Jumat, 31 Agustus 2012

Soup buntut depan radar bandara

From: Kombes

Abis touring ke karang intan dan tahura sultan adam, pulangnya mampir
di soup buntut depan radar bandara.....terbukti, bikin
keringatan...siiiip......
Buat sony, td aku ke bbi karang intan....ada ikan belida....jg diskusi
dg pak wahyudi, pengusaha bt bara yg jg hobi membibitkan
ikan.....informasi harga ikan nila di peternak bjm saat ini 18 ribu
per kilo.... 6 ribu lbh mahal dr di jawa....gurame sampe 30 ribu...

Njempalik

Seko jalan tembus ambarawa sing anyar,rawapeninge ora ketok

Sate brutu

Ciuman

CIUMAN
Saat ini jaman serba susah. Harga BBM naik,
akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan.
Salah satu yang terkena PHK adalah Paijo.
Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk
istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa
mengirim surat.
Isinya demikian:
Istriku Tercinta, Maafkan kanda sayang, bulan ini
Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan
keluarga di rumah.
Kanda hanya bisa mengirimmu 1000 ciuman.
Paling cinta,
Kanda Paijo
Seminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan
dari istri tercintanya:
Kanda Paijo tersayang, Terima kasih atas kiriman
1000 ciumanmu.
Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan
laporan pengeluaran keluarga: Tukang minyak
bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli
5 liter minyak tanah.
Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per
tanggal 10 setiap bulannya.
Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan
3x ciuman setiap harinya.
Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau
dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan
yang lain... Ya terpaksa Dinda berikan saja.
Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala
sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan
nunggak uang sekolah...
Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200
ciuman dengan uang tunai, karena yang punya
pegadaian sudah bersedia menukarkan 200
ciuman + bayaran lainnya dengan uang 650ribu,
lumayan buat ongkos sebulan.
Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50
ciuman.
Kanda tersayang.. bulan ini Dinda merasa jadi
orang yang paling kaya di kampung, karena
sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke
banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar
kapan pun Dinda butuhkan.
Kanda, dari kanda masih tersisa 125 ciuman,
apakah kanda punya ide? Atau saya tabung saja ya?
Paling sayang, dari Dinda seorang.
Gedubrak!! Paijo pun pingsan

adi wisaksono

Sopo Weruh Ing Panuju ........

Pribahasa Jawa yg indah utk membangun kedamaian hidup.

1. URIP IKU URUP
[Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
[Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak]

3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
[Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar]

4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA
[Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal2 yg bersifat materi]

5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
[Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]

6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
[Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dgn sesuatu, Jangan kolokan atau manja]

7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
[Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi]

8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
[Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]

9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
[Jangan tergiur oleh hal2 yg tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]

10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
[Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti].

11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING , MARGINING KAUTAMAN.
[Persoalan persoalan dlm kehidupan bukan penghambat , jalannya kesempurnaan].

12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
[Dalam kehidupan siapa yg punya Cita2 luhur, jalannya seakan tertuntun].

--

Petenging Wengi




PETENGING WENGI

sumribit angin ngelus langit sore

manuk sriti bali ing pucuking cemara

nganti tekaning wengi sing nyenyet

gawang-gawang katon pasuryanmu

gawe tambah kekesing angin sore

tumlawung rasa kang ngulandara

wengi bakal tumeka maneh

bareng karo wewayanganmu

kang bakal ngebaki impen petenging wengi

lumaku turut petenging lurung

bakal gawang-gawang campur mega-mega

apa kudu tak buwang bareng karo lumingsiring wengi ?

Kamis, 30 Agustus 2012

Rejeki jumat pagi... ?

Selingan ngabuburit...




Fw: JUST FOR LAUGH



1. COOL MESSAGE BY A WIFE: Dear Mother-in-law, Dont teach me how to handle my children. I am living with one of yours and he needs a lot of improvement!?

 
2. THROWING KNIVES: A wife was throwing knives at her husband's picture. All were missing the target! Suddenly she received a call from him? Hi," he asked. "What are you doing??" Her honest reply? Missing you! 


3. I WILL THINK ABOUT IT: When a married man says, i ll think about it - what he really means is that he doesnt know his wife's opinion yet. 

 
4. TALKING IN SLEEP: A lady says to her doctor: "My husband has a habit of talking in his sleep!
What should I give him to cure it?" The doctor replies: "Give him an opportunity to speak when he's awake!"
 

5. HEAD OF THE FAMILY: It is said that the husband is the head of the family, but remember that the wife is the neck of the family. The neck can turn the head exactly the way it wants.
 

Pass this on to someone who might enjoy a laugh too

MENGELAK SETAN, MERAIH KEBAHAGIAAN (1) oleh Haidar Bagir


From: hernowo hasim <DikBud@yahoogroups.com>


MENGELAK SETAN, MERAIH KEBAHAGIAAN (1)
Oleh Haidar Bagir 
 
 
Puasa, dalam bahasa Arab disebut sebagai shaumShaumberarti "menahan" atau "mengendalikan". Yakni menahan atau mengendalikan nafsu, sebagaimana seorang penunggang kuda mengendalikan kudanya.
 
Di sisi lain, puasa berarti belajar untuk meningkatkan kemampuan kita menahan nafsu agar kita bisa memenangkan pertarungan kita melawan setan. Dan bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk belajar mengendalikan nafsu karena:
 
"Di bulan Ramadhan setan-setan dirantai." (Hadis Nabi)
 
Apakah Setan itu?
"Dan, sungguh, Kami telah menciptakan kamu (Adam), kemudian membentukmu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat: 'Bersujudlah kamu kepada Adam,' maka mereka pun bersujud kecuali iblis. Ia (iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud. (Maka Allah) berfirman: 'Apa yang menghalangimu sehingga kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?' 'Aku lebih baik daripada dia. Kau ciptakan aku dari api, sedang dia kau ciptakan dari tanah." (QS Al-A'raf: 11-12)
 
Kata "setan" (dalam bahasa Al-Quran syaithan [jamaknya, shayathiin], konon berasal dari bahasa Ibrani, yang berarti "lawan/musuh". Tapi, barangkali juga berasal dari bahasa Arab, syath-tha yang berarti "tepi", dan syatha yang berarti "hancur dan terbakar", atau syathatha yang berarti "melampaui batas". (Konon kata "devil" di dalam bahasa Inggris terambil dari kata "do" yang berati melakukan, dan "evil" yang berarti kejahatan. Dengan demikian, setan adalah "yang melakukan kejahatan".)  Sebagian berpendapat bahwa kata iblis berasal dari bahasa Yunani  "diabolos" (gabungan kata "dia" yang berarti "ketika", dan "ballein" yang berarti "melontar") yang mengandung arti memasukkan (permusuhan) kepada dua pihak untuk menghasut dan memecah belah (boleh jadi, antara diri [ruhani] kita dan diri [nafsani] kita. Dalam bahasa Arab, kata "iblis" diduga terambil dari akar kata "ablasa" yang berarti putus harapan, karena iblis telah putus harapannya untuk masuk ke surga. Setan (termasuk di dalamnya "iblis", sejenis shaythan) adalah bagian dari kelompok makhluk Allah yang bernama "jinn"  (jin). Pada gilirannya, kelompok jin adalah salah satu dari tiga kelompok makhluk ciptaan Allah, selain malaikat dan manusia. Jika malaikat terbuat dari cahaya, maka jin terbuat dari api. Yakni cahaya yang terikat dengan tanah, mengingat api hanya mungkin bernyala dengan bahan bakar yang berasal dari tanah (baik minyak, batubara, kayu, korek api, dll). Jin, dengan demikian, seolah merupakan makhluk perantara. Dia seperti cahaya, tapi masih terikat dengan tanah. 
Memang benar, manusia terbuat dari tanah—yakni, bagian yang membentuk fisik (wadag) manusia. Dan, kalau hanya dibuat dari tanah, maka setan telah benar ketika menyatakan bahwa dia—yang, meski terikat oleh tanah, berbentuk cahaya—lebih mulia daripada manusia. Tapi, yang dilupakan setan, manusia tak hanya terbuat dari tanah, melainkan dari cahaya. Ruhani manusia terbuat dari cahaya. Sebagai makhluk yang terbuat dari lempung/tanah, posisi manusia berada di bawah malaikat, kemudian juga di bawah setan. Tapi, dengan aspek ruhaninya, dia bukan hanya bisa menempati poisisi lebih tinggi daripada setan, melainkan bahkan lebih tinggi daripada malaikat. Kenapa? Karena malaikat sejak diciptakan tak pernah bisa naik atau turun posisi. Dia diciptakan Allah dalam posisi yang tetap.
 
"Tiada seorang pun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu (tetap)." (QS Ash-Shaaffat:164)
 
Memang malaikat menempati posisi yang tinggi, tapi pada saat yang sama, malaikat tak bisa naik atau turun dari posisinya, karena dia tak punya karsa/pilihan bebas (free will atau ikhtiyar).
 
Hanya manusia dan jin yang memiliki karsa/pilihan bebas. Keduanya bisa naik dan turun posisi, berdasar kebaikan atau keburukannya. Jika mengembangkan potensi ruhaninya, manusia (dan jin) dapat melawan kecenderungan tanahnya, dan terbang setinggi-tingginya berwahanakan bagian cahayanya. Dia bisa berada sedekat-dekatnya dengan Allah, bahkan menjadi manusia yang disebut sebagai manusia rabbani (manusia yang memiliki sifat Ketuhanan). Sebaliknya, jika ia lebih banyak menuruti nafsu badan (tanah)-nya, maka dia memang bisa lebih rendah daripada setan, bahkan lebih rendah daripada binatang, tumbuhan, atau batu sekalipun.
 
"Sesungguhnya kami ciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk. Kemudian (karena ulahnya sendiri) kami perosotkan dia ke tingkat yang serendah-rendahnya." (QS. At-Tin: 4-5)
 
"Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai darinya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Baqarah: 74)
 
Tipuan Setan
" ... aku pasti akan jadikan (keburukan) terasa indah (menyenangkan) bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya." (QS Al-Hijr 39)
 
Memang taktik setan adalah menampilkan kenikmatan sesaat (pleasure) sebagai kebahagiaan (happiness), yang seharusnya lestari. Dengan kata lain, menggoda orang untuk mementingkan yang badani, ketimbang yang ruhani.
 
"Sesungguhnya setan itu musuh bagimu, maka jadikanlah dia sebagai musuh. Sesungguhnya setan mengajak golongannya supaya masuk ke dalam sa'Ir menjadi penghuni neraka yang menjilat-jilat (menyengsarakan jiwa)." (QS Fathir: 6)
 
Kenyataannya, di samping kepemilikan sisi ruhani yang sebenarnya merupakan esensinya, manusia diciptakan dengan memiliki nafsu (badani)—betapapun sesungguhnya sisi badani ini bukan esensi manusia. Problemnya, nafsu (badani) ini cenderung mendorong kita untuk memuasinya, secara berlebihan dan tanpa mengindahkan ajaran dan hukum-Nya. Nabi Saw. bersabda:
 
"Nafsu manusia adalah seperti bayi yang disapih (terus meronta-ronta, minta dipenuhi)."
 
Memang, jka tidak dikendalikan oleh ruhani kita, nafsu akan terus minta dipuasi tanpa batas. Firman-Nya:
 
" … Sungguh jiwa (nafsu) itu mendorong-dorong kepada keburukan ..." (QS Yusuf: 53)
 
Setan Tak Pernah Lelah Menggoda Manusia
"Katakan (wahai Muhammad), aku berlindung kepada Tuhan (Pelindung)-nya Manusia. Penguasa-nya Manusia. Tuhan-Nya Manusia. Dari keburukan bisikan-bisikan jahat para pembisik yang terus-menerus berdatangan (khannas). Yang menciptakan kebimbangan di dada manusia. Baik para pembisik yang berasal dari kelompok jin (yakni, setan), maupun dari kelompok manusia." (QS An-Nas: 1-6)
 
Dapat dilihat bahwa sang penggoda disebut oleh Allah sebagai "khannas". Yang dimaksud dengan kata ini adalah sesuatu yang tak pernah lelah—datang, pergi, dan terus kembali lagi. Dalam hal ini, penggoda manusia tak akan pernah lelah dan terus-menerus akan menggoda kita. Seperti hyena, setan selalu mengintai, menyerang, mundur, dan kembali lagi dalam upayanya menggoda manusia.
 
Nabi Saw. menyatakan, "Setan ikut mengalir dalam aliran darah kita." Yakni, bersama makanan, setan masuk ke seluruh relung tubuh kita, semua organ tubuh kita, bahkan ke otak yang merupakan sumber kendali tubuh manusia.
 
Dalam kitab-Nya, Allah pun memfirmankan bahwa tak henti-hentinya ia mengepung manusia:
 
" ... kemudian aku (setan) akan mendatangi mereka (manusia) dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka (manusia) bersyukur (taat kepada Allah)." (QS. Al-A'raf: 17).
 
Dengan kerja sama antara nafsu yang tak terkendali dan setan ini maka lahirlah kejahatan-kejahatan manusia.
 
Mengelak Setan
Pada puncaknya, kejahatan-kejahatan yang kita lakukan akibat kegagalan mengendalikan nafsu ini bukan hanya akan memakan korban sosial—dalam bentuk pelanggaran dan kezaliman yang dapat lahir dari situ—melainkan juga kebahagiaan kita sendiri.
 
Karena, bukankah kebahagiaan bersifat lestari (abadi) menyangkut kenikmatan di masa sekarang dan di masa datang—baik masa datang di dunia ini maupun di akhirat, sedangkan kenikmatan hanyalah saat ini dengan risiko kesengsaraan (misery) di masa yang akan datang? Sementara setan, dia akan selalu mengajak kita mengumbar nafsu demi pleasure sesaat saja. Dan setiap pengumbaran nafsu pasti memakan korban. Mengumbar nafsu berarti membunuh keseriusan, padahal pekerjaan-pekerjaan besar tak mungkin dilakukan tanpa keseriusan dan waktu yang cukup.
 
Lebih dari itu, pleasure hanya berurusan dengan kepuasan-kepuasan badani, fenomenal (yang bisa hilang), seperti kekenyangan, kepuasan nafsu seksual, popularitas, kekuasaan, dan sebagainya. Bukan saja bersifat sementara dan cepat berlalu, semuanya itu tidak merasuk ke dalam hati kita. Padahal, tak ada kebahagiaan sejati kecuali di dalam hati atau batin. Dan, kenyataannya, kebahagiaan batin justru hanya bisa dicapai dengan melawan nafsu, termasuk di dalamnya mengasihi orang, berkorban untuk orang lain, dan sebagainya.[]

BTL

Rumah makan Ekaria Permai, Cipayung Puncak

Rumah makan Ekaria Permai, Cipayung Puncak

Di sini, kita dapat memesan berbagai masakan dari daging kuda, rusa, kelinci, biawak, kambing, sapi, ayam, bebek, belut, tutut (keong sawah), dan lain-lain.

Berbagai daging ini dimasak dengan cara-cara yang populer: sate, tongseng, gule, sop, dan lada hitam. Artinya, di sini kita bisa pesan sate kuda, sate rusa, sate kelinci, sate biawak, sate kambing, sate sapi, sate ayam, sate bebek, sate belut, tutut. Kalau kita ingin masakan tongseng, kita juga dapat memilih dagingnya dari berbagai pilihan yang tersedia itu. Kelinci juga dimasak dengan cara goreng tepung,

Rahasia Kode Resep Dokter

Rahasia Kode Resep Dokter
-------------------------

Dokter seringkali memberikan resep dalam
format tulisan "ceker ayam".
Dan kalau kita perhatikan seringkali digunakan
singkatan latin untuk menuliskan resep seperti:
Sig: I tab p.o. b.i.d p.c. yang artinya
minum 1 tablet 2x sehari setelah makan.
Ada baiknya kita tahu rahasia kode resep ini
paling tidak sebagai tindakan preventif kalau
dokter salah memberikan resep.
Bukankah dokter juga manusia ?

[Kode = asal = kata arti]
a.c. = ante cibum/cibos = sebelum makan
a.d/AD = aurio dexter = telinga kanan
a.l. = aurio laeva = telinga kiri
a.s./AS = auris sinister = telinga kiri
a.u./AU = auris utro = kedua telinga
aa = ana = tiap-tiap
ad = ad = hingga /sampai
ad. Lib. = ad libitum = digunakan sesuai keinginan (bebas)
alt. die. = alternus die = setiap lain hari
alt. h. = alternus hora = setiap lain jam
amp. = ampule = 1 dosis unit
aq = aqua = air
b.d. = bis die = 2x sehari
b.i.d. = bis in die = 2x sehari
b.i.n. = bis in noctus = 2x semalam
bis = bis = dua kali
bol. = bolus = sebanyak dosis tunggal
cap = capsula = kapsul
cc = cum cibos = dengan makanan
cc = cubic centimetres = sentimeter kubik
comp. = comsitus = diloleskan
d = dies = hari
d.t.d = dentur tales doses = berikan sesuai dosis
dieb. alt. = diebus alternis = setiap lain hari
div. = divide = dibagi
emp. = ex modo prescripto = sesuai petunjuk
emul. = emulsum = cairan pengemulsi
eq. pts. = equalis partis = bagian yang sama
ex aq = ex aqua = dalam air
fl. , fld. = fluida = cairan
g = gram = gram
gr = grain = grain (1 gram=15 grain)
grad. = gradatim = berangsur-angsur
gtt. = gutta = diteteskan
h. , hr. = hora = jam
h.s. = hora somni = waktu tidur
i, ii, iii, or iiii = doses = jumlah dosis
I.D. = intra dermal = disuntikkan di bawah kulit
I.M. = intra muscularly = disuntikkan ke dalam otot
I.P = intra peritoneal = disuntikkan di bawah selaput
I.V. = intra veneously = disuntikkan ke dalam nadi
inj. = injectio = suntikan
in p. aeq. = dividiatur in partes aequales = dibagi menjadi bagian yg sama
lin = linimentum = digosok
liq = liquor = solution
lot. = lotion = pelembab
m, min. = minimum = minimal
M. = Misce = campur
mane = mane = pagi hari
mcg = microgram = mikro gram
mEq = milli equivalent = mili ekuivalen
mg = milligram = mili gram
mist. = mistura = campur
mixt. = mixtura = mixture
ml = millilitter = mili liter
nebul = nebula = semprotan
no. = numero = nomor
nocte = nocte = malam
noct. maneq. = noct maneque = pagi dan malam hari
non rep. = non repetatur = tidak dapat diulang
npo = nill per os = tidak ada yg melalui mulut
o.d / OD = oculus dexter = mata kanan
o.l. = oculus laeva = mata kiri
o.m. = omni mane = pada pagi hari
o.n. = omni nocte = pada malam hari
o.s / OS = oculus sinister = mata kiri
o.u / OU = oculo utro = setiap mata
opth = opthalmic = pada mata
os = ossa = tulang
otic = otical = pada telinga
p.c. = post cibum = setelah makan
p.o. = per os = melalui mulut
p.p.a. = phiala prius agitata = dikocok dahulu
p.r = pro rectum = melalui anus
p.r.n. = pro re nata = sesuai kebutuhan
p.v. = per vaginum = melalui kelamin wanita
per = per = melalui
pil = pilula = pil
pulv. = pulvis = bubuk
q = quaque = setiap
q._h = quaque …. hora = setiap …. jam
q.3h = quaque 3 hora = setiap 3 jam
q.a.d = quaque alternis die = setiap hari yang berbeda
q.d./QD = quaque die = setiap hari
q.h.s = quaque hora somni = setiap menjelang tidur
q.i.d. = quarter in die = 4x sehari
q.o.d./QOD = quaque os die = setiap hari yang berbeda
qq. hh. = quaque hora = setiap jam
q.q.h. = quarter quaque hora = setiap 4 jam
q.s. = quantum sufficiat = gunakan secukupnya
qAM = quaque ante meridiem = setiap pagi
ql = quantum libet = sebanyak yang diinginkan
q.p. = quantum placeat = sebanyak yang dianjurkan
qPM = quaque post meridiem = setiap sore
qv = quantum vis = sebanyak
R/ = recipe = ambil
rep. , rept. = repetatur = dapat diulang
Rx = radix = resep
s = sine = tanpa
s.a. = secundum artum = gunakan sesuai pertimbangan
s.i.d = semel in die = sekali sehari
s.o.s. = si opus sit = segera jika dibutuhkan
SC, subc, subq,subcut = sub cutem = disuntikkan di bawah kulit
Sig./S = signa, signetur = tulis pada label
SL = sub lingualy = di bawah lidah
sol. = solutio = larutan
ss. = semis = setengah/separuh
stat. = statim = segera
supp. = suppositorium = obat perangsang
susp. = suspentium = penyerapan
syr. = syrupus = sirup
t.d.s = ter die sumendum = 3x sehari
t.i.d. = ter in die = 3x sehari
t.i.w. = ter in w = 3x seminggu
tab. = tabella = tablet
tal. = talus = seperti
tbsp. = tablespoon = sendok makan (15 ml)
tr, tinc., tinct. = tincture = larutan dlm alkohol
troche = trochiscus = obat batuk
tsp. = teaspoon = sendok teh (5 ml)
u.d./ut dict. = ut dictum = sesuai petunjuk
ung. = unguentum = obat salep
vag. = vaginum = alat kelamin wanita

http://khabibkhan.wordpress.com/2009/02/...ep-dokter/
 

Crita Crita..




Beberapa waktu yang lalu, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta.
Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.
Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
"Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?" tanya si Pemuda.
"Oh... Saya mau ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore nengokin anak saya yang kedua" jawab ibu itu.
"Wouw..... hebat sekali putra ibu, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.
Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.
"Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya Bu? Bagaimana dengan adik-adiknya?"
"Oh ya tentu", si Ibu melanjutkan ceritanya.
"Anak saya yang ketiga seorang Dokter di Malang,
yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung,
yang kelima menjadi Arsitek di Jakarta.
yang keenam menjadi Kepala Cabang Bank di Solo.
yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang."
Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.
"Terus bagaimana dengan anak pertama ibu?"
Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab.
"Anak saya yang pertama menjadi Petani di Godean Jogja nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu luas"
Pemuda itu segera menyahut, "Maaf ya Bu..... kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama, krn adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani?"
Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
"Ooo ...tidak begitu nak... Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah
yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani"

Today's lesson :
Everybody in the world is an important person!!!
Open your eyes...
your heart...
your mind...
your point of view...
because we can't make summary before read "the book" completely. Sukses yang sesungguhnya adalah wkt kita berhasil mensukseskan org lain..




*(kopasus dr sebelah ..)


Rabu, 29 Agustus 2012

minta

mbah SBY


From: "zuama bin laden"

warung ini dulu enak banget,
sekarang sudah tidak seenak dulu.

--

Jemuwah


From: <syauqiyahya@gmail.com>


Re posting copas dr Remeh Temeh....../kung

Jemuwah...

Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat
cantik & gagah !!
Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan
harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak
menjualnya.
Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia krn tdk menjual kudanya itu.
Keesokan hari nya, kuda itu hilang dari kandangnya, maka teman-
temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin dijual
kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang".
Si petani miskin hanya diam saja ....

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda
lainnya. Lalu teman-temannya berkata : "Wah beruntung sekali nasibmu,
ternyata kudamu membawa keberuntungan".
Si petani hanya diam saja ....

Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda
baru mereka, terjatuh & kakinya patah !!
Teman2 nya berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat
sekarang anakmu kakinya patah".
Si petani tetap diam tanpa komentar ....

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu.
Semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak
petani karena tidak bisa berjalan. Teman-temannya mendatangi si petani
sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut
berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami !!"

Si petani kemudian berkomentar : "Janganlah terlalu cepat membuat
kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah
suatu rangkaian proses. Syukuri & terimalah keadaan yang terjadi saat
ini !!

=====
::Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.
Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui:: QS.2:216

Maka, berbaik sangkalah kepada Allah SWT.....

Lakukan apa yang menjadi tugas kita (Mengucap Syukur) selanjutnya
biarkan Allah melakukan juga apa yang menjadi bagiannya dalam hidup
kita..

Test Logika

Please solve this  logic test :

Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda.
Setiap rumah dihuni oleh satu orang pria berkebangsaan berbeda-beda, yaitu Inggris, Swedia, Denmark, Norwegia dan Jerman.
Setiap penghuni menyukai jenis minuman tertentu, merokok satu merk tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu.
Uniknya, tak satupun dari kelima orang itu yang minum minuman yang sama, merokok dengan merk yang sama dan memelihara hewan yang sama satu dengan yang lain.

Pertanyaannya : SIAPA YANG MEMELIHARA IKAN?
Petunjuk:
1. Orang Inggris tinggal dirumah berwarna merah
2. Orang Swedia memelihara anjing
3. Orang Denmark senang minum teh
4. Rumah berwarna putih terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna coklat
5. Penghuni rumah berwarna putih senang minum kopi
6. Orang yang merokok PallMall memelihara burung
7. Penghuni rumah yang terletak di tengah-tengah senang minum susu
8. Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill
9. Orang Norwegia tinggal di rumah paling pertama
10. Orang yang merokok Marlboro tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing
11. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill
12. Orang yang merokok Winfield senang minum bir
13. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia
14. Orang Jerman merokok Rothmans
15. Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air

--

A thing of beauty is a joy forever: Its loveliness increases; it will never pass into nothingness�


From: <syauqiyahya@gmail.com>

Senin, 18 Juni 2012


Sirius

Lepas subuh, dari sebuah bukit di Munduk, Bali Utara, dari mana langit tampak telanjang, saya lihat Sirius. Bintang itu nun di sana, bak aktor terakhir di panggung angkasa sebelum malam turun-layar. Cemerlang, seperti lazimnya di jam-jam itu di bulan Juli, ketika langit gelap mulai beralih biru.

"Tahukah kau, perlu waktu delapan tahun lebih bagi cahaya Sirius untuk akhirnya tiba di retina mata kita, di atas bukit yang dingin ini?"

"Satu windu perjalanan?"

"Ya, sebab jarak antara sang Bintang Anjing itu dan bumi, menurut para astronom yang menghitungnya, adalah 8,611 tahun cahaya."

Saya terpekur. Apa yang saya alami sebenarnya tentang dunia di luar itu? Sepertinya ada dua momen yang saling menggantikan. Di momen yang satu, astronomi memberi tahu tentang jarak yang begitu jauh. Di momen yang lain, pengalaman saya yang langsung tak ada hubungannya dengan angka tahun cahaya itu. Dalam momen itu, saya berjumpa seketika itu juga dengan sebuah bintang yang terang di ujung dinihari.

Saya tak bisa mengatakan bahwa Sirius dan jaraknya hanya sebuah hasil konstruksi para pakar dengan bahasa dan simbol-simbol matematik mereka. Bintang dan ruang angkasa itu benar-benar ada di luar teleskop. Tapi saya juga tak bisa mengatakan bahwa seluruh kehadiran Sirius saat itu sepenuhnya ditentukan ribuan teleskop sebagai bagian dari rasa ingin tahu astronomi. Dalam ruang pandang saya, di langit di atas Munduk itu, ia sebagai bagian keterpesonaan saya.

Siapa yang tiap kali terpesona kepada bintang akan tahu, pengalaman adalah sebuah pembaruan yang terus-menerus. Saya tak akan bisa menambahkan apa-apa kepada angka 8,611 tahun cahaya itu. Tapi tiap kali saya memandang Sirius, dari bukit ini di saat ini atau dari bukit lain di malam lain, saya mengalaminya seperti buat pertama kali: sesuatu yang baru.

Tak penting rasanya mempersoalkan apa dan siapa yang membuatnya baru. Yang jelas, kesadaran saya praktis hanya pasif, tak mengarahkan pengalaman saya saat itu. Saya hanya meninjau ke angkasa. Tapi posisi saya, tubuh saya, ingatan saya, dan seluruh diri saya sebenarnya tak persis sama dengan yang sebelumnya. Demikian juga Sirius, bintang yang sangat jauh itu, yang sudah dikenal manusia yang hidup di zaman Mesir Kuno. Dalam perjalanan cahayanya sepanjang delapan tahun, ia berubah: mungkin sekadar letaknya di atas bukit itu, dalam hubungannya dengan bentuk dan posisi bulan di langit. Mungkin juga karena kabut yang turun berbeda.

Pengalaman adalah suatu proses kreatif. Ia "menciptakan" yang sebelumnya tak ada, tentu saja bukan dari nol. Hidup adalah arus, dan tiap kali ia adalah sebuah peristiwa, dan tiap peristiwa adalah satu "production of novelty", kata Alfred North Whitehead. Di dalamnya ada sebagian komponen masa lalu, tapi sebagian lain adalah komponen masa depan�kemungkinan yang tak semuanya diketahui.

Seperti ketika berhadapan dengan kanvas-kanvas Raden Saleh: kita melihat sebuah karya dari pertengahan abad ke-19, tapi pada saat itu juga kita seperti melihat sesuatu yang belum selesai. Keadaan-belum-selesai itu bukan hanya terasa dalam potret yang dibuatnya tentang sepasang pengantin Jawa, yang bergandengan menatap ke kita. Memang di kanvas ini, latar dan goresan kuas pada wajah terasa hanya dibuat selintas, berbeda dengan latar dan sosok lain yang tampak penuh. Tapi keadaan-belum-selesai itu juga terasa di kanvas yang paling penuh�karena tiap karya adalah sebuah peristiwa yang terus-menerus menggugah kita, mengagumkan kita, menyenangkan kita.

Di hari X kita bersua dengan bening mata dalam potret Sultan Alkatiri, atau wajah buas singa yang ditikam, atau detail tanda jasa di dada pembesar kolonial itu, atau pola batik pada kain perempuan sepuh di kanvas yang lain, atau hijau pada rumpun pakis dalam lukisan tentang jalan mendaki ke Megamendung.

Di hari Y kita datang lagi, dan lukisan yang sama secara tak terduga tampil kepada kita sebagai sesuatu yang dalam proses "menjadi" lagi. Kita masih ingat pengalaman di hari X, tapi kita dibuka untuk pengalaman yang tak kita antisipasi.

Maka jika dikatakan karya-karya itu abadi, itu bukan karena umurnya yang lebih dari seabad. Kanvas itu bisa rusak�dan beberapa lukisan yang kurang dirawat memang tampak mulai rusak�dan warna bisa berubah. Tapi ada yang "selama-lamanya". Baris-baris terkenal sajak Keats ini menyebut itu sebagai kualitas keindahan:

A thing of beauty is a joy forever:
Its loveliness increases; it will never
pass into nothingness�

Yang mungkin salah pada sajak itu ialah mengesankan, kebahagiaan merasakan keindahan itu berada di luar waktu, "a joy forever". Keats menulis, keindahan "tak akan berlalu memasuki ketiadaan" (it will never pass into nothingness). Tapi kita tak pernah melihat keindahan sebagai sesuatu yang terlepas dari bendanya yang fana, katakanlah sebuah patung kayu yang akan lapuk.

Itu sebabnya, yang kekal dalam keindahan kanvas Raden Saleh, yang tak lekang dalam momen ketakjuban saya di saat bersua cahaya Sirius, bukanlah sesuatu yang berada di luar waktu. Ia berada dalam waktu. Benda dan momen akan punah, ingatan akan hilang, tapi ketakjuban dalam peristiwa keindahan�seperti juga di saat-saat mencintai�datang lagi, seperti reinkarnasi yang tak mengenali wujud asalnya.

Mungkin ini satu alasan kita untuk bersyukur: ada yang "kekal" dalam yang fana, dan Sirius di atas bukit itu bukan cuma repetisi dari sebuah benda yang datang delapan tahun kemudian. Hidup bukan serangkai mesin dengan pola yang siap. Hidup adalah sebuah kreativitas yang diam. Siapa yang merasa bisa meramal arahnya akan kecewa, atau akan bosan.

Goenawan Mohamad

--

anti bb

Pengemis Blok M

Menelisik Strategi Pengemis Blok M Meraup Rp 15 Juta Sebulan!

Oleh: Ninoy N Karundeng | 01 July 2012 | 11:04 WIB


Anda tertarik jadi pengemis? Ini sungguh temuan paling menarik tentang pengemis di Blok M, Jakarta. Melihat tampang memelas para pengemis membuat kita sering merogoh uang Rp 1,000 atau Rp 500. Para pengemis berkeliaran di tempat-tempat tertentu yang ramai. Khususnya tempat makan di pinggiran jalan.
Mari kita tengok sosok pengemis ini. Perempuan ini berusia sekitar 45 tahunan. Berpakaian kumuh dan berkerudung kumuh pula. Namun dia sehat wal afiat. Dia selalu membawa mangkuk plastik untuk mengemis. Tak lupa dia juga menggendong tas yang juga tidak bagus. Namun jangan salah. Tampang dan penampilan itu mengecoh. Soal penghasilan luar biasa.
Kalau Anda bergaji Rp. 10,000,000,- juta. Anda masih kalah dengan pengemis elit cerdas ini. Mari kita hitung penghasilannya. Menurut petugas parkir di Bulungan di samping Blok M Plaza, pengemis itu penghasilan per harinya tidak kurang dari Rp 500,000,- sampai Rp 700,000,- per hari. Saya pertama kali mendengar tidak percaya.
Namun pedagang gulai pinggir jalan malam hari di sekitar Blok M Plaza mengiyakan pernyataan tukang parkir itu. Saya penasaran menelusuri dan mengikuti dan menelusuri cara kerja pengemis kaya tersebut.
Pagi hari itu saya sudah siap mengamati Pengemis Wanita ini. Saya sudah tiba pukul 05:00 di sekitar tempat parkir Bus Damri Bandara yang mangkal di dekat Blok M Plaza. Dengan muka memelas dia mulai menerima uang dari para dermawan bis Damri. Rata-rata penaik taksi yang akan ke Bandara akan memberi uang kecil Rp 1,000,-. Saya memakai kamera video untuk mengamati agar dari jarak jauh sekitar 200-300 meter saya bisa melihat secara dekat. Kadang saya berjalan mendekati dia. Tidak ada rasa curiga dari dia.
Selama sekitar 5 jam saya membuntuti pengemis itu. Sekitar pukul 10.00 Pengemis itu pergi ke tukang bakso menukarkan uang hasil usahanya. Yang dia tukarkan Rp. 65.000, ditukar dengan uang lima puluhan ribu, satu uang 10 ribuan dan satu uang 5 ribuan. Setelah menukarkan, di sekitar itu pula banyak orang makan. Tampak dalam hitungan menit tiga orang memberikan uang seribuan.
Saya ikuti pengemis itu pergi ke Taman Blok M. Ternyata dia istirahat sejenak di sana. Setelah itu dia berjalan ke arah Pasaraya Blok M. Di dekat pinggiran jalanan ke Gramedia banyak tempat makan di sana. Mulai pukul 12:00 sampai pukul 14:00 dia beroperasi di sana. Dari para pengunjung tempat makanan kaki lima itu ternyata pengemis itu mengeruk puluhan ribu rupiah dari para pekerja dan pengunjung warung atau gerobak makanan.
Saya juga capek mengamati dia. Saya juga perlu makan. Maka saya istirahat makan. Tak lupa pengemis itu minta uang kepada saya. Agar tak mencurigakan aku kasih dia uang Rp 1,000,-. Dia pergi ke warung kaki lima lainnya mengeruk uang dari pengunjung tempat makan.
Tak lupa saya menanyakan pada para pedagang makanan. Komentarnya sungguh mencengangkan saya. Kalau mau tukar uang receh ya ke pengemis itu. Banyak pedagang menukarkan uang ribuan pada pengemis itu. Langganan menukar uang juga datang dari karyawan toko minimarket, khusus untuk uang recehan Rp 500, 200 dan 100.
Saya iseng menanyakan ke minimarket yang dimaksud di sekitar Blok M yang menjadi langganan penukaran uang pengemis itu. Benar, dalam sehari tidak kurang dari Rp 200 ribu uang receh ditukar dengan dua lembar uang seratus ribuan.
Saya kembali membuntuti. Ternyata dia ada di sekitar Bus Damri lagi. Di tempat itu ada satu lagi pengemis lainnya. Laki-laki seumur perempuan itu. Sampai sekitar pukul 18:00 operasi pengemis itu ada di sekitaran Bus Damri, warung kali-lima dekat jembatan penyeberangan. Lalu ke sekitar depan dan samping SMA 70.
Sejak pukul 15:00 sampai dengan pukul 22:00 saya amati pengemis itu rata-rata setiap 2 menit mendapatkan 1 lembar uang seribu rupiah. Yang memberikan adalah para penikmat makanan malam seperti ayam bakar, gulai dan pekerja yang beristirahat dan pulang kerja.
Dari amatan saya, yang menjadi target diminta atau diemisi adalah: para pelanggan nasi gulai Blok M. Karakter penikmat makan ini selalu memberi kepada pengemis. Pelanggan ayam bakar yang berseberangan dengan penjaja gulai juga penyumbang setia pengemis itu. Juga para pekerja seks dan pasangannya.
Tampaknya pengemis itu memiliki kemampuan strategi dalam mengemis dalam menentukan sasaran. Yang paling sering memberi uang kepada pengemis ternyata pasangan muda. Juga keluarga suami istri dan anak. Hampir semua pasangan dan kelompok serta suami-istri apalagi bersama anaknya, akan memberikan uang selembar ribuan. Mungkin para pasangan - laki-laki - malu kalau tak memberi pada pengemis. Laki-laki yang sendirian makan jarang memberi uang pada pengemis.
Sampai pukul 02:00 dini hari saya mencatat tidak kurang 400 orang memberikan uang kepada pengemis itu. Daerah operasi pengemis itu cuma sekitaran Blok M Plaza.
Akhirnya saya temui tukang parkir di Bulungan yang tiga hari sebelumnya menyampaikan berita tentang pengemis berpenghasilan Rp 15,000,000,- per bulan. Dan ternyata benar adanya! Siapa tertarik menjadi pengemis? Daripada bekerja pakai dasi mendapat gaji Rp. 6 juta? Ternyata Jakarta luar biasa!

--

Ping seket buntet



Doraemon ternyata kucing asli dari Jawa, punya banyak saudara2 yang namanya sesuai dengan karakternya:

Yang bodo, namanya DORAMUDENG ( kq qqq q qq )
Yang minggatan/kabur namanya DORABALI
Yang suka keluyuran namanya DORAMULIH
Yang suka begadang namanya DORATURU
Yang suka ngawur namanya DORANGGENAH
Yang pikun namanya DORAELING
Yang gatel2 namanya DORAADUS
Yang suka omong namanya DORAMENENG
Yang suka berantem namanya DORAAKUR
Yang kelaparan namanya DORAMANGAN
Pemudik ke jawa yg kena macet2an namanya DORAKAPOK
Yang baca ini sambil senyum2 sendiri namanya DORAWARAS....
Kalo yang gk pada ketawa namanya DORAPAHAM....
HAHAHAHHAHAH---

Selasa, 28 Agustus 2012

telon

Marko van Basten Kleleken Gapuro.

Sedulur2, pancene yo wes kliwat, tapi lebih apik telat daripada 0ra sama sekali y0.

Tuku kl0so, di taleni kawat, kawate gae naleni gendero.

Jange ngucapno selamet riyoyo tapi wes kliwat, yo ojok gelo lan ojok nggresulo.

- Marko van basaten kleleken gapuro, numpak sepur nang mojokerto.

- Nek onten  kelepatan kulo nedi sepuro, ben dosane lebur ing dino riyoyo.

___________________________________________________________________

duh wes suwe ga tau nulis, jange nulis poleh bengung kabeh, opo seng pantes ditulis yo ?

ancene mulai romadhon wingi, alhamdulillah iso lebih konsentrasi ke ibadah daripada karo kompasiana.

akeh pengalaman selama romadhon, yang unik, mengesankan dan lain2, semoga wae sesuk2 lek gak males tak tulis ndik kene. eh sopo weruh onok manfaate yo.

wes semene disik dulur, liyo dino disambung meneh yo.

- lungo london numpak montor mabur,

- montor maburee cap singapura air line

- dino romadhon seng penuh berkah wes berlalu dulur

- mugo2 kito di paringi panjang umur, ben biso ketemu maneh karo romadhon tahun ngarepe

amin ya robbal alaimin

--

Senin, 27 Agustus 2012

Joke siang

Jack main ke Kafe milik Bob, dia heran karena pemain piano di kafe itu  tingginya cuma 20cm.

"Eh Bob, darimana ente dapetin pianis sekecil itu?" "Dari lampu wasiat" jawab Bob sambil bersungut2

"Hahaha, ada2 aja lu Bob, kalaupun  punya lampu wasiat, kok minta yg aneh  gitu ?", "Lu nggak percaya, Jack? Nih lampu wasiatnya, coba aja sendiri"

Setengah tak percaya, Jack menggosok lampu wasiat dan benar aja, keluarlah jin yg lsg menanyakan keinginan Jack.

"Saya minta uang milyaran!!! Kata  Jack penuh harap, seketika itu juga muncul asap putih menyelimuti ruang kafe dan ketika asap itu hilang, seluruh ruangan penuh dgn milyaran udang.

"Jiah.... jinnya  budek", kata Jack kecewa, "Gue minta uang eh dikasih udang!".

"Itu dia, Jack" sahut Bob kesal, "Apa lu pikir gue kepengen punya pianis ukuran 20 senti....???, jin budek sialan...."

Kenapa Pria Nakal Punya Daya Tarik Seks Tinggi?

Kenapa Pria Nakal Punya Daya Tarik Seks Tinggi?
Ellyzar Zachra PB

(IST)

INILAH.COM, Jakarta - Ilmuwan telah menemukan alasan ilmiah mengapa banyak perempuan menyukai bad boy. Seperti tipe pria narsis, pembohong dan sering mencari sensasi.

Seperti dikutip dari Independent, sebuah studi menemukan bahwa pria dengan kecenderungan 'sifat gelap' seperti narsisme, pencari sensasi serta pembohong, ternyata memiliki daya tarik seksual yang lebih tinggi.

Peter Jonason dari New Mexico University, Las Cruces, percaya bahwa ciri ini memiliki beberapa komponen genetis yang dapat menjelaskan mengapa beberapa pria tampaknya kesulitan untuk menghentikan diri dari berprilaku buruk.

Sifat buruk yang berkaitan dengan narsisme, perilaku impulsif, mencari sensasi dan sifat psikopat merupakan eksploitatif alamiah dari Machiavellianism. "Kami memiliki beberapa bukti bahwa ciri ini menunjukkan strategi evolusi yang sukses," kata Dr. Jonason kepada majalah New Scientist.

Banyak pria terkenal, James Dean dan Pete Doherty misalnya, menunjukkan elemen sifat buruk namun popularitas setinggi tokoh fiksi James Bond. "Dia sangat jelas tidak menyenangkan, sangat terbuka dan senang mencoba sesuatu hal yang baru, termasuk dan berhubungan dengan perempuan baru," ujar Dr Jonason.

Studi ini meneliti 200 siswa untuk tes kepribadian yang didesain membuat urutan sifat buruk mereka. Selanjutnya, mereka juga ditanya soal hubungan seksual termasuk sifat menjalin perselingkuhan.

Dr. Jonason mengatakan bahwa pria dengan rasio sifat buruk yang tinggi memiliki pasangan lebih banyak dan hasrat untuk menjalin hubungan jangka pendek lebih besar.

Pendekatan ini merupakan cara memaksimalkan potensi reproduksi pria melakukan hubungan seksual dengan banyak perempuan tanpa perlu repot-repot mengurus anak. "Strategi ini tampaknya bekerja. Para pria masih memiliki sifat-sifat ini," kata Dr. Jonason.

David Schmitt dari Bradley University di Peoria, Illinois, melakukan survei di 35 ribu orang pada 57 negara dan menemukan satu kesamaan. "Ini bersifat universal lintas budaya," ujarnya lagi.

--

Minggu, 26 Agustus 2012

Dosa Yg Terindah ?

Dosa Yang Terindah Itu.. Apa Ma?

Oleh: Delicia | 10 August 2012 | 11:53 WIB

" Upps…apa ya? " saya mencari jawaban untuk menjawab pertanyaan si kecil.
" Ma…apa sih dosa yang terindah itu maksudnya? " tanya sikecil lagi
dengan suara lebih kencang dari jok belakang.
Supaya ia tidak ribut, maka saya yang masih bingung unttuk menemukan
jawaban yang bijak sesuai dengan usianya maka simple saja berkata "
Gak ada yang namanya dosa terindah nak…dosa yah dosa, yang namanya
dosa itu jelek…harus bertobat sama Tuhan kalau tidak bisa masuk neraka
".
" Bertobat itu apa? " tanyanya lagi.
" Bertobat itu……memohon ampun sama Tuhan dan berjanji tidak akan lagi
diulangi " jawab saya sambil menelan ludah.
Balita berumur 4 tahunan memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,
setiap kalimat bisa menimbulkan pertanyaan baru di kepalanya,
sampai-sampai banyak orangtua dibuat kehilangan kata-kata untuk
menjawab pertanyaannya. Mencari bahasa/kosa kata yang tepat yang
kira-kira bisa dicernanya…ternyata sangat sulit, apalagi yang ditanya
itu masih jauh dari usianya.
Saya yang tidak terlalu menyimak lirik lagu yang mendengung dari tape
mobil itu, diam-diam mulai menyimak dan memikirkan lirik lagu itu…
" Ingin kuulangi dosa yang terindah yang pernah kita lakukan…." Lirik
yang dinyanyikan dengan suara serak-serak basah itu, lumayan membuat
saya merenung.
" Ma…dosa yang terindah itu seperti kalau ingin makan permen terus ya?
walaupun bisa sakit gigi tapi ingin makan permen terus? iya gitu? "
tanya si kecil sambil berdiri sambil mencari muka saya.
Kalau sudah begini, jika tidak di jawab…atau pura-pura tidak mendengar
maka biasanya ia akan siap ngamuk besar.
" Oh…itu sih cuma lagu, mana ada dosa yang terindah…kalau dosa itu yah
jelek nak, bisa dihukum Tuhan apalagi kalau ingin diulangi. Gak boleh
itu…gak sama dengan makan permen, kalau makan permen tidak
berdosa…cuma bisa bikin sakit gigi, giginya rusak kalau malas digosok
setelah makan permen banyak-banyak. Oke …".
Segera lagu di tape itu saya matikan, gara-gara lagu saya jadi pusing
menjawabnya….
Ini mengajarkan pada kita harus berhati-hati dengan lagu yang dipasang
di sekitar anak….meskipun kini lagu anak-anak semakin jarang, namun
selektif dalam mimilih lagu tentunya tetap lebih baik. Lebih baik yang
kita putar adalah lagu-lagu yang bisa membangun semangat, membangun
iman, dan memotivasi…dan bukan lagu-lagu yang …
Lirik lagu yang kedengarannya sepele, bukan hanya semata-mata bisa
membius telinga…tapi bisa juga membius hati dan perasaan. Anda tidak
percaya…
Seseorang yang sedang labil, di dera stres, depresi, ketika mendengar
lagu-lagu patah hati…lagu-lagu bertema kalau hidup itu tidak berarti,
maka ia akan mudah jatuh ke tahap yang lebih serius. Mulanya depresi
ringan, semakin banyak mengurung diri di kamar sambil mendengarkan
lagu yang kian mematahkan semangat bukan tidak mungkin ia kian
terpuruk, keadaannya bukan membaik namun jatuh semakin dalam pada
keputusasaan.
Lirik lagu bisa membius siapa saja…makin dalam dan makin dalam. Sampai
timbul pikiran, lirik lagu ini memang cocok sekali buat saya, hidup
ini memang seperti itu…untuk apa kalau begini? lebih baik mati saja.
Nah ini…kalau seperti ini gawat dah.
Oleh sebab itu pilih lagu haruslah selektif apalagi ketika sikecil
juga ikut mendengar, karena itu bisa ikut mempengaruhi perkembangan
terutama psikisnya, dan juga cara pandangnya terhadap hidup ini kelak.
Lagu dipercaya bisa merubah mood dan emosi, tapi ingat belum tentu
selalu kearahyang positif, namun bisa pula ke arah negatif.

--

duduk

warung muntilan


From: "Suhardono"

Nang Cilandak iki ana warung sing dijenengi Warung Muntilan. Wis suwe weruhe ning lagi sempat mampir.

Ana gulai kepala kambing. Ning aku milih nyoba bakmi tongseng merga iki kanggoku menu anyar.

Trus nang menu ana "seninjong", ayo bedek-an iku menu apa?

--

Yg instan hanya mie


From: <syauqiyahya@gmail.com>

Minggu, 22 Juli 2012



Mobil Listrik

Putu Setia

Selamat menjalankan ibadah puasa sahabat-sahabat muslim. Di hari libur awal Ramadan ini, mari bersantai sejenak. Mengkhayal barangkali tidak salah, terserah tentang apa dan mau jadi apa.

Mengkhayal itu gampang, pikiran bisa dibawa ke mana saja dengan sangat cepatnya dan berpindah-pindah setiap saat. Para pujangga lama menyebut pikiran itu ibarat kuda liar. Semalam, misalnya, saya sempat mengkhayal menjadi menteri yang juga ketua partai. Enak sekali. Tetapi, ketika Bapak Presiden menegur bahwa menteri yang masih sibuk mengurusi partai lebih baik mundur, rasanya sedih. Mau membalas dengan kata-kata, "Lo, kan Bapak yang memberi contoh", tentu tidak etis. Apalagi begini, "Lo, saya kan pembantu Bapak, kalau pekerjaan saya Bapak anggap tidak fokus, berhentikan saja saya. Berani?"

Ah, mengkhayal jadi pejabat, tak enak. Lebih baik mengkhayal memiliki suatu benda, dan agar khayalan ini bermutu, benda itu harus canggih. Saya lantas mengkhayal memiliki mobil listrik yang dibeli dengan harga Rp 300 juta. Dari mana uangnya, jangan ditanya, namanya saja mengkhayal.

Saya mau pamerkan mobil canggih itu ke teman-teman di Jakarta, agar dia tahu, mobil listrik ini bisa diproduksi di Bali--meskipun di bawah lisensi PT Sarimas Ahmadi Pratama, milik Dasep Ahmadi yang sudah direstui Menteri Dahlan Iskan. Saya berangkat dari Denpasar pagi hari dengan baterai penuh yang bisa menempuh perjalanan 120 km. Sekadar diketahui, saya begadang semalaman, takut ada pencuri. Maklum, rumah gelap, semua peralatan yang memakai listrik dimatikan. Seluruh daya diarahkan untuk men-charge baterai mobil ini.

Denpasar-Gilimanuk aman. Masuk ke kapal pun aman. Tatkala antre keluar, awak kapal membentak saya, "Cepat hidupkan mobil." Saya pun membalas, "Sudah hidup, tahu! Ini mobil listrik, gak pakai bunyi." Keluar dari geladak, injak gas dalam-dalam, greeng� (eh, maaf, salah tulis, enggak pakai bunyi) ssstt..., mobil melesat mulus.

Beberapa kilometer lewat Ketapang, mobil mogok. Ingat kata Menteri Dahlan, itu bukan mogok, baterainya habis. Saya pusing mencari toko atau rumah yang daya listriknya 2.200 kWh, kebanyakan hanya 1.300 kWh. Untung ada pabrik penyosohan beras yang memakai genset. Di sana saya menumpang "nyetrum" baterai mobil. Perlu waktu lima jam agar baterai penuh, sampai-sampai ada tengkulak yang mengira sayalah pemilik penyosohan beras itu.

Saya berhitung, dari sini dengan jarak 120 km baru sampai Pasir Putih, ya, kalau persis di obyek wisatanya. Kalau di hutan? Jika pun ada tempat menumpang nyetrum baterai, nunggu lagi lima jam. Berapa hari Denpasar-Surabaya ditempuh, dan kapan sampai Jakarta?

"Harusnya bawa baterai cadangan, paling tidak tiga," seperti ada bisikan. Masuk akal, sehingga ketika malam saat tidur, semua baterai di-charge. Tapi, adakah hotel yang menyediakan daya listrik besar untuk hal itu di kota kecil?

"Anda terlalu cepat punya mobil listrik, mestinya sepuluh tahun lagi baru beli," ini tulisan di Twitter. Saya balas, "Lo, menterinya saja tak sabaran, kok. Saya kan hanya ikut-ikutan." Lalu ada bisikan lagi yang menyalahkan saya, "Kok, Anda percaya dengan program instan seperti ini? Semua pekerjaan ada tahapannya, ada komponen pendukung, ada infrastruktur, yang instan itu hanya mi."

Saya merenung, "Kalau program ini berhasil dan sepuluh tahun lagi baru saya punya mobil listrik, di mana dikebut? Sekarang saja jalanan sudah macet, apalagi setelah ada mobil listrik." Tapi saya tak mau memikirkan itu lagi, khayalan saya sudahi. Mengkhayal, kok, yang ruwet.

--

babi...


Pada pagi yang cerah ini di jogging track, Si barto lari mengelilinggi tamannya yang indah bagaikan surga.
Si barto lari terus dan pada akhirnya dia kecapaian. Si barto akhirnya duduk di pinggir kolamnnya yang ada patung kuda jantan .......dan terjadilah secuplik pembicaraan.
Kuda : "To..barto...."
Barto : "???????...." dalam hati ia berbicara (siapa nih yang manggil kok berani amat lagian juga disini nggak ada orang ???)
Kuda : "To..aku ndek kene, mlengak'o nduwur."
Barto : "Ooooo....kowe to..opo'o kok nyeluk aku ?"
Kuda : "Gak, aku cuma pingin njaluk tok."
Barto : "Njaluk opo?"
Kuda : "Tolong po'o to aku mene gawakno jaran sing ijik enom, tak kongkon nggantekno aku..... soale aku wes tuwo,wes gak kuat maneh ngadek ndek kene terus."
Barto : "Ooooo..iyo mene tak gawakno."
Keesokan harinya, barto dan istrinya jogging............ lagi-lagi setelah barto dan istrinya capek mereka berdua duduk di pinggiran kolam yang ada patung kudanya itu.
Tapi si barto ternyata lupa dengan janjinya yang akan membawakan kuda pengganti.
Maka si kuda ngedumel di sela-sela si barto berbicara dengan istrinya.
Kuda : "weiiiii!!!!....to....to... dikongkon nggawakno jaran yo nggowo babi........
Si barto (krungu) : gEj6¥Dd1x7......

Kwaaaakakakakakkkkkkk.....
Wis tau ya luweh....

Fwd: Nalika Mbulane Biru


NALIKA MBULANE BIRU

mbulan biru ing pucuk randu
dak sawang seka jendela kamarku
ratri gegayut sepi
kekancan ati

mbulan biru
lungguh ing kreteg kali
pangilon banyu mili
papringan kekidungan
gitaning rinujite ati
lelarung cerita
kagawa ratri

mbulan biru ing pucuk randu,
dak sawang maneh seka jendela kamarku....
aku kangen sliramu
--

Kisah 3 Tukang

Kisah 3 Tukang Dan Menu Makan Siang

Disebuah proyek pembangunan apartement, ada 3 orank tukang yang lagi makan siang
Tukang 1 : "Ya ampun!!!! roti isi telor lagi!!! TELOR TELOR TELORRR terussss!!!!!, kalo besok gue masih dibawain roti isi telor lagi, gue bakalan loncat dari gedung atas!!!"
Tukang 2 : "NASI UDUK, NASI UDUK, NASI UDUK terus!!! bisa gila nih gue!!!! kalo besok masih nasi uduk, gue bakalan bunuh diri!"
Tukang 3 : "ROTI SELAI KACANG???????, tyappppp hari gue makan roti selei kacang!!!, kalo besok masih selei kacang juga gue bakalan ikutan  loncat bareng elo berdua!!"
Besokannya, si tukang pertama dibawain roti isi telor lagi, tukang kedua, bawa nasi uduk lagi, dan tukang ketiga juga roti selei kacang lagi, akhirnya, mereka bertiga loncat dari gedung. Dipemakaman, ke3 istri tukang2 itu, sediiiihhhhh bgt:
Istri 1 : "Kalo aja saya tau dia ngga mao makan roti isi telor, pasti udah saya bikinin yang laen…. "
Istri 2 : "Kalo aja dia bilang dia bosen sama nasi uduk, pasti ngga bakalan begini jadinya…….. "
Istri 3 : "Saya binggung kenapa suami saya bunuh diri, dia selalu bikin bekalnya sendiri…

--
Rahasia besar dalam berurusan dengan manusia adalah seberapa besar Anda memberi Penghargaan pada mereka secara jujur dan tulus
- UNKNOWN -

Nasi Pecel Kembang Turi


Dulu tetangga mertua ada pohon turinya.. daripada pada jatuh.. ama ibu diambil`in dibuat pecel.. enak juga.. he3...

Sabtu, 25 Agustus 2012

Bhs. Jowo : IWAK, Bhs. Indonesia : ???

From: Dwi Djanarko

Jaman dulu, kalau Ibu menyuruh kita makan : "Le/nDuk... kono maem nganggo iwak pitik"... Atau lauknya pakai "iwak lele goreng"....
Terjemahan "Iwak" dalam Bahasa Indonesia : Ikan....???
 
 

Kecepit


Meong kecepit.....kaciyaaaannn...deh

Pada Minggu sore yang cerah, dua orang pemuda RT melakukan kunjungan dari pintu ke pintu untuk pengumpulan dana bantuan kemanusiaan. Ketika mereka mengetuk satu pintu, dan melihat bahwa wanita yang membuka pintu tidak senang melihat mereka.

Wanita itu mengatakan kepada mereka dengan tegas bahwa ia tidak ingin membantu apa-apa, dan sebelum mereka bisa berkata apa-apa lagi, dia membanting pintu di depan mereka. Yang mengejutkan, pintu tidak menutup, bahkan kembali terbuka. Wanita itu mencoba lagi, benar-benar mendorong pintu itu, dan membanting lagi dengan hasil yang sama, pintu kembali terbuka.

Wanita itu yakin bahwa orang-orang muda itu mengganjal pintu dengan kaki mereka, dan kali ini ia mengumpulkan tenaga yang sangat besar untuk membanting pintu itu dengan sangat kuat.

Saat itu, salah satu dari mereka berkata dengan tenang,
"Bu, sebelum Anda melakukannya lagi, Anda harus memindahkan kucing Anda terlebih dahulu.

Meong

Enam tahun yang lalu, seorang pria membeli seekor anak kucing dan mencoba untuk mengajari anak kucing tersebut berbicara. Setiap hari selama enam tahun pria tersebut mengajari kucingnya agar dapat membaca huruf, angka dan merangkai kata.

Dari hari ke hari dia selalu berkata kepada kucingnya: "Ayo tirulah kalimatku ...." kemudian dia menyebutkan satu kata atau kalimat dan berharap kucing tersebut dapat meniru apa yang dikatakanya. Tetapi yang dapat dilakukan kucingnya hanya menatap mata ´gurunya´ dalam- dalam, yang entah karena alasan apa tidak pernah frustasi dan menyerah mengajarkan kucingnya berbicara.

Dan setelah enam tahun berlalu, terjadilah keajaiban, kucing tersebut berbicara kepada ´gurunya´, "Hei, AWASSSS ... , rantai besi itu akan jatuh ke kepalamu."

Mendengar kucingnya berbicara, pria tersebut terkejut dan spontan menatap kucingnya, sehingga dia tidak dapat menghindari rantai besi yang jatuh dengan sukses di atas kepalanya.

Kucingnya menggelengkan kepala dan berkata, "Lihatlah, selama enam tahun dia berusaha mati-matian mengajariku berbicara; setelah enam tahun aku akhirnya memutuskan untuk berbicara, ehhh ... dia malah tidak mau mendengarkan perkataanku."

--

gulai kepala ikan (p agus) margonda Depok

Revolusi MORAL !!!

From: "A.Syauqi Yahya"

Hedonisme

Minggu, 20 November 2011 | 00:05 WIB

Putu Setia

Apa yang salah dengan sikap hidup hedonisme? Mereka yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama dalam hidup sah-sah saja ada di bumi ini. Tak ada orang yang semestinya iri, karena nasib sudah ditentukan oleh "garis tangan". Siapa yang menciptakan "garis tangan" itu? Bertanyalah kepada anak-anak. Jawabannya: Dia, yang juga membuat pelangi, "pelangi-pelangi ciptaan Tuhan".

Kaum hedonis hanya perlu disalahkan jika, dalam mengejar kenikmatan materi itu, merampas kenikmatan orang lain. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat sah saja memakai Bentley, Hummer, apalagi Toyota Alphard, yang katanya tak mewah, sepanjang dia membelinya dengan hasil jerih payahnya yang halal. Bukan dengan menjadi makelar anggaran, atau menyetujui pasal sebuah undang-undang dengan imbalan uang. "Saya dari dulu sudah kaya, saya kan lawyer, saya kan pengusaha," begitu mereka membela. Bahwa ketika menjadi pengusaha dia pernah merampas hak karyawan dengan tidak memberi upah berbulan-bulan, dan ketika menjadi pengacara dia membela koruptor dengan membagi-bagikan uang sogokan kepada hakim dan jaksa, itu urusan masa lalu. "Jangan ungkit masa lalu, dong...," begitu pula mereka membela diri.

Saya punya cerita tentang kaum hedonis, apakah ini salah atau tidak, terserah yang membacanya. Malapetaka terjadi, tanah longsor melanda petani ketika mengerjakan saluran irigasi, sejumlah orang menjadi korban, lalu sejumlah orang--anak-anak dan para istri--telantar kekurangan makanan. Wakil rakyat terketuk hatinya. Mereka kumpul di sebuah rumah makan di hotel untuk memperbincangkan bagaimana mencari dana untuk menolong korban kelaparan itu. Berbagai jurus disebutkan: alihkan anggaran ini dan itu, hentikan proyek ini dulu, dananya bawa ke situ. Belum ada kesepakatan. Esoknya rapat diulang di tempat yang sama, dengan jumlah anggota lebih banyak. Butuh waktu panjang--dan makanan terus bertambah--untuk menolong rakyat yang menderita itu.

Akhirnya diperoleh anggaran, mereka menyumbang empat karung beras, ditambah ikan teri, garam, mi instan, dan sebagainya. Disepakati pula, ketika menyerahkan sumbangan, diliput oleh stasiun televisi--"Kalau tidak diliput, rakyat kan tak tahu?" Kru TV meminta uang transpor Rp 300 ribu, itu tak jadi masalah dan tak perlu rapat. Saya menghitung nilai sumbangan tak lebih dari Rp 200 ribu. Kalau saja mereka tak perlu rapat di hotel dan tak perlu liputan televisi, lalu biaya itu dimasukkan sebagai sumbangan, nilainya bisa Rp 1 juta. Sumbangan pun bisa lebih cepat. Ini keterlaluan, kepekaan mereka terhadap penderitaan sudah tumpul, bahkan dijadikan bahan pamer. "Bedebah, taik kucing, bangxxt?," saya memaki dalam hati--ini kejadian sekitar tiga tahun lalu, ketika saya belum dilarang mengumpat.

Apakah wakil rakyat yang hidup hedonistis itu bersalah? "Lo, saya kan sudah menyumbang," pasti jawabannya begitu kalau ada yang bertanya. Namun orang malas bertanya. Perilaku seperti itu sudah menjadi hal biasa, bahkan sampai sekarang ini. Lihat saja, begitu ada bencana, apakah angin puting beliung atau banjir, bendera partai berkibar di sana dan judul berita di koran berbunyi: "Fraksi XXX Telah Menyumbang Sepuluh Kardus Mi Instan". Nilai sumbangan lebih rendah daripada 4 liter oli untuk mobil Hummer.

Tragisnya, negeri ini akan masih lama memiliki wakil rakyat dan pejabat yang hedonistis. Sebab, hanya merekalah yang punya uang untuk menomboki pemimpin partai agar bisa dicalonkan, lalu hanya mereka yang punya uang untuk dibagikan kepada rakyat saat pencoblosan. Revolusi moral--mungkin hanya itu kalau berani--yang bisa menyelamatkan negeri ini.

http://www.tempo.co/read/carianginKT/2011/11/20/280/Hedonisme

--

Bukan kucing..IMG00533-20120208-1742.jpg

Mati kejebak dimobil,,kepanasan ato kehabisan oksigen kl

--

permohonan maaf...

Kempling tenan

TAHU


Tak Cuma Digoreng dan Dibacem
Minggu, 16 Oktober 2011 | 17:41 WIB

 

TEMPO/Istiqomatul Hayati

Berita terkait
Inilah Para Pemburu Kopi
Memanjakan Perut dan Mata di Puncak  
Asyiknya Membuat Makanan Jepang  
Kenali Daerah Gempa Lewat Sup Touhoku  
Ayam Tangkap Nanggroe Aceh


TEMPO Interaktif, Jakarta - Tak ada orang yang tak mengenal tahu. Makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasi dan diambil sarinya ini biasanya menjadi lauk sumber protein. Penyajiannya pun cukup sederhana: digoreng atau dibacem. Misalnya, tahu goreng paling kondang dari Jawa Barat: tahu Sumedang. Namun tahu bisa juga diolah menjadi masakan lainnya. Sebut saja tahu gejrot, sapo tahu, kupat tahu, ketoprak, pepes tahu, botok tahu, dan tahu campur.

Berikut ini tempat-tempat favorit untuk berburu makanan berbahan tahu di Jakarta dan Bandung.

Tahu Campur Kalasan Tebet
Jalan Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan

Setiap malam kerap ditemui pemandangan orang antre untuk mendapatkan tempat duduk di warung ini. Mereka ingin mencicipi menu tahu campur seharga Rp 9.000. Makanan Jawa Timur ini menggunakan petis Sidoarjo yang terkenal enak. "Setiap bulan, kami menghabiskan 1 kuintal petis yang dipesan khusus dari Sidoarjo dan Surabaya," kata Nurshila, pemilik warung yang buka sejak 2011 itu.

Sepiring tahu campur bikinan suami Shila, yang asli Lamongan, ini berisi potongan tahu, daun selada, tauge, perkedel singkong, kerupuk bawang, dan potongan daging urat sapi. "Sehari bisa menghabiskan 20 kilogram urat sapi," katanya.

Keistimewaan tahu campur Tebet ini adalah tak pelit memberikan petis, yang membuat sedap masakan. Ia makin asyik disantap saat cuaca dingin. Badan terasa hangat dan lidah dimanjakan oleh kelezatannya. Tak mengherankan jika beberapa pengunjung terlihat menyantap lebih dari satu porsi.

Selain tahu campur, warung ini menyajikan makanan berbahan utama tahu dan petis lainnya, seperti tahu telur, tahu tektek, dan rujak cingur. Tahu telur adalah menu yang menyajikan kocokan telur dan tahu yang didadar, yang ditambah ketupat dan tauge, lalu disiram kuah petis dan sambal kacang. Menu ini pas untuk dicoba.

Jangan kaget ketika Anda akan melihat beberapa pesohor makan di warung yang buka pada pukul 17.00-24.00 WIB ini. Mereka antara lain Donny Kesuma, Eddies Adelia, dan Fira Basuki. "Selera Jawa Timurannya pas banget. Makanan ini sangat sehat dan asli Indonesia," kata Donny. 

Kupat Tahu Magelang AA
Jalan Bona Indah, Lebak Bulus I, Jakarta Selatan

Satu buah ketupat dipotong-potong dan dicampur dengan potongan sebutir tahu goreng, irisan kol, seledri, dan tauge, lalu disiram dengan kuah kacang yang dihaluskan bersama cabai dan gula merah. Saat disajikan, tahu masih terasa panas setelah digoreng.

Harry, 56 tahun, langsung melahapnya. Sebagai "lauk", ia menyantapnya dengan rempeyek kacang yang tersaji di meja. "Hampir setiap lewat jalan sini saya pasti mampir," ujar karyawan yang berkantor di Jalan T.B. Simatupang itu menjelaskan. Seporsi tahu tanpa telur bisa dinikmati dengan Rp 11 ribu dan yang ingin menu menggunakan irisan telur dadar dapat menambah Rp 2.500.

Pemilik warung, Arif, berencana membuka gerai ke-21 di Pacuan Kuda, Pamulang, Tangerang Selatan. Arif menjelaskan ia mulai membuka warung ini pada 1998. Ia memberi nama AA sesuai dengan pelat nomor mobil daerah Magelang, AA. "Dengan begitu, orang langsung paham ini dari Magelang," ujarnya. Soalnya, kupat tahu juga dikenal dari Solo dan Bogor.

Setiap hari, warung ini buka pada pukul 07.00-20.30 pada hari biasa dan pukul 08.00-20.30 saat akhir pekan. Rata-rata tiap gerai menghabiskan sampai 70 tahu. Arif menyatakan tahu itu ia pesan khusus di tempat pembuatan tahu yang amat dikenalnya. Demi menjaga mutu tahu pesanannya, ia menempatkan beberapa karyawan di pabrik tersebut.

Tahu Gimbal Semarang
Depan Rumah Makan Fajar, Pondok Labu, Jakarta Selatan

Warungnya menyempil dan butuh perjuangan untuk mencapainya. Bahkan warung milik Suyono, yang asli Semarang, ini menempati teras rumah makan di Pondok Labu. Tapi begitu mencicipi seporsi tahu gimbal senilai Rp 10 ribu itu, kerinduan Anda bisa terobati terhadap masakan asli Semarang tersebut.

Mirip tahu telur, tahu gimbal juga menggunakan petis. Seporsi tahu gimbal berisi irisan kol, tauge, tahu jawa goreng, dan satu gimbal udang, mirip bakwan udang minus sayuran. "Kami hampir tiap hari mampir karena memang susah cari menu ginian di Jakarta," kata Ana, karyawan di Cipete, Jakarta Selatan, yang selalu ditemani Ida kala menyantap tahu gimbal saat pulang kantor.

Suyono membuka warungnya empat tahun lalu. "Tapi baru setahun ngontrak di depan rumah makan ini," katanya. Sebelumnya, Suyono mengontrak warung di seberang jalan. Ia belum berniat membuka cabang. "Sekarang saja saya sudah kepayahan mengulek sambalnya," ujarnya.

http://www.tempointeraktif.com/hg/kuliner/2011/10/16/brk,20111016-361659,id.html

--


Memberi Nama Kucing

Memberi Nama Kucing

Pada zaman dahulu kala, ada seseorang tua yang sangat miskin.

Terpuruk menatapi kemiskinannya, ketika berjalan di tengah hutan ia menemukan seekor kucing berbulu emas yang sangat indah. Ia segera membawanya pulang mengharapkan peruntungan segera datang baginya.

Dia ingin memberi nama yang spesial bagi kucing tersebut agar peruntungan segera datang baginya. Ia pun meminta nasehat kepada kepala-kepala suku setempat.

Dia berkata, "Saya ingin memberi nama kucing ini Kucing Harimau, bagaimana menurut anda?"

Seorang kepala suku berkata, "Ah, keberanian harimau kalah dengan keberanian seekor naga, mengapa tidak kau namai saja Kucing Naga?"

Seorang kepala suku kedua berkata, " Tidak diragukan lagi, naga lebih gagah dibandingkan harimau, namun naga membutuhkan awan yang mengambang untuk membumbung tinggi di langit, bukankan awan lebih mulia, beri nama saja Kucing Awan".

Kepala suku ketiga berkata, "Benar sekali awan dapat menutupi langit, tapi awan akan segera hilang begitu angin bertiup. Angin lebih kuat dari awan. Namai saja kucingmu Kucing Angin."

Kepala suku keempat berkata, "Ah, seberapa kuat angin sekalipun tidak bisa menembus tembok. Beri nama saja kucingmu Kucing Tembok."

Kepala suku kelima segera berkata, "Seberapa kokoh tembok sekalipun, seekor tikus bisa membuat lubang di tembok. Bagaimana mungkin tembok bisa mengalahkan tikus. Nasehat saya, beri nama saja kucingmu itu Kucing Tikus"

Orang tua itu semakin bingung dan akhirnya berkata, "Ah dodol kalian semua... sudahlah aku kasih nama kucing saja, kok kucing malah jadi tikus?"

Ha ha

Bola2 tahu bayem

bola-bola tahu segeeeer

Nasehat dr Ayah

NASIHAT DARI SANG AYAH
- Hargai istrimu sebagaimana menghargai ibumu.
Berlaku adil lah ke 2 pihak sebab istrimu juga
seorang ibu dari anak-anakmu.
- jika marah boleh tidak memberi uang, boleh tidak
berbicara dengan istrimu, tapi jgn bertengkar
dengan istrimu (membentaknya, memukulnya)
- jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri
mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak
seperti neraka. (Tidak ada canda tawa, manja,
perhatian) maka sayangi istrimu agar dia bahagia.
Maka engkau akan merasa seperti di surga.
- Besar kecilnya gajimu, seorang istri tetap ingin
diperhatikan. Maka istrimu akan selalu
menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
- 2 org tinggal 1 atap (Menikah) tidak perlu gengsi,
bertingkah, sapa menang sapa kalah. karena bukan
untuk bertanding melainkan teman hidup
selamanya.
- diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu.
Mereka mencintaimu atas dasar apa yg kamu
punya sekarang. Bukan apa adanya seperti istrimu.
Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita
tersebut pun meninggalkan mu / punya pria
idaman lain dibelakangmu.
- banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak
pria yang ingin mempunyai istri yg baik dan
mereka tdk mendapatkannya.(Mencintai mereka
bukan materi) Mereka akan menawarkan
perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan
biarkan istrimu meninggalkan rumah karena
kesedihan, Sebab itu akan sulit sekali untuk
kembali.
jagalah istrimu karena dia adalah tulang rusukmu..
copas trit sebelah

Jumat, 24 Agustus 2012

Mie ayam

Kebon Udud


From: <djuliadi55@gmail.com>

Powered by Telkomsel BlackBerry®

--

Enam Petuah Al-Ghazali



Enam Petuah Al-Ghazali


Ustaz Hasan Basri Tandjung

Imam al-Gazali (wafat 1111 M) adalah ulama terkemuka dan termasyhur dalam dunia Islam memberi petuah lewat pertanyaan. Ia sangat mumpuni dalam bidang syariah (fikih, kalam, filsafat, dan tasawuf). Karya-karyanya begitu banyak dijadikan rujukan dan memberi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Imam al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya akan enam hal biasa, tapi kemudian dijawab dengan luar biasa sebagai sebuah petuah. Pertama, "Apakah yang paling dekat dengan diri kita?" Murid-muridnya menjawab: "Orang tua, guru, teman dan kerabat." Sang Imam menghargai jawaban itu meski tidak sesuai harapan. Lalu beliau berkata: "Yang paling dekat adalah kematian." Sebab, setiap yang bernyawa pasti mati (QS [3]:185, [29]: 57, [21]: 35), tanpa diduga (QS [21]: 34), sudah pasti dan tak bisa dipercepat atau diperlambat (QS [10]: 49, [63]: 11), dan tak bisa dihindari (QS [4]: 78, [62]: 8).

Kedua, "Apakah yang paling jauh dari diri kita?" Murid-muridnya menjawab: "Negeri Cina, Bulan, Matahari, dan Bintang." Sang Imam berkata: "Yang paling jauh adalah waktu yang telah berlalu." Waktu tak pernah berhenti hingga akhir masa (kiamat). Jika berlalu, tak pernah kembali. Semenit yang berlalu, lebih jauh dari seribu tahun yang akan datang. Dalam Alquran sedikitnya ada 224 kali dijelaskan tentang waktu, termasuk Allah bersumpah atasnya.

Ketiga, "Apakah yang paling besar di dunia ini?" Ada yang menjawab dengan gunung, Matahari, Bumi, dan lainnya. Al-Ghazali menjawab: "Yang paling besar adalah hawa nafsu." Manusia bisa bertindak seperti binatang atau bahkan lebih hina karena tidak mampu mengendalikan hawa nafsu. (QS [7]: 179). Kita lihat, pejabat negara, politikus, birokrat, orang tua, guru dan siapa saja tertunduk malu karena tidak mampu mengendalikan hawa nafsu, baik syahwat, kekuasaan, maupun harta benda (korupsi).

Keempat, "Apakah yang paling berat di muka bumi ini?" Muridnya menjawab: "Baja, gulungan besi, gajah, dan lain-lain. Beliau melanjutkan: "Yang paling berat adalah amanah." Manusia diutus ke muka bumi ini untuk menjadi khalifah (QS [2]: 30) dan diberi amanah memakmurkan alam semesta (QS [11]:61).

Kelima, "Apakah yang paling ringan di dunia ini?" Ada yang menjawab, yang paling ringan adalah kapas, angin, debu dan dedaunan kering. Al-Ghazali menjawab: "Yang paling ringan adalah meninggalkan shalat." Shalat adalah tiang agama, siapa yang mendirikannya berarti menegakkan agama dan siapa meninggalkan sama dengan ia meruntuhkan agama. (HR Tabrani). Ringan dan mudah meninggalkannya, tapi tidak semudah menjalankannya.

Keenam, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?" Dijawab oleh murid-muridnya dengan pedang. Al-Ghazai berkata: "Yang paling tajam adalah lidah." Pepatah Arab menyebutkan, "Kalau pisau melukai badan, masih ada harapan sembuh. Tapi, jika lidah melukai hati, ke mana obat akan dicari." Pepatah lain mengatakan: "Seorang bisa mati karena terpeleset lidahnya, tapi tidak akan mati karena terpeleset kakinya." (Khuluqul Muslim, al-Ghazali, hlm 163). Wallahu a'lam bish-shawab.
--------------------------------------

Kamis, 23 Agustus 2012

1 jam


Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya :
"Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita…? "
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata :
"Tidak, nak… "

Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi…
"Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun…?"
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.

"Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan
kesalahan…?"
Ayahnya tertawa…
"Mungkin tidak bisa juga, nak…"

"OK ayah, ini yang terakhir kali…
Apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja…?"
Akhirnya ayahnya mengangguk.
"Kemungkinan besar, bisa nak…"

Anak ini tersenyum lega…
"Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah…
Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga
aku dapat hidup dengan benar… "

Pernyataan ini mengandung kebenaran sejati… Marilah kita hidup dari waktu ke
waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini…
Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun…
Akan menjadikan kita terbiasa…
Dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat…
Dan sifat akan berubah jadi karakter…

HIDUPLAH 1 JAM TANPA :
Tanpa kemarahan,
Tanpa hati yang jahat,
Tanpa pikiran negatif,
Tanpa menjelekkan orang,
Tanpa keserakahan,
Tanpa pemborosan,
Tanpa kesombongan,
Tanpa kebohongan,
Tanpa kepalsuan…
Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya.. .

HIDUPLAH 1 JAM DENGAN :
Dengan kasih sayang kpd sesama…
Dengan damai,
Dengan kesabaran,
Dengan kelemah lembutan,
Dengan kemurahan hati,
Dengan kerendahan hati..
Dengan ketulusan..
Dan Mulailah dari Jam ini…

1 jam yang sederhana, tapi sangat mungkin akan berarti bagi perjalanan 10
tahun kedepan, bahkan mungkin sampai akhir hayat kita...:)

Berhenti Mencoba


> Berhenti Mencoba
> Penulis : Erwin Arianto
> Suatu saat, seorang peneliti melakukan percobaan dengan ikan untuk mengetahui apakah hewan berdarah dingin tersebut bisa kehilangan kepercayaan.
>
> Sebuah kotak yang tidak terlalu besar diisi air. Kemudian, di tengah kotak tersebut diberi pembatas sebuah kaca bening. Di salah satu sisi dimasukan ikan yang relatif besar dan sangat kelaparan. Sedangkan di sisi lainnya, dimasukan beberapa ekor ikan kecil yang cukup untuk dimakan oleh si ikan besar.
>
> Melihat hadirnya ikan-ikan kecil yang biasa menjadi mangsanya itu, ikan besar langsung menjadi beringas. Dengan penuh semangat ia berenang ke arah ikan-ikan kecil berada. Apa yang terjadi? Kita semua sudah dapat menduganya. Setiap kali ikan besar berenang menghampiri mangsanya, setiap kali itu pula dia menabrak dinding kaca pembatas.
>
> Rasa lapar yang amat sangat memaksanya untuk terus mencoba, sampai akhirnya dia menghentikan usahanya yang sia-sia tersebut. Dan, menyerahlah si ikan besar.
>
> Percobaan dilanjutkan, kali ini kaca pembatas yang ada di tengah-tengah kotak air tersebut diambil. Sekarang apa yang yang terjadi?
>
> Ajaib! Dengan leluasa ikan-ikan kecil dapat berenang, bahkan sampai mendekati dan menyentuh sirip atau insang ikan besar yang tetap diam dan tak bergerak sedikit pun. Bisa saja sebenarnya si Ikan besar melahap ikan-ikan kecil, tapi ia diam saja.
>
> Ikan besar telah menyerah, pasrah dengan asumsi bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyantap mangsa walaupun sebenarnya dia mempunyai kesempatan.
>
> Kisah ini ada persamaannya dengan kita saat menjalankan pekerjaan sehari-hari. Banyak orang yang mempunyai kesempatan, namun selalu berpikir bahwa rintangannya terlalu banyak dan tidak mungkin dapat teratasi.
>
> Di sisi lain, dia juga tidak berbuat apapun untuk mengatasinya sehingga menghasilkan sikap peduli amat (i don't care), sama seperti ikan besar dalam cerita di atas yang akhirnya menyerah, pasrah.
>
> Manusia pesimistis, seperti si ikan besar, sering membiarkan kesempatan berlalu begitu saja. Banyak hal sebenarnya yang dapat kita lakukan agar pekerjaan menjadi lebih menarik, menantang, dan memuaskan. Kita juga dapat menganalisa metode-metode atau teknik-teknik apa yang cocok untuk meningkatkan hasil kerja kita. Sejuta cara dapat kita coba dan lakukan terus untuk mencapai target kita. Jauh lebih memuaskan daripada sekedar mengkritik tanpa sedikit pun melakukan tindakan positif.
>
>  
>
>  

Gule kepala ikan

Rabu, 22 Agustus 2012

KISAH DAVID DAN PRINSIP KEJUJURAN MEMBAWA BERKAT



Kisah yang menarik dimana tetap mempertahankan prinsip
menjadi orang baik dan harapan. David kuliah di fakultas
perdagangan Arlington USA. Kehidupan kampusnya,
terutama mengandalkan kiriman dana bulanan secukupnya
dari orang tuanya. Entah bagaimana, sudah 2 bulan ini
rumah tidak mengirimi uang ke David lagi.
Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja.
David dengan perut keroncongan berjalan ke bilik telepon
umum, memasukkan seluruh dananya, yaitu satu keping
uang logam itu, ke dalam telepon.

"Halo, apa kabar?" telpon telah tersambung, ibu David
yang berada ribuan km jauhnya berbicara.
David dengan nada agak terisak berkata:
"Mama, saya tidak punya uang lagi, sekarang lagi bingung
karena kelaparan."
Ibu David berkata:
"Anakku tersayang, mama tahu."
"Sudah tahu, kenapa masih tidak mengirim uang?"
David baru saja hendak melontarkan dengan penuh
kekesalan pertanyaan tersebut kepada sang ibu,
mendadak merasakan perkataan ibunya mengandung
sebuah kesedihan yang mendalam. Firasat David
mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat
bertanya,
"Mama, apa yang telah terjadi di rumah?"

Ibu David berkata,
"Anakku, papamu terkena penyakit berat, sudah lima
bulan ini, tidak saja telah meludeskan seluruh tabungan,
bahkan karena sakit telah kehilangan tempat kerjanya,
sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus.
Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang
lagi, Mama sebenarnya tidak ingin mengatakannya
kepadamu, tetapi kamu sudah dewasa, sudah saatnya
mencari nafkah sendiri."

Ibu David berbicara sampai disitu, tiba-tiba menangis
tersedu sedan. Di ujung telepon lainnya, air mata David
juga "tes", "tes" tak hentinya menetes, dan ia berpikir
Kelihatannya saya harus drop out dan pulang kampung. David berkata kepada ibunya,
"Mama, jangan bersedih, saya sekarang juga akan mencari
pekerjaan, pasti akan menghidupi kalian."

Kenyataan yang pahit telah membuat David terpukul
hingga pusing tujuh keliling. Masih 1 bulan lagi,
semester kali ini akan selesai, jikalau memiliki uang,
barang 8 atau 10 dollar saja, maka David mampu bertahan
hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa
liburan untuk bekerja menghasilkan uang. Akan tetapi
sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau harus drop
out.

Pada detik ketika David mengatakan "Sampai jumpa"
kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu,
sungguh luar biasa menyakitkan, karena prestasi kuliahnya
sangat bagus, selain itu ia juga menyukai kehidupan di
kampus fakultas perdagangan Arlington tersebut.
Sesudah meletakkan gagang telpon, pesawat telpon umum
tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan
terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar
menggerojok keluar dari alat itu.

David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan
tangannya menerima uang-uang tersebut.
Sekarang, terhadap uang-uang itu, bagaimana
menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi,
diambil untuk diri sendiri, 100% boleh,
pertama: karena tidak ada yang tahu,
ke dua: dirinya sendiri betul-betul sedang membutuhkan.
Namun setelah bolak-balik dipertimbangkan, David merasa
tidak patut memilikinya. Setelah melalui sebuah
pertarungan konflik batin yang hebat, David memasukkan
salah satu keping dolar itu ke dalam telepon dan menghubungi bagian pelayanan umum perusahaan
telepon.

Mendengar penuturan David, nona petugas pelayanan
umum berkata, "Uang itu milik perusahaan telepon,
maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin
telepon)."

Setelah menutup telepon, David hendak memasukkan
kembali keping logam uang itu, tetapi sekali demi sekali
uang dimasukkan, pesawat otomat itu terus menerus
memuntahkannya kembali. Sekali lagi David menelepon,
dan petugas pelayanan umum yang berkata,
"Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya
sekarang minta petunjuk atasan."
Nada bicara David yang sendirian dan tiada yang menolong
memancarkan getaran kesepian dan kuyu, nona petugas
pelayanan umum sangat dapat merasakannya,
menilik perkataan dari ujung telepon dia merasakan
seorang asing yang bermoral baik sedang perlu dibantu.

Tak lama kemudian, nona petugas pelayanan umum
menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah
itu. Dia berkata kepada David,
"Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata
uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat
ini tidak mempunyai cukup tenaga, tak ingin demi
beberapa dollar khusus mengirim petugas ke sana."

"Hore!", David meloncat saking gembiranya.
Sekarang, uang logam itu secara sah menjadi miliknya.
David membungkukkan badannya dan dengan seksama
nenghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen.
Uang sejumlah ini cukup buat David bertahan hingga
bekerja memperoleh upah pertamanya pada saat liburan
nanti. Dalam perjalanan ke kampus, David tersenyum
terus sepanjang jalan. Iamemutuskan membeli makanan
dengan menggunakan uang itu lantas mencari pekerjaan.

Dalam sekejap liburan telah tiba, David telah memperoleh
pekerjaan sebagai pengelola gudang supermarket.
Pada hari tersebut, David menjumpai boss perusahaan
supermarket, menceritakan kepadanya tentang kejadian di
telepon umum dan keinginannya untuk mencari pekerjaan.
Si boss supermarket memberitahu David boleh datang
bekerja setiap saat, tidak hanya pada liburan saja,
sewaktu kuliah dan tidak terlalu sibuk juga boleh
bergabung, karena boss supermarket merasa David adalah
orang yang tulus dan jujur, terutama adalah orang yang
seksama, membenahi gudang mutlak bisa dipercaya.
David bekerja dengan sangat giat, boss sangat
mengapresiasinya dan juga merasa kasihan.
Si boss memberinya upah dobel.

Sesudah menerima gaji, David mengirimkan keseluruhan
gajinya kepada sang ibu, karena pada saat itu David sudah
mendapatkan info bahwa ia berhasil memperoleh bea
siswa untuk satu semester berikutnya. Sesudah 1 bulan,
uang dikirim balik ke David. Sang ibu menulis di dalam
suratnya:
"Penyakit ayahmu sudah agak sembuh, saya juga telah
mendapatkan pekerjaan, bisa mempertahankan hidup.
Kamu harus belajar dengan baik, jangan sampai
kelaparan."
Sesudah membaca surat itu, David menangis lagi.
David tahu, meski orang tuanya menahan lapar, juga tidak
bakal meminta uang kepada David yang sedang perlu
dibantu. Setiap kali memikirkan hal ini, David berlinang
bersimbah air mata, sulit menenangkan gejolak hatinya.

Setahun kemudian, David dengan lancar menyelesaikan kuliahnya. Setelah lulus, David membuka sebuah
perusahaan, tahun pertama, David sudah mengantongi
laba US $ 100.000. Ia senantiasa tak bisa melupakan
kejadian di telepon umum. Ia menulis surat kepada
perusahaan telepon tersebut:
"Hal yang tak bisa saya lupakan untuk selamanya ialah,
perusahaan anda secara tak terduga telah membantu dana
US $ 9,50 kepada saya. Perbuatan amal ini,
telah membuat saya batal menjadi pemuda drop out dan
menuju kondisi miskin, bersamaan itu juga telah memberi
saya energi tak terhingga, mendorong saya setiap saat
tidak melupakan untuk berjuang. Kini saya mempunyai
uang, saya ingin menyumbang balik sebanyak US $ 10.000
kepada perusahaan anda, sebagai rasa terima kasih saya."

Boss perusahaan telpon bernama Bill membalasnya dengan
surat yang dipenuhi antusiasme:
"Selamat atas kesuksesan kuliah anda dan usaha yang
telah berkembang. Kami kira, uang tersebut adalah uang
yang paling patut kami keluarkan. Ini bukannya merujuk
pada $9,50 yang dikembalikan dengan $10.000,
melainkan uang itu telah membuat seseorang memahami
sebuah petuah tentang prinsip tertinggi kehidupan."

So, di saat-saat paling sulit,
Pertama : Jangan melupakan harapan sudah ada di depan
mata.
Kedua: Jangan lupa menjaga moralitas.

Setelah 20 tahun telah berlalu, bagaimana dengan David?
Di kota Chicago, Amerika, terdapat sebuah gedung
mewah, yang tampak luarnya menyerupai sebuah bilik
telepon umum, itu adalah gedung perusahaan ADDC.
Pendiri perusahaan ADDC, Presiden Direkturnya ialah
David, selain itu juga David adalah salah satu penyumbang
terbesar untuk badan amal.