Minggu, 01 Agustus 2010

Kisah Nyata dari Singapura tentang Penghormatan kepada Orangtua

From: *endah marty*

*Kisah Nyata dari Singapura tentang Penghormatan kepada Orangtua*

Terlampir di bawah ini adalah Kisah Nyata dari Negeri tetangga beberapa
dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee
Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang
lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang
mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia.
Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan
baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi
seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak semata wayangnya tersebut menikah, ia minta ijin
kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan
besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya
tinggal ber-sama2 dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa
apartment nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih
jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa
berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara
Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak
tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu menghibahkan seluruh
harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan
ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga,
jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa,
suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, anaknya tega
mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai
sudah diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di
Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di
Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan
memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan
kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu dan
menjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya.

Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di
Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar
beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman2-nya
yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi si Ayah.

Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua
itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal. Dan dihadapan
para sahabatnya, si ayah dengan menangis ter-sedu2, dia menceritakan
semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di
sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak
yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee
Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka
tersebut. K Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee
dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada
anak durhaka seperti mereka" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat hibah itu
dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang sudah baliknama ke atas nama
anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik
yang sudah dihibahkan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan anak
menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti
kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga,
agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan
Kebijakan/Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak
menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal.

Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir
hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua
Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para
lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan
mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi
angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1
th bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport,
Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi
selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa
bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.

Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan
pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak2 dan remaja di sana, bahwa
pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan
pekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan untuk tahu
menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa
hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau
mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus
tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu
mengenang saat mereka masih balita, orangtua mereka-lah yang
membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, memberi pula yang
memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan
menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya
ketika mereka sakit.

---------------------------

79 komentar:

  1. what a beautiful story,

    nice sharing...

    BalasHapus
  2. Keren :) terharu gw.. Di Indonesia begitu dunk :p seperti PM Lee :D

    BalasHapus
  3. Bagus bgt.....tapi di indo ga akan bisa kaya gitu pemimpinnya....pemimpin di indo hanya memperkaya diri sendiri ja bisanya......

    BalasHapus
  4. sooooo sweeeettttt.....indo gini dunk >_<

    BalasHapus
  5. Pemimpin yang bijak, rakyat sejahtera :)

    BalasHapus
  6. Oooh.. Pantesan.. Gw agak terheran2 pas di singapura liat orang2 tua bongkok koq masih disuruh kerja beres2in meja di foodcourt2 gitu.. Kalau dilihat dari kacamata budaya Indonesia mungkin jadinya ngga tega juga, di negara maju koq orang tua masih disuruh kerja.. Tapi setelah liat tulisan di atas, jadinya dapet pemahaman baru.. Mereka jadi lebih sehat dan bisa lebih dihargai..

    BalasHapus
  7. Emang menarik ceritanya...
    Tp gw kesel bgt tuh sama anak nya....
    Jadi keki sendiri baca cerita ini...
    Untung aja ada PM Lee...
    Bagus lah biar tau rasa tuh anak...
    Emang anak durhaka kaya gtu harus di hukum seberat2 nya...mudah2 han rakya di indonesia
    Gak ada yg meniru kelakuan seperti itu...
    Itu kelakuan binatang...

    BalasHapus
  8. Bagus banget ceritanya... Seandainya indonesia bisa seperti itu mungkin negara ini lebih baik. Kebanyakkan orang indonesia memperkaya diri sendiri dibandingkan mengajarkan anak2nya mengerti artinya menghargai org.

    BalasHapus
  9. Pertama kali gw ke singapore thn 2006, begitu sampe changi airport kesannya wah banget, ketika masuk toilet, rasanya mau nangis liat para pekerjanya para lansia, lsg terbayang wajah orang tua seandainya mereka harus bekerja spt itu.
    Sungguh terharu baca cerita diatas, skrg gw baru tau kenapa di singapore banyak pekerja lansia bekerja di toilet dan foodcourt.

    BalasHapus
  10. ќ☺ќ isa ªϑª anak bέ³gi†u Ɣªªª !!! Semakin Ќΐτà sayang ma ortu, pasti rejeki Ќΐτà プůЪª bertambah. Syukurlah akhirnya terbongkar tuh anak durhaKa, ϑƏN semoga tuh anak ma menantu sadar. Uang banyak tuh mmg berguna, tp kehidupan ϑƏN hukuman dr Ɣªήğ diatas i†u Ɣªήğ harus Ќΐτà perhatikan プůЪª

    BalasHapus
  11. Nice story.......
    Andaikan indonesia bs spt tu.....
    Syg'y indo ga kan pnh bs spt tu krn pemimpin" indo hny ingat dgn perut sndr.... Ga d yg ingat dgn org lain... Giliran ingat sm org lain, mo d'ekspos dl alias cr nama biar t'knl/d'dngr org lain... Pd hal klo memberi tnp imbalan ap" kan makna'y lbh indah.....

    BalasHapus
  12. sosok seperti PM LEE,yang sangat dibutuhkan di negri ini

    BalasHapus
  13. Sungguh bangga punya pimpinan yg bijaksana seperti PM Lee, bisakah pemimpin indo, meniru 1/2 aja kebijaksanaan tsb???!!!???

    BalasHapus
  14. Wah mantap sekali...

    Di Indonesia, jangankan yang lansia. Yang usia produktif saja susah cari kerja

    BalasHapus
  15. Nice...what an inspiring leader for Indonesia Government :)

    BalasHapus
  16. Salut ...Orang seperti PM Lee, yang bisa memimpin negara kita, bukan hanya ketegasannya, tapi juga orang yang berbakti sama orang tua...Kayaknya ngga ada pejabat kita yang selevel dia ..yang hanya urusan perut sendiri yang diutamakan...Orang Lansia juga perlu diperhatikan juga ... Tuh lihat nasib Veteran - veteran kita ... menangis kalau kita lihat mereka ...

    BalasHapus
  17. Nice Story...

    Anknya perlu bimbingan kali.. gmn menghargi dna menhormati ORTU ny sendri..

    BalasHapus
  18. mutiara_napitupulu@yahoo.co.id18 Agustus 2011 22.03

    @Very sweet story...,kapan yach Indonesia bisa kaya gini..,so we just Pray very2 hardly..

    BalasHapus
  19. Salut dg Singapura, sdh kota bersih, pemerintah perduli dg rakyat kecil. Nah... Kalau Indonesia, yg miskin tambah miskin. Yg tambah kaya para pejabat yg katanya wakil rakyat n tentunya yg diatas2nya juga. Uang rakyat dipakai u memperkaya diri para pejabat kita.

    BalasHapus
  20. Apa kisah inspiratif di negeri kita ya ?mari kita posting juga. sehingga bisa kita pertahankan juga budaya bagus di negeri kita dan menghapus yang kurang bagus. jia youuu !!!

    BalasHapus
  21. servant of God18 Agustus 2011 22.57

    Two thumbs up...

    BalasHapus
  22. nice story.... ^^ semoga di Indonesia ada PM yg seperti PM Lee...

    BalasHapus
  23. thumbs up... thumbs up... thumbs up... thumbs up...

    BalasHapus
  24. kisah yang mengharukan, begus untuk perenungan...karena di jaman skrg dan di singapura yang notabene lumayan maju masih ada manusia yang begitu durhaka ke ortu....seperti cerita malin kundang saja.

    BalasHapus
  25. Hal ini terjadi di indonesia, Riau, Selatpanjang. jalan banslas no 25.
    dimana anak ke 7 ( laki) mendapat kepercayaan dari sang ibu( single parent) dan mendapat harta waris rumah dan lain2 nya. sesudah itu anak laki ke 7 nya dan menantu nya mengusir sang ibu yg menbesarkan dia dan kuliahin dia keluar negeri itu dari rumah yg dipindah namakan.

    BalasHapus
  26. Hal ini terjadi di indonesia, Riau, Selatpanjang. jalan banglas no 25.
    dimana anak ke 7 ( laki) mendapat kepercayaan dari sang ibu( single parent) dan mendapat harta waris rumah dan lain2 nya. sesudah itu anak laki ke 7 nya dan menantu nya mengusir sang ibu yg menbesarkan dia dan kuliahin dia keluar negeri itu dari rumah yg dipindah namakan.

    BalasHapus
  27. Genaplah Firman Tuhan, barangsiapa menghormati org tuanya kesanalah berkat diperintahkan Tuhan.
    Di Indonesia ada yg radikal takut Tuhan,skrg lg mulai terdengar sepak terjangnya. Pak Basuki alias Ahok, mantan bupati Belitung yg dicintai rakyatnya. Punya blog khusus utk audit pengeluaran dinasnya. 2012 dia mencalonkan diri utk gubernur dki jkt.

    BalasHapus
  28. Indonesia bisa kyk gitu???mimpi kali yeee soalnya byk pejabat cuma omong doang ga bisa ngatur negara,pinter ngatur kantong sendiri aja hbs gt kaburr ke luar negeri..PM lee sosok org yg bisa dibanggakan krn dia menyadari bagaimana ortu dia mendidik dia sampe bisa jd PM dsna..kl dsni bisa kyk gt??mgkn rakyat bakal makmur dan sejahtera ga ada pengemiss lg..hahahahaha.......=))

    BalasHapus
  29. Nenekku sehat ketika setiap pagi dan sore membersihkan rumput di pekarangan seluas 400m2. Setelah pindah dari rumah itu dan tinggal di kota, akhirnya cepat pikun karena rumah baru itu tdk ada kerjaan

    BalasHapus
  30. Buat Indonesia, tolong contoh Singapore dong. Negara mereka miskin, tanah harus beli dari Malaysia dan bahkan Indonesia. Air bersih harus beli. Tapi karena perjuangan mereka yg kuat dan benar-benar serius, rakyat disana kaya. Tidak ada pengemis. Tidak ada rakyat miskin. Jalanan bersih, jarang yang merokok dan membuang ludah sembarangan. Singapore adalah negara yang mebih muda dari Indonesia, kenapa Indonesia kalah dari Singapore ??
    Karena pemimpin (presiden) Indonesia dan menteri-menterinya yang dipikirkan hanya UANG, bukan RAKYAT dan NEGARA. Andaikan Indonesia dapat seperti itu...
    Dan asal kalian tahu. Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Kalimantan adalah paru-paru dunia. Andaikan semua pohon di Kalimantan di tebang, apa yang terjadi?
    Tidak ada oksigen di DUNIA !
    Dan tanah Indonesia sangatlah subur. Juga memiliki hasil tambang yang jumlahnya sangat banyak. Jika indonesia tidak dijajah, kalian tahu berapa harga BBM di Indonesia?
    HANYA 300 RUPIAH SELITER !
    Jadi, kembangkanlah negri kita yang tercinta... Umur mereka sudah 66 tahun... Tapi masih saja tidak dewasa.

    BalasHapus
  31. Cerita yang sangat inspiratif dan perlu dijadikan teladan...para pemimpin Indonesia, jauh dari harapan akan sebuah fakta perubahan..

    BalasHapus
  32. Itu baru pemimpin,,kalo Indonesia mana ada yang seperti itu,,..Tapi mulai lah,,,dari kita sebagai anak2 yang berbakti menghargai orang tua,,Kita jangan selalu menyalahkan Pemerintah,,tapi semua harus berawal dari kita sebagai Generasi Bangsa yang selalu cinta Indonesia,,,Jadikan cerita nyata ini sebagai motivasi,teladan dan inspirasi buat kita semua,,,

    BalasHapus
  33. Coba kalau pemimpin dan peraturan seperti itu diberlakukan di Indonesia. Mungkin istri adik ipar bisa ikut diusir seperti menantu tsb. Dan mmertua saya tdk akan pernah menangis dan sakit hati lagi akibat perlakuan semena2 dari menantunya.

    BalasHapus
  34. PM Lee bagus mengajarkan rakyatnya untuk ingat orang tua, tapi memerintahnya kok model ditaktor sampai dia kalau mau bisa memaksa notaris untuk merubah. Kekuasaan kepala negara di atas hukum, mengingatkan saya pada teman sejawatnya... alm.Suharto

    BalasHapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  36. saya salut dengan kebijakan yg adil sama negara singapore. saya sempat heran juga kok ada lansiamasih kerja. maka para org tua ajarkan ke pada anak anak mu agar bersikap menghargai orangtua bersikap bijak,jujur dan adil. dr anak ini lah negara kita akan maju seperti singapore.

    BalasHapus
  37. Akan sangat menyesal bagi seorang anak yg tdk bisa membalas jasa orang tuanya.

    BalasHapus
  38. Sgt bgs sekali,sebuah kisah nyata Уğ sgt nyata,ϐ¡ƨα utk pelajaran bagi orangtua bgmn bersikap adil dan bijaksana ĵûğå jgn mudah percaya dg anak (Уğ terlihat luarnya saja) baik,blm tentu mereka stlh menikah,terutama anak laki2 Уğ telah menikah,semua ϐ¡ƨα berubah total, ĵûğå satu hal Уğ terpenting terutama bgmn orangtua bersikap terhadap menantu laki2 Уğ sgt kita tdk tahu latar blkg/motivasi ϑãrï awal menyukai seorg anak perempuan ϑãrï keluarga Уğ berada,(maaf,perbedaan sosial berbeda).Apakah si menantu laki2 ϊηϊ benar2 mencintai anak perempuan tsb/ada motivasi ₤ąϊϞ dg ingin hidup gratis ‎​∂ï rumah mewah sang mertua dg memperkaya diri dg cara menikmati semua fasilitas mewah mertua Уğ baik,tetapi hasil kerjanya disimpan sendiri,masa bodoh (dg menekan istrinya Уğ dianggap mampu membiayai semuanya,Уğ dg mksd sang mertua,spy hasil kerjanya dikumpulkan utk kel kelak) Уğ sehrsnya tgggjwbnya sbg kepala keluarga,tp ќřй sdh terlalu keenakan,bukannya tmbh lama tmbh baik,ќřй pekerjaannya saja dibantu koneksi sang mertua.Benar2 durhaka,hasil kerjanya bkn utk kel Ϟγª, ‎​​​†ªρï malah memfitnah istrinya dg berbagai mcm cara,dan menguggat cerai,cekcok dg mertua,menantang berkelahi dan berteriak "Cerai saja" ‎​∂ï dpn kedua mertuanya dan akhirnya stlh putusan cerai,semua terkuak bhw menantu laki2 ϊηϊ sdh menyimpan perempuan ‎​∂ï rmh orangtuanya dan sampai skrg semua biaya perempuan tsb(maaf ϑãrï kalangan dunia malam)berstatus istri org. ϊηϊ sebuah kisah nyata ĵûğå.Sbg orangtua Уğ mempunyai anak perempuan,mmg benar hrs meninjau ulang (pepatah org Jawa) bibit bobot bebet , ‎​¡ťú sgtlah benar sekali.Apa Уğ dilakukan PM Singaura Lee Kwan Yew utk melarang menantU tinggal seatap dg mertua, ĵûğå terutama menghargai orangtua lansia (mertua)Уğ telah membiayai hidup keluarganya.Biarlah Tuhan ĵûğå mengampuni org ‎​¡ťú,krn hukum alam akan berjalan :"menabur...menuai"

    BalasHapus
  39. Kisah yg sangat mengharukan...sweet story...

    BalasHapus
  40. kok tega ya, si anak gak mikir/ngerasain kalo dia bisa "ada" sekarang juga karena ada yang "nampung" kebutuhannya. kalo kayak gitu biasanya rejekinya juga pasti kesendat - sendat tuh.

    acungan jempol buat PM teladan. kejadian seseorang tidak dianggap hanya sebagai suatu kasus tapi juga mengubah kebijakan / wajah negara

    BalasHapus
  41. wawwwwwwwwwwwwwwwwwww
    itu baru pemimpin LANGSUNG BERTINDAKKK

    coba klo kejadiannya di INDO ,

    SAYA TURUT PRIHATIN
    SAYA MENGHIMBAU

    PEMIMPin arus bisa ambil keputusan dan bertindak
    TEGAS !!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  42. Bagus banget crita nya ,
    Kpn indonesia keq gt ?
    Lama dhe keq na .
    Pengangguran ja dimana mana ad .
    ğќ mgkn akan keq singapore .
    Hanya bs salut ma negara lain .

    BalasHapus
  43. Durhaka diatas durhaka
    Dosa diatas dosa
    Malingkundang
    Nerakalah tempatnya
    Contoh dan keputusan yg tepat dari PM Lee

    BalasHapus
  44. Nice story! Didunia ini tidak ada yg lebih bahagia selain membahagiakan orang tua kita..

    BalasHapus
  45. nice story, apakah di Indonesia bisa seperti ini????

    BalasHapus
  46. ​╮("╯_╰)╭ ω̃̃eώ

    BalasHapus
  47. Kalau di Indonesia..jgnkan buat orang tua..yg lulusan sarjana aja msh byk yg susah dpt kerja..

    BalasHapus
  48. Anak yg g tau berbakti pd ortunya..

    BalasHapus
  49. Benar benar cerita yg sangat mengharukan. Tapi kalaulah kita semua sudah menjadi lansia , apakah kita masih mau bekerja lagi, sedangkan di waktu muda kita sudah kenyang bekerja, sampai sampai banyak yang hanya sempat bagi waktu dengan keluarga di akhir minggu saja? Ataukah cerita ini hanya salah satu usaha pemerintah Singapore untuk menutupi kejelekan mereka, karena tidak memberi jaminan hidup di hari tua untuk warga negaranya?

    BalasHapus
  50. Saya sudah 8 tahun tinggal di Singapura dan juga sudah jadi warga negara sini. Saya tidak tau pasti mengenai cerita PM Lee, kalaupun benar yah bagus lah. Tetapi mengenai ajaran anak berbakti ke orang tua, saya perlu jelaskan bahwa Indo LEBIH bagus didikannya ke anak2 dibanding Singapura. Orang tua di Singapura terlalu memaksa anak2nya untuk jadi no 1 (kiasu), mereka tidak segan2 menghajar anak2nya atau melarang anak2nya main.. selalu untuk belajar. si anak waktu tumbuh pun jadi seperti ada dendam ke orang tuanya. Banyak teman2 saya yang selalu komplain mengenai orang tuanya. Ada yg komplain karena orang tuanya ikut dengan dia dan tidak bisa apa2 lagi.. jadi bisanya bikin "mafan" (troublesome). Ada lagi yang taruh orang tuanya di panti jompo tapi juga selalu komplain karena "musti bayar mahal".. Cerita lain lagim ada yg anak gadisnya (padahal baru umur 19 atau 20) bawa masuk bf nya untuk tinggal serumah dengan mereka, kalau tidak dikasih dia yg kabur dari rumah. Mereka pun tidak segan2 menceritakan kejelekan orang tuanya ke teman2. jadi sekali lagi, didikan anak untuk berbakti ke ortu itu jauh lebih bagus Indo dibanding Sing...

    BalasHapus
  51. Saya juga sering ngobrol dengan pantry lady yang benerja di kantor saya. Sering menanyakan kenapa mereka masih bekerja walau setua itu. Banyak dari mereka yang bilang kalau mereka bekerja karena anak2 mereka "gak mampu" kasih uang... walaupun ada juga beberapa yang bilang untuk "mengisi waktu".
    Kalau anda tau perhitungan CPF (pensiun) di Singapur dan juga usia pensiun disini yang selalu di naikan (dari 55 ke 62, tahun depan ke 65). Anda akan mengerti kenapa banyak lansia yang masih bekerja disini.
    Jadi cerita diatas tidak semuanya benar....

    BalasHapus
  52. Islam mengajarkan : Berbakti pada Tuhan no 1.
    setelah itu berbakti pada orang tua.
    Murka orang tua ( khusus nya Ibu )..adalah murka Allah .

    BalasHapus
  53. Kisah yg sangat menyentuh...tapi kita sbg orang tua juga harus bijak: hidup ini utk dinikmati juga, anak menikmati sbg anak2, wkt remaja juga, wkt dewasa dst. Jangan terlalu memaksa anak utk belajaaar terus, atau kerjaaa terus...lha kapan dia bisa menikmati hidupnya? Ketika akhirnya dia kaya raya, ternyata sudah tua, gak sempat menikmati juga...
    Tapi salut bagi pak Lee.

    BalasHapus
  54. Bangsa Indonesia belum bisa mengarah kpd penghargaan thd orang tua, hidup saja susah bagaimana bisam menghargai orang tua.... apalagi pimpinan negara lbh mementingkan diri drpd mementingkan org lain...... mengacalah Indonesia..

    BalasHapus
  55. Very good story.. :D

    Well, daripada menuntut ada pemimpin kaya PM Lee di Indo, lebih baik kita sendiri yang menanamkan dalam benak kita masing2.. Karena generasi muda seperti kitalah yang akan menjadi penerus bangsa dan tidak menutup kemungkinan, kitalah yang akan menjadi pemimpin2 selanjutnya.. :)
    BE THE BEST FUTURE LEADER!! :)

    BANGUNLAH JIWANYA! BANGUNLAH BADANNYA!
    UNTUK INDONESIA RAYA!

    BalasHapus
  56. Di Indonesia juga ada anak durhaka yang dari kecil diasuh oleh ibunya sampai besar dan dia bisa hidup mandiri bahkan kaya raya. Saat itulah sang anak tidak mau mengakui lagi ibunya saat menengok ke rumah anaknya tersebut. Bahkan dengan teganya sang anak mengusir ibunya, akhirnya anak tersebut sekarang diam tak bisa bergerak sama sekali, karena dia sudah menjadi.... BATU! Mangkanya Kundang, jadi orang jangan sombong2 deh, dikutuk jadi batu lho..baru nyaho deh!

    BalasHapus
  57. Saya mesti bilang, cerita yang indah, dengan pesan yang indah.

    Akan tetapi, saya harus bilang, ini BUKAN kisah nyata.

    Saya sudah tanyakan kepada teman Singapura saya, tidak benar bahwa Perdana Mentri (Lee Kuan Yew) punya kuasa untuk membatalkan perjanjian seperti itu.

    Selain itu, tidak ada keharusan untuk mempekerjakan orang tua. AKAN TETAPI, memang ada dorongan untuk mempekerjakan orang tua, tetapi itu bukan sebagai keharusan.

    BalasHapus
  58. Nice story keren abis...anak ga tau diri dah ah...untung di Singapura PM nya keren...nah kalo di Indo gimana ya...

    BalasHapus
  59. Mungkin PM Lee tidak punya kuasa untuk membatalkan hibah yang sudah tersegel dalam hukum. Tapi dengan kekuasaan eksekutifnya bisa saja dia menekan si anak agar mengembalikan hartanya kepada orang tuanya dengan perjanjian baru, atau dibuat perjanjian baru yang menahan hak-haknya atas harta ayahnya sampai ayahnya meninggal.
    PM Lee adalah penguasa yang sangat disegani, jadi di Singapura pada jamannya tidak ada yang berani melawannya.

    BalasHapus
  60. Sangat bijak keputusan PM Lee, kalau begitu PM Lee bisa dinaturalisasikan saja untuk jadi Presiden Indonesia, kaya pemain2 bola sekarang, saya yakin Indonesia bisa sejajar dengan Singapura
    Dan kalau Presidennya Lee, maka koruptor2 yg ada di Singapura bisa di bawa pulang ke Indonesia karena ada perjanjian ektradisi.....bisa jadi suatu wacana yang perlu kita renungkan

    BalasHapus
  61. cerita diatas memang sangat menarik tapi pada kenyataannya mereka (para lansia) sebagian besar TERPAKSA bekerja karena bila tidak bekerja mereka tak mampu untuk membiayai hidupnya.
    Saya kebetulan tinggal di singapura jadi cukup tahu dengan keadaan disana.

    BalasHapus
  62. Hebat benar keputusan PM Lee, memang seharusnya layak kalau anak dapat sedikit memberikan kembali kasih sayang orang tua.

    BalasHapus
  63. Mengucurkan airmata untuk si Ayah yang harus menderita. Tak ada yang lebih besar dari cinta orangtua terhadap anaknya.

    BalasHapus
  64. Marilah kita mulai dari diri kita, utk bertindak lbh baik dlm segala hal. Cerita itu bs kita ambil hikmahnya, dan marilah kita kembalikan kpd diri kita masing2 aja, tanpa kita menuntut apapun kpd pihak lain..

    BalasHapus
  65. pemimpin yg langka' yg tdk mungkin dimiliki indonesia. Dimana para pemimpin kita hy sibuk memperkaya diri tanpa memperdulikan kondisi rakyatnya terutama yg ada dibawah garis sekarat....

    BalasHapus
  66. Mungkin jarang ada yang tahu, kalau Lee Kwan Yeuw masa remajanya dulu sekolah di SMA Praban Malang, makanya temen2 alumninya arek2 Malang, budaya Cina dan Jawa, memang menghormati orang tua.....

    ini kisah dah beberapa kali saya baca, dan akhirnya menjadi pegangan juga bagi para orang tua di Indonesia, sehingga surat wasiat di notaris,soal penghibahan harta bergerak dan tidak bergerak kepada ahli waris, hanya berlaku setelah mereka meninggal, satu dan lain hal untuk menghindari hal2 seperti tsb diatas, biasanya bentrok dengan menantu, merembet ke anak dst.

    BalasHapus
  67. nice story
    terharu baca ya,salut buat PM Lee yg bijak

    BalasHapus
  68. gak ada anak yg berani begitu kecuali ada pengaruh buruk dari sang menantu ^^

    BalasHapus
  69. cerita yg sangat hebat dan membuat saya terharu.
    semoga saya bisa membahagiakan bapak n ibu, amin.

    BalasHapus
  70. gan, ijin copas boleh gak??

    BalasHapus
  71. Memang seharus nya dan se wajib nya anak berbakti ama orang tua, bila tidak "KUALAT" / DURHAKA namanya

    BalasHapus
  72. sangat bagus ,PM LEE bijaksana,kita patut hormat pada orang tua agar kita di beri usia panjang oleh Tuhan.

    BalasHapus
  73. kayaknya kalimatnya ada yg salah deh, "Larangan kepada para orangtua untuk tidak
    menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal."
    kalo begitu, "larangan utk tidak menghibahkan". berarti artinya malah disuruh menghibahkan dong... Mungkin yg bener. "Larangan kepada para orangtua untuk menghibahkan."

    BalasHapus
  74. Good story.....i Love Singapore..... ^_^

    BalasHapus
  75. Karma tetap berlaku dalam hidup, mungkinkah ayah nya dulu juga bersikap demikian ?

    Sebaiknya kita tetap menjaga tingkah laku kita sendiri....
    Apa yanh kita tanam, itulah yang kita tuai.....

    BalasHapus
  76. ya sungguh cerita yang mengharukan sekali, saya pernah ke orchard rd baru-baru ini, gag ketemu sama bapak pengemisnya yaaa...:D

    BalasHapus
  77. gimana temen2, apa masih berani durhaka ama ortu??

    BalasHapus