Selasa, 03 Juni 2014

cukup bahagia




CUKUP BAHAGIA ...BERARTI BELUM TERLALU BAHAGIA ALIAS YAH GITU DEH....

Hasil Studi BPS: Penduduk Indonesia Cukup Bahagia

Jakarta, HanTer - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks kebahagiaan Indonesia pada 2013 sebesar 65,11 dari skala 0-100. Indeks tersebut merupakan hasil Studi Peng

Hasil Studi BPS: Penduduk Indonesia Cukup Bahagia

Senin, 02 Juni 2014 14:07:00 WIB | Dilihat : 250
Hasil Studi BPS: Penduduk Indonesia Cukup Bahagia
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks kebahagiaan Indonesia pada 2013 sebesar 65,11 dari skala 0-100.
 
Indeks tersebut merupakan hasil Studi Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) sepanjang tahun lalu terhadap 9.720 rumah tangga yang dipilih secara acak dan tersebar di berbagai provinsi.
 
"Angka itu di tengah-tengah. Artinya cukup bahagia," kata Suryamin, Kepala BPS, dalam pemaparannya, Senin (2/6).
 
Dalam studi tersebut, responden terbagi atas 53% perempuan, 47% laki-laki, dengan tingkat pendidikan maksimum tamat SD hingga di atas SLTA. Aspek yang menjadi pertimbangan antara lain pekerjaan, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan aset, keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, dan kondisi lingkungan.
 
Hasil studi itu menunjukkan bahwa penduduk di perkotaan relatif tinggi Indeks kebahagiaannya dibandingkan dengan pedesaan. Semakin tinggi rata-rata pendapatan rumah tangga, berbanding lurus dengan Indeks tersebut. Hal yang sama terjadi pula pada tingkat pendidikan.
 
"Penduduk yang statusnya belum kawin dan sudah kawin cenderung serupa Indeks kebahagiaannya, yakni sekitar 65," katanya.
 
Sementara itu, lanjut Suryamin, mereka yang berstatus cerai hidup Indeks kebahagiaannya hanya 60,55 dan yang cerai mati bernilai 63,49.
 
Selain itu, ada kecenderungan dengan makin banyaknya anggota rumah tangga dari 1 sampai 4 orang, indeks Kebahagiaan cenderung makin tinggi. Namun, jika anggota rumah tangga sebanyak 5 atau lebih makan indeks kebahagiaan makin rendah.
 
(Anugrah)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar