Kamis, 22 Mei 2014

Sepertinya semua sedang dibidik: Hatta Rajasa


From: dewanto 


Korupsi Hibah KRL, KPK Dalami Keterlibatan Hatta Rajasa


JAKARTA -
 Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan keterlibatan Menko Perekonomian Hatta Radjasa dalam kasus dugaan korupsi hibah alat transportasi kereta rel listrik (KRL) dari Jepang.

Namun, menurut Ketua KPK Busyro Muqoddas, pihaknya masih akan mengumpulkan alat bukti, tidak sebatas pada penyebutan nama Hatta yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan.  
"KPK tidak berhenti pada penyebutan (nama Hatta), namun harus mengumpulkan informasi dalam alat bukti," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/4/2011).
 
Sebelumnya, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Soemino Eko Saputro mengatakan, penunjukan langsung perusahaan Sumino Corporation atas persetujuan Hatta. Proyek pengangkutan KRL dari Jepang juga dilakukan atas perintah Hatta.
 
Soemino, melalui kuasa hukumnya Tumpal Hutabarat juga menyebut adanya dugaan keterlibatan adik Hatta, Hafiz Tohir.
 
Menanggapi hal itu, Busyro berjanji akan terus mengembangkan kasus ini.
"Nanti akan kami teliti terus, kami kembangkan, kalau pada saatnya harus minta ya kami minta," katanya.
 
Diketahui, Pemerintah Jepang memberikan bantuan KRL kepada Departemen Perhubungan pada 2006-2007 saat Hatta menjabat sebagai Menhub, dengan nilai proyek mencapai Rp48 miliar. Proyek tersebut diduga sudah mengalami penggelembungan biaya transportasi pengiriman mencapai 9 juta Yen. Negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp11 miliar.
 
(ded)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar