Kamis, 24 Mei 2018

Saw fish

Mata burung unta memiliki diameter sekitar 5 cm dengan berat sekitar 47 gram, dan itu lebih besar daripada mata gajah raksasa. Sebagai perbandingan, bola mata manusia hanya separuhnya mata burung unta. Diameter mata kita hanya 2,4 cm. Namun segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini bukan tanpa alasan. Bagi semua burung, pandangan tajam adalah hal sangat penting. Namun lain bagi burung unta. Mata besar burung unta ini memberikan keamanan di habitat mereka. Dengan kepala besar dan tubuh kekar maka bisa menjamin burung yang tidak bisa terbang ini mampu mengusir predator pergi menjauh. Tapi mengapa otak burung unta lebih kecil daripada biji mata? Baiklah. Sebenarnya ukuran otak semua hewan telah disesuaikan dengan yang terbaik bagi kelangsungan hidup mereka. Hasil seleksi alam telah memilih burung unta dengan mata lebih besar daripada otak boleh hidup hingga hari ini. Jika burung unta bisa berkata, akulah gen yang terbaik sehingga lulus dari seleksi alam dan berhak untuk hidup sampai hari ini. Sumber: juragancipir.com Foto: flickr.com . . .

Hai

• SEKILAS FAKTA • Timpakul, tembakul, atau tempakul adalah sekelompok ikan dari beberapa marga yang termasuk ke dalam anak suku Oxudercinae. Ikan-ikan ini senang melompat-lompat ke daratan, terutama di daerah berlumpur atau berair dangkal di sekitar hutan bakau ketika air surut. Nama-nama lainnya adalah Gelodok, belodok, belodog atau blodog, atau belacak (bahasa Melayu), gabus laut, lunjat dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris disebut mudskipper, karena kebiasaannya melompat-lompat di lumpur itu. Kabarnya memiliki populasi terbesar di pulau Kalimantan. Hidup di wilayah pasang surut, Timpakul biasa menggali lubang di lumpur yang lunak untuk sarangnya. Lubang ini bisa sangat dalam dan bercabang-cabang, berisi air dan sedikit udara di ruang-ruang tertentu. Ketika air pasang naik, Timpakul umumnya bersembunyi di lubang-lubang ini untuk menghindari ikan-ikan pemangsa yang berdatangan. Ikan jantan memiliki semacam alat kopulasi pada kelaminnya. Setelah perkawinan teur-telur ikan timpakul disimpan dalam lubangnya itu dan dijaga oleh induk betinanya. Telur-telur itu lengket dan melekat pada dinding lumpur. Timpakul Periophthalmodon schlosseri dapat bertelur hingga 70.000 butir. Timpakul memangsa aneka hewan, mulai dari ketam binatu (Uca spp.), udang, ikan, kerang, cumi-cumi, sampai ke semut ngangrang dan lalat. Ikan ini juga diduga memakan sedikit tumbuhan. Belum banyak terkuak nilai dari ikan ini. Namun ikan ini termasuk yang paling tahan terhadap kerusakan lingkungan hidup dan dapat tetap hidup dalam kondisi yang "memprihatinkan" sekalipun. Tag temanmu yang mungkin butuh atau suka dengan informasi ini. 👇😉 . .

Sayur kluban

Ceper

Trout