Senin, 21 April 2014

joko anwar


TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara dan penulis skenario film Joko Anwar mendukung Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden. Joko menilai sosok Gubernur DKI Jakarta itu sebagai orang yang lembut, pintar, dan tulus. Jokowi juga disebutnya punya rekam jejak bagus dibandingkan calon presiden lainnya. 

"Kalau ada yang lebih baik dari Jokowi, saya akan pilih dia," kata Joko dalam deklarasi dukungan komunitas alumni ITB terhadap Jokowi di Jakarta, Sabtu, 19 April 2014. (Baca: Petinggi Mahasiswa ITB Minta Maaf Aksi Anti-Jokowi)

Joko merupakan mahasiswa Teknik Penerbangan ITB lulusan tahun 1999. Dia mengaku jarang ikut acara-acara alumni ITB dan bukan mahasiswa yang tertarik dengan politik pada zamannya. (Baca: Alumni ITB Deklarasi Dukung Jokowi)

Namun, ketika pada Sabtu siang para alumni ITB mengadakan deklarasi dukungan kepada Jokowi, Joko menyatakan akan ikut tanpa diajak. "Aku lihat di Twitter teman-teman tadi pagi, katanya alumni mau kumpul mendukung Jokowi. Ya sudah aku datang," katanya seusai bicara di panggung deklarasi. 

Menurut sutradara film Janji Joni (2005), Kala (2007), Pintu Terlarang (2009), dan Modus Anomali (2012) itu, dia mendukung Jokowi setelah meriset sosok Gubernur DKI Jakarta tersebut. Jokowi, kata Joko, bukanlah hasil dari pencitraan media. (Baca: Beragam Jawaban Kocak Jokowi Ihwal Cawapres)

"Saya bukan fanatik Jokowi, bukan juga yang sering datang ke acara alumni ITB. Tapi saya datang untuk mengatakan, siapa pun kita, berhak dapat hidup yang lebih baik. Dan saya percaya Jokowi bisa melakukan itu," katanya. 

Untuk melihat berita ini, silahkan klikhttp://tempo.co/read/news/2014/04/20/219571864

Joko Anwar Dukung Jokowi Nyapres
Sunday, 20 April 2014 | 08:46
Joko Anwar akan pindah ke lain hati jika ada yang lebih baik dari Jokowi.

Joko Anwar Dukung Jokowi Nyapres | -senihiburan- | Tempo.co
Joko Anwar akan pindah ke lain hati jika ada yang lebih baik dari Jokowi
TEMPO MEDIA

Joko Anwar Dukung Jokowi Nyapres | -senihiburan- | Tempo.co

Joko Anwar akan pindah ke lain hati jika ada yang lebih baik dari Jokowi


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar