Sabtu, 31 Mei 2014

READING COMPREHENSION: "Membaca untuk Belajar" Bagian Ketiga


From: hernowo mengikatmakna


READING COMPREHENSION: "Membaca untuk Belajar" Bagian Ketiga

Oleh Hernowo

 

 

Reading comprehension is the ability to read text, process it and understand its meaning.

—WIKIPEDIA, The Free Encyclopedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Reading_comprehension)

 

Dalam perkuliahan Bahasa Indonesia di STFI Sadra hingga kuliah yang ke-11, ada dua kegiatan-penting yang telah diselenggarakan: pertama, "Membaca untuk Belajar" Bagian I dan, kedua, "Membaca untuk Belasjar" Bagian II. Membaca untuk belajar ini penting sekali diketahui dan dikuasai (mempraktikkannya dengan benar) oleh para mahasiswa. Membaca untuk belajar pada bagian pertama, mahasiswa berlatih membaca untuk melihat (secara saksama dan cermat) bagaimana sebuah teks (kata, kalimat, alinea, dan tanda-tanda baca) ditulis dalam bentuk yang sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan Bahasa Indonesia dan juga yang sesuai dengan pedoman Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Sementara itu, di bagian kedua, mahasiswa mempelajari bagaimana teks itu disusun dan ditampilkan ke publik (pembaca umum) sesuai persyaratan penulisan dan sesuai pula dengan kaidah-kaidah reasoning (penalaran).

 

Bagaimana dengan membaca untuk belajar di bagian ketiga? "Reading comprehension" atau membaca untuk memahami teks sekaligus memaknai teks adalah sebutan yang tepat untuk  kegiatan membaca untuk belajar bagian ketiga. Dalam Wikipedia, ditunjukkan bahwa "reading comprehension" adalah semacam kemahiran membaca teks, mencerna teks, dan memahami (menguasai) makna teks tersebut. Tentu, membaca seperti ini bukan sekadar melihat deretan huruf, kata, kalimat, dan alinea. Membaca untuk memahami dan memaknai teks adalah kegiatan berpikir tingkat tinggi. Bahkan, lebih dari itu, membaca untuk memahami ini merupakan kegiatan berpikir yang sangat penting dalam upaya seseorang untuk memperluas wawasan, menambah ilmu, dan meningkatkan kualitas pikiran.

 

 

Jika kita mengikuti proses membaca untuk memahami ("reading comprehension"), kita akan merasakan betapa kompleks kegiatan membaca tersebut. Tony Buzan, pencipta metode "mind mapping" (pemetaan pikiran), pernah menunjukkan tentang kompleksitas "reading comprehension". Di dalam "reading comprehension", kata Buzan, ada seabrek kegiatan yang membuat pikiran bekerja dalam keadaan yang luar biasa. Misalnya saja kegiatan mengaitkan antara satu kalimat dengan kalimat lain, antara satu alinea dengan alinea yang lain untuk mendapatkan makna. Ada juga kegiatan mengingat,  mencerna dan menganalisis, menyimpulkan, serta memaknai keseluruhan teks yang serpihan-serpihan maknanya itu mungkin saja tersebar di berbagai halaman yang jumlahnya berlembar-lembar dan letaknya berbeda-beda. Dapat dikatakan juga bahwa membaca untuk memahami merupakan sebuah petualangan ke tempat-tempat yang tidak diketahui dan tidak terduga. Di dalam petualangan itu, seseorang melakukan kegiatan pencarian dan penemuan. 

 

Berikut ini adalah kutipan sederhana tentang "reading comprehension" berikut sumbernya yang berasal dari dunia maya. Pertama tentang makna "reading comprehension" itu sendiri dan kedua tentang cara meningkatkan kemampuan "reading comprehension":

 

"Reading comprehension" merupakan pilar utama dalam aktivitas membaca di mana seorang pembaca membangun pemahaman terhadap sebuah teks. Ia menggabungkan pemikiran logis yang dimiliki dengan kumpulan huruf, kata, dan kalimat yang ada di teks tersebut (http://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2013/12/apa-itu-reading-comprehension-ketahui-disini.html).

 

 

Pemahaman bacaan atau "reading comprehension" adalah sebuah kemampuan yang harus dimiliki seseorang dalam memperoleh informasi dari teks tertulis. Ada dua elemen penting yang saling mendukung dalam English Reading Comprehension, yaitu Vocabulary Knowledge dan Text Comprehension. Jika kita ingin memahami teks maka kita harus mampu memahami kosakata yang digunakan dalam teks tersebut. Sangat sulit bagi kita untuk memahami bacaan apabila kemampuan kita dalam menguasai kosakata sangat minim. Meskipun begitu, kita akan terbantu jika kita mampu menggunakan kamus.

 

Beberapa tips meningkatkan kemampuan "reading comprehension":

 

1. Pre-reading survey

"Pre-reading survey" adalah tahap pertama yang perlu kita lakukan sebelum kita membaca, baik itu membaca buku, novel, atau bacaan lainnya. "Pre-reading survey" dapat dilakukan dengan membaca halaman-halam awal pada bacaan tersebut. Mulai dari kata pengantar, "table of contents" (daftar isi), daftar singkatan, dll. Dengan melakukan "pre-reading survey" kita akan memperolah gambaran secara garis besar apa isi buku atau bacaan yang akan kita baca.

 

2. Tentukan tujuan membaca

Apakah tujuan kita membaca? Informasi apa yang akan kita cari? Apabila kita mempunyai tujuan dan mengetahui informasi apa sajakah yang ingin kita dapatkan, maka hal ini akan membantu kita dalam membaca. Hal-hal penting apa saja yang harus kita perhatikan dalam teks yang kita baca. Bisa saja kita meninggalkan teks yang menurut kita tidak penting sehingga kita bisa menghemat waktu dalam membaca. Dengan kata lain, jika kita mengetahui apa tujuan kita membaca dan informasi apa yang ingin kita peroleh, maka kita akan bisa menentukan bacaan yang cocok untuk kita baca sesuai dengan tujuan kita tersebut.

 

3. Membuat catatan

Pada saat kita membaca, jangan lupa membuat catatan atau menandai halaman-halaman penting dan juga kalimat-kalimat yang menurut kita penting.

 

4. Post-reading review

Setelah selesai membaca, apakah tujuan yang kita tentukan tercapai? Apakah informasi yang kita cari sudah kita dapatkan? Apabila kita tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, berarti kita harus membaca ulang bacaan kita. Lihat kembali catatan-catatan yang kita buat dan juga halaman-halaman dan kalimat-kalimat penting yang telah kita tandai. Apabila kita tetap belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka kita harus mencari sumber bacaan lain sampai kita menemukan informasi yang kita inginkan.

(Dikutip dari: http://mahirbahasainggrisyogyakarta.blogspot.com/2013/04/cara-meningkatkan-reading-comprehension.html).

 

Semoga bermanfaat.[]


--

Koalisi


ikhlas

video
From: <anishariri@gmail.com>




Oleh ngenean, jare gek diulang-ulang nang tv one :D



--

Dari pesawat



From: Adji Prihananto

leres Kung...cluenya ada kapal tanker LNG, trs bentuk pantai, delta...wis endi maneh nak ra ning Kaltim.
lha sik iki..kiro2 dijupuk seko seat no piro?


CaptureNux%202014-05-21%2021.08.41.jpg


prj



"Kita mau bikin tiket masuk PRJ Monas itu gratis. Kenapa gratis, karena sebagian warga Jakarta sudah nggak sanggup datang ke PRJ di Kemayoran, karena tiket masuknya cukup mahal. Jadi banyak juga warga yang nggak bisa menikmati hiburan disana," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (30/5)

DKI Gelar PRJ Tandingan Jakarta Fair Kemayoran

Berita MEGAPOLITAN: PRJ Monas akan digelar selama enam hari, 10-15 Juni 2014.

Jumat, 30 Mei 2014 | 09:58
   Email

DKI Gelar PRJ Tandingan Jakarta Fair Kemayoran

Reog ponorogo salah satu atraksi seni daerah yang akan ditampilkan dalam Jakarta Fair
Reog ponorogo salah satu atraksi seni daerah yang akan ditampilkan dalam Jakarta Fair (sumber: indzoom)

Jakarta - Untuk memberikan hiburan gratis kepada masyarakat DKI Jakarta dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)ke-487 DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menggelar Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) di Monumen Nasional (Monas).

PRJ ini sudah dilaksanakan tahun lalu dengan nama Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD). Namun tahun ini, nama PPKD diubah menjadi PRJ, agar mudah diingat warga. PRJ digelar oleh Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta.

Selain itu, PRJ yang biasa digelar PT Jakarta International Expo (JIExpo), nama kegiatannya juga telah berubah menjadi Jakarta Fair Kemayoran (JFK).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, dalam pelaksanaan PRJ di Monas, Pemprov DKI tidak akan memberlakukan tiket masuk seperti Jakarta Fair. Warga Jakarta tidak akan dipungut biaya masuk, alias gratis.

"Kita mau bikin tiket masuk PRJ Monas itu gratis. Kenapa gratis, karena sebagian warga Jakarta sudah nggak sanggup datang ke PRJ di Kemayoran, karena tiket masuknya cukup mahal. Jadi banyak juga warga yang nggak bisa menikmati hiburan disana," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (30/5).

Harga tiket masuk PRJ atau Jakarta Fair Kemayoran bisa mencapai Rp30.000 per orang. Belum lagi harga produk barang yang diperjualbelikan di area Kemayoran. Harganya tidak menjangkau kantong warga Jakarta yang ingin menikmati hiburan sambil membeli barang-barang yang murah.

"Pokoknya, warga silakan masuk ke PRJ di Monas. Nggak perlu bayar apa-apa. Silakan menikmati hiburan dan melihat produk hasil kreatifitas para pelaku UKM,"ujarnya.

Direncanakan, PRJ Monas akan digelar selama enam hari, 10-15 Juni 2014. PRJ Monas akan dimeriahkan oleh 140 komunitas di Jakarta, pentas musik Betawi, dan acara tematik.

PRJ Monas ini akan diikuti oleh sekitar 3000 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), Industri Kecil Menengah (IKM), dan Pedagang Kaki Lima (PKL) se-DKI Jakarta.

Juga akan diikuti oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), unit kerja perangkat daerah (UKPD), BUMN, dan BUMD.

Ada sekitar 2600 stand gratis untuk UKM dan usaha kuliner. Dan sebanyak 1600 stand disewakan kepada BUMN dan BUMD.

"Untuk pengisian stand gratis, kita akan lakukan penyeleksian ketat siapa saja yang akan mengisi stand PRJ Monas ini," ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan biaya penyelenggaraan PRJ Monas tidak diambil dari APBD DKI 2014. Seluruh biaya penyelenggaraan didapatkan dari sponsorship.

"Nggak ada kita ambil dari APBD DKI. Semua dari biaya sponsorship," tuturnya.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/FAB


kolak


Plestisen


Nek jak nobrol sing iki nyambung po ra yaaa....


From: A.Syauqi Yahya


Yuni Shara Sendiri Lagi...

KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA

Yuni Shara dalam shooting klip video "Tuhan Jagakan Dia" di Museum Prasasti, Jalan Tanah Abang 1 No.1, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2014).
Sabtu, 31 Mei 2014 | 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Yuni Shara merilis lagu terbarunya Tuhan Jagakan Dia. Kini, Yuni kembali tampil sendiri. Selama lima tahun terakhir, Yuni hampir selalu tampil bersama "pendamping".

Yuni misalnya, tampil dengan konsep duo bersama Raffi Ahmad untuk single "50 Tahun Lagi". Lalu, Yuni juga tampil dengan konsep trio bersama Krisdayanti dan Iis Dahlia, membawakan lagu "Nurlela".

"Sebenarnya saya single-single yang terakhir itu Kucari Jalan Terbaik, terus setelah itu saya mengeluarkan single duet sama Raffi, terus bertiga sama KD sama Iis," kata Yuni di sela shooting klip video Tuhan Jagakan Dia, di Museum Prasasti, Jalan Tanah Abang 1 No1, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2014). "Untuk sendiri, ini baru sekarang lagi, sudah cukup lama, lima tahun yang lalu."

Model untuk video klip video ini adalah Yuni sendiri. "Konsepnya sih yang ditinggal pergi selama-lamanya. Saya buatnya seperti itu saja. Semua (saya yang memerankan), yang memilih lagunya saya, yang menentukan saya," ujar dia. "Karena memang ceritanya tentang kekasih saya yang pergi selama-lamanya."

Yuni mengatakan semua teknis terkait single ini dia kerjakan semuanya sendiri. "Dari 2002 saya mem-produce sendiri, album, pemilihan lagu, memang saya kerjakan sendiri."

Penulis: Irfan Maullana
Editor: Palupi Annisa Auliani

--

plat nomer kotanya wak ndon



ASYIIIIK.......

Samsat Depok Perbolehkan Pengendara Cetak Plat Nomor Sendiri - Tribun Jakarta

Stok plat nomor kendaraan di Samsat Depok dan Samsat Cinere diperkirakan habis dalam dua minggu ke depan.


Cangkring





Cangkring, dhadhap ri (Erythrina fusca) yaiku tanduran ngembang saka famili Fabaceae. Wit cangkring nduweni sebaran kang paling amba saka sedulur-sedulure ing genus Erythrina. Tanduran iki umume urip ing pesisir lan pinggir-pinggir kali ing Asia, Oseania, Kepulauan Mascarene, Madagaskar, Afrika lan Neotropik.
Wit cangkring nduweni kayu kang gedhene bisa watara 20 cm. Kembange werna oranye, isine werna soklat tuwa lan bisa kemambang ing banyu, bisa keli melu iline banyu segara marang papan kang adoh, lan sabanjure bisa thukul ing papan anyar. Tanduran iki tahan marang kahanan kanthi kadhar uyah kang dhuwur lan banyu akeh.


cuci




"Kepemilikan harta terdakwa tidak sesuai dengan profil penghasilan terdakwa sebagai mantan anggota KPU dan anggota DPR," kata Jaksa Tri Mulyono.

Anas Didakwa KPK Cuci Uang Rp 20,88 Miliar

TRIBUNNEWS.COM - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menjerat Anas dengan dugaan gratifikasi, tetapi juga menjerat dengan pasal pencucian uang.

Anas Didakwa KPK Cuci Uang Rp 20,88 Miliar

TRIBUNnews.comTRIBUNnews.com – 17 jam yang lalu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menjerat Anas dengan dugaan gratifikasi, tetapi juga menjerat dengan pasal pencucian uang.

Dipaparkan Jaksa Tri Mulyono, terkait dugaan pencucian uang, jaksa menilai Anas berupaya menyamarkan harta hasil korupsi sebesar Rp 20,88 miliar.

Uang itu diperoleh Anas dari berbagai sumber. Di antaranya dari gaji sebagai anggota DPR 2009-2014 sebesar Rp 195,6 juta dan tunjangan Rp 339,6 juta, sisa dana persiapan pemenangan dalam Kongres Partai Demokrat 2010 sekitar 1,3 juta dollar AS dan Rp 700 juta.

Uang tersebut, terang Jaksa Tri disimpan oleh Wakil Direktur Keuangan Yulianis dan dimasukkan ke brankas, yang kemudian dijadikan satu untuk dana komisi proyek, serta dana yang dihimpun bersama Nazaruddin melalui Grup Permai.

Anas kemudian membelanjakan uang itu guna membeli rumah seluas 1.639 meter persegi di Jalan Teluk Semangka Blok G, Duren Sawit, Jakarta Timur seharga Rp 3,5 miliar. Rumah itu diatasnamakan terdakwa. Selain itu, juga dibelikan Anas sebuah rumah di Jalan Selat Makassar, Duren Sawit, Jakarta Timur, seharga Rp 690 juta atas nama K.H. Attabiq Ali (mertua Anas).

Tak hanya itu, Anas juga disebutkan telah menggunakan uang yang sudah dicampur tadi untuk membeli tanah seluas 3.200 meter persegi di Jalan D.I. Panjaitan, Mantrisuron, Yogyakarta, dan tanah seluas 7.800 meter persegi lokasi sama seharga Rp 15,7 miliar. Tanah dibeli secara tunai.

Anas membeli tanah itu melalui K.H. Attabik Ali dengan uang Rp 1,5 miliar, 1,1 juta dollar AS serta 20 batang emas seberat 100 gram.

"Karena masih kurang Rp 1,2 miliar, maka dibayar dengan dua bidang tanah seluas 1.069 meter persegi di belakang rumah sakit dan 85 meter persegi di Jalan D.I. Panjaitan. Semua kepemilikan atas nama K.H. Attabik Ali," kata Jaksa Tri Mulyono.

Anas juga disebutkan membeli tanah menggunakan uang hasil korupsi secara tunai di lokasi lain. Di antaranya adalah tanah seluas 280 meter persegi seharga Rp 600 juta dan sebesar 389 meter persegi seharga Rp 369 juta di Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Tanah tersebut diatasnamakan Dina Zad, kakak ipar Anas.

"Dengan demikian jumlah kepemilikan harta terdakwa tidak sesuai dengan profil penghasilan terdakwa sebagai mantan anggota KPU dan anggota DPR," kata Jaksa Tri.

Anas juga dianggap menyembunyikan harta hasil korupsi dengan cara mendirikan perusahaan tambang batubara PT Arina Kota Jaya, di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Melalui M Nazaruddin, Anas meminta agar menyuap Bupati Kutai Timur, Isran Noor, sebesar Rp 3 miliar guna terbitkan Izin Usaha Pertambangan. Isran Noor menerbitkan IUP buat PT Arina Kota Jaya pada 26 Maret 2010.

Surat dakwaan buat Anas disusun dalam bentuk kumulatif. Dalam perkara suap, Anas disangkakan melanggar pasal 12 huruf (a) atau (b) atau pasal 11 juncto pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Terkait pencucian uang, Anas dijerat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 25 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP. (edwin firdaus)

Baca Juga:

Loyalis Anas Rebutan Salaman Usai Sidang Perdana

Kata Anas Dakwaan Jaksa Tanpa Data Valid

Ormas PPI Dampingi Anas Jalani Sidang Perdana


Jumat, 30 Mei 2014

anas



Anas Habiskan Rp 116,52 Miliar untuk Rebut Ketum Demokrat

Jakarta, HanTer - Anas Urbaningrum telah menghabiskan dana sebesar Rp 116,52 miliar dan 5,26 juta dolar AS untuk mencalonkan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat

Anas Habiskan Rp 116,52 Miliar untuk Rebut Ketum Demokrat

Jumat, 30 Mei 2014 15:35:00 WIB | Dilihat : 824
Anas Habiskan Rp 116,52 Miliar untuk Rebut Ketum Demokrat
Anas Urbaningrum

Jakarta, HanTer - Anas Urbaningrum telah menghabiskan dana sebesar Rp 116,52 miliar dan 5,26 juta dolar AS untuk mencalonkan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat tahun 2010 silam. Uang tersebut merupakan fee dari berbagai proyek untuk memuluskan berbagai proyek-proyek tersebut.

Jaksa Yudi Kristiadi memaparkan, Anas yang kala itu menjabat sebagai Ketua Fraksi dari Partai Demokrat di DPR periode 2009-2014, telah menerima uang sebesar Rp 2,10 miliar dari PT Adhi Karya terkait proyek Hambalang. Nah, uang tersebut kemudian digunakan Anas untuk membayar hotel-hotel tempat menginap para pendukung Anas dalam kongres tersebut.

Kemudian, kata Yudi, Anas menerima Rp 84, 51 miliar dan US$ 36,07 ribu dari Muhammad Nazaruddin. Uang tersebut selanjutnya digunakan Anas untuk biaya pertemuan dengan DPC dan DPD Partai Demokrat dalam rangka persiapan pencalonan sebagai Ketua Umum.

Hal itu dilakukan Anas untuk pertemuan tandingan saat Andi Alifian Mallarangeng mendeklarasikan sebagai calon Ketua Umum. Anas juga melakukan roadshow bersama tim suksesnya, dan untuk pendeklarasian pencalonan diri.

Selain itu, uang tersebut juga digunakan Anas untuk biaya event organizer untuk menyambut peserta kongres, pembelian Blackberry yang dibagikan kepada pendukungnya dan untuk pembuatan iklan ke sejumlah media cetak.

Anas juga disebut menerima uang sebesar Rp 30 miliar dan 5,22 juta dolar AS untuk pelaksanaan Pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat. Uang tersebut juga diperoleh dari Muhammad Nazaruddin mewakili Permai Group.

"Padahal diketahui dan patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya," kata Jaksa Yudi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Jumat (30/50).

(Anugrah)

Rapopo


bantaran kali




SURUH PULANG AJA KEDAERAHNYA MASING MASING...... KARENA MERUSAK LINGKUNGAN BANTARAN KALI.....

Sebanyak 80% Warga Bantaran Kali Berasal Luar Jakarta

Berita MEGAPOLITAN: Pemprov DKI segera melakukan penertiban pemukiman padat dan kumuh di bantaran kali, waduk dan jalan inspeksi di bantaran kali.

Rabu, 28 Mei 2014 | 13:41
   Email

Sebanyak 80% Warga Bantaran Kali Berasal Luar Jakarta

Lingkuhan kumuh di bantaran kali.
Lingkuhan kumuh di bantaran kali. (sumber: Antara)

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memprediksi penduduk yang tinggal di bantaran kali, waduk dan jalan inspeksi, hampir 80 persen bukan warga Jakarta. Mereka berasal dari daerah luar Jakarta yang ingin mengadu nasib di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki, Tjahaja Purnama, mengatakan sangat optimisti penertiban di kawasan tersebut yang merupakan area ilegal dapat mengurangi jumlah penduduk DKI Jakarta. Sebab, begitu banyak warga dari daerah lain yang menduduki kawasan terlarang tersebut.

"Kalau semua kawasan kumuh di bantaran kali, waduk atau jalan inspeksi disingkirkan, saya yakin penduduk Jakarta akan berkurang drastis," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (28/5).

Menurut mantan anggota Komisi II DPR RI ini, Pemprov DKI segera melakukan penertiban pemukiman padat dan kumuh di bantaran kali, waduk dan jalan inspeksi di bantaran kali. Warga non Jakarta akan diminta untuk pulang ke daerah asalnya. Pemulangan warga akan dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah asal mereka.

Begitu banyaknya kawasan ilegal, Ahok menegaskan pihaknya akan memulai penertiban kawasan kumuh dan padat penduduk di jalan inspeksi di bantaran kali. "Saya optimistis, penertiban kawasan kumuh dapat mengurangi masalah sosial di Jakarta. Khususnya dua masalah tahunan yang selalu dialami Jakarta yaitu banjir dan kemacetan," ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menerangkan membludaknya penduduk luar daerah yang datang ke Jakarta mengakibatkan Jakarta semakin semrawut. Mereka tidak dapat menyewa rumah tinggal yang dikenakan dengan harga tinggi.

Akhirnya, mereka tinggal di kawasan bantaran kali, waduk dan jalan inspeksi, yang harga sewa rumah sangat murah. Ditambah lagi dengan adanya pembiaran dari pemerintah dalam kurun waktu cukup lama, membuat kawasan tersebut semakin banyak dikuasai warga luar Jakarta.

"Mereka mengadu nasib, lalu dapat sewa rumah dengan harga murah, sekitar Rp 5.000 sampai Rp 10.000 perhari. Sudah dapat listrik dan air, lalu disediakan toilet bersama. Padahal di kawasan kumuh yang legal, tidak ada MCK, susah dapat listrik dan air. Itu yang jadi masalahnya," kata Basuki.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/MUT


Instruksi presiden




From: suhardono@gmail.com

Tapi ribut-ribut iki tetep ana hikmahe, nang kompas minggu pak Dipo paring pitutur bilih pak BeYe sampun gemregah kersa paring perintah dumateng Kepolisian supados njamin sedaya warga negara saget ngibadah kanti aman.

Alhamdhulillah

Sαℓαм,


Ono ono wae mbak Broooo





From: "A.Syauqi Yahya"

Klenik dan Politik
KOMPAS.com/SABRINA ASRIL
Brosur yang disebarkan oleh Rosyady untuk memikat para caleg, capres, dan pejabat publik yang ingin menggunakan jasanya agar bisa lolos sesuai harapan.
Kamis, 13 Maret 2014 | 13:38 WIB
Oleh: Jakob Sumardjo
KOMPAS.com - SETIAP menjelang pemilihan kepala pemerintahan, bisnis klenik atau perdukunan dan ziarah kuburan keramat meningkat tajam.
Apa yang sebenarnya terjadi? Gejala ini jadi bahan tertawaan kaum terpelajar yang rasional. Zamannya sudah lama lewat untuk memercayai sejenis kesaktian-kesaktian semacam itu. Namun, kenyataannya banyak yang tak peduli. Mereka butuh dukun dan berkah kuburan untuk memperoleh kekuasaan sosial. Karena pasar permintaan tetap tinggi, maka penawaran dukun-dukun palsu juga semakin banyak.
Praktik klenik juga sudah lama tidak disukai oleh kaum pemeluk teguh agama-agama besar. Meski demikian, praktik ini tak kunjung lenyap. Tentu ada alasan lebih mendasar dari bangsa ini, sesuatu yang arketipe, yang membuat klenik tetap hidup dalam hubungannya dengan kekuasaan manusia.
Dalam kitab Negarakertagama dikisahkan bagaimana raja besar Majapahit, Hayam Wuruk, mengelilingi negaranya dengan tiap kali ziarah ke candi-candi nenek moyangnya (yang titisan dewa-dewa). Di sini kekuasaan raja besar itu dihubungkan dengan kekuatan transenden yang sedikit banyak mutlak. Kekuatan manusia yang terbatas perlu kekuatan lain yang tidak terbatas.
Kekuasaan adalah kekuatan untuk memerintah banyak orang yang jadi tanggung jawabnya. Kekuasaan semacam itu bukan berasal dari dirinya sendiri atau dari rakyat seperti dipahami manusia modern. Kekuasaan itu ada hubungannya dengan Yang Mahakuasa. Kekuasaan manusia itu bergantung pada kekuasaan lain yang berada di luar manusia. Lebih-lebih kekuasaan yang begitu besar yang akan menentukan hajat orang banyak.
Dengan demikian, dunia klenik itu memang berakar pada budaya primordial bangsa ini. Masalah-masalah berat yang dihadapinya memerlukan pertolongan alam transenden yang lebih mutlak. Itulah arketipe manusia religius kapan dan di mana pun.
Manusia religius senantiasa menempatkan dirinya dalam kesatuan daya-daya transenden yang baka. Manusia modern lebih memercayai daya-daya kekuatannya sendiri.
Ada mitos orang Baduy yang menegaskan perbedaan ini. Yang Mahakuasa menciptakan manusia pertama. Begitu tercipta, manusia ini berkata: aku pandai dan kuasa sekali sehingga dapat berwujud semacam ini! Segera manusia pertama ini dikutuk sehingga tubuh kasarnya menjadi bukit, dan tubuh halusnya ada dalam bumi. Ia dinamai Adam Kaisinan (bikin malu). Kemudian diciptakan manusia lain. Setelah tercipta ia berseru: sungguh sakti dan kuasa yang menjadikan aku ini, hingga dapat berbentuk seperti ini. Itulah manusia religius yang usianya sudah amat tua itu. Adam Kaisinan adalah manusia modern yang tidak religius.
Dekadensi religi
Dasar klenik adalah religius, hanya sudah ketinggalan zaman. Ada primordial di dalamnya, semacam dekadensi religi. Manusia modern yang religius akan berlutut di rumah-rumah ibadah, langsung berhubungan dengan Yang Mahakuasa. Daya-daya transenden mutlak itu masih dipercayai ada, dapat membantunya menjalankan kekuasaan.
Tetapi, ada juga manusia religius modern yang butuh mediasi untuk memperoleh bantuan daya-daya transenden ini. Ini juga sudah tua usianya di Indonesia. Dalam kitab Arjuna Wiwaha dikisahkan bagaimana Arjuna bertapa di tengah hutan untuk dapat mencapai kekuasaan politik atas keluarga Kurawa. Mengapa tidak latihan perang saja daripada bertapa? Mengapa harus dimulai dari alam spiritual? Politik dan spiritualitas berhubungan erat.
Mediasinya lewat guru-guru spiritual. Tetapi, guru-guru spiritual zaman kuno ini tidak minta imbalan jasa apa pun. Seorang guru spiritual itu jadi mediator ke alam transenden dengan sikap penuh kasih sayang, tulus, ikhlas, pasrah, dan senantiasa ingat bahwa Tuhan yang menentukan, bukan dirinya. Itulah sebabnya guru-guru spiritual itu tetap miskin hidupnya, tidak minat pada kehidupan duniawi.
Kini guru-guru spiritual yang melanjutkan tradisi tua itu disebut dukun atau paranormal. Justru di sini tampak dekadensinya, yakni mereka memasang tarif atau setidak-tidaknya menanti balas jasa spiritualnya. Karena pikiran zaman sekarang: segala hal dapat dibeli dengan uang.
Sebagai bangsa modern yang mendasarkan diri pada religiositas Ketuhanan Yang Maha Esa, tumpah tindih budaya religius ini sering mendatangkan masalah. Kemurnian religius primordial disalahgunakan dalam hedonisme dan materialisme modern.
Salah satu contoh "paranormal" modern abad XX adalah RM Sosrokartono, abang RA Kartini. Ia semacam mediator spiritual. Setelah kenyang hidup sangat modern di Eropa sebagai intelektual, akhirnya ia pulang ke Indonesia sebagai "dokter-dukun", terkun. Ia membujang dan hidup miskin tak mau menerima bayaran apa pun atas jasa-jasa mediasi spiritualnya. Para pengagumnya adalah rakyat kampung yang juga miskin.
Jakob Sumardjo, Budayawan
Editor: Sandro Gatra
Sumber: KOMPAS CETAK


Kamis, 29 Mei 2014

Gebleg kaliabu


Waduuuh !





From: syauqiyahya@gmail.com

Koyo iklan pilem bioskop......he x3

Sabtu, 20/07/2013 08:48 WIB

'Partainya Ksatria Bergitar' Plus Gambar Rhoma Bisa Bawa PKB Melesat?

Indra Subagja - detikNews

Jakarta - PKB mulai memakai Rhoma Irama sebagai maskot partainya. Baliho 'Partainya Ksatria Bergitar' dengan gambar Rhoma menunggangi kuda putih dipajang di kawasan Warung Buncit, Jaksel. Mungkin ini cara PKB menggaet para fans Rhoma Irama. Akankah sukses?

"Rhoma sebagai vote getter mungkin masih ngetop di daerah, tapi apakah Rhoma pada gilirannya secara otomatis mampu mempengaruhi perilaku pemilih masyarakat untuk memilih PKB misalnya? Menurut saya belum tentu," kata konsultan politik Akar Rumput Strategic Political Consulting, Dimas Oky Nugroho saat berbincang, Sabtu (20/7/2013).

Menurut Dimas, secara eye catchcing baliho itu pasti menarik perhatian. Secara isu juga bisa mengangkat PKB. Jadi sebatas pada kontroversi.

"Dan untuk atraktif saja," jelasnya.

Diakui Dimas, Rhoma memang memiliki fans dalam jumlah banyak. Tapi dengan tagline ksatria bergitar kemudian untuk Indonesia yang lebih bermartabat dinilai Dimas tak memberikan solusi untuk rakyat.

"Iklan itu sesungguhnya tidak ada relevansinya sama sekali dalam konteks pendidikan politik yang harusnya dilakukan oleh parpol kepada rakyat. Tidak ada political message yang bermutu dan relevan dengan persoalan rakyat," kritiknya.

Belum ada keterangan dari PKB dan Rhoma. Sekretaris FPKB Hanif Dahiri yang dikonfirmasi belum merespon. Demikian juga Rhoma yan dikonfirmasi tak mengangkat telepon selulernya.


Sunset di Gunung Lokon, Tomohon





From: "A.Syauqi Yahya"

Pemandangan sunset di Gunung Lokon Tomohon, Sulut tampak mempesona. Momen ini sangat langka karena lebih sering tertutup oleh awan.
--


Goyang

video

Sumbing-sindoro




From:  suhardono@gmail.com

Blongkeng hulune pasir.

Iki Sumbing-Sundoro didelok seka Pucang


bakso pak yanto



From: teguhris

yang namanya bakso sudah menjadi makanan rakyat.., ada di mana2 dengan
berbagai variasi. nah yang hobi makan baksi.., tidak ada salahnya
mencoba di warung bakso pak yantto..., lokasinya di daerah payaman..,
pas sisi timur pertigaan arah ke kalibening. pokoknya ditanggung tidak
kecewa deh.., okh yaa ada menu lain yaitu.. soto bakso, alias soto
dicampuri dengan 'indil-indil'. siipp tenann..


Bakso nang Solo


bakso nang solo... :)


Nah lo


Pendopo


walang


IMG00441-20110427-1642.jpg



From: "hernawan"

Ujan..dingin..
Enake maem cilembu+ ketan bakar..
Minumnya bajigur..sip

--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "Nggladiool" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke nggladiool+unsubscribe@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Pisangan



From: syauqiyahya@gmail.com

Segernya Berenang di Kolam Renang Pisangan di Pagi Hari

Oleh: Abimosaurus | 06 December 2012 | 18:56 WIB


Menjaga kesehatan dan kebugaran dengan berolah-raga adalah keharusan. Salah satu caranya dengan berenang. Olahraga air yang menyenangkan ini terasa lebih segar jika dilakukan pagi hari. Apalagi kolamnya jernih, airnya segar, tidak ada bau kaporit, dan tiket masuknya murah lagi.

Kolam renang Pisangan letaknya di sisi timur kota Magelang, di dekat kali Elo. Konon kolam renang ini sudah ada sejak jaman penjajahan dulu. Penjajah Belanda konon kabarnya yang membangun kolam renang ini pertama kali. Di desa Pisangan ini ditemukan mata air yang besar di sebuah lembah. Airnya benar-benar melimpah ruah. Penjajah Jepang membangun kolam renang di dekat mata air ini, karena itu dikenal dengan kolam renang Pisangan.

Setelah jaman kemerdekaan, kolam renang ini dikelola oleh militer. Ada dua kolam renang besar yang dibangun. Kolam renang pertama yang berada di dekat mata air dikembangkan oleh Akmil Magelang, namanya Kolam Renang Sukotjo. Sedangkan yang kedua dimiliki oleh Kodim Magelang, namanya Kolam Renang Tirta Kencana. Para tentara baik taruna Akmil maupun tentara kodim kota Magelang menggunakan kolam ini untuk latihan. Meskipun milik para serdadu, kolam renang ini dibuka untuk umum.
ebi
Sebenarnya di kota Magelang ada dua kolam renang besar yang bersumber dari mata air langsung, yaitu Pisangan dan Kali Bening, Payaman. Namun, saya rasa Pisangan lebih menjadi tempat favorit bagi warga Magelang untuk berenang. Pertama memang airnya yang bersih-sih. Kedua karena harga tiket masuknya yang super murah. Harga tiket masuk di Pisangan sangat murah. Harga tiket masuk di KR (Kolam Renang) Sukotjo sebesar Rp. 5000, sedangkan di Tirta Kencana cuma Rp. 3000. Jauh lebih murah dibandingkan kolam renang tempat lain. Harga tiket masuk di Payaman Rp. 25.000, di Hotel Sriti Rp. 15.000, di Kyai Langgeng juga sebesar itu.

Saya lebih suka berenang di Tirta Kencana, jelas karena tiketnya lebih murah. Selain itu lebih bersih daripada kolam di sebelahnya. Penjaga kolam ini membersihkan kolam 4 kali seminggu. Namun, karena harga tiketnya yang super miring, kolam renang ini juga sangat ramai di hari dan jam-jam tertentu. Untuk menghindari keramaian itu saya biasanya berenang di pagi hari.

Kadang-kadang habis subuh sekitar jam 5 pagi sudah ada di kolam renang. Meskipun masih pagi buta, sudah ada orang yang berenang di kolam. Ada atlit renang yang biasa berenang setiap pagi hari selama satu - dua jam. Ada juga beberapa teman keturunan Cina yang rajin berenang hampir setiap hari. Mereka adalah perenang yang handal. Meskipun sudah berumur, mereka sanggup berenang mengelilingi kolam tanpa henti sampai 10 putaran. Hebat. Ada lagi bapak-bapak pensiunan tentara yang sanggup berenang hampir sampai satu jam. Gile banget nih pak tentara. Kalau agak malas, saya berangkat berenang jam 7.30 pagi. Biasanya menunggu Cak Kandar pulang mengantar anak sekolah baru berangkat berenang.

Saya mencoba mengikuti kebiasaan bapak-bapak yang biasa berenang di pagi hari. Mereka berenang untuk kebugaran. Sekali 'nyemplung' lalu terus berenang tanpa henti sampai capek baru naik ke pingir kolam. Ketika mencoba pertama saya hanya sanggup satu putaran. Sekarang, saya sudah sanggup berenang tanpa berhenti sampai 30 menit berputar-putar mengelilingi kolam. Saya cukup berenang satu jam saja. Setelah itu segera mandi bilas dan ganti baju.

Di kolam renang Pisangan ada warung yang menyediakan makanan dan minuman. Saya biasa jajan di warung ini sejak dulu kala, ketika masih SD dulu. Makanan favoritnya adalah mie goreng plus sambel kacang. Ada juga berbagai macam gorengan: tahu susur, ubi goreng, tahu goreng, bakwan, dan mendoan. Warung ini menyediakan juga mie instant. Sehabis berenang pasti terasa lapar sekali, makanan di warung ini bisa jadi penganjal perut.

Sekarang saya lebih rajin berenang. Seminggu bisa dua atau tiga kali. Setelah berenang, badan terasa segar bugar.