Jumat, 23 Mei 2014

rusdi kirana


"Saya yakin, saat ini tidak ada seorang pun mampu mengalahkan Rusdi Kirana di Asia Tenggara. Saya yakin benar itu," kata Lutfi Menteri Perdagangan RI.

Rusdi Kirana Berpotensi Kuasai Industri Penerbangan Asia

Berita EKONOMI: Saat ini Lion Air Group menjadi satu-satunya perusahaan penerbangan di dunia yang paling agresif membeli pesawat.

amis, 22 Mei 2014 | 18:56
   Email
World Economic Forum On East Asia

Rusdi Kirana Berpotensi Kuasai Industri Penerbangan Asia

Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana
Presiden Direktur Lion Air, Rusdi Kirana (sumber: AFP)

Manila – Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI) Muhammad Lutfi memprediksikan Presiden Lion Air Group Rusdi Kirana berpotensi besar menguasai industri penerbangan Asia. Lutfi menyebutkan, saat ini Lion Air Group menjadi satu-satunya perusahaan penerbangan di dunia yang paling agresif membeli pesawat.  Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Connect on Trade: Lifting Barriers to Growth" pada World Economic Forum on East Asia ke-23 di Manila, Filipina, Kamis (22/5).

"Saya yakin, saat ini tidak ada seorang pun mampu mengalahkan Rusdi Kirana di Asia Tenggara. Saya yakin benar itu," kata Lutfi.

Diskusi dipandu Senior Director and Asia-Pacific Chief Economist IHS Singapura Rajiv Biswas. Hadir sebagai pembicara Menteri Perdagangan dan Perindustrian Internasional Malaysia Mustapa Mohamed, Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Gregory Domingo, President and Chief Executive Officer of Mitsubishi Corporation Yorihiko Kojima, Menteri Perdagangan Kerajaan Kamboja Sun Chanthol,dan Menteri Keuangan dan Transportasi Singapura Josephine Teo.

Selain itu, kalangan pelaku usaha, akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan pejabat pemerintah juga hadir pada forum diskusi, yang membahas tentang masa depan MEA, khususnya menyangkut langkah-langkah konkret yang ditempuh ASEAN untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan interkoneksi di kawasan itu.

Lutfi mengaku takjub atas gebrakan bisnis Rusdi Kirana yang dinilainya agresif membeli pesawat dari raksasa industri penerbangan Amerika Serikat, The Boeing Company dan Airbus yang berbasis di Prancis. Disebutkan, sampai saat ini, Lion Group adalah satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang mengoperasikan pesawat paling banyak.

"Saya bertanya kepada Rusdi Kirana, Anda memesan 200 unit pesawat dari Boeing dan sebanyak 250 unit dari Airbus. Anda akan parkir di mana pesawat-pesawat itu. Apa jawabannya? Saya tidak tahu, kata Rusdi Kirana," ujar Lutfi.

Lutfi mengaku sempat mengusulkan kepada Rusdi untuk melebarkan sayap usahanya ke sejumlah negara ASEAN seperti Kamboja, Laos, dan Thailand.

"Saya mendambakan, pesawat-pesawat milik Lion Air Group terparkir di Bandara Siem Reap Kamboja, di Bandara Luang Prabang Laos, maupun Bandara Chiang Mai serta Chiang Rai, Thailand," ujar Lutfi.

Sebab, kata dia, dengan armada pesawat sebanyak itu Lion Air Group mampu menjadi perusahaan yang kokoh dan tidak tertandingi di Kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, kata dia, keberadaan 95 bandara dan pembangunan 143 bandara baru belum dapat menampung armada pesawat yang dimiliki Indonesia.

Pada kesempatan itu, Lutfi juga meminta kalangan dunia usaha mengarahkan pandangannya pada penciptaan terobosan baru di bidang investasi, seperti dilakukan Rusdi Kirana. Dia mencontohkan, membangun parking lot dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengundang investor.

" Dari pada memberikan fee freedom, port freedom, dan segala macam freedom, lebih baik membangun parking lot untuk pesawat. Ini bentuk investasi yang menjanjikan. Harus diingat, Indonesia adalah pasar sangat menjanjikan," katanya. 

Investor Daily

Penulis: Nov/AF

Sumber:Investor Daily


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar