Jumat, 30 September 2011

From: Mr. Michael Robert !!!

Hi, my name is Mr. Michael Robert am from United Kingdom. I am looking for a reliable partner who can accompany me for an investment in Indonesia.I will entrust the total sum of $3million dollars in your hands as long as you will be honest to me. Please let me know if your interested in partnering with me. We will share the dividend equally. E-mail me at (holley_r_2@yahoo.co.jp) for more details. Thanks. Michael Robert.

Ayo naik pesawat

Kamis, 29 September 2011

Trans Studio Direncanakan Dibangun di Solo





Trans Studio Direncanakan Dibangun di Solo

Walikota Solo Joko Widodo siap menyediakan lahan seluas 10 hektar

SENIN, 12 SEPTEMBER 2011, 00:44 WIB
Nur Farida Ahniar

VIVAnews - Setelah sukses menghadirkan Trans Studio di Makassar dan Bandung, pengusaha nasional Chairul Tanjung akan membangun taman hiburan serupa di Solo. Walikota Solo, Joko Widodo, mendukungnya dengan siap menyediakan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan Trans Studio.

Rencananya, Jokowi panggilan akrab Walikota Solo akan menemui pemilik Trans Studio, Chairul Tanjung untuk menanyakan kepastian mendirikan Trans Studio di Solo.

"Sebelum Lebaran saya telah menghubungi Pak Chairul Tanjung bahwa kita telah siap menyediakan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Trans Studio. Katanya setelah Lebaran Pak CT akan melihat lahan tersebut tapi kok belum jadi," kata Jokowi.

Oleh sebab itu, minggu depan ini Jokowi direncanakan menemui Chairul Tanjung di Jakarta untuk menjajaki tentang kepastian pembangunan Trans Studio di Solo. "Kita sudah siap. Memang banyak daerah yang mengantre  supaya Trans Studio dibangun di daerahnya, seperti Medan dan Balikpapan," ujar Jokowi.

Lebih lanjut dia mengatakan sejak awal sebetulnya Solo menjadi kota kedua untuk pembangunan arena hiburan Trans Studio setelah Makasar. Namun, ternyata pembangunan Trans Studio yang kedua di Bandung.

"Pemilik menentukan Solo menjadi kota ketiga pembangunan Trans Studio. Dulunya itu nomor dua sebelum Bandung lho. Wong saat diajak peresmian Trans Studio di Makasar, beliau bilang selanjutnya Trans Studio akan dibangun di Solo," ucapnya.

Jokowi pun optimis jika Trans Studio jadi dibangun di Solo dipastikan mampu menyaingi Bandung dari segi jumlah pengunjungnya. "Pengunjungnya nanti dari semua wilayah Jawa Tengah dan separuh dari Jawa Timur. Apalagi jika jalan tolnya Solo sudah jadi pasti kian ramai," harapnya. (ren)

Laporan: Fajar Sodiq|Solo.

• VIVAnews
 
Rat




http://ceremende.blogspot.com/

Sepenggal kisah Imam Al-Ghozali

\



Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya : Imam Ghazali = Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ? Murid 1 = Orang tua Murid 2 = Guru Murid 3 = Teman Murid 4 = Kaum kerabat Imam Ghazali = Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185). Imam Ghazali = Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ? Murid 1 = Negeri Cina Murid 2 = Bulan Murid 3 = Matahari Murid 4 = Bintang-bintang Iman Ghazali = Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama. Iman Ghazali = Apa yang paling besar didunia ini ? Murid 1 = Gunung Murid 2 = Matahari Murid 3 = Bumi Imam Ghazali = Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka. IMAM GHAZALI Apa yang paling berat didunia? Murid 1 = Baja Murid 2 = Besi Murid 3 = Gajah Imam Ghazali = Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah. Imam Ghazali = Apa yang paling ringan di dunia ini ? Murid 1 = Kapas Murid 2 = Angin Murid 3 = Debu Murid 4 = Daun-daun Imam Ghazali = Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat Imam Ghazali = Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? Murid- Murid dengan serentak menjawab = Pedang Imam Ghazali = Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri. DOA SAPU JAGAT "Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam : اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ "Allahumma (Robbana) aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa 'adzaban naar." (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka)." (HR. Bukhari no. 4522 dan Muslim no. 2690) __ Aamiin,, Edited by HAA .


demokrasi




Seorang Pejabat cerita tentang Demokrasi pada seorang petani miskin yang masih susah mencari sesuap nasi

Petani cuma menjawab: Kami tidak peduli apa itu Demokrasi… kalian saja tidak mengerti apa itu Demokrasi apa lagi kami…jawab si Petani

Dengan demokrasi kita bisa saling berbagi.. kata si Pejabat…

Apa lagi yang harus kami bagi ? Makan hari ini saja masih kami cari, kami tidak Peduli dengan demokrasi… kata petani itu sekali lagi..

Dengan Demokrasi kami akan sejahterakan hidup rakyat disini…kata Pejabat itu lagi

Kami tetap tidak peduli.. setiap lima tahun sekali kalian selalu teriakkan demokrasi dan kesejahteraan kami.. tapi setelah itu kalian tidak peduli lagi… Demokrasi ? kelaut saja pergi… jangan ganggu kami dengan ocehan Demokrasi ... [kompasiana]



Kalau Emas Mahal, Investasilah ke Perak




Kalau Emas Mahal, Investasilah ke Perak

REP | 17 September 2011 | 10:13307  1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat

13162290942057464576Tung Desem Waringin (TDW) kemarin bilang, "Untuk sekarang ini jangan berinvestasi ke emas, tapi ganti ke perak."

Mengapa investasi perak menarik? Berikut fakta bila berkebun perak, ternayata tak kalah mengkilap dibandingkan emas.

1. Tahun lalu emas naik dari sekitar 1.150 dolar/oz ke 1.400 dolar/oz (naik 22.5 persen). Sementara perak dari sekitar 16 dolar/oz ke 28 dolar/oz (naik 75 persen). Selengkapnya di : http://www.minyanville.com/businessm…7908?page=full

2. Trend statistik selalu menunjukkan bila emas naik, perak juga ikut naik. Begitupun sebaliknya. Pada tahun 2009 perbandingan harga emas : perak = 1 : 66 (1 gram emas bisa buat beli 66 gram perak).  Saat ini (2011) perbandingan harga emas : perak = 1 : 48 (1 gram emas hanya bisa buat beli 48 gram perak). Jadi menurut saya perak lebih bagus buat investasi. Ibarat pepatah, lebih baik punya segudang perak daripada segenggam emas.

3. Faktanya emas 95 persen disimpan. Orang beli disimpan. Perak lebih dari 50 persen digunakan untuk industri elektronik. Setelah dipakai, habis. Jadi perak adalah barang konsumsi.

Tapi investasi perak juga ada beberapa kendala:

1. Perak bisa kusam/kotor, jadi perlu dibersihkan (tambah biaya pembersihan) dan ada yang bilang kalau dibersihkan beratnya berkurang.

2. Di Indonesia perak tidak begitu liquid (banyak penjual dan pembeli) seperti emas. Bahkan Antam-pun sampai kini hanya menjual dan tidak mau membeli kembali.

3. Perak yang dijual berbentuk butiran (seperti kerikil) jarang yang berbentu lantakan seperti emas (Antam juga menjual bentuk butiran). Bentuk butiran ini menurut saya lebih sulit dibersihkan daripada bentu lantakan.

4. Tapi di Singapore perak lebih mudah dijumpai dalam bentuk lantakan dan ada juga perusahaan yang menjual dan membelinya, hanya saja kalau mau jual dan beli harus ke Singapore. Jadi keuntungan sudah habis buat biaya perjalanan.

Prediksi harga perak 2012-2015

Januari 2012: $50-$80/oz
Januari 2013: $120-$150/oz
Januari 2014: $200-$250/oz
Januari 2015: $300-$350/oz

Semoga bisa bermanfaat buat yang cari tahu informasi seputar perak. (dbs)



Ndog kodok yg sueger

Opo iki?

Kata-kata emas Mario Teguh:
Cinta yang sejati tidak pernah mencari
kebahagiaan diri sendiri, tanpa
membahagiakan yang dicintainya.
Apa pun yang diakui sebagai cinta, tapi yang
menyebabkan kesedihan pada orang yang
katanya dicintai, adalah kepalsuan.
Dan kepalsuan yang bertopeng cinta, adalah
parasit yang menghirup kering sari-sari
kemudaan dan keindahan hidup dari jiwa-
jiwa baik yang polos dan tak
berperlindungan.
Cinta hanya berbahagia jika yang dicintainya
berbahagia.
Maka resapkanlah ini di hatimu, bahwa
Cinta tidak melukai.
Jika melukai, pasti itu bukan cinta.

on android

Rabu, 28 September 2011

Bung Karno...Memang dahsyat!


From: tommihernowo

"Dik, kau tahu, kau tidak pernah mencari aku. Aku juga tidak menncari
kau. Tapi Allah sudah mempertemukan kita"

Itu surat cinta terakhir utk Heldy (18 tahun)..sbg istri terakhir Bung
Karno (64 tahun) menjelang kejatuhannya ..
.
Bung Karno 64 tahun masih jatuh cinta sama ABG ...dan memperisitrinya .....

Piye ki masKung ....?
Sepertinya ngga perlu lagi getun kedhisikan lahir ki ...
Hehehehe....

Jalan yg legendaris

Nyrudug

Senin, 26 September 2011

Belalang abu2

Menu buka puasa


From: widiarto

Monggo sugeng dhahar....
:d

Krupuk tayamum

Walang coklat

Mixed fresh fruits juice


From: endah

Nyoba jus rasa baru @pizza hut:
jeruk, stroberi dan pisang...jarene kaya serat, vit A, B1, C dan antioksidan...

Lotis

Pelajaran Dari Tewasnya Mantan Presiden Afghanistan



---------- Forwarded message ----------
From: Adi Wisaksono <superhampala@gmail.com>
Date: 2011/9/26
Subject: Pelajaran Dari Tewasnya Mantan Presiden Afghanistan
To: forumalumni@googlegroups.com

Pelajaran Dari Tewasnya Mantan Presiden Afghanistan

21 September 2011 | 1:48 pm | Dilihat : 393

Jakarta - Mantan Presiden Afghanistan Burhanuddin Rabbani yang kini menjadi Ketua Dewan Perdamaian Afghanistan tewas terbunuh di kediamananya pada Selasa (20/9) malam oleh seorang pembom bunuh diri. Burhanuddin Rabbani saat adalah pejabat Afghanistan yang paling menonjol dalam melakukan rekonsiliasi perdamaian dengan Taliban untuk menghentikan perang yang telah berlangsung selama sepuluh tahun. Kematiannya merupakan sebuah berita yang sangat mengejutkan dan diperkirakan akan dapat menghancurkan proses perdamaian di Afghanistan.

Pembom bunuh diri tersebut diketahui sebagai salah seorang kepercayaan yang pada saat pertemuan disebutkan membawa sebuah informasi penting utk Rabbani. Pada saat pertemuan, pelaku memeluk Rabbani dan kemudian meledakkan bom yang disembunyikan di sorbannya. Ledakan tersebut membunuh Rabbani dan melukai tiga orang lainnya. Salah satu korban yang menderita luka-luka serius diketahui bernama Mohammad Masoom Stanekzai.

Presiden Afghanistan Karzai yang sedang berada di Amerika Serikat, saat akan bertemu dengan Presiden Barack Obama menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya dan mengatakan bahwa meninggalnya Mantan Presiden Burhanuddin Rabbani sebagai sebuah kehilangan yang sangat tragis dari seorang patriot Afghanistan.

Presiden Obama menyatakan, "Kami berdua percaya bahwa meskipun telah terjadi insiden ini, kami tidak akan tergoyahkan dalam menciptakan arah dimana Afghanistan akan bisa hidup di alam kebebasan, aman, selamat dan makmur," tegasnya. PM Pakistan Yusuf Reza Gilani dan Presiden Asif Ali Zardari menyatakan mengecam terjadinya pembunuhan terhadap Rabbani tersebut.

Burhanuddin Rabbani menjadi Presiden Afghanistan pada tahun 1990, setelah penarikan pasukan Uni Soviet. Dia dipaksa turun dari jabatannya setelah kelompok Taliban menyerbu dan menguasai ibukota Kabul pada tahun 1996. Rabbani kemudian menduduki jabatan sebagai presiden dari Aliansi Utara. Dia kini adalah orang terpenting yang mencoba melakukan upaya perdamaian antara pemerintahan Presiden Karzai dengan kelompok militan Taliban.

Seperti diketahui, Taliban telah melakukan beberapa serangan sporadis di kota Kabul seminggu sebelum Rabbani tewas. Kemampuan Taliban melakukan serangan, bahkan pada Selasa (13/9) kantor kedutaan AS di Kabul juga mereka serang. Serangan Taliban di Kabul tersebut mengundang banyak pertanyaan akan kesiapan dan kemampuan dari pasukan Presiden Karzai dalam menjaga situasi keamanan negara menjelang penarikan pasukan AS dan NATO yang akan berakhir pada 2014. Bahkan kini tiga propinsi yang berbatasan dengan Kabul lebih banyak dikuasai Taliban.

Pembunuhan Mantan Presiden Burhanuddin Rabbani sebagai tokoh di Afghanistan tercatat sebagai peristiwa ketiga dalam tiga bulan terakhir. Pada bulan Juli saudara tiri Presiden Karzai, Ahmed Wali Karzai yang sehari-harinya dijaga demikian ketat, tewas ditembak teman kepercayaannya sendiri. Beberapa hari kemudian, mantan Gubernur Oruzgan Jan Mohammed Khan yang merupakan pendukung Karzai diserbu beberapa orang Taliban bersenjata.

Menurut badan intelijen Afghanistan, modus serangan terhadap Rabbani pada Selasa malam itu mengingatkan pembunuhan politik dua hari menjelang serangan spektakuler terhadap gedung kebanggaan Amerika Serikat WTC. Ahmed Shah Massoud pemimpin Aliansi Utara dibunuh oleh seorang yang menyamar sebagai wartawan. Selain itu diberitakan oleh para jurnalis di Afghanistan, adanya kecurigaan keterlibatan jaringan intelijen Pakistan, Inter Services Intelligence Directorate yang dikatakan selalu berusaha menghentikan upaya menengahi perdamaian antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

Apa pelajaran yang bisa kita dapat dan pergunakan di masa depan? Pertama, kasus pembunuhan terhadap tokoh politik serta pejabat penting di Taliban dalam beberapa kasus dilakukan oleh orang kepercayaan yang dinilai steril. Pada beberapa kasus terdahulu korban ditembak, kemudian yang terjadi terhadap Mantan Presiden Rabbani diluar perkiraan para Walpri, dilakukan dengan bom bunuh diri yang disimpan di sorban. Ini adalah pembunuhan fanatis dan terarah, sasaran terpilih dan bom kecil yang disembunyikan di tempat yang tidak di perkirakan ternyata mampu menewaskan target.

Kedua, petugas yang bertanggung jawab sebagai pengawal pribadi masih memberi toleransi terhadap tamu yang mendekat ke subyek pengamanan tanpa melakukan pemeriksaan yang "sangat" teliti. Ketiga, intelijen kurang fokus dalam melakukan analisa dan penilaian baik kemungkinan langkah penyerang maupun target penting mana yang sangat mungkin akan diserang. Dalam situasi dan kondisi di daerah konflik yang bergolak, seharusnya pengamanan pribadi ditingkatkan dua atau tiga kali lipat.

Nah, kini bagaimana di Indonesia? Yang jelas para pejabat pengamanan (pasukan pengamanan) harus lebih hati-hati dan teliti dalam melakukan pengamanan VIP/VVIP. Jangan memberikan toleransi sekecil apa pun, karena celah kecil itulah yang dicari oleh para perancang dan akan mereka manfaatkan. Celah tersebut dalam bahasa terang intelijen adalah kerawanan, di mana apabila kerawanan dieksploitir, maka akan terjadi kelumpuhan sistem dan korban dipastikan akan jatuh. Dalam kondisi masa kini, dengan pernah ditemukannya rencana penyerangan terhadap presiden oleh kelompok teroris pada tiga spot, pernah terjadinya pembunuhan bersenjata, serta adanya pembom bunuh diri di sini, kewaspadaan nampaknya memang perlu ditingkatkan. Semoga bermanfaat.

*) Marsda TNI (Pur) Prayitno Ramelan adalah pemerhati intelijen. Tulisan lainnya dapat diakses di http://ramalanintelijen.net

Artikel ditayangkan di Detik.com tanggal 21/9/2011 Jam 10.40

Ilustrasi Gambar : TribunNews.com

30Share
This entry was posted in Hankam. Bookmark the permalink.


Kamis, 22 September 2011

MONEY GRAM SERVICE

MONEY.GRAM.SERVICE

According to the instructed by the Malaysian
Government and Mr.David Cameron the United Kingdom
prime minister,

I wrote to know if this is your valid email. Please, let me know if this Email is valid. I have information to pass to you. The G-20 meeting that was hold recently in France has appointed you through an email electronic ballot system selection. That makes you the beneficiary of 1.2 Million USD, in this year?s annual financial meeting for the development of your geographical area
that will enhance the economic growth of the society.

Please confirm your email to the G-20 Secretarial in Malaysia.

Please notify us if your email is valid by providing the below details.

Full Name:
Country:

Email:sanimohammed1000@yahoo.com.hk

Mr.Sani Mohammed

Pancake ndok ceplok

Attention Honorable Beneficiary

From Dr. Sambo Namadi
Vice President Of Nigeria
Federal Republic Of Nigeria
 
Attention Honorable Beneficiary

 
This is to officially notify you that we have verified your contract/Inheritances file and found out that why you have not received your payment is because you have not fulfilled the obligations that was given to you in respect of your contract/inheritance payment.

 
Secondly, we have been informed that you are still dealing with the none officials in the bank, all your attempt to secure the release of the fund to you. We wish to advice you that such an illegal act like this have to stop if you wish to receive your payment since we have decided to bring a solution to your problem. Right now we have arranged your payment through our swift card payment center Asia pacific that is the latest instruction FROM MR. PRESIDENT,GOODLUCK EBELE JONATHAN (GCFR) PRESIDENT FEDERAL REPUBLIC OF NIGERIA AND FEDERAL MINISTRY OF FINANCE.

 
This card center will send you an ATM card which you will use to withdraw your money in any ATM machine in any part of the world without any delay, but the maximum withdrawer is Ten thousand five hundred dollars per day, so if you like to receive your fund this way please let us know by contacting the card payment center and also send the following information to her in order to proceed immediately:

 
1. Full name
2. Phone and fax number
3. Address were you want them to send
The ATM card to (P.O box not acceptable)
4. Your age and current occupation
5. A copy of your identification

 
However, kindly find below the contact person:
Mr. Philip Ebere 
Director, ATM payment department
Email: philip_ebere1@yahoo.com.hk

 
The ATM card payment center has been mandated to issue out (US$10, 500,000.00) Ten million five hundred thousand dollars as part payment for this fiscal year 2011. Also for your Information, you have to stop any further communication with any other person(s)or office(s) to avoid any hitches in receiving your at payment. For oral discussion, i can be reached on or email me back as soon as you receive this important message for further direction and also update me on any development from the above mentioned office.
 
Note that because of impostors, we hereby issued you our code of Conduct, which is (ATM-9304) so you have to indicate this code when contacting the card center by using it as your subject.

 
Best Regards,

 
Dr. Sambo Namadi
Vice President Of Nigeria
Federal Republic Of Nigeria

Koleris

Plegmatis

Biro

Minggu, 18 September 2011

Beunteur Sanctuary dan Masa Depan Spesies Ikan Air Tawar di Jawa



Beunteur Sanctuary dan Masa Depan Spesies Ikan Air Tawar di Jawa

Saya pernah bermimpi, bisa mengabadikan momen-momen indah dengan piranti 'pembeku gambar' terbaik. Fotografi telah membuat saya gelisah bertahun-tahun namun harga piranti-nya yang berada di awang-awang itu masih jauh dari jangkauan. Ikan mungil yang kita sebut dengan ikan beunteur atau wader ini pun, meski menurut saya momennya sedang indah untuk diabadikan, akhirnya hanya bisa dijepret dengan perangkat selular. Ikan yang tidak dianggap cukup bergengsi oleh banyak kalangan, namun mampu bertahaan melintasi berbagai perubahan lingkungan hingga hari ini. Semoga kisah ikan beunteur ini bisa dinikmati. Salam... 

Saya tak pernah menyangka bahwa di 'halaman' rumah saya sendiri, saya bisa menjumpai kemegahan yang akan saya kisahkann ini. Di Jawa, menurunnya kualitas lingkungan dan pesatnya pertumbuhan populasi penduduk, telah ikut menyumbang pada menurunnya (dengan cepat) populasi spesies ikan-ikan air tawar di habitat aslinya. Tetapi apa yang tampak di depan mata saya sekarang memunculkan kesadaran dan kegembiraan, bahwa masih ada spesies ikan air tawar di Jawa yang memiliki masa depan. Di sebuah lembahan besar di daerah Malang Selatan, terdapat sebuah sungai berair jernih dengan dasar bebatuan. Air gemericik mengalir di cerukan-cerukan. Tidak terlalu deras. Bening dan agak dingin. Daun-daun kering yang terjatuh dari pepohonan tampak beberapa hanyut dibawa air. Ada air terjun tampak di kejauhan. Di beberapa badan sungai, terdapat semacam lubuk dangkal namun lebar, dan olalaaaaaaa, ribuan ikan beunteur (wader) berenang dan sedang 'makan siang' dengan damai di dalamnya. 

Kisah 'cinta' dengan ikan beunteur ini dimulai dari batalnya keberangkatan saya ke Gunung Rinjani dan Taman Nasional Komodo gara-gara sebuah penyakit yang harus segera dioperasi. Praktis saya tidak bisa kemana-mana. Dan usai operasi saya memutuskan 'membasuh' diri sejenak di desa kelahiran, sebuah desa kecil di Malang Selatan. Desa tercinta namun jarang saya tengok. Tetapi sepertinya sekarang saya akan sering pulang kampung. Sebab kini telah tersedia banyak flight ke sana. Ada Garuda, Lion Air, Batavia Air dan bahkan Sriwijaya Air. Jadi jika dulu kita musti menghabiskan waktu antara 12 hingga 15 jam di bis malam atau di kereta, kini cukup 1 jam 15 menit saja dari Bandara Soetta, Jakarta. Sehingga jika kita berangkat dari Jakarta, mau kabur ke Malang pas weekend pun tidak masalah. Senin juga sudah bisa bersibuk ria kembali di ibukota. Tetapi saya jamin jika sudah sampai di Malang, Anda akan malas pulang. Why? Ah saya susah menjelaskannya, silahkan coba sendiri kapan-kapan. 

Bulan Juli, dimana acara nge-beunteur ini dilakukan, seharusnya menjadi bulan yang istimewa. Ada penambahan umur yang seharusnya saya syukuri dengan doa. Ada banyak jadwal perjalanan yang harus dikerjakan dengan semangat dan ceria. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Sakit, operasi, dan lain sebagainya mengacaukan semua hal yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Kepulangan ke Malang menjadi semacam obat untuk menebus semua kekacauan yang terjadi sebelumnya. Diniatkan sebagai semacam terapi untuk mengembalikan ceria yang sempat meredup karena operasi sebuah penyakit yang baru saya lakukan, dan misi lainnya adalah untuk menengok seorang wanita yang telah melahirkan saya dan mengurus saya hingga sebesar ini sekarang, Ibu. 

Jadi sebenarnya tidak ada niat sama sekali untuk pulang ke kampung halaman dengan tujuan utama untuk memancing. Lama tidak kembali ke kampung halaman memmbuat saya takjub. Kampung kecil saya yang dulu tampak biasa saja, kini telah berubah menawan. Jalanan kampung telah diaspal bagus yang bahkan mobil sedan pun bisa melaju dengan nyaman. Salah satu tanda kemajuan yang harus disyukuri karena ini memudahkan transportasi lalu-lintas keluar dan masuk kampung, menggerakan roda ekonomi kampung, dan bisa memicu banyak multiplier effect lainnya. Perlu waktu tak sebentar untuk hadirnya tanda-tanda kemajuan yang kini banyak bertebaran di kampung ini, sama seperti saya, perlu waktu tak sebentar untuk pulang kampung halaman dengan senyum yang benar-benar lebar seperti sekarang ini. Saya malas pulang, karena merasa belum mendapatkan apa-apa di rantau, malu, tetapi kepulangan kali ini berbeda, saya boleh tersenyum lebar karena merasa yakin sedikit banyak telah mampu membuktikan bahwa semua yang dulu saya katakan kepada Ibu saya bukanlah mimpi siang hari. Tanggal 22 Juli saya pun menginjakkan kaki di halaman rumah dengan senyum yang lebar. 

Namun terbiasa bekerja dengan dateline padat dan trip-trip panjang yang menguras tenaga dan pikiran, membuat kenyamanan bernama bermalas-malasan di rumah terasa cepat menjemukkan. Banyak sebenarnya yang bisa dilakukan sambil bersantai. Memetik gitar di beranda. Atau berkeliling family membicarakan ladang. Namun yang paling banyak ditanyakan oleh sanak saudara adalah kapan saya menikah. Meski begitu menyenangkan berada terus di rumah, terus saja ada gelisah yang mengusik. Tak terasa hari sudah tiba pada tanggal 24 Jui. Masih ada dua hari tersisa sebelum kembali ke Jakarta. Kenapa tidak mancing mumpung ada waktu luang? Ya kenapa tidak mancing? Ada sungai? Danau? Bendungan besar. Dan bahkan ke laut. Tetapi ke tampaknya laut tidak mungkin, meski jarak laut dengan rumah tidak terlalu jauh, kondisi fisik belum mendukung. Tiba-tiba teringat seorang kawan yang sering kontak di dunia maya, yang tinggal tak jauh dari kampung, hebat ya kini di kampung pun orang bisa bermain internet. Jadilah saya telpon dia dan langsung sepakat untuk mancing ikan-ikan kecil saja, beunteur aka wader. Ikan kecil yang menjanjikan sensasi strike 'besar'! 

Kawan saya itu biasa saya panggil Pete (tampaknya dia suka makan petai sehingga dipanggil Pete), lebih muda dari saya, namun giat memancing. Bahkan dia pernah nongol di Majalah Mancing dan juga di Mancing Mania Trans 7. Artis dah pokoknya di kampung mah?! Karena sudah siang saat saya menelepon dia, maka waktu yang ada kami pakai keliling kota kecamatan untuk menyiapkan peralatan mancing dan umpan. Esok pagi kami sepakat kabur ke selatan, jauh dari kampung, untuk mancing ikan mungill tersebut. Hal piranti untuk ikan beuteur akan saya bahas di bagian akhir tulisan. Khusus tentang umpan, saya memakai umpan ala Cianjur, Jawa barat yang disebut geleng (campuran kuning telur bebek, potongan kecil daging tuna/tongkol, lalu makanan anak-anak Chiki Balls). Bahan-bahan itu diulek jadi satu hingga menjadi sebuah adonan kenyal yang wangi-amis. Umpan jenis ini dijamin tidak ada yang lawan. Mungkin satu-satunya umpan yang bisa melawan keampuhan umpan ini hanyalah (maaf: kotoran manusia). Ada yang lucu tentang umpan ini. Ibu saya saya pesenin membeli telur bebek ke pedagang yang biasa lewat depan rumah, dua butir, saya tidak memberitahu untuk apa, eh sore hari saat saya pulang belanja peralatan mancing, telur bebek ini sudah didadar dan tersaji di meja makan. Wahahahaha. Kami semua ngakak setelah tahu sebenarnya ini akan dipakai apa. Jadilah esok pagi menunggu pedagang lagi yang lewat untuk kembali membeli telur bebek. Pedagang telurnya tentu saja gembira karena kami kini rajin membeli telurnya. 

Keesokan harinya di tanggal 25 Juli, berdua dengan Pete, dengan satu motor jenis matic saja, pete mati-matian melarang saya membawa motor saya sendiri, kami pun meluncur berboncengan ke daerah selatan, sekitar 40 menit dari rumah. Berboncengan, melewati jalanan yang sebagian mulus diaspal, bergeronjal batu makadam, dan melintasi jalur lintas selatan yang baru dibuka namun kini telah mulus karena kerikilnya telah dihaluskan. Dua cowok keren yang mengundang tatapan heran setiap mata yang berpapasan dengan kami, karena kami sedang serius berangkat mancing dan tidak peduli apapun. Haha. Ah andai mereka tahu kami ini sering nongol di layar televisi pasti mereka akan menghentikan kami dan menawarkan dua cangkir kopi panas. Ngarep! Sepanjang perjalanan saya takjub dengan kondisi desa-desa yang kami lalui. Desa memang, tetapi terasa nyata bahwa kemajuan ada dimana-mana. Jauh berbeda dengan dulu di jaman saya kecil. Dan saya bersyukur kepada-Nya. Gimana tidak ada kemajuan. Jauuuh di selatan, dimana tidak ada rumah pun, kita bisa akses Facebook dari Blackberry kita. Dimana-mana petani tampak sumringah karena palawija begitu subur. Motor bagus bersliweran. Mobil pengangkut hasil bumi lalu-lalang. Jalanan cukup bagus. Ada harapan yang bersinar terang. Desaku, telah melangkahi sebuah pintu kemajuan dan terus melangkah masuk ke dalamnya dengan semangat. 

Kami pun tiba di sebuah sungai jauh dari perkampungan, namun dilintasi jalur lintas selatan (Catt: jalur lintas selatan direncanakan akan terentang jauh membelah sisi selatan Jawa Timur, dari Banyuwangi hingga Pacitan). Usai foto-foto beberapa pemandangan yang bagus kami langsung mencari tempat memarkir motor, akhirnya kami taruh di bawah jembatan, dan kami beringsut ke spot sekitar jalan. Air sungai dalam kondisi sempurna. Tidak terlalu deras dan juga tidak terlalu jernih. Tetapi matahari begitu panas 'menyalak' membakar kepala. Piranti langsung di set dan umpan geleng kami pasang. Dan tak perlu waktu hingga semenit, umpan sudah disambar, terus dan teruuuus. Sialnya Pete lebih hebat dari saya. Dia terus hooked up hingga ikan ke tujuh sementara saya baru satu ekor. Tak perlu minder, maklum selama ini saya seringnya mancing popping. Wakakakakak! Tetapi sungguh saya gemes dengan ikan-ikan di spot pertama ini. Susah sekali nyangkut di kail saya. Padahal jelek-jelek begini saya pernah sukses nge-beunteur di sungai-sungai di Jawa Barat dan bahkan Jawa Tengah lho?! 

Sesi pertama usai, Pete sudah menaikkan sepuluhan ekor dan saya baru dua ekor. Entah karena panas atau apa kami merasa lapar. Untunglah Ibu saya mengerti kami pasti akan lapar. Bekal yang dicantolkan di stang motor pun kami buka. Kami duduk manis di bawah jembatan dan mulai melahap bekal kami. Beberapa petani melintas namun menolak kami tawari bergabung makan. Dan indahnya, ada pete yang telah dikupas di antara bekal-bekal itu. Sungguh, seorang ibu memang sangat mengenal apa yang disukai oleh anaknya. Makanan yang sederhana namun terasa luar biasa. Suasananya memang mendukung. Kita melahap makanan sambil memandangi sungai dimana kiri-kanan sungai adalah pertanian yang menghijau. Udara segar. Angin berhembus semilir. Suara burung-burung di kejauhan. Langit biru di atas sana yang cerah. Hal-hal yang kadang lupa kita syukuri. Hal-hal yang di banyak tempat lain mungkin mulai menghilang tergeser oleh deru pambangunan. 
Perut telah kenyang dan hati pun semakin senang. 

Harus ada perbedaan. Jadi usai makan siang saya memilih spot saya sendiri. Pete tetap berada di bawah jembatan, namun saya memilih turun agak kebawah ke bebatuan yang dipenuhi ceruk kecil berisi air. Ada semacam genangan besar disana namun banyak ditumbuhi lumut. Sepintas kondisi airnya lebih buruk dibandingkan bagian atas sungai. Namun bisa jadi ini malah spot yang lebih potensial untuk menggaet ikanbeunteur karena visibility nya rendah (ikan beunteur sudah dipancing jika air terlalu jernih). Meski panas, saya mantab mencoba spot ini dan duduk manis di atas batu datar persis di bagian atas genangan. Umpan pertama langsung hooked up. Benar khan? Ini spot yang potensial. Hingga beberapa menit kemudian ada sekitar 5 ekor ikan beunteur sudah menggelepar di atas tanah. Pete yang berada di bawah jembatan rupanya juga sukses menggaet ikan beunteur, malah ada yang big size, sebesar korek api gas. Dia beruntung sekali, bahkan ada ikan gabus yang dia naikkan. Padahal dia memakai umpan untuk ikan beunteur. Gabus yang malang. Sudah makan siang bolong, makan umpan yang salah pula. Sebuah foto ikan beunteur yang cantik dengan latar belakang langit biru tadi telah sukses saya upload ke Facebook, melintasi ruang dan waktu, mendunia. Hehehe. 

Kami perlu tantangan yang lebih. Ingin melihat dan merasakan yang lebih. Pete hafal seluk beluk sungai ini. Jadi kami kemudian merapikan peralatan untuk beringsut ke tempat lain. Sebenarnya masih di sungai yang sama, tetapi masuk dari tempat yang berbeda. Kali ini kami akan mengarah semakin ke bawah ke dekat air terjun. Motor kami pacu lagi melintasi jalur lintas selatan dan kami kemudian berbelok di sebuah ladang entah milik siapa, melintasi jalan setapak, masuk ke semak-semak dan tiba tepi sungai di atas air terjun. Sayang sekali karena posisi kami di atas air terjun kami tidak bisa menikmati keindahannya. Namun kami dihibur dengan 'penampakkan' lain yang menurut saya jauh lebih indah. Bahkan megah. Di sana, di sebuah cerukan memanjang berair jernih, cerukan yang dilimpahi aliran bening air terjun mini dari bagian atasnya, tampak ribuan ikan beunteur berenang dengan damai. Sungguh, ini benar-benar beunteur sanctuary yang sempurna dan luar biasa. Ikan-ikan itu sangat banyak, cuek berenang kesana-kemari, seakan tidak peduli dengan dua cowok keren yang menatap takjub dari atas. 

Oke, ikan beunteur juga bukan spesies yang luar biasa istimewa dalam daftar spesies ikan air tawar kita, dia hanyalah ikan mungil namun memiliki daya tahan bertahan hidup di perairan alami yang luar biasa. Tetapi kali ini sungguh, saya takjub, karena tidak menyangka akan melihat hal seperti ini di sini, di kampung halaman saya sendiri. Sungai ini juga bukan sungai perawan yang tidak terjamah, kebun warga ada di kanan kiri sungai. Petani bahkan menanam sayur mayur tidak jauh dari 'surga' ini. Juga mengambil air dari sungai ini untuk menyirami tanaman mereka. Tetapi padatnya populasi ikan di spot ini membuat saya terharu karena ini pertanda bahwa (saya yakin 100% para petani juga mengkonsumsi ikan-ikan ini sebagai lauk pauk) ada kepedulian luar biasa dari siapapun yang sering berinteraksi, mereka pasti melakukan interaksi tersebut dengan sangat sangat arif. Mereka pasti tidak merusak sungai ini dengan racun ataupun setrum, jika iya, saya percaya tidak akan melihat kemegahan ini. Karena apa, kalau mau niat jahat misalnya, satu biji potas juga bisa menamatkan ribuan ikan ini wong ikan-ikan ini ibarat berada dalam satu bak besar berisi air. Jadi, ada niatan mulia dari siapapun mereka yang sering berada di dekat loaksi ini untuk membiarkan lokasi ini tetap alami dan indah bagi semua mahkluk air di dalamnya. Terimakasih Tuhan! Saya sampai lupa memancing dan sibuk memotret dengan perangkat selular saya. 

Lagian ikan-ikan ini juga susah banget dipancing saking jernihnya air disini. Gimana tidak jernih, dengan mata telanjang saja, ikan-ikan itu kelihatan sedang melakukan apa. Ada yang cuma berenang sana-sini. Ada yang sedang mencari makan. Dan ada yang sedang berkejaran entah sedang apa (mungkin yang ini adalah ikan-ikan yang sedang kasmaran). Ini membuat saya yakin pada satu hal, bahwa kelestarian ataupun pelestarian ikan di habitat alami mereka, bukan karena tidak dimanfaatkannya berkat dari Tuhan bernama ikan tersebut, tetapi bagaimana memanfaatkannya dengan arif lingkungan. Beunteur sanctuary yang saya lihat ini buktinya. Dan konsep seperti inilah sebenarnya yang diterapkan di banyak daerah yang memiliki areal konservasi untuk ikan-ikan air tawar. Di daerah Sumatera Barat misalnya, mereka menerapkannya dengan lebih sistematis dan ketat bernama lubuk larangan. Hampir setiap kampung memiliki lubuk larangan. Di Malaysia juga ada yang serupa dan malah dengan skala yang lebih besar dan telah berhasil 'dijual' untuk wisata mancing kelas internasional. Ikan beunteur mungil yang berenang riang di dalam air ini seperti berkata bahwa sebenarnya masih ada masa depan bagi spesies ikan-ikan air tawar di Pulau Jawa di habitat alami mereka. Tentunya dengan syarat, bahwa ada kearifan lingkungan yang cukup dari siapapun yang berinteraksi dengan mereka dan habitatnya (pemancing, warga sekitar, pelaku industri, dan lain sebagainya). 

Dasar pemancing yang sudah jatuh cinta mati dengan ikan beunteur. Saat saya sedang asyik melamunkan beunteur sanctuary sambil merendam air di sebuah cerukan kecil, Pete berhasil hooked up ikan beunteur besar. Lebih besar dari batang korek api gas. Untuk ikan beunteur, ukuran ini termasuk 'monster'. Pete girang bukan kepalang. Saya mengambil beberapa fotonya dan juga video rilisnya. Tidak sepatutnya babon beunteur itu kami angkat karena dia bisa saja menetaskan jutaan telur dalam beberapa bulan ke depan sebelum mungkin ajal menjemputnya. Saya sudah kalah telak dengan Pete jadi saya memutuskan tidak memancing lagi dan konsen mengambil gambar apa saja yang menarik mata saya. Meski hanya menggunakan Ipod, hasilnya foto dan videonya tidak mengecewakan. Tetapi saya tidak kuat juga untuk tidak menjajal 'surga' kecil ini. Kail saya lalu saya turunkan ke dalam air dan saya mencoba peruntungan saya di lokasi ini. Karena cerukan ini cukup dalam. Ada sekitar 2 meteran dalamnya, pelampung harus ditaruh tinggi di atas agar umpan bisa menjangkau kedalaman ideal yang lebih gelap. Kalau ditaruh terlalu di atas tidak akan dimakan oleh ikan-ikan itu karena mereka tahu ada tali yang mengikat mata pancing itu. Jadi kami harus mengejar ikan-ikan yang ada di kedalaman, ikan-ikan yang entah sedang asyik ngapain. Tidak buruk, meski beberapa kali gagal, akhirnya naik juga satu ekor ikan yang size nya cukup mengesankan. Usai diambil fotonya, video rilisnya juga kami abadikan. 

Saya sebenarnya malas sekali pulang dan ingin terus berada di dekat sungai ini, malam hari konon lebih gampang jika berniat memancing beunteur-beunteur monster. Kemping di tepi sungai ini pasti sangat indah. Tetapi apa daya, tiket pesawat yang ada di tas pinggang saya jelas tertulis tanggal 26 Juli pukul 12.45. Jadi sebelum hari keburu gelap, apalagi spot ini juga jauh dari pemukiman, malah dekat dengan hutan pesisir selatan, kami memutuskan menyudahi acara nge-beunteur kami dengan senyum kepuasan. Pete juara. Dia hooked up ikan sangat banyak, saya hanya beberapa ekor saja. Tidak sampai sepuluh ekor. Andai ada kesempatan kembali ke tempat ini, saya akan menginap di sini agar mampu mengeksplorasi badan sungai yang lain termasuk air terjunnya. Kami lalu mendorong motor kami menaiki sebuah bukit kecil dan lalu memacunya menuju jalur lintas selatan. Di antar oleh matahari senja yang masih juga panas kami terus meluncur pelan. Di sebuah belokkan kami memotong untuk masuk ke areal perkampungan. Dan lalu masuk ke jalan beraspal. Terus ke utara hingga ke halaman rumah saya beberapa puluh menit kemudian. 

Mungkin kita sering gundah dengan kondisi populasi ikan-ikan air tawar di Pulau Jawa, mungkin kita sering marah pada aksi-aksi tidak arif lingkungan dalam menangkap ikan di pulau ini, mungkin kita juga apatis saking sudah rusaknya kualitas habitat dan populasi ikan-ikan di sungai-sungai di Jawa, tetapi percayalah, masih ada harapan itu. Beunteur sanctuary di sebuah kampung kecil di pesisir selatan Malang membuktikannya. Jadi, kita tidak boleh berhenti berharap dan berusaha untuk terus melakukan sebuah perbedaan untuk anak cucu kita nanti. Salam! 

Epilog: 

Macam-macam Jenis Ikan Wader 
Ikan wader, atau beunteur (Sunda) tersebar di hampir semua pulau utama di Indonesia. Ikan ini termasuk ikan yang tangguh karena populasinya hingga saat ini di perairan alami kita masih cukup baik. Habitat ikan ini biasanya adalah sungai, parit, selokan dan juga danau yang berair jernih. Banyak ditangkap dengan berbagai cara karena ini adalah ikan air tawar yang terkenal lezat. Kadang dipancing atau dipelihara untuk dijadikan sebagai umpan mancing ikan predator. Mampu tumbuh hingga sebesar dua jari orang dewasa dengan panjang sekitar 10an cm. Wader adalah jenis ikan dari suku (famili) Cyprinidae. Ikan wader ada beberapa jenis; wader pari (lunjar padi), wader bintik dua (spotted barb), dan beberapa jenis lainnya. Selain di Indonesia, persebarannya juga terdapat di banyak negara Asia lainnya. 

Konon, jika mengacu pada Wikipedia, ikan dari famili Cryprinidae mempunyai berbagai macam jenis. Diperkirakan ada lebih dari seratus jenis. Dua jenis yang sangat populer (dan paling banyak) adalah wader pari atau lunjar padi (Rasbora argyrotaenia). Jenis kedua paling populer adalah wader bintik dua (Puntius binotatus). Wader bintik dua merupakan salah satu spesies wader yang di beberapa daerah di Indonesia biasa disebut sebagai beunteur (Sunda), wader cakul atau wader (Jawa), puyan (Banjar), tanah atau sepadak (Bengkulu). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai spotted barb atau common barb. Jenis lain ikan wader (dalam Bahasa Latin) antara lain; Rasbora argyrotaenia (Silver Rasbora), Rasbora aurotaenia (Pale Rasbora), Rasbora baliensis, Rasbora bankanensis, Rasbora beauforti (Spotlight Rasbora), Rasbora einthovenii (Blue Line Rasbora), Rasbora jacobsoni, Rasbora kalbarensis (Kalbar Rasbora), Rasbora sumatrana (Sidestripe Rasbora), Rasbora tawarensis, Rasbora tobana, Puntius bantolensis, dan Puntius javanicus. 

Teknik dan Piranti Menggaet Wader 
Tidak rumit. Untuk joran/stik pancing biasa digunakan joran tegeg yang soft atau medium taper dengan panjang 2,4 atau 2,7 m (jika sungai/lokasinya lebar) semakin lentur joran akan semakin sensitif merespon tarikan ikan wader yang ukurannya memang kecil kecil. Jadi sensasi strikenya tetap maksimal. Di Jawa Barat, misalnya di Cianjur, yang populer adalah joran lentur kecil dari bambu yang disebut jeujeur. Panjang sekitar 1.2 meteran. Jeujeur dibuat sangat lentur dan diraut dengan apik sedemikian rupa, hingga saking lenturnya, kadang bisa kita lengkungkan membentuk angka delapan. 

Untuk tali/line digunakan tali mono bening dengan ukuran sekecil mungkin (2 lbs) dengan diameter 0.1 atau 0.12 mm. Semakin kecil tali lebih baik karena tidak akan terlalu terpengaruh dengan arus sungai (di sungai/selokan/parit beunteur hidup di dekat arus/aliran air). 

Mata pancing/hook bisa dipilih pancing nomer 0,5 – 0,8 . Mata kail yang terlalu besar membuat ikan mudah mocel, memang dibutuhkan keahlian tersendiri untuk memasang mata kail no. 0.5/0,8 pada line 0,1mm. 

Kita juga perlu pelampung sebagai indikator sambaran. Terakhir kita memerlukan stopper. Kita juga perlu timah daun untuk dipasangkan di senar di dekat kail agar umpan cepat turun ke dalam air. Berbagai jenis umpan bisa dipilih. Wader sebenarnya cenderung omnivora sehingga varian umpannya cukup banyak; cacing, pelet, nasi, roti, tahu bacem, mi rebus, bakwan, lumut dll. Umpan favorit yang sering saya gunakan adalah umpan model Cianjur yang disebut geleng yang terbuat dari campuran telur bebek (kuningnya saja) yang diulek jadi satu dengan potongan daging tongkol dan jajan anak-anak yang disebut Chiki. 

Cara mancingnya? Ah gampang. Pasang semua piranti lalu atur kedalamannya, jangan sampai menyentuh dasar sungai. Jangan lupa pasang umpannya dulu. Catatan, kudu ekstra sabar dan memiliki daya penglihatan yang mantap untuk melakukannya. Hehehehehe. Salam! 

* Most pictures by me, Pete, and the farmer we met by during the trip. Don't use or reproduce (especially for commercial purposes) without our permission. Especially if you are tackle shop, please don't only make money from our pics without respect!!! 
* Foto 0: Ikan beunteur mungil yang saya dapatkan di spot bawah jempatan, diabadikan dengan perangkat selular biasa. Foto sederhana yang mengingatkan kembali mimpi ingin memiliki piranti fotografi yang cukup baik. 
* Foto 1-3: Landing di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang. Banyak maskapai udara yang singgah disini skrg.//Malang Post, salah satu koran wajib yang harus Anda baca di Malang.//Ini adalah spot klasik saya saat sudah mendekati kampung saya, dimana kita bisa melihat dengan bebas ke arah lembah besar.//Foto 4-6: Gereja di sebelah rumah saya.//Bayangan pagar gereja 'jatuh' di aspal jalan desa yang telah diaspal.//Ini anjing saya di kampung, Vero.//Foto 7-9: Melintasi jalur lintas selatan yang sedang dibangun dibawah terik matahari yang menyengat.//foto 10-11: Pete bekal dari ibu saya dan joran tegeg yang saya bawa.//Foto 12-15: Dua foto pertama adalah spot di bagian bawah jembatan.//Dua foto berikutnya adalah beunteur-beunteur pertama perolehan Pete dan saya, Pete mendapatkan yang lebih besar.//Foto 16-20: Inilah "beunteur sanctuary" itu.//Foto 21-25: Pete mendapatkan ikan gabus lokal.//Ikan beunteur besar perolehan Pete.//Saya berendam di sebuah cerukan kecil.//Ikan beunteur perolehan saya hendak saya rilis kembali.//Pete kembali hooked up ikan beunteur besar.//Foto 26-30: Matahari mulai berangkat menuju peraduan, namun langit tetap membiru.//Saya dan Pete dengan latar-belakang "beunteur sanctuary".//Jalan pulang dan masih tetap disengat panas matahari.//Beunteur besar terakhir yang kami dapatkan.//Saya juga dapat bung!//
POSTED BY MICHAEL RISDIANTO AT 1:03 AM 

0 COMMENTS:

Post a Comment

LINKS TO THIS POST

Create a Link

Subscribe to: Post Comments (Atom)

SUBSCRIBE TO

 Posts
 Comments

TRANSLATE THIS BLOG

Powered by Translate

SAVE THIS BADGE FOR YOUR BLOG

SAVE THIS BADGE FOR YOUR BLOG

FISHING & WATERSPORT APPAREL SPECIALIST

FISHING & WATERSPORT APPAREL SPECIALIST

FISHING TOUR & EQUIPMENT

FISHING TOUR & EQUIPMENT

FISHING KNOTS

ABOUT ME

My Photo
I love nature and share my passion in writing, photography, hiking, and sportfishing. This blog is how I share how DANGEROUSLY BEAUTIFUL INDONESIA is all about.

MIKEITEMMM

profile

Michael Risdianto

MikeItemmm

MikeItemmm profile

MikeItemmm Hehehe... Td lsg ikut kabur Mba.... :) RT @dinsav7: @MikeItemmmudah balik dooong hehehe..rajin beneer :D3 days ago · reply · retweet · favorite

MikeItemmm profile

MikeItemmm Hahaha... Besok gw ulang Don... Wkwkwk... RT @donaspeed: Terima kasih tp masih puasa besok hihi @MikeItemmmhttp://t.co/BbVmnIT3 days ago · reply · retweet · favorite

MikeItemmm profile

MikeItemmm Minal aidin wal faidzin,mohon maaf lahir dan batin... @enaffane@amarah99 @dadaniskandar@cempernik @donaspeed ...http://t.co/QjPhLGp3 days ago · reply · retweet · favorite

MikeItemmm profile

MikeItemmm Minal aidin wal faidzin,mohon maaf lahir dan batin... @ronny_suyanto@die0404 @SatriaAdhiM@abramardianto ...http://t.co/5JiLJRW3 days ago · reply · retweet · favorite

MANCING MANIA TRANS 7

FISHING TOUR TO UJUNG KULON

FISHING TOUR TO UJUNG KULON

INDONESIA SPORTFISHING MAGZ

INDONESIA SPORTFISHING MAGZ

I SUPPORT CARE PROGRAM

I SUPPORT CARE PROGRAM

VISITORS

free counters

FOLLOWERS

WELCOME MY FRIENDS

Recent Visitors

POPPING & JIGGING IN BALI

POPPING & JIGGING IN BALI

WATERSPORTS EQUIPMENT

WATERSPORTS EQUIPMENT

TABLOID MANCING MANIA

TABLOID MANCING MANIA

BEST LINKS




--
Soni
dian_wiryatmo@yahoo.Co.Id


http://ceremende.blogspot.com/