Senin, 30 November 2009

Opo yo judule?

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: widiarto

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecildi White Oak ,, Georgia , Amerika.
Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik,sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya.
Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.
Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kotabesar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, laludia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupanyang baru.
Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru.Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling,drug. Dia menikmati semuanya. Bulan berlalu. Tahun berlalu.Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang.
Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Iamenulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara. Menjelang akhir masa penjaranya, diamulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya.
Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dananak-anaknya. Dia berharap dia masih boleh kembali.
Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya denganmenulis, "Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku.Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku." Akhirnya hari pelepasannya tiba.

Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, pas lewat White Oak,jalan pelan-pelan. ..kita mesti lihat apa yang akan terjadi…" Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya.

Keringat dingin mengucur deras. Akhirnya dia melihat pohonitu. Air mata menetes di matanya… Dia tidak melihat sehelai pita kuning… Tidak ada sehelai pita kuning….Tidak ada sehelai….. . Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning…. bergantungan di pohon beringin itu…Ooh… seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning…!!!!!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon suratkabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika album ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulanApril 1973.

*Dari seorang kawan baik

husada upaya (3)

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: Haryono


---------- Forwarded message ----------
From: anton john hartomo <antonhartomo@yahoo.com>



REHAT :  NEKA KIAT  HUSADA  ALTERNATIF(3)

DAUN SIRIH HANGABEHI MUMPUNI
Daun sirih(bukan sirih belanda lho), tampaknya biasa-biasa
saja. Pagar rumah yang kini dipenuhi rambatan sirih,
sungguh amat menakjubkan. Ternyata daun sirih amat
hebat! Rohani : pagar tambah asri, bikin betah, sehat di
rumah. Memberi asri lingkungan bernuansa positif sehat.
Nyamuk-nyamuk kebun pun ngibrit lari. Ragawi, daun sirih
juga aneka guna.
Sejak kuno, nenek moyang kita mengunyah daun sirih
(nginang). Maka mengabaikan daun sirih sungguh
perbuatan tercela, tak menanam sirih di pekarangan rumah
adalah tindakan tolol pula, tinggal menunggu bencana
sesuai skalanya.
Daun sirih adalah bagian tradisi menyambut tamu agung,
rumah tanpa tanaman sirih bersuasana begal dan tamak.
Bagi wanita, daun sirih vital dan strategis selaku
perawat kesehatan dan kecantikan. Pengenyah bau
badan/ketiak, perawat organ pribadi, anti ketombe, 
obat kumur, anti sakit gigi gusi sampai sariawan,
obat luka/lecet, alergi gatal gigitan serangga kebon dan
banyak lagi.
Rumah tanpa tanaman sirih pertanda ibu rumahtangganya
kurang terdidik (walau sarjana tetapi bloon aspal).
Maka para putra-putri Gusti yang bijak : tanamlah sirih di
halaman rumah kalian! Sekarang!
Dewasa ini, daun sirih adalah bahan baku utama,
juga untuk aneka produk : jamu, pasta/tapal gigi (odol),
sabun mandi sampai pembersih wanita.
Di Bali dan tradisi Nusantara lain, daun sirih juga berperan
tertentu secara supranatural. Energi dalam daun sirih pun
populer selaku sarana penyembuhan. Apalagi yang ketemu
urat, atau yang temu raos. Jangan heran, dalam sesaji
tradisional sampai hiasan telinga, ada daun sirih, bukan ?

AIR PUTIH SAMPAI JAHE
Air putih bukan sekedar pelepas rasa haus dahaga saja.
Faedah kesehatan sampai kecantikannya, luaarrr biasa.
Bila kebutuhan orang dewasa 8 liter sehari asupan air
tak dipenuhi, walau tak nampak, tetapi ada
dampaknya. Metabolisme lancar dan baik manakala air cukup.
Di dunia medis, kini trendi pula hidroterapi.
Minum jahe juga jamak di masyarakat timur, dan kini diikuti juga
di barat. Jahe bukan sekadar penyembuh sakit kepala,
batuk dan masuk angin, namun juga komponen penting
terapi prana dalam hal pengobatan lemah syahwat sampai
bagian penangkal serangan non-fisik dari dunia kegelapan.
Di Nusantara, serangan energi negatif akan letoy oleh jahe.

KIAT MAKAN GORENGAN TANPA PENYAKIT
Gorengan acap menjadi camilan kesukaan umum.
Bila terlalu, gorengan amat tidak sehat, memicu aneka
penyakit. Yang tersohor, orang mengaitkannya dengan
masalah kolesterol misalnya.
Harus ada kiat agar gorengan tidak berdampak buruk bagi
kita sekeluarga. Beberapa tips :
(1) saat makan dengan bahan makanan sumber protein
(tahu, tempe, ikan) digoreng,
jangan menambah-nambah menyantap gorengan lain
seperti kerupuk dan rempeyek. Dalam segala hal,
ketahuilah batasmu.
(2) Jangan makan gorengan tiap hari, usahakan satu
atau maksimal dua kali seminggu.
Jangan memberhalakan gorengan.
(3) Makan ayam goreng bukan dilarang, asal sesekali, 
tetapi mengapa mesti ada kremes-nya ?
Bagian kulit sarang lemaknya, tak usah dimakan, berikan saja
ke anjing kucing atau lainnya.
(4) Jangan menggoreng dengan suhu tinggi, kecil saja apinya.
Yang penting : semadya. Jangan over. Sekali lagi :
gorengan bukanlah santapan terbagus!

SEKALI LAGI : DAUN SALAM, JANGAN BERINGIN
Anda, kerabat atau teman punya lahan ?
Pemanfaatannya jangan sembarangan atau disiasiakan.
Jangan tanami pohon beringin yang kurang berkhasiat,
lebih baik pohon SALAM.
Daun SALAM adalah bagian tak terpisahkan
bumbu-bumbu masakan asli NUSANTARA.
Tanaman SALAM (Sysygium polyanthum) biasa tumbuh liar
di hutan dan pegunungan, tingginya sampai 25-30 meter dan
lebar mohon 1.5 sampai 2 meter! Ia dapat hidup dari pantai
sampai puncak bukit tinggi. Kinilah saatnya penyadaran betapa
lahan-lahan kosong harus digarap, dan tak lupa ditanami
pohon salam ini juga.
Daunnya adalah bumbu hebat. Dari kulit pohonnya diperoleh
zat warna alami (natural dyestuff) sebagai pewarna jala,
anyaman bambu dan lain-lain handicraft (organik).
Pohon salam dapat dibiakkan dengan biji, cangkok maupun setek.
Pohon SALAM dapat menyembuhkan berbagai penyakit :
asam urat, kolesterol tinggi, stroke (plus jantung pisang),
perlancar peredaran darah (ditambah daun dewa),
radang lambung (plus sambiloto), diare, gatal-gatal (tambah
VCO), kencing manis (bersama sambiloto), dst. 
Tumbuhan ini kaya senyawaan-senyawaan kimia minyak
atsiri, tannin, sampai flavonoid.
Baik daun, kulit batang, akar sampai buahnya, berguna!
Pohon salam, marilah kita gerakkan penanaman besar-besaran
di daerah kita.

TANAM PEGAGAN DI HALAMAN
Banyak kalangan keblinger di zaman ini, terlihat bila
kita berkunjung ke rumah seseorang.
Keterdidikan penghuni rumah akan tampak jelas.
Bila rumah itu miskin tanaman, jelas dogollah si empunya.
Bila rumah itu hanya diisi tanaman hias tanpa faedah dan
khasiat, jelas pula bahwa si pemilik orang yang
miskin pengetahuan.
Rumah orang pintar bijak bervisi, selalu  teduh, damai, indah,
meresapkan hati.
Orang kota jarang yang tahu PEGAGAN. Ini dapat
dijadikan tanaman hiasan, dengan bunga-bunga putih pink
indah merona, menjalar melukiskan kesuburan tanah dan
rumah seseorang.
PEGAGAN (Centella asiatica), yang asli Nusantara dan
menyebar di kawasan-kawasan negeri sekitar
Samudera Hindia/Indonesia Asia Tenggara, adalah tanaman
yang full manfaatnya selaku penjaga kesehatan dan
perawat kecantikan. Ada orang yang pernah dengar
pegagan hanya dari toko obat atau jamu atau
penyembuh, tahunya kalau sudah dikeringkan atau
dibubukkan, tanaman nyatanya ... tidak tahu dia.
Betapa kasihan, murid di sekolahpun tidak diajar, karena guru
dan suster tidak pernah sekalipun jumpai pula. Tragis, bangsa ini,
yang hanya puas menjadi pasar obat orang! Ironis,
penyakit disambut, nyawa lupa dihitung!
Tumbuhan tanpa batang, berimpang pendek dengan
stolon-stolon merayap berpanjang 10-80 cm.
Akar mencuat dari tiap bonggol dengan cabang yang
membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal,
panjang tangkai 5-15 cm berbentuk ginjal manusia.
Tepi daun agak bergerigi berpenampang 1-7 cm tersusun dalam
roset terdiri atas 2-10 helai daun.
Bunga putih dan pink bersusun bak karangan bunga
bentuk payung tunggal atau 3-5 kuntum keluar dari
ketiak daunnya. Buah bentuknya lonjong atau pipih,
panjang 2-2.5 mm. Bau wangi rasa pahit!
Pegagan adalah tanaman tahunan tropis berbunga
sepanjang tahun. Daun bulat, batang lunak beruas,
menjalar sampai semeter tingginya. Pada tiap ruas tumbuh
akar dan daun, tangkai daun panjang, dan akar putih.
Vegetatif pegagan cepat sekali berbiak. Bila tanah subur,
tiap ruas yang menyentuh tanah akan tumbuh menjadi
tanaman baru. Di taman depan rumah, tampak asri molek,
hijau putih pink, menyegarkan mata dan hati. (bila anda
mau, silakan email atau telp  08164248.../Wiwik)
Bagian tanaman selaku obat adalah daun dan bagian
diatas tanah.
Tanaman pegagan meningkatkan ketahanan tubuh,
umur panjang, membersihkan darah, memperlancar air
seni. Pegagan juga obat lepra/kusta dan tuberkulosis
(TBC). Pegagan memberi efek positif pada daya rangsang
syaraf otak (tidak pikun, lupaan), perlancar darah ke otak,
diolah menjadi tonik dahsyat untuk tingkatkan daya tahan otak
dan syaraf. Secara oral maupun topikal (dioles ke kulit)
dapat meresap dan meningkatkan peredaran darah di tangan
dan kaki.
Pegagan melipatgandakan daya ingat, mental, dan stamina
tubuh. Pegagan meningkatkan energy level,
pegagan menurunkan gejala stress dan depresi. Boleh dilihat,
anak dalam keluarga yang menanam dan menyantap
pegagan, pasti extraordinary dinamis dan cerdas! Mental juara!
Sudah ratusan dan ribuan riset atas pegagan dilakukan
manusia. Bagi bayi, balita, remaja, dewasa, manula,
semuanya berefek positif dahsyat. PEGAGAN raja
tanaman menjalar, di taman mungil depan rumah,
penjaga kesehatan dan kesejahteraan penghuninya!
Anak sukar berkonsentrasi (ADD), PEGAGAN obatnya.
Penyakit skleroderma, gangguan pembuluh darah vena,
sampai gangguan pencernaan, sembuh oleh pegagan!
Amboi benar!
Daun pegagan yang manis dan sejuk, memberi efek
farmakologis antiinfeksi, antitoksik, penurun panas,
peluruh air seni.
Kandungan kimia ? asiaticoside
(gliko-triterpenoid, ati-TB), isonthankuniside,
madecassoside, brahmoside, asam brachmic,
asam madasiatic, meso inositol, centellose,
garam-garam mineral (K, Na, Mg, Ca, Fe dll), vellarine,
dsb. Sungguh, PEGAGAN itu mujizat di halaman rumah, pesona
asri jiwa raga.
Penyakit apa disikatnya? Banyak : hepatitis infeksi,
campak (measles), demam, radang amandel, sakit THT,
bronkitis, batu saluran kencing, muntah darah,
batuk darah, mimisan, mata merah, wasir, sakit perut,
cacingan, kurang nafsu makan, dan banyak lagi sampai
yang berbahaya seperti kusta!
Sama seperti MAHKOTA DEWA, khasiat sebagai
LULUR kecantikan para putri ayu juga bergudang. Mau tahu
cara membuat lulurnya ? Kontak zus Wiwik/Magdalena diatas.

Manusia bijak kiranya pintar berkarya.
Ora et Labora!Contemplativus in Actione!
Berkah Dalem, GBU. Syalom.
Pusatlayanan Teknologi Daurulang Indonesia
Centre for Recycling Technology-Indonesia  (PTDI-CReTi)
(boleh bersambung bila anda OK)

Ancaman bagi Si Penabung Lemak

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: syauqi yahya


Ancaman bagi Si Penabung Lemak  

Rabu, 28 Oktober 2009 | 07:33 WIB

TEMPO Interaktif, Kala lapar menyerang, Yusuf tak perlu berlama-lama mengisi perutnya. Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Diponegoro, Semarang, itu cukup menyeduh mi instan di kamar kosnya. Selesai. Karena jauh dari orang tua, Yusuf sangat sering makan mi instan.

"Saya sengaja beli satu dus untuk persediaan," kata Yusuf. Padahal kebiasaan mengkonsumsi makanan berpengawet dan pewarna seperti mi instan itulah salah satu penyebab timbulnya kanker usus besar atau kolorektal.

Namun, orang seperti Yusuf tidak merasa telah menanam penyakit di tubuhnya. "Penyakit ini memerlukan waktu 10-15 tahun untuk bermanifestasi," kata spesialis penyakit dalam dr. Aru W Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, seusai Seminar "Cegah Kanker Usus Besar dengan Gaya Hidup Sehat" di Semarang, Sabtu lalu.

Penyebab lainnya adalah mengkonsumsi makanan berkadar lemak tinggi, misalnya sajian di gerai-gerai makan siap saji. Menurut Aru, makanan merupakan faktor yang paling penting dalam proses terjadinya kanker ini. "Diet atau pola makan dapat mempengaruhi struktur dan proses genetik pada permukaan usus besar sehingga memicu pertumbuhan sel abnormal yang menjadi kanker, " ujar dokter kelahiran Washington, Amerika Serikat, ini.

Disebut penyakit kanker usus besar karena lokasi kanker berkisar dari usus besar (kolon) hingga dekat dubur (rektum). Jika kanker itu berada di dekat anus, lebih mudah diambilnya. Tapi semakin ke atas, semakin sulit mengatasinya.

Kanker usus besar adalah kanker terganas kedua tertinggi di negara-negara maju. Diperkirakan terdapat 376.400 kasus baru di Uni Eropa pada 2004. Dari jumlah itu, 149.400 di antaranya meninggal dunia. Atas dasar itu, kanker usus besar ditempatkan sebagai jenis kanker dan penyebab kematian kedua terbesar di 25 negara Benua Eropa.

Bagaimana di Indonesia? Belum ada angka pasti berapa penderitanya. "Kita tidak punya data. Data masih di masing-masing rumah sakit. Belum dikumpulkan," tutur Aru. Namun, dia memprediksi, jumlah penderitanya terus bertambah. Di Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, misalnya, kanker usus besar masuk daftar 10 besar kanker tersering.

Di luar negeri, penyakit ini menyerang orang berumur 40 tahun hanya 3 persen. Selebihnya, menyerang orang di atas umur 40 tahun. Sebaliknya, kata Aru, di Indonesia 30 persen penderitanya berumur di bawah 40 tahun. "Kesannya terus meningkat pada usia-usia muda," ujar Aru prihatin. Apalagi, jika pada usia muda tak terasa telah terserang penyakit ini. "Nanti tahu-tahu sudah mutasi ketiga atau masuk stadium empat."

Ada beberapa upaya untuk pencegahan kanker usus besar, yakni pencegahan primer, berupa menjaga hidup sehat. Usaha lain adalah screening, yaitu secara aktif mencari sebelum gejala penyakit muncul. Sedangkan usaha yang ketiga adalah deteksi dini, agar terapi dapat dilakukan secepat mungkin dan harapan sembuh lebih besar.

Untuk mengetahui penyakit kanker usus besar memang tidak mudah. Ahli bedah Rumah Sakit dr Kariadi, Semarang, dr Andy Maleachi, Spkbd, menyatakan gejala kanker usus besar umumnya penyakit wasir.
Gejalanya berubah-ubah pada saat buang air besar (BAB). Kadang encer, kadang keras, kadang tipis. Bahkan saat BAB ada darah yang ikut keluar pada feses saat buang air besar. Akhirnya penderita kesulitan BAB dan perut terasa tak enak.

Biasanya terjadi perubahan pada fungsi usus, seperti mengalami diare atau sembelit tanpa sebab yang jelas. Penderita biasanya merasa perut masih penuh meski sudah buang air besar. "Gejala ini (berlangsung) lebih dari enam pekan," kata Andi. Gejala lain adalah terjadinya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Karena kanker kolon termasuk penyakit yang perjalanannya lambat, Aru menyarankan masyarakat melakukan deteksi dini. Caranya dengan pemeriksaan darah yang ada dalam tinja dan kolonoskopi. Sebaiknya deteksi dini dilakukan sejak usia 40 tahun. Yang paling sederhana adalah secara berkala memeriksakan feses untuk mencari darah samar.

Sementara itu, bagi mereka yang sudah mengalami gejala seperti pendarahan pada saat buang air besar dan tertutupnya jalan usus atau penyumbatan ada beberapa prosedur. Misalnya pemeriksaan colok dubur oleh dokter.

Di samping itu, dapat dilakukan enema barium. Cairan barium dimasukkan keusus besar melalui dubur. Kemudian setelah difoto dengan menggunakan alat roentgen, dapat dilihat siluetnya. Apabila sudah ditemukan adanya kanker, penanganan bisa dilakukan melalui pembedahan, kemoterapi, dan radiasi.

Cegah Kanker Kolorektal
- Lakukan gaya hidup aktif dan teratur berolahraga.
- Jangan merokok.
- Kendalikan stres dan kemarahan.
- Jaga berat badan tetap ideal.
- Makan dengan diet seimbang, konsumsi makanan kaya serat, serta hindari banyak lemak.
- Banyak minum air.
- Masukkan prebiotik dalam menu harian.
- Usahakan buang air besar sekali sehari.
- Kurangi paparan radiasi.
- Lakukan konseling genetik dan pelajari sejarah kesehatan keluarga. Ada anggota keluarga yang mengidap polip usus besar dapat menambah faktor risiko terserang kanker kolon.


ROFIUDDIN (Semarang) | BERBAGAI SUMBER

arogansi evan brimob...

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard






From: Syahrully, Rico


Klo ada info dr kelanjutan kasus ini kirim balik ya...
 
Buaya lawan masyarakat beneran ini ...

Beneran nih???????????

Hemat

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard


---------- Forwarded message ----------


Untuk mendapatkan Istri, pertama2 kita mesti pedekate + pacaran. Kita anggap biaya pacaran kita Rp 50jt
Setelah kita serius dgn pacar kita, tentu kita mesti melamar & menikahi doi.
Kita anggap biaya menikah total sebesar Rp 200jt
Biaya pernikahan segitu itu sudah lumayan.
Disarankan utk pesta pernikahan yg ke2 x nya ini tdk perlu
terlalu besar/mewah.
Kita ambil rata2 dalam 1 minggu, ML sebanyak 1x.
Itu sudah dipotong mens, melahirkan, capek, ga nafsu, dll...
Total ML yg dilakukan adlh 1 hr x 52 mnggu x 40 thn = 2.080 x (dibulatkan menjadi 2.000 x)
Tarif Jajan Diluaran atau ML bukan dgn istri dengan kwalitas
yg lumayan berkisar Rp 300rb.
anggap saja itu sudah termasuk uang tips, kondom, transportasi, dll
Total biaya ML dengan Istri adalah Rp 300rb x 2000 = Rp 600jt -

Kesimpulan:
Jika kita ML dengan Istri, dalam hidup kita ini kita bisa
menghemat uang sebesar Rp 600.000.000,-
Terbilang: ENAM RATUS JUTA RUPIAH
Bonus: Anda bisa mendapatkan ANAK yg IMUT & LUCU,
bahkan KEMBAR, & Tunjangan/belaian dr Istri setiap saat
Asuransi: Bebas penyakit HIV/AIDS,
Jadi.....
Dengan mengeluarkan Modal sebesar Rp 260jt, maka secara
tidak langsung / tidak sadar kita sebagai Suami telah
menghemat sebesar Rp 600jt.
Jika dihitung2 lagi kita mempunyai Profit sebesar (600-260)jt =
Rp 340jt

Pesan: CINTAILAH ISTRIMu, maka  KAU AKAN HEMAT.




Minggu, 29 November 2009

merah

Peternakan Hasilkan 51 Persen Gas Rumah kaca

From: Aku Vegan dan Hijau

Peternakan Hasilkan 51 Persen Gas Rumah kaca

KOMPAS/SAMUEL OKTORA
Oktavianus
Tipnone melepas ternak dari kandang di areal peternakan yang dikelola
biara Karmel di Kampung Maronggela, Desa Wolomeze, Kabupaten Ngada,
Nusa Tenggara Timur, Sabtu (19/9).


Kamis, 5 November 2009 | 08:12 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- World Watch Institute, dalam laporan yang dirintis Watch Magazine
Edisi November/Desember 2009 menyebut bahwa peternakan bertanggung
jawab atas sedikitnya 51 persen penyebab gas rumah kaca global. Ini
bukan lagi lampu kuning melainkan sudah lampu merah.

World Watch Institute adalah organisasi riset independen di Washington
Amerika Serikat yang berdiri sejak 1974. Organisasi ini dikenal kritis
terhadap isu global dan lingkungan. Penulis artikel itu Dr Robert
Goodland, mantan penasihat utama bidang lingkungan untuk Bank Dunia,
dan staf riset Bank Dunia Jeff Anhang. Keduanya membuat laporan ini
berdasar
Bayangan Panjang Peternakan , laporan yang diterbitkan tahun 2006 oleh
Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).Majalah itu terbit dalam 36
bahasa dan data penelitiannya digunakan oleh banyak NGO (lembaga
swadaya masyarakat) di seluruh dunia, dan juga badan-badan di
bawah PBB. NGO yang memakai data-datanya antara lain Greenpeace
Southeast Asia, dan Yayasan Obor Indonesia.Dua peneliti itu juga
menghitung siklus hidup emisi produksi ikan yang diternakkan, CO2 dari
pernapasan hewan dan koreksi perhitungan yang sebenarnya dari jumlah
hewan ternak yang dilaporkan di muka bumi. Gas metana yang dikeluarkan
oleh hewan ternak mengikat panas 72 kali lebih kuat daripada CO2. Hal
ini mewakili kenaikan yang lebih akurat dari perhitungan asli FAO
dengan potensi pemanasan sebesar 23 kali. Meskipun demikian, peneliti
itu memberitahu bahwa perkiraan mereka tentang 51 persen itu masih
angka minimal."Masyarakat Indonesia, bahkan pihak-pihak yang mestinya
memerhatikan isu-isu lingkungan, harus tahu
informasi-informasi mengenai dampak industri peternakan dan bahaya
daging. Apa yang hendak pemerintah Indonesia lakukan sekarang ini?

Data-data sudah terhampar. Pemerintah, jika masih saja tidak percaya
tentang bahaya daging, tolong buka internet dan mencari tahu," ujar
pemerhati lingkungan yang juga dosen arsitektur Universitas Atma Jaya
Yogyakarta Agustinus Madyana Putra.

Sumber:http://sains.kompas.com/read/xml/2009/11/05/08121712/Peternakan.Hasilkan.51.Persen.Gas.Rumah.kaca


VOTE video "ANIMAL AGRICULTURE: THE FACTS" ke Kopenhagen

CARA MEMBERI SUARA:
-Kunjungi http://www.youtube. com/user/ cop15.
-Klik tombol vote di bagian atas halaman web tersebut.
-Pindah ke kotak pencarian di sisi kanan dan ketik 'agriculture' atau
suprememastertv' atau 'facts' atau 'animal'

-Klik video
kami ANIMAL AGRICULTURE: THE FACTS setelah muncul di lajur video di
bagian bawah.
-Saksikan video secara keseluruhan (ini penting).
-Klik tombol jempol hijau yang ada di sisi kanan untuk memberi suara
Anda (tolong beri suara sekali saja).

Waktu memberi suara
6-30 Nov.
1)


2)


3)


4)

www.SupremeMasterTV.com/Ina/Sos www.PemanasanGlobal.net
www.PerubahanIklim.net
www.InfoVegetarian.net
www.GodsDirectContact.or.id
www.LovingHut.co.id

Jadilah Vegetarian - Bertindaklah Hijau - Selamatkan Bumi

RODA KEHIDUPAN

Judul: RODA KEHIDUPAN

Suatu hari seorang Murid bertanya kepada Gurunya, "Guru, saya pernah
mendengar kisah seorang arif yang pergi jauh dengan berjalan kaki.
Cuma yang aneh, setiap ada jalan yang menurun, sang arif konon agak
murung. Tetapi kalau jalan sedang mendaki ia tersenyum. Hikmah apakah
yang bisa saya petik dari kisah ini?"

"Itu perlambang manusia yang telah matang dalam meresapi asam garam
kehidupan", jelas sang Guru. "Itu perlu kita jadikan cermin. Ketika
bernasib baik, sesekali perlu kita sadari bahwa suatu ketika kita akan
mengalami nasib buruk yang tidak kita harapkan. Dengan demikian kita
tidak terlalu bergembira sampai lupa bersyukur kepada Sang Maha
Pencipta. Ketika nasib sedang buruk, kita memandang masa depan dengan
tersenyum optimis. Optimis saja tidak cukup, kita harus mengimbangi
optimisme itu dengan kerja keras."

"Apa alasan saya untuk optimis, sedang saya sadar nasib saya sedang
jatuh dan berada di bawah," sang Murid kembali bertanya.

"Alasannya adalah IMAN, karena kita yakin akan pertolongan Sang Maha
Pencipta", terang sang Guru.
--------------------

Always use left ear for mobile phones

From: Sussy surachman


*ALWAYS USE *LEFT EAR FOR MOBILE PHONES
*
As received
Save your brain *
[image: 2c166d3.jpg]*
Please use left ear while using cell (mobile), because if you use the right
one it will affect brain directly. This is a true fact from Apollo medical
team. Please share ur knowledge with all your well wishers *.

Kunci Sukses Aristotle Onassis

From: Ocha

Kunci Sukses Aristotle Onassis

Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Kebetulan salah
seorang Dextoners berbaik hati mengirimkan "surat wasiat" Aristotle Onassis
yang katanya juga jadi kiat suksesnya. Entah benar atau tidak, tapi beberapa
hal yang ditulis kelihatannya masuk akal. Berikut "surat wasiat" Aristotle
Onassis:
* Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya.
Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita
bayangkan.
* Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti
orang yang banyak uang.
* Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya
beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.
* Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan
kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang
melarat.
* Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari,
maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.
* Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara
bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di
meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera
diselesaikan.
* Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam
dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda
jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya
padamu.
* Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Dan, berusahalah terus
sampai berhasil. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.
* Dengarkan orang lain. Buatlah orang lain merasa senang. Hormati mereka,
maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci suksesku yang
utama.

Jumat, 27 November 2009

Merumuskan Ide dan Mengembangkannya dengan Teknik "Clustering"

From: hernowo hasim

*Merumuskan dan Mengembangkan Ide*

*dengan Teknik "Clustering"*

*Oleh Hernowo*

(Artikel ini diambil dari rubrik "Plong" di
http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=emagazine)
**


"Bagian paling sulit dalam menulis adalah mengetahui apa yang ingin Anda
tulis: apa tema sesungguhnya dan bagaimana memulainya," ujar Joyce Wycoff
dalam karyanya *Menjadi Superkreatif Melalui Metode Pemetaan-Pikiran*. Ada
kemungkinan Anda, seakan-akan, sudah punya ide di benak Anda. Namun, seperti
apa ide Anda itu?

Apabila ide di dalam benak Anda itu tidak dapat Anda rumuskan dan kemudian
Anda "lihat" (baca), ada kemungkinan ide Anda itu sebenarnya tidak ada.
Apabila ide Anda itu tidak ada, tentulah Anda akan susah mendeskripsikan
atau menjabarkannya secara detail. Nah, persoalan akan tambah pelik jika
Anda harus mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah makalah atau buku.

*Kaitan Ide dan Bahasa*

Pertama-tama, yang harus Anda sadari ketika Anda ingin merumuskan dan
mengembangkan ide adalah mendeteksi terlebih dahulu apakah di dalam diri
Anda sudah tersedia kosakata yang kaya dan beragam atau belum. Sebab
kemacetan dalam menulis biasanya terletak dalam konteks ketersediaan
kata-kata di dalam diri Anda. Mungkin di dalam diri Anda sudah tersedia
banyak sekali ide yang siap Anda keluarkan. Namun, jika Anda "miskin
bahasa", bisa jadi ide yang banyak itu tidak akan dapat Anda rumuskan dengan
sangat jelas. Apalagi jika ide Anda itu merupakan ide yang cemerlang. Untuk
merumuskan dan mengembangkan ide yang cemerlang, Anda memerlukan bahasa yang
"cemerlang" (berkualitas) pula.

Anda tetap bisa menulis dan mengembangkan ide Anda tanpa mendeteksi lebih
dahulu apakah Anda memiliki kekayaan kosakata atau tidak. Hanya,
sepengetahuan saya, jika demikian yang terjadi, Anda saya pastikan akan
mengalami kesulitan dalam menjalankan kegiatan menulis. Bahkan, yang lebih
parah, Anda akan merasakan bahwa menulis itu ternyata sebuah siksaan. Anda
tersendat-sendat dalam menulis. Anda bingung kenapa ide yang ada di dalam
benak Anda berbeda dengan ide yang Anda rumuskan secara tertulis. Dan Anda
sempat mengalami frustrasi hebat karena Anda sudah memperbaiki tulisan Anda
berkali-kali, tetapi Anda tetap tidak percaya diri dengan tulisan yang sudah
Anda koreksi dan perbaiki berkali-kali itu.

Bagaimana agar diri kita memiliki banyak kata-kata? Jawabannya: membaca!
Bagaimana agar diri kita memiliki banyak kata-kata yang berkualitas
(cemerlang)? Jawabannya: membacalah banyak buku yang bahasanya benar-benar
berkualitas (cemerlang). Ide yang cemerlang hanya akan dapat ditampakkan
jika berhasil dirumuskan (dibahasakan) lewat kata-kata yang cemerlang.
Bagaimana menemukan buku-buku yang memiliki bahasa yang cemerlang? Cobalah
Anda ambil sebuah buku dan bacalah sehalaman buku itu dengan bersuara.
Rasakanlah!

*Tentang Menulis Bebas*

Menulis bebas (*free writing*) adalah menulis sesuai dengan kehendak atau
keinginan si penulis. Menulis bebas menjadikan si penulis-bebas sebagai tuan
atau majikan atas apa yang ingin ditulisnya. Tujuan menulis bebas adalah
untuk mengeluarkan semua bahan tulisan awal yang diduga tersimpan di dalam
diri si penulis. Menulis bebas adalah menulis secara sangat subjektif.
Menulis bebas, bisa dikatakan juga, sebagai kegiatan menulis yang tidak
mengindahkan aturan—khususnya aturan berbahasa. Dapat dikatakan juga bahwa
menulis bebas sama dengan "membuang"—membuang segala apa yang ada di dalam
diri ke selembar kertas atau layar monitor komputer. (Lihat film *Finding
Forrester*).

Kegiatan menulis bebas ini harus bebas sama sekali dari kegiatan mengoreksi.
Dalam bahasa lain, menulis bebas adalah menulis yang dibiarkan mengalir
begitu saja tanpa hambatan (sekali lagi, tanpa ada kegiatan mengoreksi).
Seperti jalan tol yang bebas hambatan, menulis bebas bagaikan mengendarai
mobil secara sangat kencang tanpa ada yang menghambat di jalan raya. Kita
bahkan bisa *ngebut* karena kita memang harus menguras semua yang ada di
dalam diri kita agar keluar semua secara sangat cepat dan tampak dalam
bentuk tulisan. Oleh karena itu, ada yang menyamakan *free writing*
dengan *fast
writing*.

Merujuk ke temuan Roger Sperry, menulis bebas adalah menulis dengan
memfungsikan otak kanan dan "mematikan" terlebih dahulu otak kiri. Manfaat
menulis bebas adalah untuk "melihat" (membaca) apakah bahan-bahan mentah
tulisan itu memang ada di dalam diri kita atau tidak? Apabila, bahan-bahan
mentah tulisan itu dapat kita keluarkan semua, tentulah kita lantas dapat
leluasa memilih mana yang bisa dikembangkan dan mana yang harus dibuang.
Menulis bebas membantu diri kita untuk fokus dan melakukan pengelompokan
bahan mentah tulisan yang ingin kita kembangkan.

*Ihwal "Penggambaran" Ide dengan Teknik "Clustering"*

"Clustering" berarti kegiatan mengelompokkan sesuatu. Teknik "clustering"
adalah teknik menulis dengan cara mengelompok-kelompokkan ide dengan bantuan
gambar. Teknik ini dikembangkan oleh Dr. Rico dengan berpijak pada teknik
"mind mapping" (pemetaan pikiran) yang ditemukan oleh Tony Buzan. Cara
mengoperasikan teknik ini berlandaskan temuan Roger Sperry yang menunjukkan
kepada kita bahwa ada dua belahan otak di kepala kita yang masing-masing
belahan tersebut berfungsi secara sangat berbeda. Kedua belahan itu disebut
belahan otak kiri (*left hemisphere*)—yang suka ketertiban dan bersimbolkan
teks—dan belahan otak kanan (*right hemisphere*)—yang suka kebebasan dan
bersimbolkan gambar.

Menurut Joyce Wycoff, "Pemetaan pikiran adalah alat pembuka pikiran yang
ajaib." Kenapa ajaib? Karena pada saat Anda membuat "peta pikiran" dan
membiarkan gagasan dan pemikiran Anda menyebar ke seluruh halaman, Anda akan
berteriak, "Nah, ini dia!" Pemetaan-pikiran akan membantu Anda menemukan
pikiran Anda. Pikiran Anda adalah alam semesta: alam semesta diri Anda
(mikrokosmos). Menjelajahinya akan sangat menyenangkan dan menggembirakan,
seperti layaknya mejelajahi dunia di sekeliling Anda.

Jika Anda kerap berlatih menulis dengan memanfaatkan teknik "clustering"
ini, kata Dr. Rico, Anda akan terampil dalam mengembangkan ide-ide Anda.
Anda juga akan dimudahkan dalam merumuskan ide-ide Anda tersebut. Hal ini
dikarenakan, teknik "clustering" mengajak Anda untuk memulai dari kelompok
kecil, seperti laiknya Anda bermain *puzzle*. Anda diminta untuk membuat dan
melihat kepingan-kepingan *puzzle* (kelompok kecil) ide terlebih dahulu,
baru kemudian setelah kepingan itu terkumpul banyak, Anda mulai
mengait-kaitkannya. Sementara, gambaran besar dari ide Anda itu sudah Anda
lihat dan pelajari secara saksama dan detail.

Menulis dengan teknik "clustering" bisa berarti menulis bebas tetapi
menggunakan gambar ("peta" yang sesungguhnya, yaitu peta visual).[]

Retorika vs Solusi Kreatif

From: syauqi yahya

Krisis Ekonomi: Retorika vs Solusi Kreatif

Wednesday, 19 November 2008

KRISIS ekonomi dunia kali ini, yang disebutsebut sebagai terparah sejak
Depresi Besar 1930, semakin bertambah tidak pasti seusai Konferensi Tingkat
Tinggi G- 20 (G-20 Summit) di Washington DC,Amerika Serikat (15-16/11/2008).


Berbagai kalangan menyebut hasil pertemuan tersebut tak lebih sebagai
penegasan kembali prinsip-prinsip dasar pengelolaan ekonomi yang diajarkan
pada kelas-kelas ekonomi elementer di bangku kuliah.Apa yang baru bila yang
dinyatakan adalah arti penting transparansi, akuntabilitas, manajemen
risiko, kerja sama antarnegara,dan sejenisnya?

Sebelum pertemuan digelar,Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush sudah
tegas-tegas menyatakan bahwa kapitalisme dan persaingan bebas yang selama
ini telah membawa kemajuan besar dalam peradaban dan kesejahteraan manusia
adalah inovasi kelembagaan yang luar biasa dan harus tetap dipertahankan
dengan perbaikan secukupnya. Bush bahkan mencurigai sebagian usulan untuk
memperketat regulasi pasar keuangan dunia sebagai bagian dari agenda
sosialisme.

Bush adalah contoh pemimpin yang percaya ideologi dasar pasar bebas yang
berkeyakinan bahwa "capitalism is altruistic not in intent but in result".
AS di bawah Presiden Bush memang tampil sebagai AS yang sangat percaya diri
dan terkesan tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di belahan bumi
lain.

Pokoknya selama dolar dijadikan mata uang jangkar dan cadangan devisa utama
dunia, dan selama negaranegara dunia masih tetap menempatkan investasi
mereka ke dalam surat-surat obligasi Pemerintah AS, ekonomi AS akan tetap
aman dan urgensi untuk menyelamatkan krisis pertama-tama merupakan tanggung
jawab bersama,bukan tuntutan sepihak kepada AS agar keluar sebagai pahlawan
penyelamat krisis.

Itu sebabnya Bush menerima usulan reformasi arsitektur keuangan dunia yang
disampaikan Presiden Sarkozy dari Prancis dengan sebelah mata. Bush juga
melihat peran negara-negara berkembang yang tumbuh sebagai kekuatan baru
seperti Brasil, Rusia, India, dan China (BRIC) sebagai pendatang baru yang
harus belajar lebih lama tentang keajaiban pasar (the miracle of the
market).

Bush sungguh licin, di satu pihak mendesak negara-negara kaya merogoh kocek
lebih banyak untuk penyelamatan ekonomi, tetapi di pihak lain berkeberatan
untuk memberi porsi peran lebih besar dalam pengaturan (governance) ekonomi
dunia. Selama ini Bush sangat mendukung agenda liberalisasi pasar dan
privatisasi yang merupakan program pokok Dana Moneter Internasional (IMF).

Tetapi, berkaitan dengan pengaturan untuk melindungi negara berkembang dari
ancaman spekulasi para pemain valuta asing, salah satunya pemberlakuan pajak
khusus yang diusulkan almarhum James Tobin—pemenang Nobel Ekonomi 1981—Bush
tak banyak bicara.Hal yang sama dengan privatisasi yang di banyak negara
berubah menjadi piratisasi (perampokan) aset oleh pemodal asing besar, hal
yang berkali-kali diungkapkan oleh Joseph Stiglitz—peraih Nobel Ekonomi
2001, Bush menilainya sebagai konsekuensi logis dari mekanisme pasar bebas.

Alhasil, tidak mengherankan begitu Pertemuan G-20 berakhir, bursa-bursa
utama dunia menyambutnya dengan penurunan indeks. Jepang bahkan
menindaklanjutinya dengan secara resmi menyatakan ekonomi memasuki masa
resesi, menyusul pernyataan Inggris dan Jerman sebelumnya.Kini lengkaplah
sudah, tiga kawasan manggala jagat (triad power)—meminjam istilah Kenichi
Ohmae—mempertontonkan sikap "tunggu dan lihat" (wait-and-see) dan seperti
memberi isyarat untuk tidak mau tampil sebagai "pahlawan" penyelamat krisis.


Negara-negara maju ini hanya terus memberi semangat China dan negaranegara
kaya di Kawasan Teluk untuk memompa likuiditas dunia dengan menggelontorkan
cadangan kekayaan mereka. Dalam kondisi krisis, negara miskin memang selalu
berada dalam posisi sulit. Indonesia yang datang dengan usulan pembentukan
"Global Expenditure Support Fund"(GESF) atau dana bersama yang didukung
negara kaya (reserve-rich countries) untuk memudahkan akses likuiditas bagi
negara yang paling membutuhkan, terpaksa harus puas dengan wacana dan janji
saja.

Semua negara cenderung berhitung untuk menyelamatkan kepentingannya terlebih
dulu. Itu sebabnya Departemen Keuangan bertindak cepat dengan mengirim
proposal untuk mendapatkan bantuan bilateral dari sejumlah negara. Demikian
pula ketersediaan fasilitas pinjam-meminjam devisa (reserve swap) dalam
rangka Chiang Mai Initiative di lingkungan ASEAN harus dimaksimalkan.

Dalam jangka pendek, Indonesia membutuhkan sekurang-kurangnya USD5-10
miliar, agar pemerintah masih bertaji dalam menciptakan stimulus fiskal
untuk meredam ancaman resesi. Bila dalam jangka pendek tak ada langkah yang
kredibel, orang memang mulai khawatir akan mata uang rupiah yang bisa
merosot hingga mendekati Rp15.000/USD, penurunan secara tajam ekspor dan
cadangan devisa, serta mengundang kembali IMF, sebagaimana tahun 1998.

Berbagai kalangan juga menduga akan terjadi gelombang pemutusan hubungan
kerja (PHK) di sektor industri padat karya berorientasi ekspor mulai awal
tahun depan.Pelambatan ekonomi ini didukung data yang baru saja dirilis
Badan Pusat Statistik (BPS, 17/ 11/2008). Krisis kredit perumahan yang
terjadi karena kegagalan bayar kelompok "NINJA" (No Income No Job & Asset)
di AS meletus Juli 2007.

Dibutuhkan waktu sekitar 6–9 bulan sebelum satu per satu lembaga keuangan
besar bertumbangan, dan 9–12 bulan sebelum industri riil papan atas AS
meneriakkan kebutuhan penyelamatan (bailout). Data menunjukkan, sejak 1970
resesi berlangsung rata-rata selama 62 pekan. Ini berarti,kondisi ekonomi
terberat akan dihadapi Indonesia mulai tahun depan sampai pertengahan 2010.

Tak ada pilihan lain, kita tetap harus berhemat,mempertajam skala prioritas
program, meningkatkan efisiensi ekonomi nasional, membuka pasar ekspor baru,
dan memperkuat pasar dalam negeri. Kebijakan ekonomi baru (new deal)
dibutuhkan. Bila tidak, pasar akan sulit melihat harapan dan fajar baru di
hari depan.(*)

PROF HENDRAWAN SUPRATIKNO PH.D*

Guru Besar FE UKSW, Salatiga; Alumnus Tinbergen Institute, Belanda.

dari Koran Sindo

Forward email yang membahayakan?

From: hernowo hasim


--- On *Mon, 11/17/08, Abdul Rohim <peduli_kl*


Subject: [Klub Guru Indonesia] Peringatan! Jangan Sembarang Forward Email
To: media-klaten@yahoogroups.com
Date: Monday, November 17, 2008, 10:36 PM

Peringatan! Jangan Sembarang *Forward* Email
*Achmad Rouzni Noor II* - detikinet

ilustrasi (diolah)
*Jakarta* - Meski motifnya cuma sekadar iseng, jangan sembarangan
meneruskan (*forward*) email. Sebab, pemerintah mengaku tak segan-segan
menindak sang pelaku.

Terlebih jika kasusnya sangat sensitif seperti penyebaran rumor perbankan
yang dilakukan Erick Jazier Adriansjah, sales Bahana Securities, yang baru
saja bikin gempar.

"Ini *warning *buat publik, jangan lakukan tindakan seperti itu
(*forward *email
sensitif, *red*) meski cuma iseng. Kami bisa melakukan pelacakan," seru
Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, Gatot S. Dewa Broto melalui *
detikINET*, Senin (17/11/2008) .

Gatot menuturkan, pihak Depkominfo melalui *Indonesia Security Incident
Responses Team on Internet Infrastructure *(ID-SIRTII), langsung
berkoordinasi dengan Unit *Cyber Crime *Bareskrim Mabes Polri, dan pihak
internal Bank Indonesia, untuk menguak kasus penyebaran email likuiditas
perbankan yang menyesatkan itu.

"Ketiga lembaga ini langsung bergerak sinergis sejak rumor beredar. Begitu
ditemukenali, kami langsung manuver untuk pelacakan. Tapi maaf, teknis
detailnya tidak bisa kami publikasikan, " pungkas Gatot.

Di sisi lain, pengamat telematika Ventura Elisawati menilai, pelaku tindakan
*forward *email ini layak mendapat hukuman serius, karena menyebarkan isu
kritis menyangkut kesehatan bank di tengah kepanikan krisis global.

Namun, ia menyarankan pemerintah agar mengecek ulang kebenaran terlebih dulu
tentang sang penyebar luas informasi itu, sebelum akhirnya diputuskan
bersalah dan mendapat hukuman berat.

"Rasanya sudah diatur di UU ITE apa hukumannya jika seseorang kedapatan
menyebarluaskan informasi di dunia maya--salah satunya melalui surat
elektronik-- yang bisa meresahkan masyarakat," tandas Ventura.

http://www.detikine t.com/read/ 2008/11/17/112946/ 1038102/399/ peringatan!-
jangan-sembarang -
forward-email<http://www.detikinet.com/read/2008/11/17/112946/1038102/399/peringatan%21-jangan-sembarang-forward-email>


Senin, 17/11/2008 10:01 WIB

Email Terusan yang Berbuntut Tahanan
*Irna Gustia, Alih Istik Wahyuni* - detikinet

*Jakarta* - Berawal dari sebuah email yang lantas diteruskan (*forward*)
hingga nun jauh ke mana-mana, Erick Jazier Adriansjah kini harus mendekam di
tahanan Mabes Polri. Erick dituding bisa mengganggu kestabilan dunia
perbankan Indonesia.

Erick yang notabene bekerja di bagian sales Bahana Securities dan biasa
melakukan pekerjaan memberikan email ke nasabahnya kini harus menanggung
sendiri perbuatannya. Pihak Bahana tegas-tegas menolak dikaitkan dengan
perbuatan Erick.

Erick tentunya tidak menyangka kegiatannya mengirim email bisa berbuntut
tahanan Mabes Polri. Di garda depan perusahaan sekuritas, pegawai seperti
Erick adalah penghubung perusahaan dengan nasabahnya.

Apapun namanya *staff equity sales *atau *account executive equity*, yang
pasti para pegawai ini bekerja di bagian pemasaran untuk mendapatkan
nasabah. setelah nasabah didapat mereka bertanggung jawab untuk memberikan
informasi setiap pagi kepada nasabahnya.

Nasabah biasa mendapat rekomendasi saham secara resmi atau sekedar rumor.
Tujuannya untuk memberikan informasi kepada nasabah apakah berani membeli
saham itu atau ingin menjualnya. Tapi seringkali informasi yang ditujukan
hanya untuk nasabahnya itu bocor karena nasabah juga mem- *forward *ke
mana-mana.

Bukan rahasia lagi kalau pasar saham, selain data resmi juga digerakkan oleh
rumor. Tinggal nasabah itu pintar-pintar mencerna informasi yang ada.

*Setelah Erick ditangkap, apa yang terjadi?
*
"Kami jadi takut memberikan informasi ke nasabah, orang cuma *forward* email
saja *kok *ditangkap," kata seorang pegawai sekuritas yang posisinya sama
seperti Erick ketika dihubungi *detikFinance*, Senin (17/11/2008) .

Pegawai di perusahaan sekuritas besar itu mengaku biasanya setiap pukul
08.00 WIB dirinya langsung memberikan email ke nasabahnya. "Tapi pagi ini
teman-teman yang lain sudah takut mau kasih rekomendasi saham ke nasabah.
Kita *kan *biasa seperti itu," katanya.

Kronologis dari penangkapan Erick berawal sambung-menyambung email saham.
Seperti Jumat, 14 November 2008. Wirianto, seorang pegawai Bank Panin,
tiba-tiba menerima sebuah *forward *email. Email datang dari rekannya,
Chris, warga Indonesia yang tinggal di Singapura dengan alamat email
*Christophorus.
Soemijantoro@ barclayscapital.
com<Christophorus.Soemijantoro@barclayscapital.com>
.*

Ketika email dibuka, Wirianto pun langsung tercengang membaca isi surat
elektronik itu. Isinya adalah:

*"Tolong ini ditelusuri .... ini menyesatkan kalo enggak ada buktinya, Tks
and rgds, Chris,"
*
Kemudian isi forward dari email itu adalah:

*"Market news stated that several lndo bank is having a liquidty problem and
fail to complete interbank transaction. These lndo banks include : Bank
Panin (PNBN), Bank Bukopin (BBKP), Bank Arta Graha (INPC): Bank CIC (BCIC)
dan Bank Victoria (BVIC). We will keep you updated' (Berita pasar
mengabarkan bahwa beberapa bank di lndonesia mendapat masalah likuiditas dan
kegagalan dalam menyelesaikan transaksi antarbank. Bank tersebut diantaranya
: Bank Panin, Bank Bukopin, Bank Arta Graha, Bank CIC, dan bank Victoria)" *

Data dalam email *forward *tersebut menyebutkan pesan dikirim dengan ID PT
Bahana Securities tanggal 13 November 2008 pukul 16.59 WIB.

Di lain tempat, Bank Arta Graha juga digemparkan oleh sebuah fax yang masuk.
Isinya kurang lebih sama, tentang kondisi Bank Arta Graha yang tidak sehat
dan mengalami gagal transaksi antar bank.

Rumor inilah yang kemudian merebak ke hampir semua bankir dan pemain pasar
modal melalui email dan pesan singkat. Saking heboh wabah rumor ini,
sampai-sampai Gubernur BI Boediono pun terpaksa mengurungkan
niatnya<http://www.detikfinance.com/read/2008/11/14/100527/1036827/5/boediono-batal-hadiri-g-20>berangkat
ke Washington DC, AS untuk menghadiri pertemuan G-20 dan bertemu
Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.

"Saya tidak jadi ke AS karena desas-desus ini, kasihan teman-teman saya,"
ujarnya Jumat kemarin.

Tak mau buang waktu, malam itu juga Bank Indonesia dan Bank Arta Graha
melaporkan hal ini sebagai perbuatan tak menyenangkan dan informasi bohong
ke Mabes Polri. Penyidik pun langsung memeriksa para saksi yaitu Wirianto
(Bank Panin), Andy Kasih (Bank Arta Graha), Tamunan (Bank Victoria) dan Arif
Wiryawan (Bank Bukopin).

Dari hasil pemeriksaan para saksi, disimpulkan rumor ini sangat
mengkhawatirkan dan dapat mengakibatkan masalah ekonomi yang lebih luas di
Indonesia. Kemudian penyidikan dilanjutkan dengan melakukan proses *imaging
*pada CPU (*Central Processing Unit*) milik Wirianto di Bank Panin dengan
alamat Jl. Jend Sudirman Kav. 1 Senayan Jakarta Selatan.

Selanjutnya hasil image* hard disk* langsung diproses secara laboratoris
dengan menggunakan *tools *yang diperuntukkan untuk penegak hukum di *Computer
Forensic Laboratory*. Hasilnya menunjukkan bahwa benar Wirianto menerima
email yang berisikan berita pasar tersebut.

Berbekal bukti ini, penyidik *cyber crime * langsung memeriksa
pejabat-pejabat PT Bahana Securities sebagai saksi. Mereka adalah Benny
Bambang Soebagjo (*Head of Equity Sales and Trading *PT Bahana Securities)
dan Heri Sunaryadi (Direktur Utama PT Bahana Securities).

Dari pemeriksaan itulah bisa dipastikan bahwa Erick Jazier Ardiansjah selaku
pengirim email rumor memang bekerja sebagai sales di PT Bahana Securities.
Penyidik pun segera melakukan *imaging *terhadap CPU Erick.

Esok harinya, Sabtu 15 November 2008 siang, Kanit V IT dan Cyber Crime Mabes
Polri akhirnya membekuk Erick Jazier Ardiansjah sebagai tersangka penyebaran
rumor kesulitan likuiditas perbankan yang menghebohkan dunia perbankan.

Dalam pemeriksaaannya, Kombes Kanit V IT dan Cyber Crime Petrus Reinhard
Golose menyatakan, motivasi Erick mengirim dan menyebarkan email tersebut
lantaran inisiatif sendiri .

"Tidak ada instruksi dari atasan dan direktur juga," katanya dalam
keterangan pers Minggu (16/11/2008) .

Manajemen PT Bahana Securities pun tidak tinggal diam. Minggu pagi kemarin,
manajemen langsung merapatkan diri membahas ulah pegawainya ini. Hingga pada
Minggu siang Direktur Utama PT. Bahana Securities Heri Sunaryadi
mengeluarkan pernyataan resmi.

"Terkait dengan tindakan yang diduga dilakukan oleh salah satu pegawai
Bahana Securities, kami tegaskan bahwa tindakan tersebut jika benar
dilakukan, merupakan tindakan pribadi yang melanggar peraturan perusahaan
karena telah menyebarkan informasi yang tidak berdasarkan data dan fakta dan
oleh karenanya tidak bersangkut paut dengan PT Bahana Securities," katanya.

Wajar jika Bahana Securities dibuat pusing tujuh keliling. Bagaimana tidak,
posisi Bahana Securities bisa dibilang masih 'cucu' dari Bank Indonesia.
Sebesar 100% saham PT Bahana Securities dimiliki PT. Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero).

Sementara PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sendiri merupakan BUMN yang
82.2% sahamnya dimiliki oleh Bank Indonesia dan 17.8% dimiliki oleh
Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Keuangan. Jika tindakan
Erick ini benar, maka ibarat Malin Kundang yang durhaka pada ibunya.

Erick kini sudah diamankan. Namun beberapa pertanyaan yang mengganjal masih
tersisa. Dari mana Erick mendapat informasi dan analisa tersebut? Benarkan
ia sedemikian bernyalinya menyebarkan badai yang mengancam otoritas BI
sebagai pemilik sahamnya sendiri?

Kepolisian mensinyalir masih ada pelaku di belakang Erick. Pelaku inilah
yang memberikan informasi kepada Erick. Dalam pemeriksaannya, Erick mengaku
mendapat informasi dari sesama broker. Kepolisian pun kini tengah mengincar
broker mana yang dimaksud Erick.

Sembari menunggu hasil pencidukan broker tersebut, polisi mewanti-wanti
masyarakat. Jika mendapat informasi yang bisa mengganggu ketentraman, Jangan
sekali-kali memforward atau ikut menyebarkan informasi tersebut. Karena
bisa-bisa Anda ikut dibekuk!

"Apabila ada informasi elektronik yang menyesatkan, agar masyarakat segera
melapor kepada pihak kepolisian," kata Pak Polisi. *( ir / rou ) *
**
http://www.detikine t.com/read/ 2008/11/17/100127/ 1037996/399/
email-terusan- yang-berbuntut-
tahanan<http://www.detikinet.com/read/2008/11/17/100127/1037996/399/email-terusan-yang-berbuntut-tahanan>

<http://groups.yahoo.com/group/peduli_klaten>
Salam
Abdul Rohim

Terbukti Telur Dulu, Baru Ayam

From: puthut yulianto


Terbukti Telur Dulu, Baru Ayam

Selasa, 18 November 2008 | 07:22 WIB
*JAKARTA, SELASA* - Teka-teki klasik antara telur dulu atau ayam dulu
mungkin terjawab dengan penemuan fosil sarang dinosaurus di Kanada. Di
sarang yang dibuat 77 juta tahun lalu itu masih terlihat jelas bekas
kumpulan lima butir telur.

"Karakteristik sarang tersebut mirip dengan sarang burung," ujar Francois
Therrein, salah satu paleontolog dari Royal Tyrell Museum Alberta, Kanada.
Ini berarti bahwa dinosaurus lebih dulu membuat sarang sebagai tempat
mengerami telurnya sebelum burung melakukannya. Selama ini, sejumlah pakar
evolusi masih berasumsi bahwa burung berkembang dari dinosaurus.

Ukuran sarangnya berdiameter sekitar setengah meter dan diperkirakan seberat
50 kilogram. Di dalamnya setidaknya terdapat bekas 12 cangkang telur yang
masing-masing berukuran panjang 12 centimeter dan tersusun rapi serta
mengarah ke satu titik.

"Berdasarkan bentuk telur dan sarangnya, kami yakin sarang tersebut buatan
seekor *caenagnathid *atau raptor kecil, keduanya sama-sama pemakan daging
dan memiliki kekerabatan yang erat dengan burung," ujar Darla Zelenetsky,
peneliti lainnya dari Universitas Calgary, Kanada.

Zelenetsky mempelajarinya sejak disimpan di Canada Fossil Limited Calgary
tahun 1990-an. Sebelumnya ia mengira fosil sarang tersebut dibuat seekor
dinosaurus herbivora berparuh bebek. Namun, setelah mempelajari lebih
seksama, diketahui bahwa sarang tersebut kemungkinan besar dari kelompok
theropoda yang merupakan nenek moyang burung.

*WAH*
*Sumber : LIVESCIENCE*
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/18/07225942/terbukti.telur.dulu.baru.ayam

==

Mana Lebih Dulu, Telur atau Dinosaurus?

Mana yang lebih dulu, telur atau ayam? Telur. Setidaknya itu menurut para
ahli paleontologi di Kanada yang meneliti temuan fosil sarang dinosaurus
koleksi Canada Fossils Limited di Calgary, Alberta. Darla Zelenitsky,
paleontolog dari University of Calgary, adalah yang pertama kali mengamati
fosil yang semula berlabel "Milik Dinosaurus Herbivora Semacam Bebek" itu.
Belakangan, Zelenitsky menyadari bahwa sarang yang diduga ditinggalkan
induknya di tepian sungai yang meluap 77 juta tahun lalu itu lebih dekat
dengan seekor dinosaurus kecil pemakan daging. Secara khusus, Zelenitsky
menunjuk lima fragmen pecahan kulit telur yang ikut membatu dan mirip dengan
maniraptoran, kelompok *theropod* yang diyakini para paleontologi telah
menurunkan bangsa burung 150 juta tahun lalu di masa Jurassic. Data itu
menunjukkan bahwa dinosaurus membangun sarang dan mengeraminya jauh sebelum
bangsa unggas (termasuk ayam) berevolusi dari dinosaurus. "Jadi, telur
datang lebih dulu daripada ayam," kata Zelenitsky. "Ayam berevolusi jauh
setelah dinosaurus pemakan daging mengerami telur-telurnya." Teka-teki
sekarang, menurut dia, harus diubah menjadi "Mana yang lebih dulu,
dinosaurus atau telur?" Berdasarkan karakteristik telur dan sarang,
Zelenitsky menambahkan, sarang yang ada di hadapannya itu, kalau bukan milik
sejenis caenagnathid (keluarga maniraptoran), ya bangsa pemangsa kecil.
"Keduanya sama-sama dinosaurus kecil pemakan daging yang kekerabatannya
dekat dengan bangsa burung," ujarnya. Zelenitsky dan timnya memuat hasil
analisisnya itu dalam jurnal *Palaeontology* edisi terbaru. Di sana mereka
menyediakan informasi tambahan bagi para ahli lainnya tentang evolusi
berbagai perilaku mengeram. Sebagai contoh, posisi dan jarak antartelur pada
fosil yang panjangnya setengah meter dan beratnya 50 kilogram itu menuntun
ke dugaan bahwa sarang tersebut dulu berisi sedikitnya 12 telur yang
tersusun melingkar bak cincin. Dari susunan itu pula mereka menganalisis
bahwa dinosaurus meletakkan dua butir telurnya di setiap waktu, mirip dengan
tingkah laku unggas saat ini yang meletakkan telurnya satu per satu dalam
sarang. Kebiasaan itu berbeda, misalnya, dengan buaya yang menceploskan
seluruh telurnya sekaligus. *livescience*
**
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/11/18/Ilmu_dan_Teknologi/krn.20081118.148330.id.html

Kamis, 26 November 2009

Met idul adha

sembeleh

Pendidikan karakter, siapa peduli? Re: [DikBud] Pembentukan Karakt er Diabaikan

From: hernowo hasim

Karakter adalah kualitas otot yang terbentuk melalui latihan setiap hari dan
setiap jam dari seorang pejuang spiritual.

TOLBERT MCCARROLL

Karakter yang baik adalah lebih patut dipuji daripada bakat yang luar biasa.
Hampir semua bakat adalah anugerah. Karakter yang baik, sebaliknya, tidak
dianugerahkan kepada kita. Kita harus membangunnya sedikit demi
sedikit—dengan pikiran, pilihan, keberanian, dan usaha keras.

JOHN LUTHER
*
Saya memperoleh kata-kata bagus di atas dari buku karya Ratna Megawangi, Semua
Berakar pada Karakter. Bu Ratna terkenal dengan konsep "pendidikan holistik
berbasis karakter". Menurutnya, untuk meyentuh karakter seseorang, seluruh
potensi yang dimiliki seseorang perlu dididik. Lantas, agar karakter itu
mencuat secara hebat, seorang pendidik tak cukup jika hanya menekankan aspek
knowing (mengetahui) apa itu karakter, tapi juga harus menjadi teladan (
acting) dengan melatih dan membiasakan diri untuk memiliki karakter baik,
dan juga mencintai (loving) karakter baik itu.
Hernowo

--- On *Tue, 11/18/08, Nusantara Indonesia <richard@arsitek.com>* wrote:

From: Nusantara Indonesia <richard@arsitek.com>
Subject: [DikBud] Pembentukan Karakter Diabaikan
To: DikBud@yahoogroups.com
Date: Tuesday, November 18, 2008, 1:59 AM

Pembentukan Karakter Diabaikan
Selasa, 18 November 2008 | 01:23 WIB

Tangerang, kompas - Pendidikan di sekolah bukan cuma memberi
pengetahuan, tetapi melengkapi siswa dengan keterampilan, kemampuan,
dan karakter. Sayangnya, para guru dewasa ini terjebak untuk
mengajarkan pencapaian nilai akademik tinggi, sedangkan masalah
non-akademik pembentukan karakter, kepribadian, sikap, etos kerja,
nasionalisme, termasuk soft skill terabaikan.

�hPendidikan merupakan pemberi harapan terhadap kecerahan masa depan
bangsa. Ini tidak semata menguasai pengetahuan dan teknologi, tetapi
memiliki karakter manusia Indonesia yang kuat. Untuk itu, kita
memerlukan pendidik yang cerdas dan berkarakter kuat,�h kata Baedhowi,
Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
pada seminar dalam rangka wisuda mahasiswa Universitas Terbuka di
Pondok Cabe, Tangerang, Banten, Senin (17/11).

Menurut Baedhowi, sejak tiga dasawarsa ini, semua pihak risau terhadap
kualitas pendidikan yang merosot. Namun, upaya peningkatan mutu
pendidikan lebih memprioritaskan kemampuan akademik siswa. Jika
pembangunan karakter dilakukan melalui pendidikan dan siswa menjadi
salah satu sasaran utama, kata Baedhowi, untuk mewujudkannya butuh
pendidik yang bermutu. Pendidik harus cerdas, berkarakter, dan
mempunyai cita-cita mencerdaskan peserta didik.

St Sularto, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, menjelaskan, membangun
optimisme masa depan bangsa lewat pendidikan dengan mengembangkan
sumber daya manusia tidak bisa dilakukan secara gegabah, apalagi demi
kepentingan politik praktis, sempit, dan jangka pendek. Oleh karena
itu, pendidikan harus mampu mengembangkan potensi masyarakat,
menumbuhkan kemauan, dan membangkitkan nafsu generasi bangsa untuk
menggali berbagai potensi.

Atwi Suparman, Rektor UT, mengatakan, dalam rangka menciptakan
generasi baru yang berkarakter dan beradab, perlu dikembangkan
pendidikan di sekolah dengan model pembelajaran substansif. (ELN)

Kolesterol larut dng Wortel & Alpuka

From: hernowo hasim


18 November 2008,
Mungkin bermanfaat untuk teman-teman informasi dibawah ini, atau
sampaikan kepada yang memerlukan akan informasi ini.
Wassalam
Benny S ANwar

KOLESTEROL JAHAT LARUT DENGAN WORTEL DAN ALPUKAT

Dengan wortel dan alpukat kadar kolesterol darah Wahyu kembali normal.
Manajer sebuah perusahaan garmen ini mengaku mendapat resep dari
seorang sinse yang berpraktik di daerah Daat Mogot, Jakarta Barat.
Pria berusia 42 tahun ini membuat sendiri sediaan obatnya itu. Lima
buah wortel ukuran sedang dicuci bersih, lalu diblender, kemudian
diperas dan disaring. Air hasil saringnya diminum sekaligus.
Selanjutnya dua buah alpukat masak dimakanya sebagai buah. Wahyu
melakukannya setiap pagi. Hasilnya pada pemeriksaan berkala bulan
Agustus lalu, kadar kolesterol totalnya 180 mg/dl dan trigliseridanya
170 mg/dl.. Padahal sebelumnya, kadar kolesterol totalnya 270 mg/dl,
sedang trigliserid 350 mg/dl.

Kolesterol adalah unsur penting dalam cairan empedu yang mampu
mencernakan lemak dan dalam semua membran, terutama sel-sel di otak
dan sel-sel saraf. Bila berlebihan, kolesterol menimbulkan kerusakan.
Kolesterol sendiri berasal dari lemak, yang merupakan zat berguna
untuk menjalankan fungsi tubuh. Lemak yang termakan terdiri atas
lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak bersama karbohidrat di dalam
tubuh akan diproses menjadi suatu senyawa yang disebut asetil
koenzim-A. Dari asetil koenzim-A ini membentuk beberapa zat penting,
seperti asam lemak, trigliserid, fosfolpid dan kolesterol.

Lemak di dalam darah terdiri atas beberapa jenis, yaitu kolesterol,
trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Tiga jenis pertama
saling berikatan disebut lipid-protein atau lipoprotein. Lipoprotein
dibagi menjadi lima bagian, yaitu kilomikron, very low density
lippoprotein (VLDL), intermediate density lipoprotein (IDL), low
density lipoprotein (LDL), dan high density lipoprotein (HDL).

Dari kelima jenis itu yang penting diketahui adalah LDL, yang sering
disebut kolesterol jahat karena efeknya yang arterogenik (mudah
melekat pada dinding pembuluh darah), sehingga menyebabkan penumpukan
lemak. Sementara HDL adalah kolesterol baik yang memiliki efek
antiarterogenik.

ALPUKAT DAN WORTEL

Sejumlah tanaman obat terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol
maupun trigliserid. Dijelaskan oleh Dr. Setiawan Dalimartha, ketua II
PDPKT (Perhimpunan DOkter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional
Timur), alpukat membantu proses stabilisasi plak yang sudah terbentuk,
sehingga tak mudah pecah.

Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1,
B6, vitamin C dan E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan
glutation.Alpukat juga kaya serat dan asam lemak tak jenuh tunggal.
Kandungan ini mampu menurunkan kadar trigliserid dan kolesterol darah
yang tinggi.

Wortel juga mampu menghadang kaju kolesterol darah. Tanaman ini
mengandung alkaloid, flavonoid, protein, lemak, kalsium, fosfor, zat
besi, belerang, vitamin A, B, C dan D, juga betakaroten dan asam lemak
tak jenuh ganda. Vitamin C pada tanaman ini berkhasiaat sebagai
antioksidan yang melindungi kolesterol LDL dari proses oksidasi.

Lainnya belimbing manis, juga mengandung protein, lemak, kalsium,
foffor, besi dan vitamin A, B dan C. Buah ini berkhasiat sebagai
antiinflamasi, peluruh kencing (diuretik) dan peluruh air liur
(sialagoga).

Lalu rumput laut, selain menurunkan kadar kolesterol, juga mencegah
pengerasan pembuluh darah, menormalkan tekanan darah, mencegah kanker,
menurunkan berat badan, mengobati gondokan, dan menghaluskan kulit.

Selain itu jamur lingzhi juga banyak diresepkan untuk mencegah jantung
koroner serta menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi.

RESEP PENAKLUK KOLESTEROL

Selain bebas efek samping, resep yang ditawarkan Drs, Sudhaswadi
Wiryodidagdo, dosen Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta di
bawah ini, secara impiris secara turun-temurun sebagai penggelontor
kolesterol.

1. Alpukat

Bahan: 1/2 - 2 buah alpukat matang.

Pemakaian: Buah alpukat dimakan begitu saja sebagai buah, Lakukan setiap
hari.

2. Wortel

Bahan: 5 buah wortel segar ukuran sedang.

Pemakaian: Wortel dicuci bersih, lalu diblender atau diparut, kemudian
diperas dan disaring. Minum airnya sekaligus, lakukan setiap hari.

3. Jamur Lingzhi

Bahan: 10 gram jamur lingzhi

Pemakaian: Jamur lingzhi dipotong-otong seperlunya. Rebus dengan 3
gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya
diminum sekaligus.

4. Rumput Laut

Bahan: 30 gram rumput laut kering

Pemakaian: rumput laut digiling menjadi bubuk. Masukkan ke dalam
cangkir, lalu seduh dengan air mendidih. Minum air tersebut setiap
hari.

5. Belimbing Manis

Bahan: 2 buah belimbing manis besar

Pemakaian: buah belimbing dimakan setelah makan pagi & malam, masing-
masing 1 buah.

6. Asam

Bahan: 12 gram daun asam segar

Pemakaian: Daun asam dicuci bersih, lalu didihkan dengan air 1 gelas
selama 15 menit. Setelah dingin, air disaring lalu diminum sekaligus.
Lakukan 2 kali sehari.

7. Bawang merah

Bahan: 20 gram bawang merah segar

Pemakaian: Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi.
Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

8. Bawang putih

Bahan: 1-2 siung bawang putih

Pemakaian: bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat
bulatan kecil. Lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari.

9. Temulawak

Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar

Pemakaian: Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut, tambahkan
3/4 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin,
endapannya dibuang, airnya diminum. Lakukan setiap hari.

10 Buncis

Bahan: 30 gram buncis segar

Pemakaian: buncis dicuci bersih, lalu rebus. Setelah agak layu, buncis
diangkat. Rebusan buncis ini dimakan bersama nasi.

11. Murbei

Bahan: 10 gram daun murbei segar

Pemakaian: Duan dicuci, lalu direbus dalam 3 gelas air hingga tersisa
1 gelas, Setelah dingin, disaring dan diminum. Lakukan setiap hari.

12. Seledri

Bahan: 30 gram akar seledri segar

Pemakaian: Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air
bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, minum
sekaligus.

13. Sirih

Bahan: 15 lembar daun sirih segar

Pemakaian: Daun dicuci bersih, lali direbus dalam 3 gelas air hingga
tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus.
Lakukan setiap hari.

Sumber: Senior

sushi

putih

green tea

kran air

Rabu, 25 November 2009

Tony Kwok Man-wai, Pemburu Koruptor yang Laris Disewa Banyak Negara

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: Suhardono AR


[ Minggu, 08 November 2009 ]
Tony Kwok Man-wai, Pemburu Koruptor yang Laris Disewa Banyak Negara
Pernah Tangkap Tukang Pos karena Meminta Uang Lelah

Sebanyak 21 negara telah menggunakan jasa Tony Kwok Man-wai dalam berbagai kapasitas terkait dengan pemberantasan korupsi. Dia tak menganggap penting bayaran yang diterima.

PARA pejabat Hongkong yang korup rata-rata punya koneksi dengan kelompok mafia. Tapi, jika dibandingkan dengan saat bertugas selama 27 tahun (1975-2002) di Komisi Independen Pemberantasan Korupsi Hongkong (ICAC), Tony Kwok merasa bahwa pengalaman paling menegangkan sebagai pemburu koruptor adalah ketika bekerja selama setahun di Nigeria atas permintaan Bank Dunia.

Bukan saja harus menghadapi resistensi keras dari para petinggi negara yang doyan mengancam, Tony juga mesti berurusan dengan para pejabat militer yang terbiasa menyelesaikan masalah dengan senjata.

"Jadi, mereka yang mengira memberantas korupsi di Filipina bagaikan disodori cawan beracun, saya rasa mereka belum pernah ke Nigeria," kelakarnya, seperti dikutip AFP.

Filipina? Tak usah heran. Karir sebagai investigator korupsi memang telah mengantarkan Tony Kwok sebagai "warga dunia." Setidaknya pemerintahan di 21 negara di berbagai benua telah menggunakan jasa pria yang hobi menyelam, golf, dan skuas tersebut untuk memberantas korupsi. Juga 10 pemerintahan kota di Tiongkok.

Jadilah dia investigator korupsi paling laris di dunia. Baik itu dalam kapasitas sebagai konsultan, penasihat, maupun sekadar narasumber seminar atau workshop. Berbagai media besar dunia pun bergantian memuat kisahnya. Cobalah ketika namanya di Google, setidaknya 5 ribu entri akan muncul.

Yang terbaru, pada 12 Oktober lalu, dia berbagi pengalaman dengan Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) di Kuala Lumpur. Dalam kesempatan itu, pria yang pernah diwawancarai Jawa Pos ketika berkunjung ke Indonesia pada April 2006 tersebut menegaskan pentingnya kontinuitas dan jam terbang.

"Butuh setidaknya dua setengah tahun agar seseorang bisa menjadi investigator korupsi yang andal," kata pria yang sejak pensiun dari ICAC pada 2002 telah membuka jasa konsultasi antikorupsi itu, seperti dikutip Bernama.

Tony mulai membangun karir sebagai investigator korupsi tak lama setelah ICAC berdiri. Sebelumnya, dia bekerja di Bea Cukai Hongkong. Seperti dilansir Financial Times, selama 27 tahun ayah tiga anak itu bertugas, ICAC berhasil menekan drastis praktik patgulipat di birokrasi Hongkong. Jika pada saat KPK-nya Hongkong tersebut pertama berdiri pada 1974 angka korupsi birokrasi mencapai 86 persen dari semua laporan yang masuk, pada 1999 angka itu tinggal 41 persen. Contoh keberhasilan lain bisa dilihat di korupsi di kepolisian. Pada 1974, jumlahnya mencapai 45 persen. Tapi, pada 1999, angkanya tinggal 16 persen.

Saat tenaganya disewa Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo sebagai penasihat antikorupsi (2005-2007), penerima sejumlah penghargaan dari pemerintah Hongkong tersebut berhasil membidani lahirnya tim antikorupsi di 16 lembaga penting pemerintahan. Itu dilakukan dalam waktu tiga bulan saja.

Tony menganut prinsip zero tolerance dalam soal korupsi. Dalam wawancara dengan Jawa Pos pada 2006, dia mengatakan pernah menangkap seorang tukang pos di Hongkong karena meminta uang lelah kepada seorang penerima paket. "Ketika melamar suatu pekerjaan, Anda tentu tahu berapa gaji yang akan diterima. Jadi, kecilnya gaji tak bisa dijadikan alasan untuk melakukan korupsi," katanya ketika itu.

Pria berkacamata itu juga percaya betul pada tiga rumus untuk membasmi sekaligus menangkal "aksi kriminal berisiko rendah tapi sangat menghasilkan" tersebut. "Kunci memberantas korupsi adalah pencegahan, pendidikan, dan penciptaan hambatan supaya kejahatan yang sama tidak muncul lagi." Pentingnya menanamkan kesadaran antikorupsi lewat pendidikan itu pula yang mendorong Tony memelopori kelahiran program studi international postgraduate certificate course in corruption studies di Hongkong University. Itu merupakan program studi pertama di dunia. (hep/ttg)
http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=99313

Kiamat versi 2012 the movie versus kiamat versi pemanasan global

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: Johannes Keioranto

Menonton film 2012 besutan sutradara spesialis film bencana Roland Emmerich jadi lucu lucu menghibur. Ini karena resensi film ini di kompas yg aku baca bilang kalau film ini gak terlalu bermutu dan spesial efek tsunaminya d ilebih-lebihkan sehingga jadi biasa bgt. Sebelum nonton film ini berkesempatan jalan2 di tb gramedia dan lagi2 melihat banyak buku tt kiamat 2012 weleh. kemudian berita koran tt organisasi keagamaan yg melarang film ini waduh, promosi nya sukses berat tuh. Terbukti kursi tempat duduknya  penuh semua.

Awal film rada2 bikin tersenyum karena dikisahkan radiasi neutrino yg bisa menembus partikel atom lainnya membuat inti bumi memanas. hehehe agak dipaksakan nih hukum fisikanya. Ada baiknya sutradaranya kursus fisika dulu sebelum bikin naskah. mungkin lebih masuk akal versi kiamatnya gara2 tumbukan meteorit versi film holywood beberapa tahun lalu.

Anyway yg menarik adalah greget film ini yg terasa kuat sekali sebelum kita menyaksikan rapat pemimpin dunia di Kopenhagen sana untuk menyusun aturan pengurangan emisi karbon. Analoginya jadi agak mengerikan, Musnahkan ras manusia di bumi ini, sisakan sektiar 400 ribu manusia saja dan pemanasan global akan berhenti dengan sendirinya.

Sedih memang membaca berita bahwa kopenhagen tidak akan membawa perubahan berarti pada target pengurangan emisi karbon. Terlebih lagi negara pulau yang sudah pasti akan tenggelam seperti Maldive sampai membuat rapat darurat negara di bawah air untuk menunjukkan betapa bangsa maldive bisa punah karena pemanasan global.

di film ini juga dijelaskan konspirasi rahasia yang menutup rapat semua info tt bencana ini dan hanya menyebarkannya kepada orang2 superkaya yg bisa membeli kursi bahtera Nuh. Hmm sindiran halus buat pemimpin negara2 yg mau datang ke kopenhagen?

Salam kebingungan,

sate blotongan

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



From: wahid suharto


sate blotongan salatiga
pake hotplate....kambing muda
lumayan...setingkat di bawah batibul-balibul


15 reasons why a beer is better than a woman?

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard

15 reasons why a beer is better than a woman?

1. A beer doesn't get jealous when you grab another beer
2. When you go to a bar you know you can always pick up a beer
3. A beer won't get upset if you come home and have beer on your breath
4. You don't have to wine and dine a beer
5. If you pour a beer right you'll always get good head
6. Hangover go away
7. When you're finished with a beer, the bottle is still worth 5 cents
8. You don't have to wash a beer before it tastes good
9. A beer always goes down easy
10. You can share a beer with your friends
11. Beer is always wet
12. You always know you're the first one to pop a beer
13. A frigid beer is a good beer
14. You can have more than one beer and not feel guilty
15. You can enjoy a beer all month long

peace for all the ladies in the world, i don't mean to be rude..this is just a fun and relax issue, don't take it seriously 

Ojo do di tindik ya.....

begin:vcard
fn:soni magelang
n:;soni magelang
email;internet:hampala234@gmail.com
version:2.1
end:vcard



Awas, Tindik Kelamin Malah Susah Ereksi
Selasa, 24 November 2009 | 09:47 WIB

KOMPAS.com — Dalam artikel di jurnal kedokteran The Lancet, Aglaja Stim, MG, Asisten Direktur Frackfurt University Teaching Hospital for Psychosomatic Medicine and Psychotherapy, Jerman, mengatakan bahwa kalangan medis harus mempelajari lebih banyak tentang fenomena tindik pada genital.

Berdasarkan survei yang dilakukannya, konfirmasi tentang tindik pada alat kelamin pria berasal dari suku-suku di Kalimantan, yang memasang tulang di ujung penisnya. Dalam kitab Kamasutra, teks berbahasa Sansekerta yang berisi kiat-kiat bercinta dan sensualitas pada masyarakat Hindu, terdapat catatan tentang penis yang berhiaskan permata.

Budaya menghias alat kelamin itu bukan hanya dilakukan pria. Banyak wanita juga memasang anting-anting atau subang di puting susu ataupun di bibir vagina atau klitoris. Tujuan pemasangan perhiasan itu tak lain demi merasakan kepuasan seksual yang luar biasa. Namun, alih-alih mencecap puncak kenikmatan bercinta, malah petaka yang didapat.

Simak saja kasus Dewa (33), yang menindik ujung penisnya dengan alasan untuk memuasakan pasangan di ranjang. "Saya disarankan oleh teman. Katanya, tindik di kelamin bisa menambah vitalitas, bisa menambah kenikmatan, bahkan ukuran alat kelamin," ucap karyawan di sebuah hotel berbintang lima ini.

Memang benar, beberapa bulan pertama setelah ditindik Dewa mendapatkan kenikmatan lebih dalam urusan ranjang. Namun, setelah itu Dewa mulai merasa ada yang aneh pada kelaminnya. "Saya kok jadi susah ereksi. Lalu, jika sedang bercinta, jadi lebih cepat ejakulasi," ujarnya.

Apalagi, "jimat kecilnya" itu sekarang sering mengeluarkan cairan tanpa ada pemicunya. "Jadi, suka keluar cairan seperti air mani. Padahal, saya tidak dalam keadaan terangsang. Ini mengganggu banget. Saya jadi harus siap cadangan celana dalam jika ke kantor," paparnya.

Karena merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut, Dewa pun memeriksakan diri ke dokter dan meminta agar tindikannya dilepas. "Ya, memang sudah dilepas sih, tapi tetap saja masih sering keluar cairan. Kemampuan ereksi saya pun belum normal lagi," katanya menyesali diri.

Bikin impoten
Dr H Samino, SpS(K) dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia menjelaskan, tindik di kelamin beresiko mematikan saraf-saraf penting di bagian tersebut. "Tidak heran jika pria ini akan mengalami gangguan ereksi. Mungkin saja saraf yang mengatur ereksi terkena masalah," katanya.

Tindik kelamin bisa merusak pembuluh darah di penis. "Bisa susah ereksi dan ejakulasi dini itu karena terganggunya aliran darah di penis. Meski tindikannya sudah dilepas, saraf dan pembuluh darah yang rusak tidak otomatis sembuh total. Besar kemungkinan ada yang rusak permanen," imbuhnya.

Menurut Strin, efek samping yang umum terjadi adalah infeksi yang akan menyebar dan menyebabkan masalah berat. Bila alat tindik tidak steril bisa menyebarkan penyakit tetanus, tuberkulosis, hepatitis, HIV, dan penyakit menular seksual yang lain.

Pemakaian anting di kelamin potensial merobek kondom sehingga bisa terjadi kehamilan yang tak diinginkan, juga penularan penyakit seksual. Tindik jika dilakukan oleh yang bukan ahlinya juga bisa menimbulkan perdarahan. "Bisa juga impoten bila mengenai jaringan yang berkaitan dengan kemampuan ereksi," ujar Strin.

Tindik di klitoris potensial menimbulkan luka atau menyempitnya saluran kemih perempuan. Selain merugikan diri sendiri, tindik kelamin tentu bisa mencelakakan pasangan. (GHS/rin/mic)




Editor: Anna

Sumber : www.gayahidupsehatonline.com





2012

Di tahun 2012, Tuhan memanggil Presiden AS, Cina, dan Indonesia untuk menyampaikan bahwa Ia memutuskan dalam tiga hari dunia akan kiamat.Tiga pemimpin ini disuruh kembali ke negaranya untuk menyampaikan kepada rakyat mereka masing-masing.Akhirnya ketiga pemimpin ini pulang ke negara masing-masing sambil putar otak bagaimana caranya menyampaikan kabar ini kepada rakyatnya agar tidak panik. Di depan Kongres Amerika dan disiarkan langsung di TV, Presiden Obama berpidato, "Ladies and gentlemen, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Tuhan itu benar-benar ada, seperti yang kita yakini. Kabar buruk: Tuhan akan memusnahkan dunia ini dalam tiga hari."Hasilnya, terjadi kerusuhan dan penjarahan di mana-mana.

Di Cina, presiden cina berpidato didepan Kongres: "Kamerad, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Ternyata Marx, Stalin, Ketua Mao, dan para pendahulu kita salah. Tuhan itu benar-benar ada. Kabar buruk: Tiga hari lagi Tuhan akan mengkiamatkan dunia ini."Hasilnya lumayan, orang-orang Cina lari menangis ketakutan dan membanjiri tempat ibadah utk bertobat.

Di indonesia, di depan sidang paripurna DPR yang dipimpin oleh ketua komisi III Benny K. Harman dan disiarkan langsung oleh TV One, SBY pidato: "Saudara sebangsa dan setanah air, saya membawa dua kabar baik.Kabar baik pertama : Sila pertama Pancasila kita sudah benar, bahwa Tuhan itu benar-benar ada. Kabar baik kedua: Dalam tiga hari ini semua masalah energi, kesulitan pangan, penderitaan, kemiskinan, terorisme, korupsi dan segala macam kriminalisasi di Indonesia akan segera berakhir."Hasilnya sukses besar.

Seluruh rakyat larut dalam pesta dangdut dan tumpengan di mana-mana

Selasa, 24 November 2009

Tiga Monolog

From: puthut yulianto


Tiga Monolog Tiga seniman, yakni Danarto, Niniek L. Karim, dan Putu Wijaya,
bermonolog. Serius sekaligus jenaka.

Bulan biru tergantung di angkasa. Bumi porak-poranda. Seorang pria dalam
balutan pakaian compang-camping muncul. Ia memegang tali yang mengikat
setumpuk buku. Ia memanggil Paduka Sang Pencipta, lalu menunggu
jawaban. Monolog
Danarto itu berjudul "Keluh Kesah Apel Newton". Ceritanya, pada pengujung
2013, kutub-kutub bumi terbalik. Gravitasi bumi lenyap. Seluruh makhluk
terlempar ke angkasa. Yang tersisa hanyalah si pria tersebut. Tak beroleh
jawaban, Danarto bertayamum, lalu salat dua rakaat. Ia menyesali masa
hidupnya yang terlalu banyak bercanda, tak seperti istrinya, yang saleh.
"Kecil rasanya hamba untuk masuk surga Paduka. Tapi, kalau tidak ada hamba,
(surga) sepi," kata Danarto, disambut tawa penonton yang memenuhi Teater
Kecil Taman Ismail Marzuki, Jumat malam lalu. Begitulah, monolog Danarto
diselingi humor di sana-sini melalui pelesetan hingga penggalan kisah
tersendiri. Penontonnya dengan bebas tertawa. Apalagi di akhir kisah, saat
Danarto beroleh sedikit kuasa Tuhan. Ia menyihir roti merek terkenal yang
meluncur dari langit. "Wah, Paduka tahu saja ini roti kesukaan saya." Sesi
kedua diisi Niniek L. Karim. Ia membawakan "Sepuluh Tahun Kemudian", sekuel
dari "Mengapa Kau Culik Anak Kami". Naskah aslinya dibuat oleh Seno Gumira
Ajidarma dan lalu muncul di sebuah koran dalam bentuk cerpen. Niniek
memerankan ibu Satria, pemuda yang hilang saat gemuruh pergerakan 1998. Ia
lenyap begitu saja tanpa kabar, bersama lenyapnya pemuda lainnya di seantero
negeri. Sang Ibu tetap setia menunggu, meski suaminya meninggal beberapa
tahun setelah Satria hilang. Tahun demi tahun berlalu dalam kecemasan akan
nasib Satria, dibarengi harapan si anak akan pulang. "Harapan masih ada, apa
salahnya. Itulah yang membuatku bertahan," kata Niniek. Persembahan Putu
Wijaya menutup acara malam itu. Monolognya berjudul "Merdeka". Ia tampil
ekspresif, eksplosif, humoris, dan penuh improvisasi. Sesekali ia melibatkan
penonton, yang antusias merespons. Putu baru saja mulai bercerita, tiba-tiba
pembawa acara masuk ke panggung. "Itulah Merdeka," kata dia membaca judul
monolog. Penonton tertawa-tawa saat Putu mengusir si pembawa acara. "Heh,
ini *udah* mulai. Itulah bagian dari korupsi waktu," Putu berseloroh. Dalam
monolognya, Putu menceritakan kisah cucunya, Agus, yang bertanya kepada sang
kakek, "Apakah kita sudah merdeka?" Si cucu heran, mengapa orang merdeka
masih miskin, masih harus bayar sekolah, ada yang punya banyak mobil dan ada
yang hidup susah. Kisah pertanyaan cucu itu dilanjutkan Putu dengan kisah
lain, mengenai seorang tua pemilik burung perkutut yang hendak membebaskan
peliharaannya. Alih-alih senang, si burung malah ketakutan. Ia memohon ampun
minta tetap ditaruh dalam sangkar. Rupanya, terbiasa hidup di dalam sangkar
membuat si perkutut takut dengan keganasan dunia liar. Ketiga monolog itu
begitu memikat. Meski tema dasarnya cukup serius, bumbu humor dan aksi
panggung yang menarik serta pelibatan penonton membuat persembahan ketiganya
enak diikuti. Dua jam berlalu tak terasa. *IBNU RUSYDI*
**
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/11/18/Budaya/krn.20081118.148286.id.html