Sabtu, 30 November 2013

Lengger rodo close up.

> Yen isih penasaran mengko tak upload sing Lengger Zooom wis.
>
>

POLISI BERHIJAB

POLISI BERHIJAB


Dari: "Titik Haryati"

> TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Polwan yang bertugas di Polres Tasikmalaya Kota mengaku tak akan menyia-nyiakan kesempatan menggunakan hijab sebagai seragam dinas sehari-hari. Mereka siap mengenakan seragam polisi hijab.
>
> Sambil menunggu bentuk seragam resmi, mereka kini tengah memesan seragam berhijab sementara.
>
> "Kami menyambut baik seragam hijab khusus untuk Polwan. Untuk sementara kami memesan seragam hijab tapi masih berupa paduan seragam lama dengan kerudung khusus yang tengah kami pesan," kata Kasubagmin Bagsumda Polres Tasikmalaya Kota, AKP Aniek Sulistiyani di Mapolresta, Jumat (29/11/2013).
>
> Aniek mengatakan anggota polwan di lingkungan Polresta Tasikmalaya berjumlah 20 orang. Menurut Aniek, Polwan di Polres Tasikmalaya semua muslimah, sehingga mereka menyambut baik diperbolehkannya menggunakan seragam berhijab.
>
> "Walau saya belum mengetahui apakah nanti semua polwan akan menggunakan seragam hijab. Yang jelas mereka semuanya muslimah dan mungkin banyak yang akan memakainya. Saya sendiri menyambut baik penggunakan seragam yang islami ini," kata Aniek.
>
> Kapolresta Tasikmalaya AKBP Noffan Widyayoko, melalui Kabagops Kompol Indra Budi, mengatakan pihaknya mempersilakan anggota polwan yang ingin mengenakan seragam hijab untuk dinas sehari-hari. Termasuk polwan yang bertugas sebagai anggota Satlantas.
>
> "Kami masih menunggu bentuk resmi seragam hijab untuk polwan tersebut," kata Indra.
>
> Disinggung tentang Kota Tasikmalaya yang memiliki julukan sebagai Kota Santri, menurut Indra, pihaknya tidak akan memberikan instruksi kepada para polwan untuk menggunakan seragam hijab.
>
> "Itu diserahkan ke masing-masing anggota polwan. Kami tidak bisa memerintahkan karena hal itu terkait dengan hak azasi seseorang," katanya.
>
> Kasubag Humas Polresta Tasikmalaya, AKP Iwan, mengatakan di lingkungan Polresta ada sejumlah anggota polwan berpangkat perwira. Selain AKP Aniek juga ada Kasubag Sarpras AKP Rusmiati Wahyu, yang tak lain istri Kapolres Tasikmalaya AKBP Widjonarko, serta Kasat Bimas AKP Sri Sulistiyaningsih. "Ibu Rusmiati bahkan sehari-harinya di luar tugas suka mengenakan hijab," ujarnya. (stf)
>

Sego ireng

>
> Mondo2 wonk dicampur beras putih biasa ....:))
>

Ijab

Sedih

Kapolri Diminta Tidak Plin Plan Soal Jilbab Polwan


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Kapolri Diminta Tidak Plin Plan Soal Jilbab Polwan
>
> 30 November 2013 16:27 WIB
>
> Anggota Polisi Wanita saat mengikuti peragaan pakaian dinas untuk Polwan berjilbab di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat (25/11). ( Republika/Yasin Habibi)
> REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Keluarnya sebuah telegram rahasia mengatasnamakan Kapolri Jendral Polisi Sutarman, terkait kembali ditundanya Polwan boleh menggunakan jilbab, menjadi perdebatan di masyarakat.
>
> Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Almuzzammil Yusuf mempertanyakan kebenaran adanya Telegram Rahasia (TR) yang melarang Polisi Wanita (Polwan) untuk mengenakan jilbab sebelum ada Surat Keputusan (SK) tetap dari Kapolri.
>
> Jika benar, telegram rahasia itu bertentangan dengan pernyataan Kapolri sebelumnya. ''Bila itu benar, kami tentu saja kecewa dengan Kapolri. Kami minta agar Kapolri tidak plin-plan dan segera mengklarifikasi kebenaran kabar tersebut.'' jelasnya kepada Republika, (30/11).
>
> Menurut Politisi PKS ini, setelah Kapolri membolehkan Polwan berjilbab banyak masyarakat yang mengapresiasi keberanian Kapolri ini.
>
> Apresiasi bagi Kapolri Sutarman ini dikarenakan, ia membolehkan Polwan jilbab meskipun SK belum dikeluarkan. Tapi dengan adanya telegram rahasia ini, maka langkah yang diambil Kapolri telah melukai umat Islam.
>
> ''Kami berharap kabar itu tidak benar. Untuk itu sebaiknya Kapolri segera menerbitkan SK yang membolehkan Polwan berjilbab.'' ujarnya.
>
> Lebih lanjut Muzzammil mengungkapkan, sesuai kesepakatan dengan Komisi III DPR RI, Kapolri secara tegas mengatakan dibolehkannya Polwan jilbab.
>
> Hal itu karena jilbab merupakan hak asasi beragama yang dijamin Undang-Undang kepada para Polwan. Adapun mengenai biaya seragam jilbab untuk sementara diserahkan kepada masing-masing Polwan sampai adanya anggaran dari APBN.
>
> Karenanya, ia berharap tidak ada pihak yang dengan sengaja mereduksi niat baik Kapolri untuk menjunjung tinggi hukum dan HAM di tubuh Polri.
>
> Muzzammil juga berharap masyarakat turut mendukung dan mengawal kebijakan Kapolri yang membolehkan Polwan berjibab.
>
> Ia mengajak elemen umat Islam untuk meminta Kapolri memberi penjelasan telegram rahasia ini. ''Mari kita tunjukkan solidaritas dukungan kita kepada Kapolri agar beliau konsisten dengan kebijakannya.'' imbuhnya.
>
> Sementara itu, Pimpinan Aktivis Muda Muhammadiyah Mustofa B. Nahrawardaya menyangsikan telegram itu keluar langsung dari Kapolri. Sebab, komitmen awal Sutarman ketika menjadi Kapolri tulus membolehkan Polwan menggunakan jilbab.
>
> Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah ini menilai ada upaya dan desakan dari pihak yang tidak senang dengan Islam. "Saya berharap Kapolri tidak mudah dikendalikan oleh kelompok intoleran yang bertujuan memecahbelah Umat."
>
> Sebab, jelas dia, dalam telegram rahasia itu tertulis, 'Keputusan untuk menggunakan jilbab dintunda sambil menunggu SK.
>
> Semestinya, kata dia, tidak perlu perintah menanggalkan jilbab bagi Polwan apabila memang ada keinginan dibuat seragam khusus di waktu mendatang. "Ini bisa memecah belah umat."
>
> Jilbab yang dikenakan para Polwan sebagai sambutan positif atas anjuran Kapolri Berjilbab Tanpa menunggu Aturan belum lama ini jelas sebuah respon positif dari segenap aparat Polwan di kepolisian.
>
> Tetapi perintah pencopotan Jilbab saat ini jelas sebuah langkah blunder paling memalukan dan paling melukai bagi Umat yang dilakukan Polri.
>
> Kepada Umat Islam di seluruh Indonesia, pihaknya meminta merapatkan barisan. Tidak boleh sedikitpun ada celah diantara barisan. Kuatkan tali, eratkan pegangan. Polri adalah pengayom dan pelindung serta pelayan Umat.
>
> Jika Polri tidak lagi berkenan menjadi pengayom dan pelindung serta pelayan Umat, kepada siapa Umat Islam akan mengadu? Kepada Ormas Islam khususnya NU dan Muhammadiyah, ini saatnya bersatu membendung gerombolan intoleran yang mencoba membodohi Polri.
>
>
>
> Red: Damanhuri Zuhri
> Rep: amri amrullah
>
> --

Jumat, 29 November 2013

Kamis, 28 November 2013

Udan2 ngemil mie!

Kancane Ngupi ...

sungai bagus dan bersih

KW Super


Dari: <anishariri@gmail.com>

>
> Lagi laris nang Batam Samsung S4 KW Super.
> Regane 1,4 jt jare sing dodol kabeh podho persis karo sing ori kecuali baterene karo prosesore dual core dudu quad core.
> Aku tuku siji, timbangane hp cino wis oleh samsung S4 hehehe...
>

Rabu, 27 November 2013

Selasa, 26 November 2013

guru sekarang bukanlah ‘Oemar Bakrie’ yang ‘makan ati’


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Selamat Hari Guru Yang Tak Lagi Tanpa Tanda Jasa
>
> Sumber: Guru (www.fatkhuladiatmaja.wordpress.com)
>
> Guru dalam filosofi Jawa berarti 'digugu lan ditiru'. Seorang guru merupakan sosok yang harus 'digugu' artinya dipatuhi atau didengar dan 'ditiru' yang berarti patut dicontoh atau diteladani. Profesi seorang guru, terutama di masyarakat desa masuk profesi yang dihormati. Guru menduduki strata sosial yang tinggi bahkan ketika telah pensiun. Ia dianggap sebagai sosok yang serba tahu dan menjadi tempat bertanya warga. Guru juga dinilai sebagai sosok yang berakhlak mulia, bahkan kerap disejajarkan dengan ustad.
>
> Selain berbagai atribut diatas, guru juga dinilai berperan maha penting dalam mencerdaskan putra-putri bangsa ini. Tanpa guru, tak akan ada kemajuan bangsa ini. Kalian yang saat ini sukses pun tak akan jadi apa-apa tanpa bantuan guru, kira-kira seperti itu. Maka, guru pun dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Gelar yang spesial, gelar yang hebat, gelar bukan sembarang gelar yang bisa diraih oleh profesi lainnya.Namun, apakah semua guru layak dan pantas menyandang gelar mulia itu? Saya bukanlah pemerhati pendidikan, tetapi mari kita lihat saja secara kasat mata lingkungan sekitar kita dan pemberitaan tentang dunia pendidikan yang berseliweran saat ini.Dari sisi kualitas, selalu saja dunia pendidikan diwarnai dengan carut marut. Ujian Nasional yang seolah menjadi polemik tanpa ujung yang muncul setiap tahun. Kurikulum pendidikan juga berubah terus. Murid pun tampaknya lebih mempercayai lembaga bimbingan belajar daripada di sekolah. Akibatnya, meski disekolah gratis, biaya pendidikan tetap membengkak untuk bayar les. Waktu murid untuk bisa mengapresiasikan diri usai jam belajar berkurang karena tersita untuk les mata pelajaran yang seharusnya sudah ia dapatkan di sekolah. Guru pun sering kali ogah-ogahan menularkan seluruh ilmunya di bangku sekolah karena harus disimpan untuk diberikanya di tempat les. Hal itu menyebabkan kualitas pendidikan negeri ini banyak diragukan. Kemudian, perilaku para guru juga banyak menjadi sorotan, celakanya lebih banyak negatifnya daripada positif. Sering sekali kita disuguhi dengan berita adanya guru cabul dan tidak senonoh, guru selingkuh, guru melakukan kekerasan kepada muridnya, guru korupsi dan perilaku lainya yang sama sekali tidak patut dicontoh. Perilaku anak didiknya pun tak kalah banyak negatifnya. Baru-baru ini kita dikejutkan dengan pembuatan video porno anak yang baru duduk di bangku SMP. Itu bukanlah kasus yang pertama. Kakaknya yang berseragam putih abu-abu lebih banyak lagi. Kasus asusila pelajar seperti tak pernah habis menghiasi media massa dan semakin hari semakin memprihatinkan saja. Belum lagi, tawuran, anarki pelajar, bullying dan lainya.  Hal itu, jelas cerminan sengkarut dunia pendidikan dan guru sebagai salah satu yang harus ikut bertanggung jawab.Saya tidak menafikan banyak prestasi yang diraih para pelajar dan pendidiknya. Namun sepertinya catatan negatifnya yang lebih banyak kita dengar.Padahal, guru sekarang bukanlah 'Oemar Bakrie' yang 'makan ati' karena gajinya selalu dikebiri. Kesejahteraan guru saat ini tak lagi memperihatinkan. Gaji guru sudah naik cukup drastis. Guru PNS, bahkan yang masih hononer juga mendapatkan  kesempatan sertifikasi. Guru pun mendapatkan uang makan dan honor kelebihan jam mengajar, membuat soal, menjadi pembina ekstra kurikuler dan kegiatan lainya juga mendapatkan honor. Anggaran pendidikan yang naik drastis tentu saja juga berimbas kepada kesejahteraan mereka. Berbagai sarana penunjang dan kebutuhan para guru dicukupi. Tak heran kesejahteraan guru sekarang meningkat. Saat ini, tempat parkir di SMA bahkan SD kini harus lega untuk menampung mobil para guru. Tak ada lagi guru berkendara sepeda kumbang untuk berangkat mengajar. Di daerah saya, salah satu pelaku inden mobil terbesar kata seorang kenalan sales marketing mobil adalah Guru. Dalam daftar antrean naik haji pun, guru menempati peringkat diatas.Dengan naiknya kesejahteraan, guru kini juga menjadi profesi dambaan. Jurusan keguruan yang dulu tak diminati kini banjir pendaftar. Adalah suatu hal yang mengejutkan, pada saat pembukaan PNS formasi guru bahasa jawa yang cuma dibutuhkan dibutuhkan puluhan pendaftarnya hingga ratusan. Itu baru guru bahasa jawa yang dulu tampaknya merupakan 'keahlian' sepi peminat yang tak banyak orang mau menjadi sarjana pendidikan bahasa jawa, belum guru lainnya.Jadi, persoalan 'jasa' bagi guru sepertinya tidak lagi menjadi persoalan utama. Mungkin memang belum merata, masih banyak guru honorer dengan gaji minim juga. Akan tetapi menurut saya,  PR terbesar sekarang adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimana mencetak anak didik yang tidak hanya cerdas tetapi juga bermoral. Bagaimana kita mencetak generasi yang bebas korupsi dan bagaimana mengenjar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain sehingga anggaran pendidikan yang lebih dari 250 triliun itu tidak seperti terbuang percuma.Lalu, bukankah frasa 'Tanpa Tanda Jasa' juga sudah dihapuskan dari lirik lagu hymne guru. Kalimat terakhir pada lagu itu telah diganti per November 2007 melalui Surat  Dirjen PMPTK Depdiknas dan ketua pengurus besar PGRI yang diedarkan dengan surat bernomor : 447/Um/PB/XIX/2007 tanggal 27 November 2007Hymne Guru Ciptaan : Sartono
>
> (Lama)Terpujilah wahai engkau ibu bapak guruNamamu akan selalu hidup dalam sanubarikuSemua baktimu akan kuukir di dalam hatikuSebagai prasasti terima kasihkuTuk pengabdianmuEngkau sebagai pelita dalam kegelapanEngkau laksana embun penyejuk dalam kehausanEngkau patriot pahlawan bangsaTanpa tanda jasa(Baru)
>
> Terpujilah wahai engkau ibu bapak guruNamamu akan selalu hidup dalam sanubarikuSemua baktimu akan kuukir di dalam hatikuSebagai prasasti terima kasihkuTuk pengabdianmuEngkau sabagai pelita dalam kegelapanEngkau laksana embun penyejuk dalam kehausanEngkau patriot pahlawan bangsaPembangun insan cendikiaJadi, Guru. Kau tetaplah pahlawan bangsa. Lanjutkan melaksanakan tugas muliamu, membangun insan cendekia. Selamat Hari Guru...
>
> Dibaca : 12 kali
> Penulis : Igoendonesia
>
> http://m.kompasiana.com/post/read/613950/2
>
> --

Jargon

Minggu, 24 November 2013

Jumat, 22 November 2013

Turu

Wedhus ngaksi


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Kamis, 21/11/2013 17:26 WIB
>
> Unik! Menara Pandang Khusus Untuk Kambing di Afrika Selatan
>
> Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
>
> Menara khusus kambing di Paarl, Afrika Selatan (Atlas Obscura)
> Paarl - Siapa bilang menara dibuat khusus untuk kepentingan manusia? Di Paarl, Afrika Selatan, sebuah pabrik anggur dan keju punya menara yang dibuat khusus untuk kambing. Menara itu dibuat dari semen dan bata, bentuknya seperti kastil.
>
> Kambing memang suka memanjat. Inilah alasan Charles Back, pemilik Fairview Wine and Cheese membuat menara khusus kambing. Menara dari bata dan semen itu dibangunnya pada 1981, dan kini jadi daya tarik wisatawan.
>
> Mengutip Atlas Obscura, Kamis (21/11/2013), Charles Back memiliki setidaknya 250 kambing di pabrik anggur dan keju miliknya. Oleh karena itulah ia membuat menara khusus panjat kambing.
>
> Menara itu menjulang setinggi 2 lantai, lengkap dengan tangga kayu yang mengitari bagian luarnya. Ada dua jendela yang bisa dimasuki kambing untuk bersantai menikmati pemandangan.
>
> Saking terkenalnya, menara ini menjadi ikon dari Fairview Wine and Cheese. Bahkan anggur buatan Fairview yakni 'Goats do Roam' terkenal di wilayah penghasil anggur di Prancis yakni Cotes du Rhone.
>
> Ini adalah salah satu menara di dunia yang dibuat khusus kambing. Selain di Afrika Selatan, ada pula Tower of Baaa di Illinois, AS. Beberapa menara khusus kambing lainnya berlokasi di Norwegia dan Tennessee, AS.
>

Lombok

Kamis, 21 November 2013

Dhuha time

Hikmah Keyakinan diri

"Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu." : Jagalah dirimu agar tdk
melakukan yg dilarang Allah. Jagalah waktumu agar selalu berada dalam
pengabdian di jalan Nya. Jadilah pengajak kpd Ajaran Allah,menuju kebenaran
hakiki.
: Pasti Allah menjagamu dari
kecelakaan,penyakit,kesusahan,kesulitan,kegagalan, dan wasiat mulia
Rasullah yg wajib kita yakini dan amalkan. Smg Allah SWT meridhoi setiap
langkah kita, aamiin...99x
--
Sent from my Android device with K-9 Mail. Please excuse my brevity.

Balapan

Duren

Kakean pikiran

Ha3

Menu enak enak

Suasana

Temenan

Senam

Selasa, 19 November 2013

Dul

Meski pecundang=kalahan, tetep semangat!


Dari: <djuliadi55@gmail.com>

>
> Selasa, 19/11/2013 22:34 WIB
>
> 'Indonesia Kesulitan Keluar dari Tekanan Irak'
>
> Amalia Dwi Septi - detiksport
>
> ANTARA/Ismar Patrizki
>
> Jakarta - Tim nasional Indonesia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2015 setelah menelan kekalahan 0-2 dari Irak. Gelandang Muhammad Taufiq mengakui sulitnya keluar dari tekanan sepanjang laga.
>
> Pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2013), kedua gol yang menyebabkan Indonesia kalah tercipta di babak pertama. Kedua gol itu masing-masing dihasilkan oleh Hamden Ahmed Abdullah dan Mohanad Karrar Jasim.
>
> "Kami tadi sudah berusaha keluar dari tekanan Irak, tapi kami kesulitan. Kami berusaha menyerang, tapi kami juga mengalami miskomunikasi di antar pemain," ujar Taufiq usai pertandingan.
>
> Dengan kekalahan tersebut, kans Indonesia melaju ke Piala Asia melalui peringkat tiga terbaik telah tertutup. Kini Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi, yakni melawan Arab Saudi pada Maret 2014.
>
> Meski sudah tak berpengaruh, Taufiq berharap siapapun pemain yang akan dimainkan di laga melawan Arab Saudi harus tetap menunjukan semangat.
>
> "Ya harus tetap semangat. Siapapun pemain nanti yang main harus bisa bermain dengan semangat merah putih," kata pemain Persebaya 1927 itu.
>
> Laga melawan Irak malam ini menjadi pertandingan terakhir pelatih Jacksen F Tiago bersama timnas. Ketika ditanya apakah kabar tersebut mempengaruhi penampilan timnas malam ini, Taufiq menampiknya.
>
> "Kami tetap mencoba bermain profesional saja," ucap dia.
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --
> --

Enak nih

Senin, 18 November 2013

Sarimin Beraksi di Tokyo


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Di Jepang, Sarimin Beraksi di Bawah Menara Tokyo
> Nala Edwin - detikNews
>
> Tokyo, - Atraksi topeng monyet ternyata tak hanya ada di Jakarta. Di bawah menara Tokyo, Sarimin begitu julukannya, terlihat menghibur penonton. Monyet berwajah merah ini dengan lincah melompat di pelataran landmark Tokyo tersebut.
>
> Aksi sarimin versi Jepang ini sedikit berbeda dengan aksi topeng monyet Jakarta. Tak ada perintah sarimin pergi ke pasar di Jepang. Monyet yang ada diminta main enggrang mini yang sudah disiapkan pawangnya.
>
> Sarimin dengan mudah berlari menggunakan engrang ini. Sang pawang yang seorang wanita kemudiang memasang rintangan dari kayu kecil kemudian Sarimin diminta melompati rintangan kayu ini.
>
> Menggunakan pengeras suara dan memakai pakaian warna pink, perempuan yang jadi pawang ini kemudian memerintahkan Sarimin untuk beraksi, Minggu (17/11/2013).
>
> Satu kali sarimin mencium pipi pawang wanita ini. Penonton bagian depan yang sebagian besar anak anak kecil langsung tertawa melihat aksi tersebut.
>
> Hal yang cukup berbeda jauh antara Sarimin Jakarta dengan Sarimin adalah ukuran monyet untuk aksi topeng monyet itu. Kalau di Jakarta monyet yang digunakan terlihat kurus kering, Sarimin di Jepang terlihat gemuk dan terawat.
>
> Monyet yang digunakan dalam aksi tersebut dipakaikan kimono berwarna kuning. Sesekali terdengar tepuk tangan dari penonton begitu monyet tersebut selesai melakukan aksinya.
>
> Begitu pertunjukan selesai pawang wanita tersebut menggunakan nampan untuk menaruh uang yang dikumpulkan dari penonton.
>
> Aksi Sarimin ini disaksikan wartawan Indonesia di sela peliputan kompetisi 14th Safety Japan Instructors' Competition 2013. PT Astra Honda Motor (AHM) mengirimkan tiga wakilnya dalam kompetisi keselamatan berkendara ini.
>

Sampai Jual Sepatu


Dari: "A.Syauqi Yahya"

>
> Senin, 18/11/2013 08:53 WIB
>
> Kisah Jenderal Hoegeng yang Sampai Jual Sepatu
> Ferdinan - detikNews
>
> Jakarta - Jenderal Hoegeng benar-benar teladan. Bayangkan, kala tak punya uang, dia tak meminta ke pengusaha atau korupsi. Tapi dia malah menjual sepatu miliknya.
>
> Seperti dituturkan sekretarisnya, Sudharto atau Dharto saat Hoegeng masih menjabat sebagai menteri/sekretaris presidium dalam buku Suhartono 'Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan' terbitan PT Kompas Media Nusantara yang dikutip detikcom, Senin (18/11/2013), Hoegeng untuk memenuhi suatu kebutuhan menjual sepatu miliknya.
>
> Saat itu, sang sopir Aco diminta tolong Hoegeng menjual sepatu bekas miliknya ke pasar loak di Pasar Rumput, Manggarai. Tapi apa daya, Aco tak menemukan penjual sepatu yang mau menerimanya. Sepatu itu ukurannya terlalu besar dan bukan merek terkenal.
>
> Hingga akhirnya, Aco yang kebingungan ditanya Dharto dan bertutur soal sepatu itu. Dharto kemudian mencoba membantu Aco menjual sepatu itu. Dharto mengontak sekretaris Menteri Negara Komisaris Besar Boegie Soepeno, yakni AKBP Totok Soesilo.
>
> Kepada Totok, Dharto menceritakan soal sepatu bekas itu. Totok yang memiliki usaha sampingan pengolahan karet kemudian membantu dengan membeli sepatu Hoegeng itu. Totok memang mewanti-wanti Dharto, bila ada kesulitan agar mengontak dia.
>
> Totok juga berpesan agar tak memberitahu Hoegeng, karena Hoegeng dikenal sebagai orang yang tak mau menerima bantuan orang lain. Akhirnya sepatu itu dijual dengan harga layak, sang sopir pun memberikan uang penjualan kepada Hoegeng tanpa tahu kepada siapa dijual.
>
> --

Udan