Senin, 22 Desember 2014

Kerajinan kuningan lama


Wahana baru di jogja?


Nama yg keren


Cara Ahok Agar Orang Jakarta Beli Daging Sapi Murah




Cara Ahok Agar Orang Jakarta Beli Daging Sapi Murah

Ropesta Sitorus - detikfinance
Senin, 22/12/2014 11:28 WIB
Jakarta -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI resmi bekerjasama dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menyuplai daging sapi. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memang sudah meneken MoU dengan Pemprov NTT saat berkunjung ke Kupang bersama Presiden Joko Widodo pekan lalu.

"Kita intinya ingin dari hulu ke hilir. Ingin orang Jakarta beli daging sapi dengan murah. Sapi kan dari sana (NTT). Di satu pihak kan Presiden juga ingin peternak NTT itu sejahtera," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014).

Ahok menyatakan, saat berkunjung ke Kupang, dia juga membawa serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan DKI, Kepala Biro Perekonomian, Dirut PD Dharma Jaya, dan Dirut PD Pasar Jaya.

DKI akan memberikan bantuan dana, guna meningkatkan pembibitan sapi hingga ke proses distribusinya. Sementara untuk perawatan dan tenaga pemeliharaan akan dilakukan oleh para peternak di NTT. Pembagian keuntungan dilakukan dengan skema bagi hasil.

Menurut Ahok, kerjasama ini sudah dibahas langsung dengan para bupati di NTT. Saat ditanya soal jumlah investasi yang digelontorkan DKI, Ahok mengaku masih belum tahu. Menurutnya, total bantuan modal yang akan disuntikkan akan disesuaikan dengan kemampuan para peternak.

Dia optimistis, kerjasama yang akan dimulai tahun depan itu bisa meningkatkan kesejahteraan peternak sapi. "Selama ini kan sudah banyak lewatin pedagang (untuk distribusi) ke pasar, otomatis kan jadi tekan ke peternaknya. Mereka juga nggak punya modal untuk beli bibit gitu loh. Dinas peternakan sana juga, dananya terbatas," kata Ahok.

"Nah kalau begitu kenapa enggak dinas peternakan kita yang punya sapi? Nah Dinas Peternakan kita kasih bantuan bibit ke peternak di sana, yang mengelola bisnisnya nanti Dharma Jaya dan yang jualnya nanti bisa Pasar Jaya," sambungnya.

--

Minggu, 21 Desember 2014

Janji ....


From: 'suhardono' 


Janji Ridwan Kamil Beri Rp 100 Juta per RW Ditagih

Minggu, 21 Desember 2014, 17:19 WIB
Republika/Edi Yusuf
Walikota Bandung, Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar Sunatra mengingatkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk merealisasikan janji kampanyenya mengalokasikan dana sebesar Rp 100 juta setiap rukun warga (RW).

"Ridwan Kamil pernah berjanji untuk memberikan anggaran Rp100 juta setiap RW, untuk itu harus cepat direalisaikan," kata Sunatra di Bandung, Ahad (21/12).

Dia mengatakan, program anggaran untuk RW itu merupakan kebijakan yang sangat ditunggu masyarakat Kota Bandung.

Seperti saat kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Jabar di Cibiru, Kota Bandung, kata Sunatra, banyak warga menanyakan masalah janji kampanye Ridwan Kamil tersebut.  "Masyarakat dibawah menunggu realisasi (Rp100 juta)," katanya.

Ia menilai, anggaran Rp 100 juta untuk setiap RW bagus sehingga harus secepatnya direalisasikan agar masyarakat tidak bertanya-tanya atau kecewa.

Program yang dijanjikan itu, kata Sunatra, tentu harus berbentuk uang, bukan diganti dengan program lain seperti pembangunan jalan. "Logikanya, anggaran ini berupa uang, tidak diganti dengan yang lainnya, Rp100 juta kan uang, jadi tidak bisa jadi jalan atau yang lainnya," kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Jabar itu.

Sunatra berharap, janji kampanye itu harus diingatkan juga oleh masyarakat Kota Bandung dengan menyampaikannya langsung kepada Ridwan Kamil atau melalui lembaga legislatif.

"Kalau masyarakat tidak bisa menagihnya secara langsung maka bisa lewat wakil rakyat, seperti kegiatan reses adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan," katanya.

--
--

Monggo yg suka gratisan


Selamat hari ibu


Masih Tentang kentut : Misteri Kentut



:) :)




Misteri si kentut


Ada pepatah yang mengatakan, tak kenal maka tak sayang :-D
Nah kali ini mau ngepost tentang si kentut yang kehadiranya selalu membuat semua orang pada nutup hidung, pada sesak nafas, pada saling tuduh, dll
ENJOY :-D
selain tidak mau mngeakui korupsi, anggota DPR pun kalo kentut ga ada yg mau ngaku  







1. Darimana asal Kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri perut.

2. Apa komposisi Kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dalam udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai usus). Adanya bakteria dan reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida.

Bakteria juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak uidara yang tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.

Makin lama menahan kentut, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentutnya lebih banyak karena tubuh tidak sempat mengabsorbsi oksigem.

3. Kenapa Kentut berbau busuk ?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.

Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.

4. Kenapa Kentut menimbulkan bunyi ?
Karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung kecepatan gas.

5. Kenapa Kentut yang busuk itu hangat dan tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasil sampingannya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly).

6. Berapa banyak Kentut diproduksi dalam sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa Kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan ke atas ? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah.

Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus termasuk gas-ganya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar.

Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.

8. Berapa waktu yang diperlukan Kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain ?
Tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver. begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar dan konsenstrasinya berkurang.

Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik berarti mengalami pengenceran di udara dan hilang ditelan udara selam-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di tempat sempit seperti lift atau mobil, konsentrasinya lebih banyak sehingga baunya akan tinggal dalam kurun waktu lama sampai terserap oleh dinding.

9. Apakah setiap orang Kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah matipun orang masih bisa kentut.

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada hubungannya dengan gender. Kalau benar, maka perempuan menahan kentutnya dan saat kentut banyak sekali jumlah yang dikeluarkan.

11. Saat apa biasanya orang Kentut ?
Pagi hari saat di toilet, yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, boleh kedengaran diseluruh penjuru rumah.

12. Mengapa kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya).

13. Selain makanan, apa saja penyebab Kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul di lain lubang ?
Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya kentut kalau ditahan atau tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Kentut berimigrasi menuju ke bagian atas menuju usus dan pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?
Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyalaannya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada ! Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa Kentut anjing dan kucing lebih busuk ?
Karena kucing dan anjing adalah karnivora. Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan horbivor seperti gajah, kuda, kambing yang memproduksi banyak kentut, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau.

19. Betulkah pening kepala kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen. Mungkin sedikit saja anda akan mengalami pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak.

20. Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida akan ketahuan siapa yang kentut.

21. Apakah kentut itu acid, basa, atau netral
Acid, karena mengandung karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).

22. apakah yang terjadi kalau seseorang kentut di planet venus ?
Planet venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut disana tidak akan banyak pengaruhnya.

-- 

Komunitas Muslim Etnis Hui di Kirgizstan: Vibovov Agustin Chandrovich, Sang Eksplorer dan Observer? (3)


From: hernowo mengikatmakna 


Komunitas Muslim Etnis Hui di Kirgizstan: Vibovov Agustin Chandrovich, Sang Eksplorer dan Observer? (3)

Oleh Hernowo

 

 

Aku menuju Bishkek, ibukota Kirgizstan. "Perjalanan pencarian jati diri ini memang tidak selalu berpindah secara fisik," tulis Agustinus di halaman 206 buku Garis Batas ketika dia mencoba mengobservasi kelompok etnis Dungan di jantung kota Bishkek. Orang Dungan dan Kirgiz sama-sama Mongoloid. Mata mereka sipit, hidung mereka pun tidak mancung. "Kisah Dungan, pendatang Cina di Kirgizstan, mengingatkan saya dengan minoritas serupa di Indonesia," tambahnya. Setelah mengatakan itu, Agustinus pun teringat akan kaumnya dan, khususnya, buku-buku bacaannya tentang kaum minoritas yang ada di Indonesia tersebut. Agustinus rupanya membaca karya Onghokham dan Pramoedya Ananta Toer.

 

Bahasa Dungan sebenarnya adalah bahasa Cina, mirip sekali dengan bahasa Mandarin dengan dialek Gansu—provinsi di barat laut Republik Rakyat Cina yang juga dihuni oleh jutaan penduduk Muslim. Ya, kelompok etnis Dungan ini memang memeluk agama Islam. Di Cina agama mereka, Islam, dikenal sebagai huijiao yang artinya "agama suku Hui". Begitu mereka berpindah ke wilayah Uni Soviet, nama Hui tidak lagi dikenal. "Hui" menjadi tabu karena kata itu kebetulan sama dengan umpatan kasar dalam bahasa Rusia. Mereka pun berganti nama menjadi Dungan. Asal usul nama Dungan ini pun masih misteri.

 

Menurut literatur, Dungan berasal dari bahasa Turki, dรถnen—orang-orang yang berbelok atau berpulang. Dalam bahasa Mandarin, Hui juga berarti "pulang". Agama suku Hui, Islam, secara harfiah juga bisa berarti "ajaran untuk berpulang". Nama Dungan mungkin juga berasal dari bahasa Mandarin dong-gan, artinya provinsi Gansu bagian timur, tempat asal nenek moyang etnis Hui. Kata Ma Jinsheng alias Ali—salah seorang yang sudah memutih rambutnya yang ditemui Agustinus di komunitas Dungan—nama Dungan berasal dari ejekan yang berarti bangsa pelarian yang dikejar-kejar (gan) dari timur (dong) sampai ke barat.

 

Pelarian. Ya, bangsa ini memang lekat dengan masa lalunya sebagai bangsa berpindah. Dari hasil observasi dan renungan-renungannya tentang bangsa berpindah alias Dungan inilah Agustinus kemudian merenungkan dirinya, asal-usulnya. "Dulu, mereka (bangsa Tionghoa) adalah bangsa pelarian. Seperti Dungan yang melarikan diri dari kejaran kaisar, kakek saya juga dikejar-kejar tentara Jepang atau seperti kebanyakan orang Tionghoa lain yang melarikan diri dari kemiskinan di kampung halaman dan mendamba kehidupan yang lebih makmur di negeri seberang. Di zaman sekarang, di mana ada kesempatan mencari uang, di situ pasti ada orang Cina. Di Bishkek, di pegunungan Tajikistan, bahkan sampai di pedalaman Afghanistan sekalipun."

 

Di kampung Agustinus di Indonesia, "pulang ke negeri leluhur" atau huigio adalah impian banyak orang Tionghoa. Di sini benar-benar digunakan kata hui, "pulang", hui yang sama seperti pada nama Dungan. Pulang, ke rumah yang tidak pernah dikunjungi, tetapi terasa kerinduannya. Tanah leluhur itu laksana Mekkah. Negeri itu menjadi sebuah tanah suci, tanah air fantasi, tumpah darah imajiner, kecintaan yang dipenuhi romansa dan mitos…indah begitu indah….[]


--

MISTERI LELE


From: Titik Haryati

Misteri Ribuan Lele Sebelum Longsor Banjarnegara

Di desa itu tiba-tiba muncul ribuan lele.
Jum'at, 19 Desember 2014
Oleh : Hadi Suprapto, Harry Siswoyo
Longsor mengubur Dusun Jemblung Desa Sampang, Banjarnegara, Jumat 12 Desember 2014.

VIVAnews - Sepekan sudah bencana longsor maut di Dusun Jemblung Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi. Dusun kecil di lereng Dieng ini pun mendadak populer, ramai dikunjungi.

Bagaimana tidak, lebih dari setengah penduduknya tewas ditelan longsor mahadahsyat pada Jumat petang, 12 Desember 2014. Rumah-rumah luluh lantak, puluhan hektare sawah dan ladang hilang tak berbekas.

"Ini tragedi mendalam bagi kami yang ditinggalkan. Desa dan keluarga kami hilang dalam sekejap, semuanya tertimbun tanpa tahu dosanya apa," ujar Kepala Desa Sampang Purwanto.

Muncul ribuan lele

Menurut beberapa saksi mata, bencana longsor maut itu sebenarnya sudah menunjukkan sejumlah tanda. Namun warga banyak yang tidak menghiraukan.

Satu tanda paling nyata adalah terjadinya longsor awal, sehari sebelum longsor besar Jumat. Namun karena hanya menimbun ruas jalan dan tidak menyasar ke pemukiman, tidak ada yang mengungsi. Bahkan mereka malah menonton pembersihan material longsor oleh petugas TNI dan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Pemda Jateng.

Tanda berikutnya adalah munculnya ribuan lele di aliran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat petaka itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di aliran sungai yang mengairi sawah warga.

"Itu ikannya melimpah-limpah. Tidak cukup satu ember. Padahal biasanya kalau mancing, susah bukan main. Namun entah kenapa, pada siang sampai sore, banyak sekali ikan lele di aliran sungai," tutur Kepala Desa Kalibening, Khodim, yang mengaku mendapatkan informasi tersebut dari warga Dusun Jemblung yang selamat.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yakni di atas bukit yang kini menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah lama ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele.

"Telaga itu sudah ada sejak dulu. Dinamakan Telaga Lele, karena dulunya memang banyak lele. Warga memperkirakan munculnya ratusan lele ini karena ikut aliran air dari telaga yang turun ke bawah dusun," kata Khodim.

Penampungan air


Fenomena munculnya lele tersebut, memang tak banyak warga yang mengetahuinya. Sebab, pada siang menjelang sore, warga kebanyakan menonton pembersihan jalur yang tertimbun longsor di ujung desa.

Karena itu hanya segelintir warga yang tahu. Itu pun karena kebetulan mereka tengah memancing dan menjaring di aliran sungai Dusun Jemblung. "Bayangkan saja kata mereka yang dapat lele itu, dari mulai pukul 12.00-17.00, lelenya tak habis-habis. Tapi ini baru kepikiran usai bencana, kenapa muncul lele secara tiba-tiba dalam jumlah banyak di desa itu," kata Khodim.

Sebab itu, muncul sejumlah spekulasi. Salah satunya yang paling masuk akal, kata Khodim, adanya lorong air yang menjadi penghubung antara Dusun Jemblung dengan Telaga Lele yang berada di atas bukit yang kini sebagian materialnya sudah menutupi desa.

Hal itu cukup beralasan. Berdasar hikayat nama, Jemblung didefinisikan sebagai tempat penampungan air atau wadah air besar yang terbuat dari tanah liat. Karena itu, wajar adanya lembahan yang kini menjadi pemukiman warga tersebut, banyak ditemukan aliran air di lereng bukit yang kemudian tumpah ke bawah dusun.

"Bisa jadi dari aliran air yang banyak itu, keluarlah lele-lele yang ada di atas bukit. Atau bisa jadi juga, air-air ini yang membuat tanah dusun jadi gampang rapuh. Jadi ketika hujan datang, longsor pasti mengancam," kata Khodim.

Kini, terlepas dari itu semua. Bencana maut Dusun Jemblung, harus menjadi pelajaran semua pihak. Bahwa sesungguhnya bencana bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Baik Khodim maupun Purwanto berharap, ada langkah serius dari pemerintah setempat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya bencana serupa.

"Kami prinsipnya siap apapun keputusan yang hendak diambil pemerintah tentang keberadaan dusun kami. Kami cuma ingin hidup tenang dan tetap bisa memenuhi kebutuhan harian kami dari ladang yang ada di dusun kami," kata Purwanto.

--
--

Belajar berdoa


Jumat, 19 Desember 2014

Ketan Cande Mande




4. Ketan Cande Mande
Deani Sekar Hapsari - detikFood

Prev5 dari 5 Next
Foto: Detikfood
Jika mampir ke daerah Radio Dalam, bisa mampir ke Ketan Cande Mande. Di tempat makan sederhana ini Anda bisa lesehan sambil menikmati menu ketan nikmat. Ketan abon sapi, ketan durian keju, ketan pisang keju, dan ketan gula susu bisa ditemukan disini.  

Jl. Radio Dalam Pondok Indah
Jakarta Selatan

Selengkapnya disini :

http://m.detik.com/food/read/2014/12/19/172304/2782882/297/wah-legit-mantap-ketan-durian-gurih-untuk-camilan-malam

--

Kamis, 18 Desember 2014

saya sugih...


From: 'suhardono' via FORUM.ALUMNI 


Akhirnya, PAD Jakarta Lebihi Target, Tapi...

Jumat, 19 Desember 2014, 10:13 WIB
Republika/Wihdan Hidayat
Restoran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Tahun 2014 sudah melebihi target yang ditentukan. Tahun ini Pemprov DKI Jakarta sudah mengantongi sekitar Rp 39 triliun dari yang ditargetnya sebesar Rp 32, 5 triliun.

‎"Realisasi PAD sekarang tahun 2014 total semuanya Rp 39 ‎trliun," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono, di Balai Kota, Kamis (18/12).

‎Meski demikian kata Heru, pendapatan dari pajak reklame dan restoran masih kurang. Kata Heru, target pajak untuk restoran dipatok Rp 2 triliun baru tercapai Rp 1,6 triliun.

"‎Itu tugasnya kepala dinas pajak, tapi mudah teman-teman dinas pajak bisa kerja baik dan maksimum untuk sampai target," katanya 

Sementara untuk pajak reklame, Heru mengakui masih jauh dari target yang sudah ditentukan sebesar Rp 2,4 miliar baru tercapai Rp 700 juta.

‎Saat dihubungi, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi mengakui target pajak dari restoran dan reklame belum mencapai target. Alasannya kata dia, banyak pemilik restoran yang belum memenuhi kewajiban pajaknya. 

"Memang mereka bayarnya kecil, sesuai omzet kan mereka sistemnya setiap assessment," katanya.‎ Namun ia memastikan akhir tahun target pajak restoran yang baru tercapai Rp 1,6 triliun akan meningkat menjadi Rp 1,8 triliun dari total target Rp 2 triliun.

--

Senin, 15 Desember 2014

"Jangan sendiri-sendiri. Harus berpikir makro. "


From: 'suhardono'

Genjot Proyek Infrastruktur, Jokowi: Bagian Duit Urusan Saya

Ramdhan Muhaimin - detikfinance
Senin, 15/12/2014 22:21 WIB
Tarakan -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah agar tidak ditunda-tunda. Namun banyak kepala daerah yang mengeluhkan keterbatasan anggaran yang membuat pembangunan tertunda. 

Jokowi dalam sambutan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) regional Kalimantan (RPJMN 2014-2019) di Kantor Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/12/2014), 

Ia menegaskan agar para kepala daerah se-Kalimantan tidak khawatir soal anggaran pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Jokowi mendorong agar kepala daerah terus menggagas program-program besar berskala nasional kemudian diajukan ke pemerintah.

"Bagian duit bagian saya. Itu urusan presiden. Jalan saja. Yang bisa APBD, ya APBD. Yang APBN, ya APBN. Nanti yang prioritas kita putuskan. Saya pilih-pilih yang berdampak ke masyarakat yang mana. Nanti kita pilih yang mana kira masuk ke 2015 yang bisa dampak ke masyarakat dan nasional," tegasnya.

Jokowi menambahkkan, dalam merencanakan pembanguan kota, wali kota dan bupati harus berpikir pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan provinsi. Selain itu, gubernur untuk berpikir program yang terkoneksi dengan program nasional.

"Jangan sendiri-sendiri. Harus berpikir makro. Kalau semua pikir kayak gitu, ekonomi akan cepat," tukas Jokowi.

--

"... adanya kebijakan publik yang baik dan benar. Hanya itu kuncinya. Tidak ada yang lain.."




Jokowi: Singapura Punya Apa? Tapi Ekonominya Melesat

Ramdhan Muhaimin - detikfinance
Senin, 15/12/2014 21:02 WIB
Tarakan -Sebagai negara besar, pembangunan Indonesia masih tertinggal oleh negara-negara lain termasuk Singapura. Padahal kekayaan alam Indonesia sangat melimpah. 

Bagaimana kuncinya agar Indonesia bisa melesat sejajar dengan negara maju namun tidak punya sumber daya alam (SDA)?

"Kenapa negara lain bisa maju?" tanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi sambutan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) regional Kalimantan (RPJMN 2014-2019) di Kantor Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/12/2014).

Hadir juga Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Jokowi mengingatkan para gubernur dan bupati se-Kalimantan yang hadir dalam pembukaan musrenbang tersebut untuk tidak terlalu membanggakan sumber daya alam di wilayahnya. Sebab menurutnya, wilayah yang kaya dengan sumber daya alam belum tentu rakyatnya makmur dan sejahtera.

Suami Iriana ini lalu mencontohkan Singapura, Korea Selatan, dan Jepang. Menurut Jokowi, ketiga negara tersebut tidak memiliki sumber daya alam sekaya Indonesia.

"Singapura. Punya apa? Tapi begitu melesat, cepat sekali. Korea punya apa, tapi cepat melesat. Jepang punya apa, melesat. Start-nya sama dengan kita dan kita dikaruniai dengan sumber daya alam melimpah. Jadi hati-hati. Jangan terlalu banggakan sumber daya alam,"cetusnya.

Namun Jokowi buru-buru meenggarisbawahi. Menurutnya, boleh saja membanggakaan kekayaan alam asalkan dengan satu syarat.

"Satu catatan paling penting, adanya kebijakan publik yang baik dan benar. Hanya itu kuncinya. Tidak ada yang lain. Jadi hati-hati pengambil kebijakan publik, siapa, bapak ibu semua di ruangan ini. Hati-hati. Kuncinya hanya ada di situ," tegas Jokowi.

--