Rabu, 30 Juni 2010

MENYIKAPI KEGAGALAN






MENYIKAPI KEGAGALAN


 
Di dalam hidup kita ini ada dua sahabat yang sangat erat persahabatannya dan selalu melekat satu dan yang lain. Mereka adalah Kegagalan dan Keberhasilan.
Kegagalan selalu ada di dalam hidup ini,
sementara Keberhasilan selalu juga menyertai kegagalan.
Oleh karena akrabnya persahabatan ini,
terbentuklah pemahaman "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda", atau "keberhasilan adalah buah kegagalan"

 

Masalah KEGAGALAN dan KEBERHASILAN adalah sangat penting di dalam hidup kita. Hanya saja, kita harus mengakui bahwa sebisa mungkin kita menjauhi kegagalan, atau sebisa mungkin kita meraih keberhasilan. Hanya saja, apakah mungkin kita selalu berhasil ? apakah mungkin kita tidak pernah gagal ? Jawabannya adalah TIDAK.
Adalah suatu kenyataan hidup bahwa kita tidak selamanya berhasil, dan kita tidak selamanya mengalami kegagalan. Hanya saja, kita selalu berusaha sekuat tenaga untuk menolak kegagalan ini sebab kegagalan adalah tidak mengenakan.

 

Oleh sebab kegagalan menimbulkan keadaan yang tidak menyenangkan pada diri kita, maka banyak dari kita melakukan segala daya upaya untuk meraih keberhasilan. Bahkan, sering ada yang menggunakan segala cara dan menghalalkan segala cara untuk meraih keberhasilan. Oleh sebab itu, tidak jarang akhirnya ada kawan menjadi lawan, dan ada saudara jadi musuh. Semuanya adalah disebabkan keinginan kita untuk menghindari kegagalan dan hanya mau meraih keberhasilan.

 

Hidup tidak hanya diisi oleh keberhasilan saja.
Suatu realitas bahwa ada kegagalan. Kegagalan sangat penting dalam hidup, karena akan membuat keseimbangan. Mengapa demikian ? Apabila kita berhasil terus, maka kita tidak akan pernah tahu atau mengenal kegagalan, yang artinya kita tidak pernah tahu kesalahan yang kita lakukan. Tanpa mengetahui kesalahan, kita tidak akan dapat perbaiki diri dan tingkatkan diri. Oleh sebab itu,
kegagalan adalah penting karena menyeimbangkan kehidupan ini dan membuat kita menjadi lebih baik dari yang lalu.

 

MENYIKAPI KEGAGALAN

 

Kegagalan bukannya harus ditolak, tetapi disikapi,
yang artinya segala bentuk kegagalan haruslah kita beri response yang sesuai. Satu hal penting yang harus selalu kita ingat adalah kegagalan tidak pernah disebabkan oleh orang lain melainkan disebabkan oleh diri kita sendi
ri. Mengapa demikian ? Alasannya sederhana yaitu tidak pernah kegagalan terjadi karena kecerobohan dan kebodohan orang lain, melainkan kegagalan terjadi karena kita terlalu ceroboh dan bodoh dengan membiarkan
terjadinya kebodohan. Apabila kita cukup pintar,
maka dengan cepat akan dapat diatasi terjadinya kecerobohan dan kebodohan. Dengan kata lain,
sumber utama terjadinya kegagalan adalah terletak pada diri sendiri, sehingga pada saat terjadi kegagalan
maka adalah sangat tidak bijak apabila kita mempersalahkan orang lain sebagai penyebab kegagalan yang kita alami.
Kemudian, apa yang harusnya kita lakukan saat kita mengalami kegagalan ?

 

~ Instrospeksi.

~ Menyusun kembali langkah-langkah yang akan kita lakukan.

~ Meminta pendapat orang lain terhadap rencana kita.

~ Memperbaiki segala kekurangan di dalam rencana kita.

~ Menguji kembali rencana yang sudah kita perbaiki.

~ Tidak malu dikatakan gagal.

~ Tidak pernah menyerah untuk terus memperbaiki.

 

Ketujuh langkah tersebut saya rumuskan sendiri setelah saya mengalami kegagalan dan memperoleh keberhasilan. Saya mengatakan bahwa hanya dengan melaksanakan tujuh langkah tersebut, kita akan mulai merasakan segi positif dari kegagalan. Kegagalan yang dulunya kita takuti,
ternyata sangat berguna bagi kemajuan kita.
Kegagalan yang dulu kita selalu hindari dan buang dari kehidupan ini
, ternyata justru menjadi sumber motivasi kita untuk maju. Saya tidak pernah mencapai posisi seperti sekarang ini di perusahaan apabila saya tidak gagal sebelumnya. Justru kegagalan saya di masa lalu menjadi guru yang sangat penting dalam hidup saya, 
karena mengajarkan saya banyak hal untuk maju.
Ke-tujuh langkah di atas ad
alah rangkuman atas hasil belajar saya di waktu saya gagal yang saya terapkan dalam hidup saya sendiri dan sekarang kegagalan bukan menjadi musuh yang saya takuti melainkan sahabat yang membuat saya semakin maju.

 

TANPA MENGALAMI KEGAGALAN, TIDAK AKAN PERNAH TAHU APA ITU KEBERHASILAN.

KEGAGALAN ADALAH TANGGA MENUJU KEBERHASILAN.

 





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar