Jumat, 23 Mei 2014

pemotor




PENGALAMAN PRIBADI SEBAGAI PEJALAN KAKI

DI SENGGOL CUMAN BISA ISTIGFAR DAN GELENG - GELENG KEPALA

KALAU TIDAK ADA HUKUM .... DAN INGAT MORAL .... SUDAH SAYA HAJAR.... TIDAK PEDULI ANDA TUA ATAU MUDA ..... PONAKAN PRESIDEN OR JENDERAL

TAPI YAH .... ITULAH INDONESIA ... SEMOGA KEDEPAN ..... HABIT PARA PESEPEDA MOTOR LEBIH BAIK LAGI ..... TAPI SAYA PESIMIS ... 1 ABAD KE DEPAN .... KALAU TIDAK ADA HUKUM YANG TEGAS .... YAH SAMA SAJA ..... 

INTINYA KEMBALI LAGI KE PERSONAL MASING-MASING ..... APAKAH MASIH ADA MALU DI DIRI KALIAN??

http://www.kaskus.co.id/thread/537ec84331e2e60e6c8b459b/?ref=forumlanding&med=hot_thread

Motor Naik Trotoar, Penjara Menanti

Setiap hari, sekitar 16 juta kendaraan lalu-lalang di jalan-jalan Jakarta. Hampir 70 persennya adalah sepeda motor. Parahnya, kendaraan roda dua ini sering "menjajah" trotoar, area untuk pe | Berita dan Politik | Forum diskusi dan berbagi berita dari dalam maupun luar negeri. Mulai dari ideologi, po…

Motor Naik Trotoar, Penjara Menanti


Setiap hari, sekitar 16 juta kendaraan lalu-lalang di jalan-jalan Jakarta. Hampir 70 persennya adalah sepeda motor. Parahnya, kendaraan roda dua ini sering "menjajah" trotoar, area untuk pejalan kaki.

Mungkin mereka tak sadar. Motor melintas di atas trotoar adalah pelanggaran lalu lintas yang bisa kena tilang. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menegaskan, penggunaan trotoar oleh pengendara motor merupakan salah satu pelanggaran lalu lintas yang tentu saja dapat dikenakan tindakan langsung (tilang).

"Trotoar itu untuk pejalan kaki. Kalau ada kendaraan yang melintas di trotoar, itu jelas pelanggaran lalu lintas," ujar Rikwanto saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 itu menjelaskan, hal tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan, pengendara motor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pengguna jalan lain.

"Itu hukumannya bisa dua bulan kurungan atau denda maksimal Rp500 ribu," tuturnya

Untuk meminimalisir perilaku tersebut, lanjut dia, pihaknya telah melakukan berbagai cara, salah satunya dengan memetakan jalan-jalan yang trotoarnya kerap dilintasi pengendara motor. Pada lokasi itu, kata dia, telah ditempatkan aparat kepolisian untuk berjaga dan menindak jika ada pelanggaran yang terjadi.

Namun demikian, Rikwanto mengakui bahwa hal itu belum berbuah maksimal untuk meminimalisasi pemotor bandel. Penyebabnya, masih kurangnya kesadaran para pengendara.

"Kalau ada petugas yang jaga, maka tidak ada yang melanggar. Begitu petugas pergi, kebiasaan (menggunakan trotoar) itu kembali dilakukan oleh pengendara motor," ungkapnya.

Oleh karena itu, Rikwanto menegaskan, pihaknya akan terus mencari cara agar pelanggaran lalu lintas bisa diminimalkan. Saat ini Polda Metro Jaya tengah menjalin kerja sama dengan Pemda DKI Jakarta untuk memperbaiki dan meninggikan trotoar agar lebih nyaman bagi pejalan kaki dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

"Selain itu, kita juga akan menambah CCTV di berbagai ruas jalan yang sudah dipetakan agar bisa menindak pengendara yang membandel," tegas Rikwanto.

Dia mengingatkan, menggunakan trotoar sebagai lintasan sangatlah berbahaya dan mengancam keselamatan diri sendiri serta orang lain. "Selain polisi bekerja kita juga berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam pasal 106 poin 2 disebutkan: "Setiap yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda".

Sementara hukumannya diatur dalam undang-undang yang sama pada Pasal 284 yang berbunyi: "Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)."

source : yahoo.co.id

Quote:w sebagai pejalan kaki sangat2 kesal dengan ulah pengendara motor yang mengambil hak pejalan kaki dan saat si pengendara motor menyenggol si pejalan kaki yang bukan hak jalan si motor dengan kesal si pengendara motor dia bilang awas w mau lewat tolol yang tolol itu siapa??? , semoga polisi tegas bukan hanya berita doang 
profile picture
Kaskus Addict Yesterday 11:47#2
ah poliisinya suka nyontohin yg kaga bener duluan si...
untung ane udah tobat gan 

bahaya lagian juga gan 
profile picture
Kaskuser Yesterday 20:06#4
ane malah pernah nemuin mobil gan masuk trotoar di kawasan mega kuningan 
cuman waktu ntu ga sempet kepoto 
profile picture
Kaskus Geek Yesterday 20:06#5
Tapi Sampai Sekarang Kok Gak Pernah Ditindak Tuh Yang Motor Naik Trotoar?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar