Selasa, 31 Januari 2012

Joss

Gaul

Kupi brik maning...

Sore ini onde onde n tahu-telur puyuh....mimik e tetep hot lemon tea...

--

Nglempuuusss

Wayah mene kok wis ngringkel
nglempuuusss...oalaah puuuss.......puuuussss.....kq qq

--

Senin, 30 Januari 2012

Coffee break...

Nyanyian Kemerdekaan - Nota Puitika (1-10) Oleh: A.Kohar Ibrahim




Ibrahim Abdul Kohar has posted a new blog entry to Kepulauan Riau.


Manage alerts settings

 

A.Kohar Ibrahim

 

Nota Puitika

 

Nyanyian Kemerdekaan

 

(1-10)

Oleh :

 A.Kohar Ibrahim

*

 

(1)

Mata

 mata: pandang

 Pandang memandang

 mata hati mata pikiran

terang terpandang

Pandang terang

Rasa Senang

 Apakah koas yang ku tarikan

 ataukah pena sama saja makna

 hakinya merupakan panggilan jiwa

 Ku cipta ku komposisi ku susun

 tata warna pun tata kata kata

 untuk peminat pembaca

 yang terhormat

 Teriring asa

 semogalah

 ada manfaat

 dari apa yang aku ungkap angkat

Terima kasih atas perhatian yang diberikan

Wahai Kekasih Teman Kawan Sahabat Sekalian

(Juli 2011)

*

 

(2)

Mata

mata: pandang

Pandang memandang

 mata hati mata pikiran

 terang terpandang

 Pandang terang

 Gamblang

 mengaca tanya:

 Apakah yang lebih megah

 Menggugah gairah jiwa pun raga

 kecuali Merdeka kebebasmerdekaan

 dari segala rantai belenggu penjajahan?

 Tiadalah terbantah Berontak mematahkan

 Segala jerat rantai belenggu penjajahan

 Tepatnya dapat dibenarkan bahkan

 Berontak merupakan kewajiban!

 Demi menjaga menghormati

 sekalian bersyukur atas

 anugerah kehidupan

 paling berharga

 dariNya

*

(24.07.11)

*

(3)

Mata

 mata: pandang

 Pandang mata hati

mata pikiran terang terpandang

 Pandang terang gamblang ngaca tanya:

Dikau merasa terbelenggu atau bebas merdeka?

 Jika merasa terbelenggu, terjajah, tanya pula:

 apa siapa penjajahmu?

 Jangan-jangan bukan cuma

 lantaran pihak lain belaka

 tapi juga dirimu sendiri!

 Beranilah bertanya:

 Why? Napa?

*

(24.07.1)

*

 

(4)

Mata

 mata: pandang

 Pandang memandang

 mata hati mata pikiran

terang terpandang

Pandang terang

 gamblang ngaca tanya:

 Dikau bebas merdeka kah?

 Tapi kenapa berdiri tidak tegak,

 serba kikuk dan ribet,

 beranjak melangkah

 membungkuk bungkuk

 malah nyaris merangkak!

Jalan berjalan nampaknya saja

 sebenarnya gerak jalan  di tempat

 Kenapa tidak maju maju berjaya melaju?

*

(24.07.11)

*

 

(5)

Mata

mata: pandang

 Pandang memandang

mata hati mata pikiran

 terang terpandang

Pandang ku terang

 akan Kekuat-indahan

"Kelmti Horra" Amel Mathlouthi

 sang seniwati musisi Tunisi

"Swara Ku Merdeka"

nyanyian lagu merdu kebenaran

 aspirasi Kemerdekaa-Keadilan

 umat Manusia

*

(25.07.11)

*

(6)

Mata

 mata: pandang

 Pandang memandang

 mata hati mata pikiran

 terang terpandang

Pandang ku terang

mengaku terus terang:

kebandingkan yang mantra

 mantra ala gaya dukun budaya

 Aku lebih suka gaya bebas merdeka Wiji Thukul

 seperti seketika dengan tabah berani bicara makna:

"MERDEKA ia adalah seruan

yang tak bisa diam

yang membangkitkanmu

 dari kuburan ketakutan."

 Nah!

*

(25.07.11)

*

 

(7)

Mata

 mata: pandang

 Pandang memandang

mata hati mata pikiran

terang terpandang

 Pandang ku terang gamblang:

 kebebas merdekaan dalam berekspresi

 Termasuk ekspresi mengapresiasi hasil kreasi

Ku kritik atau ku puji atau ya kritik ya puji bareng

 Diapresiasi atau tak; dikritik pun dipuji atau tak

 pandangan ku sama saja. Wajar wajar saja

Maka dari itu silakan saja

*

(25.07.11)

*

 

(8)

Mata

 mata: pandang

Pandang memandang

mata hati mata pikiran

terang terpandang

 Pandangku terang

berani bebas merdeka

 dan berani bilang berani tanya

Kata orang: di depan karyanya

 seseorang itu telanjang!

Konsekwensinya:

tahu diri seraya berani

 menerima segala macam opini

 atau apresiasi kritik cela puji

 Jika tidak: sebaiknyalah

 diem saja di dalem

 kamar sendiri

Buat apa

 ngamen

 Haha

Hah

!

*

(25.07.11)

*

(9)

Mata

 mata: panda

Pandang memandang

mata hati mata pikiran

 terang terpandang.

Pandang ku terang

 gamblang ku pandang dikau seraya tanya:

 Kamu ini sudah dewasa atau masih bocah?

Salah satu ciri kebocahan atau anak-anak

 maunya yang enak enak doang: pujian

Kalau kena teguran: cemberut

Wah! Susah!

Walau Dewasa tapi kayak Bocah

 Jadilah Bangsa Yang Dewasa

 dalam Merasa

dalam Berpikir

Nalar

*

(25.07.11)

*

 

(10)

Mata

mata: pandang

Pandang memandang

mata hati mata pikiran

terang terpandang

 Pandang ku terang:

Zaman OrBa/HMS berjaya

 Pembangunan budaya Ketakutan

 lantaran Teror memang modal utamanya

Kemerdekaan pers dipasung untuk dihegemoni

Tanyailah Kebenarannya Bos Bos masa kini

Maka timbul lah : "jurnalisme kepiting"

Orang jadi kikuk ribet gagap gugup

 malah gagu ataukah terbungkam

 takut masuk bui karena opini

 Coba pandang dan tanya:

 Budaya Itu Begitu

 apakah masih

 tersisa kini

*

(25.07.11)

*

Catatan : Nota Puitika tersusun-cantum pada ruang Status Profil Facebook A.Kohar Ibrahim ; disiar ulang setelah dilengkapi seperlunya : 31.07.2011.


Fwd: anak kecil

Sate tegal "Sari Murni",pak Sumar,desa Grogol

Mie atjeh

Minggu, 29 Januari 2012

Pagi yg cerah

"Allahumma la sahla, illa maa ja'altahu sahla,
wa anta taj'alul hazna izaa shi'ta sahla.
Ya Allah, tiada yang mudah melainkan
Engkau yang menjadikannya mudah, dan
Engkau jadikan kesusahan itu mudah, jika
Engkau mengkehendakinya mudah."
— isYaAllah, selamat Pagi :')

adi wisaksono

Habis Dapat Ilmu, Terbitlah Gagasan (Mengikat Makna Model Baru [E]): Bagaimana Saya Menulis Buku Writing Toolbox (39)


From: hernowo hasim

Habis Dapat Ilmu, Terbitlah Gagasan (Mengikat Makna Model Baru [E]): Bagaimana Saya Menulis Buku Writing Toolbox (39)
Oleh Hernowo
 
 
Pada Januari 2011, saya diundang memberikan pelatihan menulis untuk para guru di Azhari School di Jakarta. Saya mengubah konsep pelatihan saya dengan memasukkan buku sebagai kapal Columbus dan bagaimana menulis dengan penuh percaya diri—mengatasi "writer's block", mengeksplorasi gagasan dengan peta pikiran, dan memanfaatkan writing toolbox (kotak perkakas untuk membaca dan menulis).
 
Sepulang dari Azhari School, film-film berkelas Oscar menarik perhatian saya untuk saya ikat maknanya. Salah satu film yang saya tonton adalah film Fighter. Film ini telah mengubah Christian Bale—pemeran tokoh Batman—menjadi sesosok kerempeng yang rapuh gara-gara kecanduan heroin. Bale benar-benar mengubah fisiknya. Film ini bercerita tentang seorang petinju dan diangkat dari kisah nyata.
 
Dalam bulan Maret, Arthur Rubenstein menginspirasi saya terkait dengan bagaimana usia yang bertambah tua tidak menghalangi manusia untuk terus meningkatkan semangat dan gairah dalam memperbaiki hidupnya. Saya mendapatkan kisah Rubenstein ini dari sebuah ceramah yang disampaikan oleh sahabat saya, Haidar Bagir, di sebuah instansti pemerintahan di Bandung.
 
Lantas, di bulan April, saya mulai menulis secara berseri lagi. Serial tulisan saya ini digerakkan oleh berita yang memprihatinkan. Berita itu mengabarkan bahwa Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin mau ditutup karena kekurangan dana. Saya mulai merenung dan mengenang buku-buku sastra yang pernah saya baca sekitar puluhan tahun lalu..
 
 
Lahirlah kemudian serial tulisan di Facebook dengan tema besar yang bersifat mengajak, "Mari Rame-Rame Mambaca Karya Sastra". Pada awalnya tak hanya buku-buku sastra yang saya apresiasi. Saya menulis tentang kesenian dan kebudayaan yang saya peroleh, khususnya, ketika saya mengunjungi Eropa—Jerman dan London. Di Jerman, saya bertemu dengan Goethe dan di London saya berkunjung ke museum-museum seni dan sains.
 
Saya membahas soal teater, lukisan, dan juga buku-buku kuno yang dipamerkan di British Museum. Setelah itu, barulah saya memasuki buku sastra dengan mengupas peran penting Nh. Dini di dunia sastra. Saya, misalnya, terkesan dengan  karyanya yang berjudul, Amir Hamzah, Pangeran dari Seberang. Saya malah membeli buku itu lagi dalam kemasan baru ketika menuliskan ikatan makna saya atas buku karya Nh. Dini tersebut.
 
Setelah Nh. Dini, saya menunjukkan jasa Fuad Hassan, Pramoedya Anantatoer, Abdul Hadi W.M., R.A. Kartini, Sutan Takdir Alisjahbana, hingga ke sastrawan dan sastrawati generasi baru di era digital seperti Andrea Hirata dan Linda Christanty. Ada sekitar 30-an ikatan makna yang saya hasilkan. Ini merupakan rekor.
 
Sebelumnya, jika menulis sebuah serial, saya hanya mampu hingga mencapai tak lebih dari 15—kecuali menulis di bulan Ramadhan. "Mari Rame-Rame Membaca Karya Sastra" juga merupakan salah satu kegiatan mengikat makna yang sangat mengasyikkan. Saya membongkar kembali buku-buku sastra lama saya dan membeli lagi buku-buku sastra lama yang pernah saya baca tetapi tak saya temukan lagi di perpustakaan saya.
 
Juni hingga Juli tak banyak tulisan yang saya hasilkan setelah di bulan April hingga Mei saya habis-habisan mengeksplorasi khazanah kesastraan saya. Lantas, memasuki Ramadhan 2011, saya berniat menulis lagi secara mencicil untuk keperluan pembuatan buku saya Writing Toolbox. Lahirlah "Proyek Ramadhan 2011" yang saat ini masih berlangsung.[]

--

Kedung kayang


panorama di Kedung
Kayang ......... —

dari pertigaan Blabak ambil yg
ke arah Ketep Pass / Boyolali ; nanti sebelum
gardu pandang (Ketep Pass) ada jalan yg
bercabang, pilih yg arah kanan (ke Boyolali)
sekitar 2 km dari situ sampai di gerbang
masuk Kedung Kayang (posisi di tikungan
jalan sebelah kanan) ; jarak tempuh dari
Kota Magelang sekitar 30 km, dianjurkan
jangan mengajak anak kecil karena lokasi
sangat membahayakan buat anak kecil

---
Sent by WhatsApp

adi wisaksono

Rich guy

A young and pretty lady posted this on a
popular forum:
Title: What should I do to marry a rich guy?
I'm going to be honest of what I'm going to
say here. I am 25 this year. I am very pretty,
have style and good taste. I wish to marry a
guy with $500k annual salary or above. You
might say that I'm greedy, but an annual
salary of $1M is considered only as middle
class in New York. My requirement is not
high. Is there anyone in this forum who has
an income of $500k annual salary? Are you
all married? I wanted to ask: what should I
do to marry rich persons like you? Among
those I've dated, the richest is $250k annual
income, and it seems that this is my upper
limit. If someone is going to move into high
cost residential area on the west of New
York City Garden (?), $250k annual income
is not enough.
I'm here humbly to ask a few questions:
1. Where do most rich bachelors hang out?
(Please list down the names and addresses
of bars, restaurant, gym)
2. Which age group should I target?
3. Why most wives of the riches is only
average looking? I have met a few girls who
don't have looks and are not interesting, but
they are able to marry rich guys
4. How do you decide who can be your
wife, and who can only be your girlfriend?
(My target now is to get married)
Regards,
Ms. Pretty
(Awesome) Reply: What should I do to
marry a rich guy?
Dear Ms. Pretty,
I have read your post with great interest.
Guess there are lots of girls out there who
have similar questions like yours. Please
allow me to analyse your situation as a
professional investor. My annual income is
more than $500k, which meets your
requirement, so I hope everyone believes
that I'm not wasting time here. From the
standpoint of a business person, it is a bad
decision to marry you. The answer is very
simple, so let me explain.
Put the details aside, what you're trying to
do is an exchange of "beauty" and "money":
Person A provides beauty, and Person B
pays for it, fair and square. However, there's
a deadly problem here, your beauty will
fade, but my money will not be gone
without any good reason. The fact is, my
income might increase from year to year,
but you can't be prettier year after year.
Hence from the viewpoint of economics, I
am an appreciation asset, and you are a
depreciation asset. It's not just normal
depreciation, but exponential depreciation.
If that is your only asset, your value will be
much worried 10 years later.
By the terms we use in Wall Street, every
trading has a position, dating with you is
also a "trading position". If the trade value
dropped we will sell it and it is not a good
idea to keep it for long term – same goes
with the marriage that you wanted. It might
be cruel to say this, but in order to make a
wiser decision any assets with great
depreciation value will be sold or "leased".
Anyone with over $500k annual income is
not a fool; we would only date you, but will
not marry you. I would advice that you
forget looking for any clues to marry a rich
guy. And by the way, you could make
yourself to become a rich person with $
500k annual income. This has better chance
than finding a rich fool.
Hope this reply helps. If you are interested
in "leasing" services, do contact me!
Signed,
J.P. Morgan

adi wisaksono