Kamis, 26 Maret 2015

Tauke


From: Suhardono


Rabu, 25/03/2015 17:54 WIB

Ketua DPRD Bercanda Soal 'Ngidam Tokek', Ahok Santai

Mulya Nurbilkis - detikNews
Ketua DPRD Bercanda Soal Ngidam Tokek, Ahok Santai
Jakarta - Tim angket DPRD DKI memanggil dua pakar hari ini untuk membahas soal landasan hukum untuk menyelidiki APBD dan dugaan pelanggaran etika Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok). Dalam kegiatan itu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi sempat berseloroh soal Ahok yang lahir ketika ibundanya ngidam tokek .

Ahok yang ditanya wartawan soal ini justru tertawa. Jauh dari kesan marah atau bersuara keras dengan raut wajah yang memerah. Ia justru tersenyum bahkan bercanda.

"Emang di rumah saya di Gantong (Belitong Timur) banyak tokek. Jadi kalau tokek bunyi, bapak saya bilang, 'nah tuh bunyi tuh, artinya kamu bisa jadi orang kaya," kata Gubernur DKI Basuki T Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Rabu (25/3/2015).

Ia menjelaskan bahwa di Gantong secaran lisan, tokek tak jauh berbeda dengan bahasa mandarin 'tauke' yang berarti bos perusahaan. Jika tokek berbunyi di malam hari, ayahnya akan bicara padanya bahwa itu layaknya memanggil dirinya sebagai 'bos'.

"Karena tokek itu panggilan 'tau ke tau ke'. Tau ke itu (artinya) bos. Di kampung saya tau ke itu bos. Makanya paling seneng kalau tokek bunyi, bisa bunyi tau ke, hehehe," ujar Ahok santai.

Ia tak menanggapi secara berlebihan ucapan Prasetio. Ucapan ini dikeluarkan Prasetio saat bertanya pada ahli hukum tata negara Irman Putra Sidin. Ia bertanya bagaimana menjaga ucapan Ahok. Pras menduga saat mengandung, ibunda Ahok ngidam tokek sehingga Ahok bawaannya curigaan terus jika berbicara tentang anggota DPRD.

"Ini yang jadi masalah. Kalau mau komunikasi dengan DPRD, mungkin waktu lahir ngidam tokek karena curiga terus. Bagaimana bicara dengan dia untuk mengerem?" kata Prasetio di dalam rapat tim angket, hari ini, sambil bercanda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar