Rabu, 30 April 2014

neng semarang


Ini memang goblok yg kebangetan, atau memang sengaja membuka peluang bagi temannya? Emang setoran pajak harus tunaikah?
2 org perempuan ambil cash 191 jt, dan cuma NAIK MOTOR berdua !

http://news.detik.com/read/2014/04/28/171658/2567908/1536/2-karyawati-dijambret-usai-ambil-uang-di-bank-uang-rp-191-juta-raib?nd772204btr

2 Karyawati Dijambret Usai Ambil Uang di Bank, Uang Rp 191 Juta Raib

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Ilustrasi/ Dok Detikcom
Semarang - Dua karyawati PT Sinergi Artha Samudra Semarang menjadi korban perampokan yang dilakukan enam orang pelaku. Uang senilai Rp 191.705.000 juta yang dibawa korban raib dalam peristiwa tersebut.

Atika Lusia Dewi (27) dan Sinta Wahyuningrum (30) menceritakan peristiwa yang dialaminya itu terjadi sekitar pukul 10.30 di Jalan Pusponjolo timur II Semarang Barat. Saat itu mereka baru saja mengambil uang di Bank BCA di Jalan Jenderal Sudirman untuk membayar pajak PPN ke Kantor Pos Pamularsih.

"Uang yang diambil Rp 191.705.000 untuk membayar pajak," kata Atika kepada petugas Polrestabes Semarang, Senin (28/4/2014).

Dua korban sudah berusaha mengantisipasi penjambretan dengan meletakkan tas berisi uang di tengah, antara pengemudi dan pembonceng. Namun tiba-tiba ada tiga motor yang menghadang mereka, satu motor di depan, kemudian motor RX King dan Honda Supra ada di kanan dan kiri korban.

"Ada enam laki-laki, mereka naik RX King, Supra, dan satunya saya tidak tahu," ujarnya.

Pelaku berusaha menarik tas korban, namun saat itu korban masih bisa mempertahankannya dan berteriak minta tolong. Namun tidak ada warga yang berani menolong hingga akhirnya pelaku berhasil merebut tas tersebut dan kabur.

"Saya sudah minta tolong, tapi tidak ada yang menolong. Tas ditarik kencang sekali sampai mau jatuh," tandasnya.

Saat itu korban masih berusaha mengejar pelaku yang membawa tas dan melaju ke arah jembatan Kanal Banjir Barat, namun mereka kalah cepat hingga pelaku tidak terlihat lagi.

Merasa putus asa, dua korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Semarang. Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto mengatakan pihaknya sudah melakukan pengejaran setelah mendengar laporan korban.

"Masih diselidiki, anggota sudah melakukan pengejaran," kata Wika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar