Kamis, 15 Mei 2014

Ngambek, Putri Rhoma Irama Ancam Pindah Negara jika Jokowi Presiden



From: dewanto


Barangkali ada yang ingin menemani? 



"Jika Joko Widodo nyapres & jika tidak ada Rhoma Irama dalam bursa capres 2014 saya bertekad untuk PINDAH DARI JAKARTA, & jika Joko Widodo terpilih menjadi Presiden 2014 maka saya bertekad untuk PINDAH NEGARA," kata dia,

JAKARTA, Jaringnews.com - Debby Rhoma, Putri Raja Dangdut Rhoma Irama, menyebarkan kekecewaan dan kegalauannya atas lenyapnya nama ayahnya dari percaturan capres-cawapres pada Pilpres Juli 2014 mendatang. Berbicara lewat fans page-nya (13/5), Debby mengancam akan pindah dari Jakarta apabila ayahnya tidak dicalonkan dan akan pindah ke negara lain apabila Jokowi terpilih jadi Presiden.

"Jika Joko Widodo nyapres & jika tidak ada Rhoma Irama dalam bursa capres 2014 saya bertekad untuk PINDAH DARI JAKARTA, & jika Joko Widodo terpilih menjadi Presiden 2014 maka saya bertekad untuk PINDAH NEGARA," tulis dia lewat fans page Deby Rhoma Forsa. Huruf-huruf besar dalam kutipan tersebut memang persis seperti yang tertulis dalam laman fans page itu.

Debby mengemukakan alasan mengapa membenci Jokowi. "Sebagai warga Jakarta  berharap mempunyai Gubernur yang istiqomah, yang komit dengan janjinya memimpin Jakarta setidaknya 1periode, bukan 1/2 atau 1/4 periode," tulis dia. Karena itu, ia pun menganjurkan agar para pendukung Rhoma lainnya mengekspresikan kekecewaan yang dirasakannya.

"Sejak jauh-jauh hari saya telah minta ijin kepada ayahanda saya Rhoma Irama untuk mempersilahkan teman-teman pendukung Rhoma yang struktural atau pun non struktural Forsa untuk mengekspresikan kekecewaan atas sikap Marwan Jafar & Kadir Karding yang dengan arogan mengecilkan peranan pendukung Rhoma yang telah berkorban berusaha membesarkan PKB tanpa dibayar sepeserpun baik oleh Rhoma, Riforri apalagi PKB...."

"ASALKAN ekspresi kekecewaan dilakukan dengan cara yang elegan, tidak anarkis dan dalam bahasa yang santun, baik berupa demo aksi damai ataupun melalui media online, social media, media cetak atau elektronik,apapun terserah senyamannya teman-teman," tutur dia.

Meskipun demikian, Deby tidak menganjurkan golput. "Pada pilpres nanti saya tidak akan golput. Dimanapun saya berada saya akan menulis dengan spidol pada kertas suara saya RHOMA IRAMA. Agar kertas suara saya tidak dimanfaatkan oleh Mafioso politik," kata dia.

(Hal / Ben)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar