Jumat, 09 Mei 2014

lagi2 DI


Instruksi Dahlan, Bentuk Privatisasi Terselubung

Jakarta, HanTer - Pengamat Energi, Sofyano Zakaria menilai, instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kepada Direksi Pertamina agar melepas seluruh saham Perta

Instruksi Dahlan, Bentuk Privatisasi Terselubung

Sabtu, 10 Mei 2014 01:00:00 WIB | Dilihat : 461
Instruksi Dahlan, Bentuk Privatisasi Terselubung
Istimewa

Jakarta, HanTer - Pengamat Energi, Sofyano Zakaria menilai, instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kepada Direksi Pertamina agar melepas seluruh saham Pertagas ke Perusahaan Gas Negara (PGN) ada indikasi melakukan privatisasi terselebung. Pasalnya, PGN merupakan perusahan terbuka yang sahamnya juga dimiliki asing, sedangkan Pertagas adalah anak usaha PT Pertamina.

"Kalau ini dilakukan sama saja melakukan privatisasi secara terselubung," kata Sofyano.

Menurut Sofyano, rencana akuisisi Pertagas dan PGN merupakan langkah yang tidak tepat yang dilakukan oleh pemerintah. Dia memperkirakan bahwa pengondisian ini ada maksud-maksud yang masih abu-abu.

"Ini jangan-jangan ada kepentingan pihak-pihak tertentu," tutup Sofyano.

Sebelumnya, Serikat Pekerja (SP) menolak niat Menteri BUMN yang menginstruksikan Direksi Pertamina menyerahkan seluruh saham PT Pertagas ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ugan Gandar mengatakan, instruksi penyerahan seluruh saham Pertagas ke PGN tertuang dalam surat yang ditandatangi Menteri BUMN, pada 7 Mei 2014.

"Benar bahwa menteri BUMN sebagai pemegang saham menginstruksikan direksi Pertamina untuk menyerahkan dengan segera seluruh saham Pertagas ke PGN," ujar Ugan kepada Harian Terbit, Jumat (9/5).

Ugan mengaku, dirinya sudah melakukan konsolidasi dengan seluruh Serikat Pekerja (SP) di lingkungan Pertamina dan anak perusahaan, bahkan dengan pekerja di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk melakukan perlawan terhadap niat Menteri BUMN, yang tinggal menghitung bulan menjabat sebagai Menteri BUMN.

(Fajar)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar