Minggu, 11 Mei 2014

rugikan


http://harianterbit.com/read/2014/05/10/2006/21/21/Rugikan-Karyawan-SP-Pertamina-Lawan-Dahlan

"Benar bahwa menteri BUMN sebagai pemegang saham menginstruksikan direksi Pertamina untuk menyerahkan dengan segera seluruh saham Pertagas ke PGN," ujar Ugan kepada Harian Terbit, Jumat (9/5).

Rugikan Karyawan, SP Pertamina 'Lawan' Dahlan

Jakarta, HanTer - Serikat Pekerja (SP) menolak niat Menteri BUMN yang menginstruksikan Direksi Pertamina menyerahkan seluruh saham PT Pertagas ke PT Perusahaan Gas Nega

Rugikan Karyawan, SP Pertamina 'Lawan' Dahlan

Sabtu, 10 Mei 2014 00:30:00 WIB | Dilihat : 83
Rugikan Karyawan, SP Pertamina 'Lawan' Dahlan
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Serikat Pekerja (SP) menolak niat Menteri BUMN yang menginstruksikan Direksi Pertamina menyerahkan seluruh saham PT Pertagas ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ugan Gandar mengatakan, instruksi penyerahan seluruh saham Pertagas ke PGN tertuang dalam surat yang ditandatangi Menteri BUMN, pada 7 Mei 2014.

"Benar bahwa menteri BUMN sebagai pemegang saham menginstruksikan direksi Pertamina untuk menyerahkan dengan segera seluruh saham Pertagas ke PGN," ujar Ugan kepada Harian Terbit, Jumat (9/5).

Ugan mengaku, dirinya sudah melakukan konsolidasi dengan seluruh Serikat Pekerja (SP) di lingkungan Pertamina dan anak perusahaan, bahkan dengan pekerja di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk melakukan perlawan terhadap niat Menteri BUMN, yang tinggal menghitung bulan menjabat sebagai Menteri BUMN.

"Kami sedang dibahas apa yang akan dilakukan dan tentunya kami siap untuk melakukan aksi industrial. Apalagi ini menyangkut aset negara dan masa depan Pertamina," tegas Ugan.

Direktur Utama PT Pertagas Niaga, Jugi Prajugio mengatakan, dirinya juga telah mendengar kabar soal surat intruksi Menteri BUMN, Dahlan tersebut. Namun, belum melihat secara langsung surat tersebut.

"Saya sudah mendengar informasi itu, tapi belum lihat langsung surat dimaksud," kata Jugi saat dikonfirmasi.

Dahlan sebelumnya mengatakan bahwa dirinya menghentikan rencana akuisisi PT Pertagas dengan PT PGN. Pasalnya, akibat rencana akusisi tersebut akan banyak pihak yang terganggu dan membuat tidak kondusif.

"PGN-Pertagas saya hentikan dulu pembicaraannya karena sudah bocor ke publik dan mengganggu semua pihak," kata Dahlan.

(Fajar)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar