Rabu, 29 Juni 2011

bapak pucung


TANDA LAHIR

begin:vcard
fn:Adi Wisaksono
n:Wisaksono;Adi
adr:Ds. Danurejo;;Jl. Raya Mertoyudan Km. 4,5 Japunan;Magelang;Jateng;56172;Indonesia
email;internet:hampala234@yahoo.co.id
title:Rumah Makan Ayam Goreng Kembang Sari
tel;work:0293 325514
tel;home:0293 325513
tel;cell:08562910578,08122981403
note:http://maglure.blogspot.com/
url:http://hampala.multiply.com/
version:2.1
end:vcard



TANDA LAHIR

1. PENGERTIAN

Defenisi medis menyebutkan bahwa tanda lahir merupakan kelainan kulit pada anak baru lahir (neonatus) dimana satu atau lebih komponen normal kulit dijumpai dalam jumlah berlebih per unit area ; dapat berupa pembuluh darah, pembuluh limfa, sel pigmen, folikel rambut, kelenjar keringat, epidermis, kolagen, elastin atau komponen kulit lainnya. Disamping itu, istilah nevus yang sering disinonimkan dengan tahi lalat juga sering digolongkan sebagai tanda lahir.
Kata yang berasal dari kata Latin 'naevus' memang berarti tanda dari ibu. Kasusnya sangat sering dijumpai dan sangat umum, bahkan sebuah survei menyebutkan angka insidensnya mencapai 99% pada neonatus.

2. JENIS-JENIS TANDA LAHIR

a. Hemangioma
Hemangioma adalah sekelompok pembuluh darah yang tidak ikut aktif dalam peredaran darah umum dan ia muncul di permukaan kulit. Meski bisa tumbuh membesar, hemangioma bukanlah tumor. Tanda lahir ini dapat membesar dua kali ukuran semula, tetapi setelah itu ukurannya akan stabil, lalu warnanya menipis (tampak lebih muda), akhirnya menghilang dengan sendirinya.
Kelainan pembuluh darah yang tidak berbahaya ini umumnya hanya timbul di satu tempat, seperti di wilayah leher atau kepala. Namun pada beberapa kasus (yang jarang terjadi) dapat pula timbul di beberapa bagian tubuh sekaligus.
Hemangioma sendiri dikenal dalam berbagai bentuk: Strawberry Hemangioma, Cavernous Hemangioma, Salmon Patches
b. Mongolian Spots
Tanda lahir yang tergolong normal dan tidak berbahaya ini dialami hampir semua bayi, terutama anak Asia Timur. Bercak mongol adalah terperangkapnya sel melanosit (pigmen) di bagian belakang tubuh bayi pada saat pembentukan sistem saraf.
Bercak ini ada yang berwarna biru, biru hitam, atau abu-abu dengan batas tegas, mirip tanda lebam. Ukurannya bervariasi dari kecil atau dapat pula sangat besar. Umumnya terdapat pada sisi punggung bawah, juga paha belakang, kaki, punggung atas dan bahu. Bercak ini biasanya memudar pada tahun pertama walaupun sering juga menetap hingga dewasa.
c. Bercak cafe' au lait
Bintik berwarna cokelat muda atau tua seperti kopi susu. Bentuknya tidak teratur, mendatar pada kulit dengan ukuran sekitar 3-5 mm. Lokasinya bisa terdapat di seluruh tubuh. Bila hanya satu bercak, umumnya tidak memerlukan penanganan khusus. Yang patut diwaspadai jika terdapat 5 atau lebih tanda lahir ini dengan diameter lebih dari 5 mm. Segera konsultasikan pada dokter karena kehadirannya bisa menjadi pertanda suatu penyakit genetik.
d. Nevus congenital
Berupa tahi lalat di kepala atau di bagian badan yang muncul semenjak lahir. Ukurannya paling kecil sekitar 1 cm hingga lebih dari 20 cm. Berwarna kecokelatan sampai hitam dan sebagian ada yang berambut. Bila semakin membesar patut diwaspadai sebagai pertanda awal keganasan. Untuk itu segera konsultasikan pada dokter.
Jenis tahi lalat lain adalah Nevus nevoselularis, Nevus Verukosus Epidermal, Nevus Sebaseus, Nevus Jaringan Ikat,
e. Akrosianosis
Tanda lahir yang ditemui pada bagian jari tangan dan kaki ini terlihat di permukaan kulit berupa bercak kemerahan. Paling sering terjadi pada bayi perempuan. Bila dicermati, ketika bayi menangis atau sedang kedinginan, warna bercak kemerahan tersebut akan berubah menjadi kebiruan dan tampak lebih jelas. Tanda lahir ini tergolong tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan bulan.
f. Kutis Marmorata
Tampak seperti jaring laba-laba berwarna kemerahan di permukaan kulit. Umumnya terdapat di bagian kaki.
g. Limfangioma
Limfangioma dikenal juga sebagai tanda lahir saluran limfa yang bisa ditemukan dimana saja termasuk membran mukosa. Bentuknya merupakan bintil tembus pandang berukuran kecil sekitar 2-4 mm. Jika terkena trauma bisa berwarna merah gelap karena ada perdarahan. Jika ada keluhan kosmetis penanganan yang dianjurkan adalah eksisi, laser atau krioterapi.

h. Port-wine Stain
Sesuai dengan namanya, kelainan yang juga tergolong dalam malformasi vaskuler ini berwarna merah anggur atau keunguan dan bisa bertambah gelap dengan pertambhan umur. Bentuknya tidak teratur dengan ukuran bervariasi dari beberapa milimeter hingga benar-benar luas. Lokasi tersering adalah wajah dimana survei mendapati sisi kanan lebih sering dari kiri tanpa penyebab yang pasti, maupun anggota gerak. Banyak sindrom yang dihubungkan dengan tanda lahir ini dan sering berupa sindroma yang berhubungan dengan kelainan saraf dan beberapa bentuk malformasi organ. Penanganannya dilakukan dengan laser bermetode Flashlamp Pulsed Dye Laser, dan cukup aman bagi anak-anak maupun dewasa.

3. APAKAH TANDA LAHIR GENETIK?

Sebuah tanda lahir terbentuk merupakan noda pada kulit sebelum kelahiran. Satu dari sepuluh bayi lahir dengan tanda lahir pembuluh darah. Penyebab pasti tidak diketahui tanda lahir dan tanda lahir pembuluh darah tidak turun-temurun.
Mereka dapat terjadi di mana saja pada kulit. Mereka adalah pembuluh darah berlebih yang jinak dalam kulit dan mereka terdiri dari sel-sel yang merupakan bagian dari lapisan dalam pembuluh darah. Mereka sering terjadi pada bayi prematur. Mereka tidak berhubungan dengan kesehatan yang buruk.
Tanda lahir dapat terjadi dalam berbagai warna seperti biru, biru-abu-abu, cokelat, cokelat hitam, merah muda, putih, merah dan ungu. Mereka datang dalam berbagai ukuran dan bentuk. Mereka dapat bersifat halus atau mengangkat dari permukaan kulit. Teramati bahwa beberapa tanda lahir berangsur-angsur pergi setelah anak tumbuh, sementara ada orang lain yang tumbuh dengan usia.

4. FAKTOR PENYEBAB

Penyebab beberapa tanda lahir tidak diketahui pasti. Ada banyak cerita rakyat dan mitos yang terkait dengan tanda lahir tetapi tidak satupun dari mereka telah terbukti untuk menjelaskan penyebab tanda lahir. Per beberapa mitos yang tanda lahir disebabkan ketika wanita hamil melihat sesuatu yang aneh atau dia mengalami banyak ketakutan. Terjadinya tanda lahir lebih pada wanita dibandingkan pada laki-laki. Tanda lahir jatuh ke dua kategori besar, pembuluh darah dan pigmen tanda lahir tanda lahir.
Tahi lalat terbentuk dari massa cell yang umumnya berwarna cokelat atau hitam merupakan tumor jinak pada kulit. Memang sebagian besar tahi lalat didapatkan sejak lahir, tetapi tahi lalat dapat pula baru muncul saat dewasa dan umumnya dalam kasus ini pemicunya adalah kontak yang sering dengan sinar matahari. Tahi lalat yang berwarna cokelat atau hitam mengindikasikan terjadinya penumpukkan pigmen.
Pada kasus Hemangioma, selain disebabkan karena kelainan pembentukan pembuluh darah (pembulu darah melebar) juga disebabkan karena faktor tertentu yang terjadi dalam proses kelahiran, misalnya trauma saat lahir. Tanda lahir tidak berkaitan dengan penyakit kulit dan tidak menular. Jadi, orang tua tak perlu cemas.
Menurut data medis, 30% tanda lahir sudah tampak sejak saat bayi lahir. Sedangkan yang 70%-nya baru muncul satu hingga empat minggu setelah bayi lahir. Gejala ini lima kali lebih banyak dialami anak perempuan daripada lelaki. Tanda lahir ini juga lebih banyak muncul pada ras kaukasia, dan bayi yang lahir dengan berat kurang atau BBLR (Berat Badan Lahir Rendah)

5. BERBAHAYAKAH?

Dalam beberapa kasus, tanda lahir dapat menimbulkan gangguan berat. Namun ini sangat jarang terjadi. Tanda lahir dianggap berbahaya jika munculnya di bagian tubuh yang vital. Misalnya, menutupi sebagian mata atau mulut, sehingga mengganggu penglihatan dan proses makan. Atau jika tanda lahir muncul di berbagai organ dalam tubuh. Seperti hati, usus, organ pernapasan, bahkan otak. Maka dapat ditebak, gangguan yang diakibatkannya, yaitu mulusnya proses kerja organ-organ tersebut.
Tahi lalat sebetulnya jinak dan tak berbahaya, hanya saja terkadang memang bisa berubah menjadi ganas. Ia jadi berbahaya jika terjadi perubahan struktur, misalnya warnanya berubah menjadi gelap, atau warnanya tidak homogen, tidak teratur, terasa gatal, dan kemerahan. Biasanya itu terjadi di usia sekitar 30 tahun. Apalagi kalau kemudian tahi lalat itu mudah berdarah. Sebaiknya segera periksa ke dokter.
Seringkali perubahan menjadi ganas disebabkan karena iritasi berulang pada tahi lalat seperti sering tertekan, dipencet-pencet, lecet atau tergesek (misalnya tahi lalat di punggung oleh baju yang sempit).

6. MENGHILANGKAN TANDA LAHIR

Tahi lalat sebaiknya diangkat atau dioperasi jika menimbulkan kecurigaan terjadi suatu keganasan. Ada kalanya seseorang minta tanda lahir diangkat hanya karena secara kosmetis ia tidak suka atau terkadang orang minta diangkat tahi lalatnya hanya karena secara fengshui kurang bagus.
Dengan kemajuan dunia kedoteran saat ini tanda lahir dapat dihilangkan dengan operasi dan laser.

sate


Soto gubeng pojok





From: <anishariri@gmail.com>


Nek iki Soto Gubeng Pojok, ra kalah karo pak sadi..




pernah




Suami : "huft…..papah lemes nie mah!!"
Istri : "papah sie…semangat bgt maen'a.."
Suami : "tapi goyangan mamah mantab dah..ga ada duanya!! Hehe"
Istri : "ah…papah bisa ja!!" (sambil ngelus2 anu suami'a)
Suami : "eemm…mamah msh pengen ya??"
Istri : "ah..engga ko pah!!"
Suami : "ntu ko elus2..anu papah lg??"(sambil merem-melek ke'enakan)
Istri : "emm…kangen ja!!"
Suami : "Maksud'a??"
Istri : "dulu mamah pernah punya!! Hehe"
Suami : "haaahhhh….????(langsung pingsan kejang-kejang)

Selasa, 21 Juni 2011

Tahu Gejrot & Tape Uli

begin:vcard
fn:Adi Wisaksono
n:Wisaksono;Adi
adr:Ds. Danurejo;;Jl. Raya Mertoyudan Km. 4,5 Japunan;Magelang;Jateng;56172;Indonesia
email;internet:hampala234@yahoo.co.id
title:Rumah Makan Ayam Goreng Kembang Sari
tel;work:0293 325514
tel;home:0293 325513
tel;cell:08562910578,08122981403
note:http://maglure.blogspot.com/
url:http://hampala.multiply.com/
version:2.1
end:vcard





album foto


Photo Album Tahu Gejrot & Tape Uli Sep 1, '08 3:51 PM
for everyone
Maaf ya…. puasa2 gini posting gambar2 makanan.
Tahu gejrot kesukaan aku nih, tempatnya di Rest Area Sentul – Bogor.

Kalau mau ke puncak atau Sukabumi, makan tahu gejrot rasanya sebuah keharusan, sekalian ngilangin pegel dan penat selama di jalan tol. Rasanya yang asem, pedes dan aroma bawang putih bikin seger. Harganyapun cukup murah, Cuma 7000 / porsi.

Setelah itu ke tetangga sebelah, beli tape uli, satu bungkus isi 10 kecil keciiiil… harganya 10.000 rupiah. Kalo ini dibawa pulang, disimpan di kulkas supaya ulinya keras, baru kemudian digoreng. Dimakannya pake gula pasir + teh hangat..……. Asik banget.



buaya bule


Waduuuh....


bule naik becak


sayur bening


empek2 enak dari palembang


sip

Wong Medan Jalan Jalan






From: A.Syauqi Yahya


Cerita dari Batu-batu Tua di Borobudur

Traktor Lubis REP | 03 March 2011 | 09:46 467 21







7 dari 8 Kompasianer menilai inspiratif

1299120472566714487.

.

Sebenarnya perjalanan dimulai dari Medan ke Surabaya.  Dari Surabaya, saya sempat singgah ke Malang, dan mampir melihat lihat peninggalan kerajaan Ken Arok, Candi Singosari.

.

Candi Singosari

.

12991102701792654120.

Ada banyak hal unik dari candi berukuran kecil ini.  Arca penjaga candi yang dikenal dengan Dwarapala sama sekali berbeda dengan penjaga di candi candi lain.  Hal ini karena gada yang dipegang kedua raksasa dwarapala tersebut menghadap ke bawah.

1299112655932263874

Mengamati kondisi candi saat ini, bisa dikatakan terawat cukup baik.  Hanya memang sudah tidak utuh lagi kondisinya.  Kemudian yang cukup menarik adalah jelas terlihat bahwa candi ini bukan candi yang sudah jadi.  Mengamati ukiran ukiran di tubuh candi, terlihat bahwa candi diukir dari atas ke bawah.  Pada bagian atas, kelihatan banyak ukiran ornamen yang sudah selesai dipahat.  Lalu di bagian tubuh candi, terlihat sebagian sudah selesai, sementara di bagian kaki candi kelihatan polos.

Dugaan bahwa pembangunan candi ini tidak pernah selesai semakin kuat dengan apa yang dituliskan di kitab Negara Kertagama dan Prasasti Gajah Mada tahun 1351 M yang ditemukan di halaman kompleks candi.  Dikatakan bahwa candi ini merupakan tempat 'pendharmaan' bagi raja Singasari terakhir, Prabu Kertanegara yang mangkat akibat diserang penghianat Jayakatwang.  Jadi besar kemungkinan proses pembangunan candi ini terhenti, karena kerajaan yang masih belum stabil, sampai berlanjut ke era baru, masa kerajaan Majapahit.

Seumur hidup ini pengalaman pertama saya melihat langsung candi.  Dan candi Singosari adalah perkenalan yang sangat tepat. Saya melihat ciri ciri candi Hindu yang sangat kuat di candi ini.  Terutama pada arca arca yang terlihat dan sisa sisa Lingga Yoni.

.

Surabaya - Jogya

Perjalanan dari Surabaya ke Yogyakarta berlangsung amburadul.  Supir yang membawa saya adalah supir dari Surabaya yang sama sekali belum pernah nyetir sendiri ke Jogya.  Sempat 2 kali salah arah, mutar balik, melewati kawasan yang banyak rusanya.  Saya tahu karena sempat berhenti di sana ngopi dan ngaso.  Kemudian sempat juga singgah makan di Rumah Makan Asmuni.

Hehehehe, iya rumah makan Asmuni yang dari Srimulat itu.  Di dalam RM lumayan besar namun sederhana itu, terpampang wajah Asmuni yang ramah.  Satu hal yang membuat saya tertawa adalah MENU.  Benar, salut pada Almarhum, yang masih bisa membuat orang tertawa.  Menu yang saya baca benar benar kreatif.  Karena dituliskan seperti ini, misal yah….:

  • Nasi Gorenge
  • Coca Colae
  • Soto Babate
  • dll

Disepanjang jalan Surabaya - Jogya ini juga saya sempat belanja ukiran pintu pintuan kayu segede kira-kira 1,5 x 1 m.  Dan, supir saya yang luar biasa alot nawarnya bisa melego ukiran gede itu hanya dengan Rp. 150.000,- Saya kaget.  Di Sumatera yang beginian bisa 1,5 juta.

1299114511252545409

Sampai di Jogya sudah kemalaman.  Nyari hotel dulu. Beberapa kali gak kebagian kamar, akhirnya ada tukang ojek yang menunjukkan hotel agak masuk dari jalan raya, nyaman, bersih dan murah.  Serta ada breakfast nya. Mantap!  Malamnya keluyuran di Maliaboro, minum kopi Joss. Bener bener joss, kopinya dicemplungin arang yang membara, hahahaha benar benar kreatif orang Jogya.  Salut.

12991139411445225615

Jadwal hari ini adalah Prambanan dan Borobudur.  Namun petugas hotel yang ramah mensugesti ke Parang Tritis dulu. Sayang kalau dilewatkan.  Saya suruh ngomong sama supir.  Saya mau ke Parang Tritis juga.  Ingat film Pasir Berbisik.  Ah, siapa tahu bisa ketemu Dian Sastro, hehehehehe

Ada kejadian lucu di Parang Tritis ini.  Nah, saya singgah di sebuah toko suvenir yang menjual makanan, diantaranya yang jualan sejenis anakan kepiting yang sudah digoreng.  Enak, rasanya gurih.

"Kenapa ini diletakkan disini…?" saya menunjuk sisir warna hijau yang ada di atas lemari kaca.

"Maaf pak… itu tadi dipakai anak saya nyisir…" si ibu yang jualan serba salah.

"Ini namanya penghinaan…." kata saya ngotot.

"Bukan pak, maaf…. kok bisa menghina, maaf bagaimana caranya ya…?' si ibu kebingungan.

"Lah… ini sisir kamu bisa pakai, saya tidak…." Saya menunjuk ke kepala plontos saya.  Pak Muji yang menemani sudah ketawa ngakak duluan.  Saya masih pasang tampang serem.  Si ibu melihat ke kepala saya takut takut…

Wakakakakakaka….."Bapak ini ada ada saja loh….. hahahaha" akhirnya si ibu tertawa juga.

Hasilnya, proses jual belinya jadi lebih enak.  Saya juga beli beberapa macam manisan warna warni.  Ada yang hijau, merah jambu, kuning… wuih rame warnanya…. Dan, dapat diskon karena kasus sisir.

.

Candi Prambanan

.

1299116188549404174

.

Ini candi paling rumit yang pernah saya lihat.  Area kompleks candinya sangat luas. Saya bahkan tak sempat ke gugusan Candi Sewu dan Ratu Boko.  Karena ngejar waktu agar tidak terlalu lama di Prambanan.  Rencanya akan langsung ke Borobudur setelah makan siang.

1299115807454108555

Saya masih terkagum kagum pada Candi yang antara lain dibangun oleh Rakai Pikatan ini.  Selama ini hanya melihat dari photo photo, kali ini Candi megah ramping indah dan rumit ini berdiri di hadapan saya.  Menjulang tinggi sangat besar dibandingkan candi Singosari yang saya lihat di Jawa Timur.

Dalam hati saya menjadi berpikir kembali pada teori bahwa Sri Wijaya yang membangun candi candi pada masa ini.  Bahwa pada masa itu, Jawa Sumatera memang tidak terpisah seperti sekarang.  Mengingat kerajaan Mataram Hindu bukanlah kerajaan yang teramat besar.  Malah boleh dibilang kerajaan Agraris ini seperti sebentuk kerajaan elit yang berkuasa di Jawa.  Lalu campur tangan wangsa Sailendra yang juga berkuasa baik di Mataram Kuno maupun di Sriwijaya.

Saya teringat bagaimana Samaratungga dari wangsa Sailendra membangun  candi Borobudur.  Setelah mangkat raja ini bermaksud meneruskan tahta pada Balaputeradewa.  Namun putrinya Pramodyawardani yang seperti ayahnya serta keluarga wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana, kemudian diketahui menikah dengan Rakai Pikatan dari wangsa Sanjaya yang beragama Siwa.

Simpang siur sejarah masih ragu dalam menapsirkan hal ini.  Namun melihat betapa banyaknya candi di kompleks ini. 8 candi utama dengan lebih dari 250 candi candi kecil, segala kemungkinan teori bisa terjadi.  Namun pendapat populer akan hal ini adalah, candi megah ini dibangun oleh Rakai Pikatan, raja dari Wangsa Sanjaya pendiri kerajaan Medang yang juga dikenal dengan nama Mataram kuno (Hindu).

12991158421690253682.

Satu yang agak mengganjal di hati saya adalah, pas beekunjung ke sana, Candi Utama yang paling besar, belum boleh dimasuki pengunjung, kabarnya masih dalam tahap renovasi akibat Gempa terakhir yang melanda Jogya. Jadi saya melihat dari gundungan pondasi candi terdekat yang disekat dengan pagar kawat.  Baik untuk kelestarian candi.

Dan, muter muter keliling keliling di area seluas itu, membuat perut sangat lapar.  Sejuknya hembusan angin dari sela sela pepohonan yang memang banyak di area ini, memaksa saya untuk singgah makan dulu.  Saya dan pak Muji masuk ke restauran indah di dalam kompleks candi Prambanan.  Puas dengan  koleksi koleksi oranamen dan hiasan khas Jawanya.  Serta hidangannya yang memang enak. Di bawah ini pernik unik lucu cantik, wayang golek dalam ukuran mini yang ditata sangat artistik.

12991163121826822303.

.

Candi Borobudur

.

1299118356794693157.

Mulanya aku membaca, kemudian aku ngobrol dengan Ilham…. Lalu perjalanan ke Borobudur, dengan buku di tanganku 'Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya' benar benar membuat perjalanan ke candi ini menjadi tak terlupakan.

Sebenarnya ada niat untuk singgah dulu di candi Mendut dan Pawon sebagai rute menuju Borobudur.  Namun apa daya, jam tangan saya sudah menunjukkan hampir pukul 3.00 WIB.  Kalau tidak mau kemalaman lagi, karena harus langsung tembak ke Solo, saya dan pak Muji memutuskan langsung zinggg…. ke Borobudur.

12991234491254548249.

Perjalanan spritual terjadi di sini.

Melihat sosok candi paling gede di dunia yang bernama Borobudur yang letaknya kurang lebih 45 km dari Jogya. Sebagai Buddhis, tak perlu malu saya mengakui, selama ini entah kenapa asal ke Jawa aku melewatkannya. Mungkin jodoh mempertemukankan dengan isi kepala ini, yang akan segera kusampaikan.

Demikianlah,  Borobudur yang berdiri gagah… tampan dengan panampilan tua dan berwibawah. Tak kuasa aku menahan haru. Ini karya bangsa yang paling indah yang pernah kulihat. Tak sanggup kututurkan kembali, anda sudah melihat sendiri.  Aku akan menceritakan hal hal spritual saja.  Wisata ke Borobudur, wisata religi bagi saya.

Masuk ke ritual agamaku. Melangkah menyusuri lorong lorong relief searah jarum jam yang disebut pradaksina. Aku melakoninya. Perjalanan ini religius bagiku. Mungkin tidak dirasakan bagi umat lain yang tumplek blek di candi megah ini. Namun setiap agama ada tradisi ziarah religiusnya.

12991183931049604179Lorong pertama, hmmmm ternyata tidak seindah bila kulihat dari jauh. Banyak patung tanpa kepala, banyak sambungan relief yang gak nyambung. Banyak patung yang sudah seperti gumpalan batu saja. Bahkan setelah kuperiksa dengan seksama… banyak patung atau relief atau batu baru yang dipasangkankan untuk sekedar mengkokohkan sosok candi.

Naik terus ke lorong kedua, kondisi yang sama, reliad yang seharusnya bercerita tentang kisah kisah Buddha banyak yang sudah lelah bertutur, terus terang dari jarak dekat Borobudur jelek, bopeng dan tidak utuh. Semakin ke atas semakin demikian, bahkan ada dinding yang sudah tak ada. Entah kemana?  Gapura yang sompel,  relung relung yang hilang. Buddha yang buntung tangannya, hilang jempol kakinya,  dipenggal kepalanya,  bahkan ada yang sudah dimutilasi.

Demikian terus sampai ke stupa puncak….

Aku mengambil nafas,  ada sedikit kecewa. Ternyata rusak, ternyata hanya ini yang tersisa, tidak luar biasa….

—————-

Aku membayangkan seperti yang pernah kubaca. Ada tembok dari bata yang kubangun. Mungkin dengan cinta. Karna aku bukan tukang bangunan, beberapa batu bata yang di awal sangat jelek posisinya, merusak keseluruhan panampilan tembok mulus yang ingin kutampilkan. Aku berusaha menutupi dua batu bata jelek itu dengan hiasan kembang,  gantungan ukiran jepara. Aku menutupi 2 batu bata jelek pada 1000 batu bata yang kususun indah menjadi tembok.

Demikian kulihat lagi ke Borobudur.

Lalu terlintas ucapan sang Guru. Mengapa hanya melihat ke patung yang rusak. ke Buddha yang terpenggal di kepala,  yang sudah termutilasi? Bukannya dari 1000 batu bata yang tersusun mulus itu, ada 998 batu berukirlain yang bagus? indah? sempurna letaknya? Pas warnanya?

Kalau hanya memikirkan 2 batu yang jelek itu,  jeleklah yang 1000 batu itu.

Kalau mata hanya melihat yang 2 jelek itu saja adalah bodoh kan bila menganggap yang lain juga jelek? Kalau borobudur hanya patung patung cacat, dimana kesohorannya? Kalau hanya melihat Indonesia pada kinerja polisi, korupsi dan Century, Dipo Alam, Gayus, PSSI.  Lalu Bali, Bromo, Toba, Borobudur, Jogya, Lombok, apa dong?

Bukannya di awal aku justru terpesona oleh keindahannya? kemegahannya? Kemana ingin pikiran diarahkan? kesitulah dia akan bermuara.

Lalu sunyi.

1299119093517347810

Aku menunduk menatap lantai batu yang dirapatkan akhirnya dengan adonan semen warna abu abu. Aku sendiri pernah begini. Dan pasti banyak temanku yang juga begini. Haruskah ini kusampaikan? kubagi? apa yang aku rasakan? Walau kau pasti berujar, tidak seperti itu keadaaannya. Karna masalahnya memang di dirimu. Kau menarik banyak hal kepada dirimu sendiri. Dan wajah wajah pada batu batu itu seakan mengiringiku ber pradaksina.

12991191751942246049

Hidup ini berat. Dan yang paling berat dari hidup ini adalah memikirkannya.

Kemana mata harus ditujukan. Ke 2 batu yang dipaksakan menggantikan batu yang asli itu? atau ke 998 batu lain yang ternyata baik baik saja. Layakkah yang 2 jelek itu menutupi keindahan 998 batu bata yang lain….? Apakah itu tidak bodoh? Layakkah kau hancurkan tembok batu bata yang sebenarnya indah itu hanya karena ada 2 batu bata jelek itu?

12991202411127196184

Wahai teman temanku, bila ada yang jatuh cinta padamu, dan kau jatuh cinta juga padanya, seiring dengan waktu, jangan fokus ke 2 batu jeleknya. Jangan terfokus pada hal hal yang kau tidak suka darinya. Tapi lihatlah ke 998 batu cantik yang dulu membuatmu jatuh cinta padanya. Jika kau menemukan candi, banyak yang rusak,  tapi lihat secara utuh, mungkin 100 tahun ke depan kau belum bisa menemukan bangunan kuno seperti itu lagi.

Sampai ke alternatif ke dua.

1299120286668757018

Anda tidak memandang 2 batu  jelek itu. Anda memandang ke keindahan 998 batu yang lain.  Kelak anda akan melihat, mencari,  dan tidak lagi anda temukan. Dimana yah 2 batu patung rusak jelek yang dulu kurekatkan pertama kali?

Borobudur mengajarkanku itu!

12991203221788887108

1299121837208605489

http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/03/03/cerita-dari-batu-batu-tua-di-borobudur/

--