Jumat, 13 Februari 2015

CLOWN


From: A.Syauqi Yahya 


Jumat, 13/02/2015 14:13 WIB

Sanggahan Pengacara BG yang Bikin Geli Pengunjung Sidang Praperadilan

Rini Friastuti - detikNews

FOKUS BERITA
Calon Kapolri Tersangka

Jakarta - Ada hal lucu yang terjadi saat sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan (BG) siang ini. Kuasa hukum dari pihak BG, Fredrich Yunadi kerap memberikan komentar yang cukup keras kepada saksi ahli pertama dari pihak KPK, Zainal Arifin Mochtar.

Namun, alih-alih mendapatkan jawaban, pertanyaan Fredrich malah membuat geli para pengunjung sidang.

Sidang yang dimulai pukul 09.30 WIB, Jumat (13/2/2015) ini, dimulai dengan agenda mendengarkan pernyataan saksi ahli mengenai pengertian lembaga negara independen.‎ Zainal mengatakan bahwa dalam aturannya, lembaga independen negara tak bisa diintervensi oleh Presiden.

Pertanyaan dan jawaban bergulir selama ‎persidangan yang berlangsung selama 2 jam tersebut. Nah, tibalah giliran Fredrich bertanya kepada saksi ahli, mengenai pengertian collective.

Saat itu, Zainal berusaha menjelaskan bahwa dalam aturannya, pengertian collective tersebut tak dapat diartikan dalam satu makna saja.

"Kalau merunut dari aturan hukum Internasional, misalnya seperti di Amerika Serikat, collective itu..," namun buru-buru dipotong oleh Frederich.

"Dari tadi anda nyebut-nyebut hukum Amerika, Amerika. Jangan disamakan dong. Kita kan sekarang lagi di Indo‎nesia, ya kita pakai hukum Indonesia," kata Frederich sengit.

Mendengar ucapan Frederick, Zainal kemudian menjawab. "Tadi saudara menginginkan saya untuk menjelaskan mengenai pengertian collective, ya saya harus jelaskan secara runut dong, tidak dapat dipakai menurut satu pengertian saja," jawabnya.

Namun Frederich kembali menyanggah "kita pakai hukum Indonesia, kenapa anda terus-terusan menyebut Amerika Amerika seperti itu," kata dia.

Mendengar kata-kata Frederich yang cukup keras, para pengunjung sidang tertawa dengan komentar tersebut. Buru-buru hakim menengahi.

"Sudah, pertanyaan pemohon tidak perlu saudara saksi menjawabnya," kata Hakim Sarpin.

Sontak, ruangan sidang kembali riuh karena suara tertawa pengunjung persidangan.

Sementara para kuasa hukum dari KPK hanya tersenyum dan tertawa kecil dengan insiden tersebut.

Saat ini sidang akan kembali dimulai dengan mendengarkan keterangan saksi ahli kedua dari 4 saksi ahli yang akan diha‎dirkan pihak KPK dalam sidang praperadilan hari ke-5 ini.

--
--

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar