Senin, 31 Oktober 2011

Auto Build It Site

Are you still struggling to get a real website online that actually makes any money?

Do video and squeeze pages baffle you? Don't know your HTML from your Javascript?

Couldn't write a lick of code if your life depended on it?

Check out AutoBuildIt site builder at http://autobuilditsite.com

I've just finished testing a new service makes it so drop-dead simple to build any type of online sales... that even a DRUNK MONKEY could click around the screen and ACCIDENTALLY build a site that looks like you've just spent $25,000 on it.

To say it's idiot-proof is an understatement. With a few clicks of the mouse, you can build full- blown marketing sites, video squeeze pages, order forms, delayed 'buy it now' pages, opt-in forms, integrate with social media, run a membership site and affiliate program... and have the whole thing deployed to your own .com live, in minutes.

And best of all? These sites look GOOD. Like, *really* good. No code, no designer, no technical skills needed. Just point, click and you're done.

I've spent the last week testing this service out and I can honestly say there's nothing else that comes close. Lets say you want to split-test a squeeze page. It takes 2 seconds to hit 'duplicate', another 15 seconds to type a new headline, 5 seconds to choose a new design, and a single second to save it. Instantly, that new page is online!

It's so brain-dead fast and easy to build pre-optimized, SEO-ready sites for dominating ANY market, that I'm convinced it's going to single-handedly change the way we build 'direct response' sites for good.

No more trying to force your blog to act like a 'real' website... or outsourcing web work to an expensive programmer/designer. There's nothing to install, either - just log in to your online control panel and go.

So check out AutoBuildIt site builder at <a href="http://autobuilditsite.com">http://autobuilditsite.com</a> and find out more about this great software !

tulisan tentang Ibu (salamku-untukmu)

From: dewanto

Saya ingin menambahkan, namun ini tulisan saya sendiri. Sedang belajar
menulis, dan sebagai langkah awal, disuruh membuat tulisan tentang Ibu.
Mohon sekiranya bisa memberikan komentar. Terima Kasih.

Dear Ibu,

Janggal sekali kurasakan, bukan padanan yang pas. Di samping itu, kau
pasti akan memerintahku, "Carikan di kamus nak, apa arti dear!"

Aku tak beranjak kemudian, biasanya begitu. Diam, masih asyik dengan
kesibukan semula. Kau 'kan mengulang perintah sekali lagi, beberapa kali
lagi, hingga nadamu meninggi.

Salahku juga, kenapa harus menggunakan kata itu. Kau tidak mengerti
artinya, itu alasan pertama. Kau perlu kamus, sementara tulisan yang kecil
akan menyiksamu. Selanjutnya, kau akan membuatku repot, padahal kau pun
tahu aku tak suka repot.

Lupa mungkin nama tengahku, atau tak tahu diri? Betapa dulu bila aku
berbunyi, "Ooooeeekkkk!!!" seperti sebuah alarm bagimu. Kau akan tergopoh;
melihat apakah aku ngompol, berak atau haus. Tak perlu ketiganya datang
sekaligus, cukup salah satu saja, maka kerepotanmu kemudian.

Andaikan kau menganut para pebisnis dan menghitung semua kerepotanmu
sebagai hutang. Tak terbayangkan kemudian, berapa hutangku?

Hallo Ibu,

Apa iya aku harus menggunakan yang ini? Seperti sapaanku kepada
teman-temanku, padahal tentu kau lebih dari seorang teman.

Tetapi, seringkali kau pun menjadi teman terbaik untukku. Aku tak akan
ragu berbagi rahasia yang paling rahasia padamu. Kau diam kemudian;
mengangguk-angguk, berbinar, mencandaiku, tapi sering juga menghardikku.

Semua itu, bisa juga berlaku sebaliknya. "Tetangga kita si anu …" itu
awalan bila kau akan bercerita tentang tetangga yang mengganggu pikiranmu.
Bila adik meminta uang saku, lagi dan lagi, "Ahh, adikmu itu!" Bapak yang
nakal, "mBok Bapakmu, itu dikasih tahu!"

Hahaha, banyak memang keluhanmu. Tetapi, kok rasa-rasanya masih banyak
keluhanku. Kita saling mengeluh, kita terbahak kemudian.

Aku tak selalu ada di sampingmu. Adik-adik mungkin bisa membantumu. Kau
tak selalu di sampingku. Teman-temanku akan ada di sana saat itu. Tidak
ada yang istimewa sebenarnya, kecuali rasa amanku. Karena aku tahu, saat
tak ada seorangpun yang mendengarku, kau bahkan akan mendengar bisik
paling halusku.

Ibu sayang,

Tak pernah kukatakan padamu, bahkan sekali. Tak mungkin aku menggunakan
ini.

"Aku sayang padamu" beribu kali bisa kukatakan pada gadis-gadis manis itu.
Tak jarang lengkap dengan pemanis lainnya. Sedikit gombal barangkali,
salah sendiri gadis-gadis itu suka digombali, bahkan berbinar, hihihi.

Hal yang tak pernah berlaku untukmu. Ingin mengucapkannya, tapi lidahku
kelu. Padamu, aku tak perlu semua ungkapan gombal itu. Aku tak perlu
menjaga hubungan, tak khawatir kau tinggalkan dan berpaling ke orang lain.

Bahasa kita, adalah bahasa rasa. Tak perlu kita bermanis bibir. Aku tak
perlu bohong padamu, karena kau tahu kebohonganku yang paling jujur
sekalipun.

Bu'e,

Tak pernah kutahu dari mana asal muasal panggilan jelek ini. Pengubahan
Ibuke menjadi Bu'e mungkin untuk mempermudah lidah kecilku dahulu. Sebagai
anak pertama, kenapa aku dulu tak memilih "mama", "bunda", "mami" yang
kelihatannya lebih keren?

Tetapi, panggilan itu tak mengubah artimu sebagai ibu. Kau tak memerlukan
panggilan yang keren untuk menghidangkan deretan teh hangat di atas meja
pada rembang petang. Tempe goreng dan sambal akan tetap tersedia di
piring-piring pada setiap pagi, dengan dan tanpa aku mengubah panggilan
itu. Semua otomatis, begitu saja, kau memang tahu apa yang kami mau.

***

Apa sih maksudku ini? Sebenarnya, aku ingin membuat sebuah surat untukmu
Bu'. Namun, bahkan untuk sebuah salam pembuka aku kebingungan.

Tunggulah…

Tulisan sudah diposting di sini :
http://unclegoop.com/2008/08/24/salamku-untukmu/

Dengan Teknologi Nano, Pakaian Tak Perlu Dicuc

begin:vcard
fn:Adi Wisaksono
n:Wisaksono;Adi
adr:Ds. Danurejo;;Jl. Raya Mertoyudan Km. 4,5 Japunan;Magelang;Jateng;56172;Indonesia
email;internet:hampala234@yahoo.co.id
title:Rumah Makan Ayam Goreng Kembang Sari
tel;work:0293 325514
tel;home:0293 325513
tel;cell:08562910578,08122981403
note:http://maglure.blogspot.com/
url:http://hampala.multiply.com/
version:2.1
end:vcard


Dengan Teknologi Nano, Pakaian Tak Perlu Dicuci
/

JAKARTA, JUMAT - Pemanfaatan teknologi nano untuk membuat serat-serat tekstil sangat halus (nanotekstil) dapat dipakai untuk membuat pakaian antibakteri. Bahan pakaian tersebut menjadi tidak perlu lagi dicuci karena tahan kotor dan tahan bau.

"Material nano dalam bentuk bubuk misalnya ZnO berukuran nano yang dilapiskan ke serat-serat fiber membuat tekstil menjadi berkarakter nano," kata Ketua Umum Masyarakat Nanoteknologi Indonesia, Dr Nurul Taufiqu Rohman di Jakarta, Kamis (4/9).

Menurut pakar fisika dari LIPI itu, tekstil berkarakter nano merupakan bahan pakaian yang unggul dan mulai dikembangkan di dunia. Demikian pula keramik berkarakter nano (nanokeramik) yang lebih baik penampilannya dan tidak bisa kotor.

Indonesia, ujarnya, cukup siap mengembangkan industri tekstil dan industri keramik berbasis teknologi nano (nanotekstil dan nanokeramik) yang memungkinkan tekstil dan keramik Indonesia menjadi lebih unggul.

"Kami sedang menyusun roadmap-nya dan sudah melakukan survei ke sekitar 30 industri yang terkait dengan prospek material dan teknologi nano," katanya.

Nanotekstil dan nanokeramik, ujarnya, termasuk dalam nanoteknologi generasi pertama, sementara saat ini sejumlah negara maju di dunia sudah mulai mengembangkan nanoteknologi generasi ketiga. Nanoteknologi generasi pertama, kata Nurul, lebih kepada pembuatan nanopartikel dan tak perlu teknologi tinggi untuk membuatnya.

Ia mencontohkan, nanopartikel ditaburkan ke dalam kandungan kosmetik seperti bedak yang melindungi kulit dari sinar matahari (UV) atau minuman suplemen yang diberi partikel nano sehingga kandungannya lebih baik. Generasi kedua, sudah meningkat pada teknologi asembling dari partikel nano, misalnya teknologi nano dalam pembuatan layar monitor sehingga layar monitor menjadi terang, teknologi nano dalam pembuatan chip komputer, atau memori handphone.

Sedangkan teknologi nano generasi ketiga memerlukan material nano dengan presisi yang sangat tinggi antara lain membuat suatu sistem yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia untuk membunuh sel kanker.

"Namun nanoteknologi generasi ketiga di dunia masih dalam taraf riset dan pengembangan prototipe," katanya.

Sedangkan generasi keempat yang masih merupakan mimpi adalah rekayasa molekul (nanomolekuler) di mana mesin nano bakal mampu mengubah-ubah benda, membuat kayu menjadi roti atau arang menjadi intan.

"Bahan roti dan bahan kayu itu sama, ada unsur karbon, hidrogen dan lain-lain. Jadi kayu tinggal dihancurkan ke bentuk material nano dan disusun kembali dengan komposisi sesuai keinginan sehingga menjadi roti," katanya.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/05/15500549/dengan.teknologi.nano.pakaian.tak.perlu.dicuci

. .

Sapa nih yg ketauan beol di kali...??

Tiga hari di dunia

Renungan Malam ... TIGA HARI DI DUNIA -

Sesungguhnya dunia itu jika engkau memikirkannya, tidak lebih dari tiga hari:

① hari kemarin yang tidak bisa engkau harapkan lagi,

② hari yg engkau berada didalamnya, yg harus kau manfaatkan sebaik mungkin, dan

③ hari esok yg  tak kau ketahui apakah kau akan berada disana. Engkau tak akan pernah tahu apakah engkau masih hidup esok.

Jika bkn krn Rahmat & Karunia Alloh tiada satupun manusia punya kesempatan utk bertobat dr sgala macam salah & dosa.

Mari isi sisa hidup ini utk bertobat dan slalu memperbaiki diri, jgn sampai terlena dg kesibukan dunia yg tiada habisnya.

on android

billboard keren & kreatif

Sup kaki kambing

Asem2 semarang

Warung Makan Asem-Asem Koh Liem di
Semarang mengolah hidangan Asem-Asem
yang terbuat dari daging sapi dicampur
dengan irisan cabe hijau, tomat, belimbing
wuluh dan bumbu lainnya. Selain Asem-
Asem, warung makan tersebut juga
menyediakan Cumi-Cumi, Swikee (kodok
goreng), jerohan ayam dan hidangan lezat
lainnya.

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Bakso

Angkat

Siapa

Minggu, 30 Oktober 2011

Patin goreng

Khas gresik


Bubur Roomo. Lontong ditaburi remesan
krupuk lalu dikasih bubur kuning. Yang khas
dari kuliner ini adalah bubur kuningnya
yang rasanya gurih. Sayur yang ada di kirin
atas adalah daun mangrove/bakau.
---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

creative??????

Teluk yg keren

Makanan yg tidak bisa dibeli dg uang

Ini adalah makanan yang tidak bisa dibeli
dengan uang.
Kisah ini adalah kisah nyata sebuah
keluarga yang sangat miskin,
yang memiliki seorang anak laki-laki.
Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah
ibu dan anak laki-lakinya untuk
saling menopang.
Ibunya bersusah payah seorang
membesarkan anaknya,
saat itu kampung tersebut belum memiliki
listrik.
Saat membaca buku, sang anak tersebut
diterangi sinar lampu minyak,
sedangkan ibunya dengan penuh kasih
menjahitkan baju untuk sang anak.
Saat memasuki musim gugur, sang anak
memasuki sekolah menengah atas.
Tetapi justru saat itulah ibunya menderita
penyakit rematik yang parah
sehingga tidak bisa lagi bekerja di sawah.
Saat itu setiap bulannya murid-murid
diharuskan membawa tiga puluh
kg beras untuk dibawa kekantin sekolah.
Sang anak mengerti bahwa ibuya tidak
mungkin bisa memberikan
tiga puluh kg beras tersebut. Dan
kemudian berkata kepada ibunya:
"Ma, saya mau berhenti sekolah dan
membantu mama bekerja di sawah".
Ibunya mengelus kepala anaknya dan
berkata :
"Kamu memiliki niat seperti itu mama
sudah senang sekali tetapi
kamu harus tetap sekolah. Jangan
khawatir, kalau mama sudah melahirkan
kamu, pasti bisa merawat dan menjaga
kamu. Cepatlah pergi daftarkan ke
sekolah nanti berasnya mama yang akan
bawa ke sana".
Karena sang anak tetap bersikeras tidak
mau mendaftarkan ke sekolah,
mamanya menampar sang anak tersebut.
Dan ini adalah pertama kalinya
sang anak ini dipukul oleh mamanya. Sang
anak akhirnya pergi juga ke
sekolah.
Sang ibunya terus berpikir dan merenung
dalam hati sambil melihat
bayangan anaknya yang pergi menjauh.
Tak berapa lama,
dengan terpincang-pincang dan nafas
tergesa-gesa Ibunya datang ke kantin
sekolah dan menurunkan sekantong beras
dari bahunya.
Pengawas yang bertanggung jawab
menimbang beras dan membuka
kantongnya dan mengambil segenggam
beras lalu menimbangnya dan
berkata :
"Kalian para wali murid selalu suka
mengambil keuntungan kecil, kalian lihat,
di sini isinya campuran beras dan gabah.
Jadi kalian kira kantin saya ini
tempat penampungan beras campuran".
Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali
meminta maaf kepada ibu pengawas
tersebut. Awal Bulan berikutnya ibu
memikul sekantong beras dan masuk
ke dalam kantin.
Ibu pengawas seperti biasanya mengambil
sekantong beras dari kantong
tersebut dan melihat. Masih dengan alis
yang mengerut dan berkata:
"Masih dengan beras yang sama".
Pengawas itupun berpikir, apakah kemarin
itu dia belum berpesan dengan
Ibu ini dan kemudian berkata :
"Tak perduli beras apapun yang Ibu
berikan kami akan terima tapi jenisnya
harus dipisah jangan dicampur bersama,
kalau tidak maka beras yang
dimasak tidak bisa matang sempurna.
Selanjutnya kalau begini lagi,
maka saya tidak bisa menerimanya" .
Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu
pengawas, beras di rumah kami
semuanya seperti ini jadi bagaimana?
Pengawas itu pun tidak mau tahu dan
berkata : "Ibu punya berapa hektar
tanah sehingga bisa menanam bermacam-
macam jenis beras".
Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu
tersebut akhirnya tidak berani
berkata apa-apa lagi.
Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali
ke sekolah. Sang pengawas
kembali marah besar dengan kata-kata
kasar dan berkata:
"Kamu sebagai mama kenapa begitu keras
kepala, kenapa masih tetap
membawa beras yang sama. Bawa pulang
saja berasmu itu!".
Dengan berlinang air mata sang ibu pun
berlutut di depan pengawas
tersebut dan berkata:
"Maafkan saya bu, sebenarnya beras ini
saya dapat dari mengemis".
Setelah mendengar kata sang ibu,
pengawas itu kaget dan tidak bisa
berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut
akhirnya duduk di atas lantai,
menggulung celananya dan
memperlihatkan kakinya yang sudah
mengeras
dan membengkak.
Sang ibu tersebut menghapus air mata dan
berkata:
"Saya menderita rematik stadium terakhir,
bahkan untuk berjalan pun susah,
apalagi untuk bercocok tanam. Anakku
sangat mengerti kondisiku dan mau
berhenti sekolah untuk membantuku
bekerja di sawah. Tapi saya melarang
dan menyuruhnya bersekolah lagi."
Selama ini dia tidak memberi tahu sanak
saudaranya yang ada di kampung
sebelah. Lebih-lebih takut melukai harga
diri anaknya. Setiap hari pagi-pagi
buta dengan kantong kosong dan bantuan
tongkat pergi ke kampung
sebelah untuk mengemis.
Sampai hari sudah gelap pelan-pelan
kembali ke kampung sendiri.
Sampai pada awal bulan semua beras yang
terkumpul diserahkan ke sekolah.
Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak
sadar air mata Pengawas itupun
mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu
tersebut dari lantai dan berkata:
"Bu sekarang saya akan melapor kepada
kepala sekolah, supaya bisa
diberikan sumbangan untuk keluarga ibu."
Sang ibu buru- buru menolak dan berkata:
"Jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi
mengemis untuk sekolah anaknya,
maka itu akan menghancurkan harga
dirinya. Dan itu akan mengganggu
sekolahnya. Saya sangat terharu dengan
kebaikan hati ibu pengawas,
tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini."
Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh
kepala sekolah.
Secara diam-diam kepala sekolah
membebaskan biaya sekolah dan biaya
hidup anak tersebut selama tiga tahun.
Setelah Tiga tahun kemudian,
sang anak tersebut lulus masuk ke
perguruan tinggi qing hua dengan nilai
627 point.
Di hari perpisahan sekolah, kepala sekolah
sengaja mengundang ibu dari
anak ini duduk di atas tempat duduk
utama. Ibu ini merasa aneh,
begitu banyak murid yang mendapat nilai
tinggi, tetapi mengapa hanya ibu
ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi di
sana masih terdapat tiga
kantong beras.
Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju
ke depan dan menceritakan
kisah sang ibu ini yang mengemis beras
demi anaknya bersekolah.
Kepala sekolah pun menunjukkan tiga
kantong beras itu dengan penuh
haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam
cerita tadi."
Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang
sangat luar biasa untuk naik
ke atas mimbar.
Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-
ragu melihat ke belakang dan
melihat gurunya menuntun mamanya
berjalan ke atas mimbar.
Sang ibu dan sang anakpun saling
bertatapan.
Pandangan mama yang hangat dan lembut
kepada anaknya.
Akhirnya sang anak pun memeluk dan
merangkul erat mamanya dan
berkata:
"Oh Mamaku...... ......... ...
Sumber :
- Internet bebas

on android

Poci

Nenek

Seorang nenek genit masuk ke BI (Bank
Indonesia) dgn sekoper uang.. Ia minta
dipertemukan dgn GBI (Gubernur BI)
Nenek : "Saya akan buka rekening, dgn
simpanan jumlah yg sangat besar!"
Staff BI ragu, tp akhirnya membawa si
nenek ke ruangan GBI..
GBI: "Brp banyak uang yg akan disimpan?"
Sambil meletakkan koper uang di meja,
Nenek: "Rp. 1 milyar!! Tunai !!"
Penasaranlah Pak GBI,
GBI: "Maaf, saya agak terkejut.. Dari mana
ibu dapat uang tunai sebanyak ini?"
Nenek: "Saya menang tebak-tebakan.."
GBI: "Menebak macam apa, kok
taruhannya besar sekali?"
Nenek: "Mau contoh? Saya yakin telur
burungmu bentuknya kotak!"
GBI: "Apa?? Ini tebakan paling konyol yg
pernah saya dengar.. Anda tak mungkin
menang dgn tebakan seperti itu!"
Nenek: "Anda Berani bertaruh?"
GBI: "Siapa takut!! Saya bertaruh Rp.
50juta, krn saya tahu telur saya tdk kotak!"
Nenek: "Ok, ini menyangkut uang gede..
Bisa saya ajak pengacara ke sini besok jam
10 pagi?"
GBI: "Silahkan saja!"
Malamnya GBI, ia berdiri telanjang di
depan cermin dan memastikan telurnya
tidak kotak.. Sampai akhirnya dia yakin
telurnya benar-benar bulat, tidak kotak..
Maka ia yakin besok bakal menang dan
mendapatkan Rp. 50juta..
Tepat jam 10.00 pagi, nenek itu dtg dgn
pengacara ternama dan terkenal..
Kemudian ia mengulang kesepakatan
kemarin..
Nenek: "Rp. 50juta untuk tebakan telur
burungmu yg kotak?"
Mengangguk setuju,
GBI: "Okay!!"
Nenek itu minta Gubernur buka celana spy
semua bisa melihat bentuk telurnya..
Nenek meraih telur Gubernur dan
merabanya...
GBI: "Yah, tak apalah.. Uang Rp. 50juta
tidak kecil.. Biar ibu yakin telur saya tdk
kotak.."
Pada detik yg sama saat nenek itu meraba
telur Gubernur, pengacaranya terlihat
lemas sambil membentur-benturkan
kepalanya ke dinding..
GBI: "Ada apa dengan pengacara itu?"
Nenek ini menjawab kalem,
Nenek: "Ndak apa2.. Saya cuma bertaruh
dengannya Rp.250 juta, bahwa jam 10.00
pagi ini saya bisa memegang telur
Gubernur BI..!!"
Berani bertaruh? =D =))=D =)) =D =))=D

on android

Kuman di seberang laut

Seko  kulakan, mbuh bener po ra, sumonggo

KHADAFI in memoriam
Kediktatoran sesorang pemimpin selalu di besar2kan, tetapi yg TIDAK diberitakan tentang KHADAFI a.l :
> 1)Seluruh rakyat Libya menerima bagian dr penjualan minyak Libya yg lgsg ditransfer ke rekening bank mereka masing2.
> 2)Pajak penghasilan bagi rakyat libya max 12%, bandingkan dg Indonesia yg max 30%.
> 3)Bank di libya tdk menganut sistem bunga (syariah), tdk seperti sistem perbankan yg diciptakan oleh Rotschild.
> 4)Seluruh warga libya memiliki rumah, khadafi bersumpah bhw org tuanya tdk akan mendptkan rmh sampai semua org di libya punya rmh.
> 5)Rumah-rumah di Libya tidak dikenakan hipotek.
> 6)Jika seseorang ingin bertani, mereka menerima tanah, bibit dan hewan secara gratis.
> 7)Listrik dan biaya pendidikan di gratiskan!.
> 8) Setiap orang mendapatkan medis secara gratis - bahkan utk demonstran sekalipun.
> 9)Setiap pasangan pengantin baru menerima hadiah 60.000 dinar dari pemerintah.
> 10)Gas di Libya di jual dg harga 0,12 sen per liter.
> 11)Sebelum khadafi, penduduk libya yg melek huruf hanya 25%, sekarang 83%.
> 12)Di libya, jika warga ingin membeli mobil, pemerintah memberikan subsidi 50% dr harga.
> 13)Libya tidak memiliki hutang luar negeri, jmlh cadangan sampai 150 milyar dollar, dan skrg dibekukan oleh imperialisme barat.
> 14)Seorang lulusan sarjana yg belum mendapatkan kerja, negara akan menggajinya dg rata2 gaji profesional sampai dia dapat kerja.
> 15)Yg paling PENTING yg tdk bnyk orng tahu,Khadafi adlh penghafal AL-Quran.

Pintar sekali para imperialisme barat(AS n sekutux) mempengaruhi rakyat Dunia utk membenci Khadafi & para pemimpin negara2 Arab/muslim. Memang benar kata pepatah gajah dipelupuk mata tidak terlihat, tetapi kuman diseberang lautan justru terlihat

--

Tomyum

Renungan


SEDIKIT RENUNGAN BUAT KITA-KITA YANG
MASIH MUDA ( YANG KELAK AKAN
MENJADI TUA PULA)
Suatu hari seorang sahabat saya pergi ke
rumah orang jompo atau lebih terkenal
dengan sebutan panti werdha bersama
dengan teman-temannya.
Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih
banyak mengenal bahwa akan lebih
membahagiakan kalau kita bisa berbagi
pada orang-orang yang kesepian dalam
hidupnya.
Ketika teman saya sedang berbicara
dengan beberapa ibu-ibu tua,tiba-tiba
mata teman saya tertumpu pada seorang
opa tua yang duduk menyendiri sambil
menatap kedepan dengan tatapan kosong.
Lalu sang teman mencoba mendekati opa
itu dan mencoba mengajaknya berbicara.
Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau
mengobrol dengannya sampai akhirnya si
opa menceritakan kisah hidupnya.
Si opa memulai cerita tentang hidupnya
sambil menghela napas panjang. Sejak
masa muda saya menghabiskan waktu
saya untuk terus mencari usaha yang baik
untuk keluarga saya, khususnya untuk
anak-anak yang sangat saya cintai. Sampai
akhirnya saya mencapai puncaknya
dimana kami bisa tinggal dirumah yang
sangat besar dengan segala fasilitas yang
sangat bagus. Demikian pula dengan anak-
anak saya, mereka semua berhasil sekolah
sampai keluar negeri dengan biaya yang
tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka
semua berhasil dalam sekolah juga dalam
usahanya dan juga dalam berkeluarga.
Tibalah dimana kami sebagai orangtua
merasa sudah saatnya pensiun dan menuai
hasil panen kami. Tiba-tiba istri tercinta
saya yang selalu setia menemani saya dari
sejak saya memulai kehidupan ini
meninggal dunia karena sakit yang sangat
mendadak. Lalu sejak kematian istri saya
tinggallah saya hanya dengan para
pembantu kami karena anak-anak kami
semua tidak ada yang mau menemani saya
karena mereka sudah mempunyai rumah
yang juga besar. Hidup saya rasanya hilang,
tiada lagi orang yang mau menemani saya
setiap saat saya memerlukanya.
Tidak sebulan sekali anak-anak mau
menjenguk saya ataupun memberi kabar
melalui telepon. Lalu tiba-tiba anak sulung
saya datang dan mengatakan kalau dia
akan menjual rumah karena selain tidak
effisien juga toh saya dapat ikut tinggal
dengannya. Dengan hati yang berbunga
saya menyetujuinya karena toh saya juga
tidak memerlukan rumah besar lagi tapi
tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di
dalamnya. Setelah itu saya ikut dengan
anak saya yang sulung. Tapi apa yang saya
dapatkan ? setiap hari mereka sibuk
sendiri-sendiri dan kalaupun mereka ada
di rumah tak pernah sekalipun mereka
mau menyapa saya. Semua keperluan saya
pembantu yang memberi.
Untunglah saya selalu hidup teratur dari
muda maka meskipun sudah tua saya tidak
pernah sakit-sakitan. Lalu saya tinggal
dirumah anak saya yang lain. Saya
berharap kalau saya akan mendapatkan
sukacita idalamnya, tapi rupanya tidak.
Yang lebih menyakitkan semua alat-alat
untuk saya pakai mereka ganti, mereka
menyediakan semua peralatan dari kayu
dengan alasan untuk keselamatan saya tapi
sebetulnya mereka sayang dan takut kalau
saya memecahkan alat-alat mereka yang
mahal-mahal itu. Setiap hari saya makan
dan minum dari alat-alat kayu atau plastik
yang sama dengan yang mereka sediakan
untuk para pembantu dan anjing mereka.
Setiap hari saya makan dan minum sambil
mengucurkan airmata dan bertanya
dimanakah hati nurani mereka? Akhirnya
saya tinggal dengan anak saya yang
terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi
melebihi yang lain karena dia dulu adalah
seorang anak yang sangat memberikan
kesukacitaan pada kami semua. Tapi apa
yang saya dapatkan?
Setelah beberapa lama saya tinggal disana
akhirnya anak saya dan istrinya
mendatangi saya lalu mengatakan bahwa
mereka akan mengirim saya untuk tinggal
di panti jompo dengan alasan supaya saya
punya teman untuk berkumpul dan juga
mereka berjanji akan selalu mengunjungi
saya.
Sekarang sudah 2 tahun saya disini tapi
tidak sekalipun dari mereka yang datang
untuk mengunjungi saya apalagi
membawakan makanan kesukaan saya.
Hilanglah semua harapan saya tentang
anak-anak yang saya besarkan dengan
segala kasih sayang dan kucuran keringat.
Saya bertanya-tanya menganai kehidupan
hari tua saya demikian menyedihkan
padahal saya bukanlah orangtua yang
menyusahkan, semua harta saya mereka
ambil. Saya hanya minta sedikit perhatian
dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri
sendiri.
Kadang saya menyesali diri mengapa saya
bisa mendapatkan anak-anak yang
demikian buruk. Masih untung disini saya
punya teman-teman dan juga kunjungan
dari sahabat - sahabat yang mengasihi saya
tapi tetap saya merindukan anak-anak
saya.
Sejak itu sahabat saya selalu
menyempatkan diri untuk dating kesana
dan berbicara dengan sang opa. Lambat
laun tapi pasti kesepian di mata sang opa
berganti dengan keceriaan apalagi kalau
sekali-sekali teman saya membawa serta
anak-anaknya untuk berkunjung.
Sampai hatikah kita membiarkan para
orangtua kesepian dan menyesali
hidupnya hanya karena semua kesibukan
hidup kita.
Bukankah suatu haripun kita akan sama
dengan mereka, tua dan kesepian. Ingatlah
bahwa tanpa Ayah dan Ibu, kita tidak akan
ada di dunia dan menjadi seperti ini.
Jika kamu masih mempunyai orang tua,
bersyukurlah sebab banyak anak yatim-
piatu yang merindukan kasih sayang orang
tua.
Jika kamu menerima e-mail ini berarti
masih ada orang yang peduli kepadamu
untuk mengingatkan jasa kedua orang
tuamu.

on android

Usum pete

Menpora mengundurkan diri

Suro VS Boyo


From: Anis Hariri
Suro VS Boyo alias Grammar Suroboyoan alias Bahasa Suroboyo
Kreatif juga nih yang bikin film,

http://www.youtube.com/watch?v=KSj_NmWtDdY&NR=1

Mohon maaf kalau ada yang pernah nonton

Entho

Ikam bakar

Sabtu, 29 Oktober 2011

Dicapit

Iwak pe pedes

Martabak telor

Akibat pemanasan global

Duren merah

Nyapu


Asune sapa?

Mie ayam

Mengerat kuku

barang siapa yang mengerat kukunya pada:
Hari Sabtu: keluar dari tubuhnya ubat dan
masuk kepadanya penyakit
Hari Ahad: Keluar kekayaan masuk
kemiskinan
Hari Isnin: keluar daripadanya gila dan
masuk sihat
Hari selasa: keluar daripadanya sihat dan
masuk penyakit
Hari Rabu: keluar daripadanya was-was dan
masuk kepadanya kepapaan
Hari Khamis: keluar daripadanya gila dan
masuk kepadanya sembuh dari penyakit
Hari Jumaat: keluar daripadanya dosa-
dosanya seperti pada hari dilahirkan oleh
ibunya dan masuk kepadanya rahmat
daripada Allah Taala
jadi, kerat kuku bukan sebarang kerat tapi
ada kaedahnya. walaupun hanya kuku tapi
adalah sebahagian daripada badan kita yang
perlu kita hormati. misalnya kerat kuku ada
adabnya selain mengikut hari, kita juga
perlu buang kuku itu pada tempat yang
tidak kotor, sebagaimana yang
diajar..seeloknya kita membuang ke tanah
kerana kita juga berunsur tanah. bukannya
tong sampah sekali pun tong sampah itu
bersih
Sharing is Caring ♥

on android

Saat itu aku menjadi saksi perkawinan mereka......hmmmm indahnya.....semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah...............hehehehet

Oiiii

Tip kuliner

untuk menutupi kelemahan rasa masakan
maka beberapa resto hanya memasak
dengan cabe yang super banyak karena
mereka tak tahu bumbu2 apa lagi selain
cabe.jadilah itu super setan sambal atau
semarganya,masakan tanpa cita rasa- chef
queen parah

on android

Lowongan Kerja James Bon

Jumat, 28 Oktober 2011

could u find nemo?

Wedang kacang kapuran

Jajanan (Resoles) yang tersedia di Warung
Wedang Kacang Kapuran Semarang. Masih
banyak macamnya Arem2, Lumpia, Bakmi,
Mihun, Tahu, Tempe, Siomai, pokoknya
menggugah salero.....

Sent from Samsung Mobile

boleh ikut g...?

Tengkleng

Ada yg mau?

Sushi

Tip masuk hutan

Lagu

emak, maafin eike
yang suka ngerepotin keluarge
eike, anakmu yg paling bontot
yg gak pernah dengerin nyanyianmu
emak, bohong katamu
justru eike ingin memilih die
jangan sampai emak kecewa
eike yg bercinta emak yg dose
gaun penganten, robek dikit tapi keren
cincin emas pengikat, gak taunya dari
kawat
sepatu dari kaca, dipake longgar sebele
sebel eike, die male ketawe
ranjang biru penganten, tanpa kasur tapi
keren
bulan madu ke Bali, cuman sampe
banyuwangi
uang receh recehan, hasil ngolek di
celengan
udeh miskin belagak gedongan ....
emak, bohong katamu
justru eike ingin memilih doi
jangan sampai emak kecewa
eike yg bercinta emak yg dose
gaun penganten, dipakeknye kesempitan
cincin emas pengikat, padahal hasil
sepuhan
sepatu dari kaca, beli bekas di loakan
malu eike, ame yg kondangan
ranjang biru temanten, di tidurin kreyat
kreyot
bulan madu ke bali, di bohongin ame
misua
uang di dalem dompet, gak taunya boleh
nyopet
die bilang, maaf deh kepepet.....
gaun penganten, robek dikit tapi keren
cincin emas pengikat, gak taunya dari
kawat
sepatu dari kaca, dipake longgar sebele
sebel eike, die male ketawe
ranjang biru penganten, tanpa kasur tapi
keren
bulan madu ke Bali, cuman sampe
banyuwangi
uang receh recehan, hasil ngolek di
celengan
udeh miskin belagak gedongan ....

on android

Wah ..yah mene disuguhi onde-onde ....


Isih wareg je ..
Bungkus wae po ya ...

Hmm....

gara2 banjir besar di thailand, buaya masuk k kota —

Kamis, 27 Oktober 2011

segini banyak masih ga lebih banyak dari setusuk sate kambing..

Artificial beach in japan

Semprong

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Midro

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

Pelem

---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile

I Kapal Selam ..

Dipameri konco kulon kali ...mpek2 ..

Aku kok ga suka ya?

Lawuh

Pulau karang keren

Seng ada lawan.......... dari kiri ke kanan.... nasi jagung, rica belut,... becek mentog....... versus Tuak manis......

Luculatos

Luculatos
Suatu pagi, seorang pria menelepon sebuah
perusahaan taksi dan mengadu
bahwa taksi yang dipesannya untuk
mengantarnya ke bandara belum juga
datang . Seorang operator yang menerima
telepon itu segera meminta maaf. "Maafkan
bila taksi yang Bapak pesan belum sampai ,"
kata operator itu .... " Tapi, jangan
kuatir, ...Pak. Pesawatnya selalu terlambat. "
"Tentu saja hal itu akan terjadi pagi ini."
Penelepon itu dengan keras berteriak , "
Karena sayalah pilotnya!"

on android

Sesungguh hati

BERDOA DGN SESUNGGUH HATI : Rasulullah
SAW bersabda : "Apabila kamu berdoa
janganlah berkata, 'Ya Allah ampunilah aku
kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku
kalau Engkau menghendaki dan berilah aku
rezeki kalau Engkau menghendaki.'
Hendaklah kamu bermohon dengan
kesungguhan hati sebab Allah SWT berbuat
segala apa yang dikehendaki-Nya dan tidak
ada paksaan terhadap-Nya."
(HR. Bukhari dan Muslim)

on android

Kwitiew goreng telur

Rabu, 26 Oktober 2011

Burung


Wahai Sahabat-sahabatku!
Pernahkah Sahabat berpikir untuk
menggantungkan angan2 setinggi BINTANG
dan BULAN di langit? Yakin deh, pasti
pernah, sebab hal ini pun sering diajarkan
dalam mata pelajaran!
Kita tentu tahu bahwa BINTANG dan BULAN
itu memang selalu ada, setiap hari dia
menampakkan dirinya kepada kita. Tetapi
sadarkah Sahabat bahwa tidak ada diantara
kita yang bisa menyentuh BINTANG dan
BULAN itu sekalipun. Jadi kenapa kita
menggantungkan angan2 kita kepada
sesuatu yang tidak dapat kita sentuh?
Makanya lebih baik Sahabat
menggantungkan harapan pada BURUNG di
sana, walaupun saat akan disentuh sang
BURUNG segera terbang. Tetapi sekurang-
kurangnya sang BURUNG telah mengajarkan
kepada kita bagaimana caranya untuk
merasakan BAHAGIA. —
---
Sent by WhatsApp

Sent from Samsung Mobile