itu bukan uang hilang. Karena uangnya memang untuk pekerja. Ini yang tidak pernah dilakukan bertahun-tahun," katanya.

Jokowi mencontohkan di Malaysia, tabungan haji diinvestasikan untuk jalan, dan infrastruktur lainnya. Padahal bila diputar di sektor jalan tol pendapatannya sangat besar,

"Tiap tahun harga naik. Tapi di negara kita itu nggak bisa dilakukan," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui di Indonesia soal pemanfaatan dana-dana menganggur tersebut memang sangat ketat dan hati-hati, karena pada masa lalu sempat menimbulkan kasus penyimpangan. Padahal masalah semacam ini bisa diatasi asalkan tujuannya jelas.

"Ada korupsi, ada korupsi, ada korupsi. Makanya uangnya dikunci tidak bisa digunakan. Harusnya bukan itu dikunci justru tetap dibuka hanya saja penggunaannya harus tepat sasaran. Harus diperjelas pengeluarannya untuk apa ke mana," katanya.

Di Indonesia ada tabungan haji sekitar Rp 80 triliun. Sehingga bila program 1 juta rumah ditopang dari dana-dana 'menganggur' tersebut maka target membangun perumahan skala besar akan mudah tercapai.

"Ini lah saya kira terobosan yang bisa kita kerjakan agar kecepatan pembangunan bisa dilakukan," katanya.


--

tulus...



From: Suhardono 


Bisakah SBY padamkan emosi Australia?

Reporter : Muhammad Hasits | Kamis, 30 April 2015 10:31


Merdeka.com - Australia tengah murka pada Indonesia. Penyebabnya karena Indonesia tetap mengeksekusi mati pada dua warga negara Australia, Andrew Chan and Myuran Sukumaran pada Rabu (29/4) kemarin.

Keputusan Indonesia ini membuat Australia marah besar. Perdana Menteri Australia Tony Abbott langsung menggelar keterangan pers. Abbott langsung menegaskan bahwa Australia ingin menarik duta besarnya di Jakarta sebagai bentuk protes.

Hubungan Indonesia dan Australia yang tengah hangat membuat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung turun tangan. SBY menegaskan, dia ingin kembali mendamaikan hubungan kedua negara yang tengah memanas ini. 

"Tanpa diminta, mungkin saya bisa bantu pemerintah agar hubungan baik kita tetap terjaga, termasuk 'people-to-people relation'." kata SBY dalam akun Twitternya.

Karena tengah panas, SBY kemudian membatalkan kunjungannya ke Australia. SBY sendiri dijadwalkan terbang ke Negeri Kanguru pada Senin (27/4) lalu.

SBY menjelaskan, setelah berkonsultasi dengan Duta Besar RI untuk Australia dan pejabat utama di Jakarta, dia memutuskan untuk membatalkan kunjungan. SBY berharap, selama di Australia, bisa mendiskusikan bagaimana hubungan yang terganggu saat ini bisa dipulihkan.

Pembatalan ini tak lepas dari sejumlah unjuk rasa terkait yang dilakukan warga Australia menentang rencana eksekusi duo Bali Nine. Dalam kunjungan lima harinya ke Australia, SBY akan mengunjungi University of Western Australia dan US-Asia Centre yang berlokasi di Perth. 

"Dalam 5 hari kunjungan, saya juga dijadwalkan untuk berikan Pidato Kunci di International Forum 'In the Zone' tentang kerja sama Asia Pasifik." ujarnya.

mengenal Matahari


From: Suhardono 


Menguak misteri suhu super panas atmosfer matahari

Reporter : Bramy Biantoro | Rabu, 29 April 2015 21:08

Merdeka.com - Sudah puluhan tahun lamanya, ilmuwan dibuat penasaran terkait misteri korona atau atmosfer matahari. Aneh memang, atmosfer matahari ternyata lebih panas dari permukaan matahari itu sendiri.

Menurut logika, seharusnya permukaan matahari yang lebih dekat dengan inti memiliki suhu yang lebih tinggi dari atmosfer atau korona. Namun faktanya tidak demikian, suhu permukaan matahari hanya 6.000 derajat Celsius.

Di sisi lain, suhu rata-rata korona justru mencapai 1.000.000 derajat Celsius. Bahkan, di beberapa bagian tertentu suhu koronanya bisa 2.000.000 derajat Celsius!

Peneliti NASA, Dr. Jim Klimchuck, mengatakan bila fenomena yang tidak lazim itu disebabkan oleh ledakan-ledakan yang terjadi di atmosfer matahari. Jumlahnya ledakan yang disebut 'nanoflare' itu bukan hanya satu atau dua, tetapi jutaan.

Yang lebih mengejutkan, satu ledakan nanoflare diprediksi sama kuatnya dengan ledakan 50 juta ton bom hidrogen, bom terkuat yang pernah diledakkan di bumi. Nah, satu ledakan nanoflare bisa meninggalkan panas setara dengan 11 juta derajat Celsius.

Berdasarkan penelitian Dr. Jim Klimchuck, jumlah ledakan nanoflare menurun drastis di permukaan matahari. Akibatnya, suhu permukaan matahari lebih rendah dari korona yang menjadi tempat berlangsungnya ledakan jutaan nanoflare.

"Setiap nanoflare menghasilkan ledakan setara dengan bom terkuat di bumi. Meskipun ledakan nanoflare di korona kecil, jumlahnya yang mencapai jutaan bisa melonjakkan suhu atmosfer matahari dengan drastis," ujar Dr. Jim Klimchuck, Daily Mail (28/04).

Bukti keberadaan nanoflare di atmosfer matahari pun sudah dikantongi oleh NASA. Mereka berhasil mengamatinya lewat teleskop yang khusus dipakai untuk meneliti matahari, Solar Dynamics Observatory (SDO).


Pengangguran Meningkat, Pemerintah Dinilai Tidak "Nyambung"


From: Suhardono 



Kamis, 30 April 2015 | 11:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Ekonomi sekaligus Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Hendri Saparini menilai, ada yang tidak "nyambung" antara persiapan tenaga kerja dengan sektor ekonomi yang didorong pemerintah. Hal tersebut terbukti dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait jumlah pengangguran di Indonesia tahun 2014. 

"Kita tahu dulu kita mendorong tenaga kerja dari SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), tapi sekarang pengangguran yang meningkat itu kan lulusan SMK, jadi kita ini enggak nyambungantara menyiapkan tenaga kerja dan sektor yang kita dorong," ujar Hendri di Jakarta, Rabu (29/4/2015). 

Padahal kata dia, sebenarnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ada di atas 5 persen per tahun relatif tinggi. Namun Hendri mempertanyakan mengapa pertumbuhan ekonomi itu tak terlalu banyak menyerap tenaga kerja. 

Lantas, dia berujar ada yang salah dalam struktur ekonomi Indonesia. Sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja banyak seperti sektor pertanian dan manufaktur tak mendapatkan dorongan dari pemerintah. 

Faktanya kata Hendri, perkembangan sektor pertanian justru terus merosot dari tahun ke tahun. Sempat mencapai 45persen tapi saat ini tinggal sekitar 34 persen. Lalu sektor manufaktur meski perkembangan sektor itu naik dari 18 persen menjadi 21 persen, tetapi itu dinilai masih kecil.  Di sisi lain, sektor jasa justru saat ini menguasai hingga 45 persen.

"Kesepakatan kita adalah struktur seperti apa yang akan kita rombak? Apakah kita akan tinggalkan pertanian? Apakah sektor jasa itu sudah benar? Karena sektor jasa itu muncul bukan karena kompetitif tapi Itu karena deindustrialisasi sektor manufaktur sehingga mereka pindah ke sektor jasa. Ini struktur yang harus kita rubah. Kita harus kembalikan sektor manufaktur dan pertanian itu kembali menjadi pendobrak kita," kata dia.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan Bank Indonesia kata Hendri, pertumbuhan ekonomi Indonesia rupanya ditopang oleh tumbuh pesawatnya sektor telekomunikasi. Padahal, sektor tersebut bukanlah sektor yang mampu menyerap tenaga kerja yang banyak. 

Menurut dia saat ini, BI dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus merumuskan strategi bersama sektor mana yang akan didorong. Kemudian kebijakan fiskal dan moneter seperti apa yang harus diambil untuk sektor tersebut. 

Berdasarkan Data BPS , lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) banyak yang menjadi pengganguran terbuka. Jumlah lulusan SMK yang menganggur mencapai 813.776 jiwa, atau 11,24 persen dari jumlah total pengangguran terbuka di Indonesia sampai Agustus 2014, yakni 7,24 juta jiwa. 

Kepala BPS Suryamin menengarai belum adanya link and match antara pendidikan kejuruan dengan permintaan industri menyebabkan lulusan SMK adalah yang paling banyak menganggur. 

Suryamin menyebutkan kontribusi lulusan SMK dalam total jumlah penganggur terus meningkat setahun terakhir. Pada Agustus 2013, lulusan SMK yang menganggur mencapai 11,21 persen terhadap tingkat pengangguran terbuka.

-- 

Selasa, 28 April 2015

Pencurian di tempat ibadah


Hukum syariat Islam yang ketat di Saudi (Fair)


From: Suhardono 


Rabu, 22/04/2015 10:26 WIB

Warga Arab Saudi Dihukum Pancung atas Pembunuhan PRT Indonesia

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews

Riyadh - Otoritas Arab Saudi mengeksekusi mati salah satu warganya atas kasus pembunuhan. Pria ini dinyatakan bersalah telah mencabuli dan membunuh seorang wanita yang merupakan pembantu rumah tangga asal Indonesia.

Shayea al-Qahtani dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat, telah memukuli korban dengan tongkat dan menyiramkan air mendidih ke tubuh korban. Aksi keji itu berujung pada tewasnya korban. Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Saudi dan dilansir AFP, Rabu (22/4/2015).

Tidak disebut lebih lanjut identitas korban. Hanya disebut bahwa dia merupakan seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia yang bekerja untuk pelaku.

Pelaku sendiri telah dihukum pancung pada Selasa (21/4) waktu setempat di wilayah Abha. Eksekusi mati ini merupakan eksekusi mati ke-63 yang dilakukan otoritas Saudi sepanjang tahun ini.

Jumlah tersebut tergolong mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan jumlah eksekusi mati di Saudi sepanjang tahun 2014 yang mencapai 87 eksekusi mati. Amnesty International menyebutnya sebagai lonjakan mengerikan.

Organisasi HAM yang berbasis di London tersebut memasukkan Saudi dalam daftar tiga negara eksekutor tertinggi di dunia, untuk tahun lalu. 

Menanggapi protes dari dunia internasional, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan bahwa eksekusi mati memberikan efek jera yang besar. Tindak pidana seperti penyelundupan narkoba, pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan dan perampokan bersenjata terancam hukuman mati di bawah hukum syariat Islam yang ketat di Saudi.

-- 

reputasu KPK


From: Suhardono 


Andi Mallarangeng dan Budi Mulya Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Selasa, 28 April 2015 | 19:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengeksekusi tiga terpidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap ke lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung. Ketiga terpidana itu adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya, dan mantan Kepala Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noor.

"Hari ini dilakukan eksekusi pada tiga tahanan yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap ke Lapas Sukamiskin," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa (28/4/2015).

Priharsa mengatakan, ketiganya dipindahkan dari rutan KPK pukul 16.00 WIB. Hukuman Budi Mulya diperberat menjadi 15 tahun penjara setelah permohonan kasasi KPK diterima Majelis Hakim Mahkamah Agung.

Budi Mulya merupakan terpidana kasus korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Sementara itu, Andi Mallarangeng dipidana empat tahun penjara atas kasus korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Sedangkan Bagus dipidana tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang


Safe flight


From: Suhardono 


Selasa, 28/04/2015 07:16 WIB

Kicauan Yusuf Mansur Tentang Gubernur Jateng dan Penerbangan Kelas Ekonomi

Herianto Batubara - detikNews

Jakarta - Siapa tak kenal Yusuf Mansur. Ustaz muda yang juga dikenal sebagai wirausahawan ini menjadi panutan. Ceramah agamanya tentang sedekah, ikhlas, dan hapalan Alquran banyak disukai umat Islam.

Yang perlu dic‎atat, Yusuf Mansur ini juga dikenal gaul di media sosial. Lewat akun Twitter-nya @yusuf_mansur, dia memiliki 1,9 juta followers. Ia kerap memberi pencerahan lewat media sosial, juga berbagi pengalaman dengan gayanya yang apa adanya.

Nah seperti pagi ini, Selasa (28/4/2015) Yusuf Mansur berkicau tentang pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Yusuf berkicau tentang niatnya membuat buku, hingga penerbangan kelas ekonomi yang digunakan Ganjar.

Tak jelas memang, akan pergi kemana Yusuf dan juga Ganjar dan naik pesawat apa dalam kicauannya itu.

"Bicara dengan Pak Ganjar, Gubernur Jateng, 10 menitan kayak kuliah tentang kehidupan 10 tahun. Insya Allah menginspirasi buku tentang pengusaha, kehidupan dan keluarga," kicau Yusuf.

"Yang punya 'Jateng' malah duduk di ekonomi. Saya duduk di bisnis. Duh jadi enak nih hehe. Hebat, jadi malu. Teriring doa untuk Gubernur Jateng dan seluruh masyarakatnya," kicau Yusuf lagi.

"Doain supaya saya bisa merendahkan hati sepenuh hati. Termasuk ngingetin panitia untuk beli tiket ekonomi aja. Memang nggak enak banget, mohon doa ya. Safe flight," tutup Yusuf dalam kicauannya.

-- 

Minggu, 26 April 2015

Asyik Aku Lihat Pak Jokowi


From: Suhardono


Jumat, 24/04/2015 08:50 WIB

Peringatan 60 Tahun KAA

Mobil RI 1 Melintas Jalan Merdeka, Pelajar: Asyik Aku Lihat Pak Jokowi

Baban Gandapurnama - detikNews
Mobil RI 1 Melintas Jalan Merdeka, Pelajar: Asyik Aku Lihat Pak Jokowi

Bandung
 - Para pelajar berseragam sekolah dasar (SD) begitu girang sewaktu mobil berpelat RI 1 melintasi Jalan Merdeka, Kota Bandung. Mobil bercat hitam itu ditumpangi Presiden Jokowi dan istrinya.

Petugas keamanan mengawal ketat mobil RI 1 dan sejumlah kendaraan pejabat negara yang datang beriringan. Dua motor aparat turut mendampingi perjalanan Jokowi di sepanjang Jalan Merdeka, Jumat (24/4/2015).

Iring-iringan rombongan kendaraan itu melaju perlahan saat melewati perlintasan rel kereta. Ratusan pelajar SD yang berdiri di tepian jalan itu langsung menyambut kedatangan Jokowi.

Bocah-bocah SD berorak sambil membawa bendera Indonesia dan bendera negara peserta KAA. "Pak Jokowi!" teriak kencang para pelajar.

Jokowi dan ibu negara sempat membuka penuh jendela mobil. Keduanya tersenyum dan melambaikan tangan kepada anak-anak tersebut.

"Asyik aku lihat Pak Jokowi," kata seorang pelajar perempuan berwajah ceria.

Rombongan Jokowi dan para pejabat negara langsung menuju Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

--

Jangan pegang hp sembarangan


Jhoda akbar


Sabtu, 25 April 2015

Minuman apa ini


Kalisuci


Jebule...


From: Suhardono 


Titiek Soeharto Ingin Golkar Dipimpin Keluarga Cendana

Kamis, 23 April 2015 | 14:04 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengungkapkan keinginannya agar Partai Golkar dipimpin oleh keluarga Cendana. Menutut Titiek, keinginannya itu telah mendapat dukungan dari pengurus Golkar di beberapa daerah.

Titiek menjelaskan, keinginannya itu bermula dari rasa prihatin karena konflik internal yang terus mendera Partai Golkar. Ia berharap kepemimpinan keluarga Cendana akan mengakhiri konflik internal tersebut.

"Enggak selesai-selesai konflik, jadi daerah-daerah lama-lama (menyampaikan) sudah deh ini keluarga Soeharto saja yang ambil, oper (kepemimpinan) gitu," ucap Titiek di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Meski demikian, Titiek belum dapat memastikan siapa yang akan maju mewakili keluarga Cendana sebagai calon ketua umum Golkar. Titiek menolak berspekulasi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu mengaku ingin ada figur yang mewakili keluarga Cendana jika munas luar biasa digelar pada 2015, atau munas tahun 2016 sesuai amanat Mahkamah Partai Golkar.

"Saya enggak bilang sebagian besar, tetapi ada suara-suara seperti itu (mendukung keluarga Cendana memimpin Golkar)," ujarnya.

Hingga saat ini, konflik di internal Golkar belum selesai dan masih berproses di pengadilan. Konflik kepengurusan di DPP itu melebar ke Fraksi Golkar di DPR. Kubu Agung Laksono maupun kubu Aburizal Bakrie sama-sama mengklaim sebagai pengurus partai yang sah.

Lingkungan Hidup


From: Suhardono 


Kamis, 23/04/2015 10:55 WIB

Ini Alasan SBY Diundang Berpidato di Konferensi Parlemen Asia Afrika

Indah Mutiara Kami - detikNews

Jakarta - Konferensi Parlemen Asia Afrika di gedung Dewan Perwakilan Rakyat hari ini tak hanya membahas soal kemerdekaan Palestina, namun juga soal konservasi lingkungan hidup. Ketua DPR Setya Novanto mengatakan masalah perubahan iklim harus menjadi perhatian pemegang kebijakan. 

Untuk itu menurut Novanto, dalam Konferensi Parlemen Asia Afrika hari ini mengundang mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pembicara kunci (keynote speaker). SBY diundang dalam kapasitasnya sebagai Presiden Majelis Global Green Growth Institute (GGGI). 

"Perubahan iklim bukan di kalangan terbatas saja tapi seharusnya dapat perhatian khusus pemerintah dari rakyat dua benua. Untuk itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono sekarang ini Ketua GGGI akan jadi narasumber dalam konferensi kita," kata Novanto yang berpidato dalam Bahasa Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2015).

GGGI adalah organisasi yang bergerak untuk meningkatkan semangat pertumbuhan hijau, yang ditandai dengan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Organisasi ini bermarkas di Seoul, Korea Selatan.

Sementara Konferensi Parlemen Asia Afrika ini dihadiri oleh delegasi parlemen dari 33 negara. Akan ada sejumlah isu yang dibahas dalam beberapa sesi hari ini dan ditutup dengan gala dinner.

lara untu...


From: Suhardono 




Pasien Curhat Tambal Gigi Ditagih Rp 9 Juta, RS MMC Membantah

Kamis, 23 April 2015 | 15:16 WIB
FacebookFacebook Abigail Anggita Vela.

JAKARTA, KOMPAS.com
 - Pemilik akun Facebook Abigail Anggita Vela menceritakan kekagetannya ditagih Rp 9 juta saat menambal gigi di Rumah Sakit MMC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Menanggapi itu, dokter dan pihak rumah sakit membantah.

"Mohon maaf kita tidak bisa memberikan informasi apa-apa," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas RS MMC, dr. Cornelia, saat ditemuiKompas.com di RS MMC, Kamis (23/4/2015).

Menurut Cornelia, kasus tersebut merupakan urusan pihak rumah sakit dengan pasien terkait. Cornelia juga enggan memaparkan teknis penetapan tarif yang ada di rumah sakit tersebut.

"Itu urusan rumah sakit dengan pasien. Soal tarif saya enggak hapal, belum tahu. Itu enggak bisa ditanyain," jawab dia.

Ditemui terpisah, dokter yang menangani Abigail, dr Ingrid Tandiari, membantah jika dirinya telah menaikkan tarif secara sepihak. Dia mengatakan bahwa hal tersebut sudah sesuai prosedur penetapan tarif yang berlaku.

"Itu bukan tarifnya dinaikkan! Enggak usah dibesar-besarkan. Itu kan hanya soal pemberitahuan saja," ujarnya dengan nada meninggi.

Sementara Abigail dalam akun Facebook-nya menceritakan bagaimana kronologis dia menambal gigi di RS MMC. Vela mengaku berobat ke RS MMC pada Senin (20/4/2015) pukul 11.45 WIB. Sebelum ditindak medis, dia sempat ditanyakan terkait keluhannya. Setelah itu, Vela dipersilakan duduk di kursi tindakan sambil meletakkan map plastik berisi formulir asuransi kantor yang diberikan oleh bagian pendaftaran.

"Disinilah semua itu berawal. Yakni ketika ada form asuransi Lippo Insurance," cerita dia dalam postingan yang terkoneksi dari sosmed Path.

Saat berada di kursi tindakan, Vela mengaku tidak pernah meminta untuk dilakukan beberapa tindakan medis dari dokter yang bersangkutan. Dalam hal ini, kata Vela, dia tidak meminta dokter untuk melakukan scaling dan mengebor gigi lainnya.

Setelah 45 menit berlalu, tindakan terhadap gigi Vela selesai. Ia pun diberikan slip pembayaran berwarna kuning dan ditulis tangan oleh asisten dokter. Rinciannya, ada tulisan Rp 2.000.000 + Rp 7.000.000 = Rp 9.000.000.

Namun, alangkah kagetnya Vela mendapati total biaya tersebut. Bahkan ketika dirinya mencoba mengkonfirmasi ke petugas kasir khusus loket asuransi, ia malah dilemparkan ke petugas lainnya.

"Petugas menjawab 'Itu bisa ditanyakan langsung ke petugas di ruangan dokternya, Bu'. Saya minta disambungkan via telepon untuk minta penjelasan, dia jawab 'Harus langsung, Bu. Kita biasanya ngga lewat telepon.' Disinilah keanehan itu makin menjadi-jadi," papar Vela menirukan ucapan petugas rumah sakit.

Tanpa banyak basa-basi, Vela pun menemui dokter yang menanganinya. Saat ia meminta rincian atas biaya Rp 9 juta yang ditagihkan, dokter malah menyuruh asistennya untuk membuat perincian.

"Dokternya bilang, 'Ya sudah di diskon aja jadi 8 juta.' Tambah aneh bukan. Ini institusi rumah sakit, tapi kok main-main soal harga. Tidak ada standariasi harga atas jasa dokter dan tindakan disini," tuturnya.

Merasa kurang puas dengan respons dokter tersebut, Vela lantas kembali ke kasir dan minta disambungkan ke penanggung jawab rumah sakit. Namun, dirinya justru diarahkan ke ruang humas. Ia pun mengadukan kekecewaannya terhadap pelayanan petugas MMC dan dokter yang menangani keluhannya.

"Dokter tidak konfirmasi dulu ke saya untuk tindakan yang terbilang SANGAT MAHAL tersebut. Terlebih tidak konfirmasi harga. Mungkin karena dokter berasumsi saya pakai asuransi, maka semua akan dicover asuransi. Jika itu alasannya, maka saya rasa ini bisa dikategorikan "pengeretan" terhadap asuransi," tulis Vela yang mengaku memiliki plafon asuransi sebesar Rp 50 juta.

Dalam tulisanya, Vela juga menuliskan bahwa pihak humas telah mengklarifikasi ke dokter dan menyampikan permintaan maaf kepada dirinya. Setelah sempat dimediasi singkat oleh pihak humas, dokter akhirnya sepakat untuk menetapkan tarif total sebesar Rp 4 juta terkait tindakan terhadap gigi Vela.

arung jeram progo dan elo




Jangan Takut Ikut Arung Jeram, Simak Tips Berikut

Jumat, 24 April 2015 | 10:06 WIB


MAGELANG, KOMPAS.com - Arung jeram atau rafting kini menjadi salah satu alternatif berwisata selain mengunjungi obyek wisata pada umumnya. Namun, tidak semua orang berani menjajal wisata ekstrim ini. Kebanyakan orang takut hanyut karena tidak bisa berenang dan kekhawatiran lainnya. 

"Padahal, arung jeram yang dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ditetapkan, arung jeram bisa menjadi wisata yang sangat menyenangkan," kata Miki Setya, salah satu pengelola Progo Xventours di Kota Magelang, Kamis (23/4/2015). 

Menurut Miki, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum wisatawan terjun menyusuri sungai, seperti mengenal jenis, karakter, dan grade (tingkat jeram) sungai itu sendiri. Miki menyebutkan, di wilayah Magelang ada dua sungai yang sering menjadi lokasi wisata arung jeram, yakni Sungai Elo serta Sungai Progo Atas dan Bawah. 

"Sungai Progo bagian atas, masuk grade 3 dan Kali Elo grade 2 sehingga masuk kategori aman untuk pemula dan anak-anak divatas delapan tahun, bahkan bagi yang tidak bisa berenang sekalipun," jelas Miki. 

Sedangkan, sungai Progo bagian bawah termasuk grade tinggi antara 4 sampai 5, artinya sungai tersebut memiliki arus sungai kuat dan memiliki jeram yang tergolong ekstrim. Arung jeram di sungai ini wajib dilakukan oleh orang yang profesional. 

Selanjutnya, kata Miki, wisatawan juga harus memperhatikan cuaca dan debit arus sungai. Jika cuaca hujan yang mengakibatkan debit air sungai melampaui batas aman maka wisatawan tidak diperkenankan untuk arung jeram. Pun, ketika kemarau, debit air sangat kecil sehingga banyak bebatuan yang dimungkinkan membahayakan wisatawan. 

"Baik wisatawan maupun pemandu harus memakai perlengkapan pengaman yang memadai, mulai dari pemakaian pelampung, helm, dayung, dan perahu karet yang berkualitas," papar Miki. 

Hal lain yang harus diperhatikan, tandas Miki, adalah kredibilitas operator dan pemandu arung jeram. Miki menjelaskan, pemandu yang kredibel adalah pemandu yang menguasai teknik arung jeram serta berpengalaman. Termasuk kemampuan memberi pertolongan (rescue). 

"Dalam waktu dekat wisata arung jeram akan memiliki sertifikasi, disesuaikan dengan standar yang berlaku, termasuk bagi para pemandunya," imbuh Miki. 

Manajer Pemasaran Progo Xventours, Isnu Priyanto, mengakui bisnis arung jeram, khususnya di Sungai Progo, sempat lesu pasca-tragedi hilangnya wisatawan arung jeram di Sungai Progo Bawah beberapa bulan lalu. Namun, saat ini wisata arung jeram mulai menggeliat kembali menyusul upaya promosi dan pelayanan yang prima kepada para wisatawan. 

"Wisatawan sudah mulai menaruh kepercayaan kepada kami. Setiap hari, terutama akhir pekan dan liburan, banyak wisatawan yang booking arung jeram dengan kami," ujar Isnu.
-- 

Duuuh....


From: Suhardono


"Terima Kasih Pak Jokowi, Uangnya Nanti untuk Beli Ayam Goreng dan Baju"

Kamis, 23 April 2015 | 18:23 WIB

DEMAK, KOMPAS.com — Raut muka Musaadah (72) langsung semringah begitu menerima uang sebesar Rp 600.000. Wajah nenek empat anak itu berseri-seri dan senyumnya terus mengembang karena mendapat bantuan dari pemerintah. 

Musaadah, warga Desa Karangrowo RT 2 RW 2, Kecamatan Wonosalam, Demak, adalah salah satu warga miskin yang mendapatkan dana bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Janda renta ini sudah tidak mampu bekerja, bahkan sehari-hari dia tinggal di rumah papan berukuran 5 meter x 7 meter dan menggantungkan nasibnya dari kiriman anak-anaknya. 

"Maturnuwun Pak Jokowi, kula sampun diparingi arta mangke damel tumbas ayam goreng kalih klambi (Terima kasih Pak Jokowi, saya sudah diberi uang, nanti untuk beli ayam goreng sama beli baju)," kata Musaadah seusai mencairkan dana PSKS di Kantor Pos Demak, Kamis (23/4/2015). 

Kepala Kantor Pos Demak, Akhmad Sulkin, mengatakan, dana bantuan PSKS tahap II di Demak diberikan kepada 98.811 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di 14 kecamatan dengan total dana yang dikucurkan sebanyak Rp 59.286.600.000.

"Pencairan PSKS tahap II diperuntukkan untuk bulan Januari-Maret, besarnya Rp. 600.000 atau Rp 200.000 per bulan," ujar Sulkin. 

Untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang, kata Sulkin, para penerima mengambil dana PSKS di kantor pos yang berada di masing-masing kecamatan, kecuali untuk kecamatan Wonosalam dan Demak Kota yang pencairannya dilaksanakan di Kantor Pos Demak. 

"Kita buat jadwal berbeda untuk setiap desa/kelurahan agar tidak terjadi penumpukan warga maupun aksi desak-desakan pada saat pencairan dana PSKS," kata Sulkin. 

Sebanyak 98.811 warga sasaran penerima PSKS secara terperinci tersebar di Kecamatan Demak Kota sebanyak 6.035 RTS, Bonang 11.143 RTS, Wedung 7.123 RTS, Karangtengah 4.805 RTS, Guntur 9.617 RTS, Sayung 8.919, Karangawen 10.546 RTS, Mranggen 9.382, Dempet 6.840, Kebonagung 3.572, Wonosalam 6.335 RTS, Gajah 4.402 RTS, Mijen 4.824 RTS, dan Karanganyar 5.268 RTS.

Ha x3 ...Android kencingi Apple.. kqqq 😆😇😤


From: A.Syauqi Yahya 


'Android Kencingi Apple' Muncul di Google Maps

http://m.news.viva.co.id/news/read/618289--android-kencingi-apple--muncul-di-google-maps

Jum'at, 24 April 2015, 18:23 WIB

--

Bandara Ngurah Rai Terbaik ke Tujuh di Dunia


From: A.Syauqi Yahya 


Bandara Ngurah Rai Terbaik ke Tujuh di Dunia

http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/04/25/nncr1k-bandara-ngurah-rai-terbaik-ke-tujuh-di-dunia

25 April 2015 14:48 WIB

Bandara Ngurah Rai Bali

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali berhasil masuk di jajaran bandara terbaik di dunia berdasarkan hasil survei Airport Council International (ACI).

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Herry A Y Sikado di Denpasar, menjelaskan bandara kebanggaan masyarakat Bali itu menduduki posisi ke tujuh di dunia. Penilaian itu berdasarkan kualitas dan pelayanan bandara (ASQ) pada periode Oktober-Desember 2014.

"Berdasarkan survei tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berada pada posisi ke tujuh dunia di kategori 15-25 juta penumpang per tahun," katanya, Sabtu (25/4).

Menurut dia, salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu berada di atas peringkat Bandara Kansai di Osaka, Jepang, Bandara San Diego California di Amerika Serikat, Bandara Zurich di Swis, Bandara Brisbane Queensland di Australia dan Bandara Manchester di Inggris.

Sedangkan bandara yang berada di peringkat pertama dalam survei ASQ ini adalah Bandara Wuhan Tianhe, Cina.

Dia menjelaskan penilaian tingkat kepuasan pelanggan yang dilakukan oleh ACI menjadi acuan bagi bandara itu dalam meningkatkan pelayanannya.

"Ini tentu menjadi nilai tambah sekaligus penyemangat bagi kami seiring dengan cita-cita dan mimpi kami menjadi satu dari 10 bandara terbaik di Asia. Bandara I Gusti Ngurah Rai harus dapat terus memberikan yang terbaik kepada seluruh pengguna jasanya," katanya.

Airport Service Quality (ASQ) merupakan satu-satunya program penilaian global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang di bandara. ACI, sebuah organisasi kebandarudaraan terkemuka di dunia dan berbasis di Montreal, Kanada.

Aspek yang dinilai dalam survei ASQ ini, lanjut dia, antara lain fasilitas pelayanan penumpang dan fasilitas penunjang bandara seperti ketersediaan bank, anjungan tunai mandiri dan penukaran mata uang asing, fasilitas belanja, tempat makan, sarana hiburan di bandara, serta keramahan dan kesigapan staf bandara.

Sejak 2006, survei ASQ telah melakukan penilaian terhadap kepuasan penumpang di lebih dari 250 bandara di dunia.

Adapun metodologi ilmiah yang dilakukan melalu prosedur kualitas yang ketat, termasuk mengukur kepuasan penumpang di bandara dengan mewawancarai sekitar 550 ribu penumpang di bandara, dan meminta mereka menilai tingkat kepuasan atas layanan bandara.

Red: Ani Nursalikah

Sumber:antara
Komentar [] | facebook | twitter

Berita Terkait
Bandara Ngurah Rai Raih Layanan Terbaik Dunia
Bandara Ngurah Rai Kembali Dibuka
Bandara Ngurah Rai Bentuk Tim Monitoring Tarif
Polisi Tertibkan Angkutan Ilegal di Bandara Bali
Bandara Ngurah Rai Siapkan Landasan Pesawat Airbus A-380

--

Kamis, 02 April 2015

Jakarta Macet Parah


From: A.Syauqi Yahya 


Kamis, 02/04/2015 18:16 WIB

Menjelang Long Weekend, Lalu Lintas Jakarta Macet Parah

http://m.detik.com/news/read/2015/04/02/181654/2877350/10/menjelang-long-weekend-lalu-lintas-jakarta-macet-parah

Aditya Fajar Indrawan - detikNews

Jakarta - Hujan deras sempat mengguyur berbagai kawasan di Jakarta pada sore hari. Selepas hujan, lalu lintas di berbagai wilayah Jakarta macet panjang. Ditambah lagi banyak pekerja juga banyak yang pulang lebih cepat karena mulai Jumat besok merupakan long weekend.

Kemacetan terlihat di ruas tol Dalam Kota di sekitar Pancoran arah Kuningan. Kendaraan hanya bisa bergerak lambat. Kemacetan ini juga terlihat di jalur arteri di kawasan ini. Motor-motor yang biasanya bisa melintas di sisi kiri jalan ini tak bisa bergerak dengan leluasa, Kamis (2/4/2015) pukul 18.00 WIB.

Seorang pekerja, Defri Mustika, sempat mejepret lalu lintas di ruas Jl Rasuna Said arah Mampang dan mengirimkannya ke pasangmata.com. Terlihat para pengendara antre panjang untuk bisa melintas di ruas jalan ini.

"Ruas Rasuna Said arah Mampang padat sekali," katanya.

Situasi yang sama terlihat di ruas Jl MH Thamrin arah Sudirman. Aurel, seorang warga, sempat mengirimkan situasi ruas jalan protokol ini ke pasangmata.com. Terlihat antrean kendaaan sangat panjang. Para pemotor yang terjebak kemacetan berupaya menembus antrean kendaraan dari kiri jalan.

Sementara itu, kepadatan juga tampak di Stasiun Gambir. Banyak calon penumpang kereta jarak jauh yang hendak mudik ke kampung halamannya. Para calon penumpang ini berkerumun di pintu masuk stasiun yang berwarna hijau ini.

(nal/nrl)

--