Rabu, 14 Mei 2014

Limas Kosim dan Gagasan "iBelajar" yang Memberdayakan Para Guru



From: hernowo mengikatmakna 


Limas Kosim dan Gagasan "iBelajar" yang Memberdayakan Para Guru

Oleh Hernowo




 


Sabtu, 5 April 2014, lalu saya bertemu dengan seorang pengusaha sukses asal Medan, Limas Kosim. Lewat telepon, Teguh Iman Perdana—penulis Nge-Friend Sama Islam—memperkenalkan Limas Kosim kepada saya. Kata Mas Teguh, Pak Limas Kosim ini punya gagasan dan program menarik bernama iBelajar—Inovasi Belajar. Lewat iBelajar, Pak Kosim membuat film pembelajaran untuk murid-murid SMP. Yang baru dibuat dan akan dibagikan baru matapelajaran IPA. Mas Teguh meminta saya untuk menyediakan tempat yang dapat dipakai Pak Kosim untuk menjelaskan dan mendemonstrasikan film iBelajar-nya.


Saya pun segera saja menghubungi rekan saya di Mizan. Salah seorang yang langsung saya kontak adalah Mas Ali Abdullah. Mas Ali ini aktif dalam memberdayakan para guru dan juga terlibat di berbagai komunitas dan jaringan pendidikan di Bandung. Akhirnya, bertempat di Penerbit Mizan, para guru SMP dan aktivis pendidikan dikumpulkan pada pukul 13.00 WIB. Pak Kosim memulai presentasinya pada pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Saya ikut menikmati presentasi dan demonstrasi iBelajar yang digagas olehnya.


Satu kata: menarik! Saya punya buku yang sempat laris dan menjadi bestseller versi koranKompas berjudul Menjadi Guru yang Mau dan Mampu Mengajar secara Menyenangkan(diterbitkan pertama kali oleh Penerbit MLC, Bandung, pada tahun 2005 dan dicetak ulang yang keenam kalinya pada April 2007). Buku ini saya sebut sebagai seri "Buku Pengayaan untuk Guru". Saya kemas sedemikian rupa sehingga ringan dibaca dan berformat seperti majalah yang diisi dengan banyak gambar. Inti buku ini adalah bagaimana caranya seorang guru dapat menjadikan kegiatan belajar itu menyenangkan.


Nah, rupanya iBelajar yang digagas Pak Kosim sejalan dengan buku saya tersebut. Pak Kosim menciptakan medium pembelajaran yang menjadikan kegiatan belajar itu menyenangkan. Apa medium pembelajaran yang dapat membuat para murid SMP itu senang belajar? Film. Dengan menggunakan medium film, materi pelajaran dapat disampaikan dalam bentuk gambar, teks, gambar bergerak (film), dan suara yang enak dan nyaman didengarkan. Salah satu kelebihan darinya adalah, selain dapat di-pause(dihentikan sejenak), materi dapat diputar ulang kapan pun pembelajar memerlukannya.


Lantas, yang luar biasa, iBelajar ini juga dapat memecahkan masalah perbedaan kualitas guru yang ada terutama para guru yang berada di kota dan daerah. Bahkan para guru yang merasa kurang memiliki kemampuan standar mengajar yang diperlukan dapat ikut meningkatkan kemampuannya lewat iBelajar. Bukan itu saja. Guru yang sudah merasa memiliki kemampuan di atas rata-rata juga dapat terbantu sekali untuk menambal kekurangan materi-materi yang disampaikan oleh iBelajar. Bahkan, saya berpendapat bahwa kreativitas guru dapat ditingkatkan secara luar biasa lewat iBelajar.


Mari berhenti sejenak dan membayangkan betapa waktu para guru untuk mempersiapkan materi pengajaran menjadi sangat berkurang secara drastis. Dengan memanfaatkan iBelajar, para guru lantas, misalnya, dapat memperhatikan anak didiknya secara lebih peduli dan detail. Mana anak yang slow learner dan mana anak yang punya perhatian khusus pada matematika atau biologi jadi dapat dengan sangat mudah terawasi dan terdeteksi oleh seorang guru. Dengan iBelajar, para guru juga punya waktu untuk membaca (kalau mau)—yang, menurut saya, akan berdampak sangat besar bagi peningkatan wawasan dan kemampuannya serta kelak dapat menjadi contoh (teladan membaca) bagi para anak didiknya.


Ketika demonstrasi dan tanya-jawab tentang iBelajar usai serta dilanjutkan dengan pembagian gratis file iBelajar kepada para peserta yang hadir, saya sempat bertanya kepada Pak Kosim, "Di kota mana saja iBelajar ini sudah dipresentasikan dan didemonstrasikan?" Rupanya Bandung adalah kota pertama untuk memperkenalkan dan membagikan iBelajar tersebut. Bandung tentu beruntung mendapat kesempatan pertama mencoba dan merasakan khasiat iBelajar. Saya sungguh berharap di tengah masih banyaknya problem pendidikan di Indonesia yang belum terpecahkan, iBelajar menjadi salah satu alternatif yang dapat membantu mengatasi sebagian problem pendidikan yang ada.


Terima kasih untuk Pak Limas Kosim dan Pak Susanto (rekan Pak Kosim) yang sudah jauh-jauh datang dari Medan dan berkesempatan membagikan file film iBelajar secara gratis kepada para guru di Bandung. Semoga jasa baik Anda berdua ini dapat berdampak besar bagi perbaikan sistem dna penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.[]


 

--

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar