Sabtu, 10 Mei 2014

ENAM BELAS OPINI JOKOWI


From: dewanto 


Berikut ini ringkasan opini calon presiden Joko Widodo berjudul 'Revolusi Mental' yang tulisan lengkapnya dimuat di Koran Kompas (10/05/2014). Ringkasan ini dibuat untuk menyederhanakan pokok-pokok pikiran yang ditawarkan oleh calon presiden, seperti halnya rangkuman opini Anies Baswedan yang pernah dimuat blog ini beberapa waktu lalu (klik untuk membaca).

Tanpa panjang lebar dengan pengantar, silakan dibaca ringkasan 'Revolusi Mental' semoga bermanfaat.

  1. Revolusi mental dilakukan untuk menciptakan paradigma, budaya politik, dan pendekatan nation building baru yang lebih manusiawi, sesuai dengan budaya Nusantara, bersahaja, dan berkesinambungan.
  2. Revolusi mental beda dengan revolusi fisik karena ia tidak memerlukan pertumpahan darah.
  3. Trisakti (Soekarno, 1963) terdiri dari tiga pilar, yaitu, "Indonesia yang berdaulat secara politik", "Indonesia yang mandiri secara ekonomi", dan "Indonesia yang berkepribadian secara sosial-budaya".
  4. Negara dan pemerintahan yang terpilih melalui pemilihan yang demokratis harus benar-benar bekerja bagi rakyat dan bukan bagi segelintir golongan kecil.
  5. Harus diciptakan sebuah sistem politik yang akuntabel, bersih dari praktik korupsi dan tindakan intimidasi.
  6. Struktur birokrasi yang bersih, andal, dan kapabel, yang benar-benar bekerja melayani kepentingan rakyat dan mendukung pekerjaan pemerintah yang terpilih.
  7. Penegakan hukum demi menegakkan wibawa pemerintah dan negara, menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdasarkan hukum.
  8. Penegakan kedaulatan politik dengan peran TNI yang kuat dan terlatih untuk menjaga kesatuan dan integritas teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  9. Di bidang ekonomi, Indonesia harus berusaha melepaskan diri dari ketergantungan yang mendalam pada investasi/modal/bantuan dan teknologi luar negeri dan juga pemenuhan kebutuhan makanan dan bahan pokok lainnya dari impor.
  10. Ketahanan pangan dan ketahanan energi merupakan dua hal yang sudah tidak dapat ditawar lagi.
  11. Kegiatan ekspor dan impor untuk menggerakkan roda ekonomi.
  12. Meneliti ulang kebijakan investasi karena ternyata sebagian besar investasi diarahkan ke sektor ekstraktif yang padat modal, tidak menciptakan banyak lapangan kerja, tetapi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya.
  13. Bidang kebudayaan, tidak boleh membiarkan Indonesia larut dengan arus budaya yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa kita.
  14. Pendidikan harus diarahkan untuk membantu membangun identitas bangsa Indonesia yang berbudaya dan beradab, yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral agama yang hidup di negara ini.
  15. Akses ke pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat yang terprogram, terarah, dan tepat sasaran oleh nagara dapat membantu kita membangun kepribadian sosial dan budaya Indonesia.
  16. Revolusi mental harus menjadi sebuah gerakan nasional. Usaha kita bersama untuk mengubah nasib Indonesia menjadi bangsa yang benar-benar merdeka, adil, dan makmur.

Opini keseluruhan bisa dibaca di sini

Opini Anies Baswedan bisa dibaca di sini


--
~~~~~~~~~~~~~
FB & Twitter: unclegoop

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar